...🌸🌸🌸🌸...
Kini Sakura sudah berada di taman belakang kampus hatinya berdenyut sakit,saat Sasuke berteriak marah padanya untuk pertama kalinya sejak mereka jadian selama 2 tahun, bahkan sikap dingin sang kekasih kembali saat mereka belum jadian.Sakura tentu menghapus air matanya yang turun saat ini,ia sangat takut jika mimpinya akan menjadi kenyataan suatu hari nanti Sakura benar-benar takut kehilangan Sasuke. Sakura pun menghapus air matanya ia akan minta maaf kepada Sasuke.
Sakura pun beranjak menuju fakultasnya sepanjang perjalanan,ia tampak melamun lalu Sakura pun melihat kearah depan dimana Matsuri sang teman kelas yang begitu mesra dengan sang kekasih,walaupun Gaara memiliki sifat yang hampir sama dengan Sasuke,namun Gaara begitu memanjakan Matsuri bahkan mereka sudah bertunangan tepat setelah 6 bulan jadian. Sakura jelas iri akan hal itu,karena Sakura akui jika Sasuke sudah memperkenalkan dirinya sebagai sang kekasih di depan keluarga besarnya,tapi respon mereka biasa saja hanya Itachi serta Izumi yang bersikap ramah padanya.
Sakura berpositif thinking karena pembawaan Uchiha yang memang sulit untuk ramah,dengan orang baru dikenalnya,sudah terhitung dalam 2 tahun hanya 4 kali Sasuke membawa dirinya untuk bertemu dengan keluarganya. Sakura tiba-tiba merasa galau,dia ingin seperti Matsuri dimana pasangannya serius membawa hubungan mereka ke tahap yang lebih lanjut. Sakura bahkan mengingat jika dirinya,dan Sasuke belum sama sekali berciuman paling jauh hanya genggaman tangan saja setelah itu tidak ada lagi yang akan mereka lakukan.
Sakura kini butuh tempat untuk curhat,dan Sakura pun mencoba menchat Naruto sang sahabat.
To : Naru-Chan.
Naru,aku mau curhat
From: Sakura-Chan.
Sakura pun berjalan kembali menuju kelasnya karena 15 menit lagi,dosennya akan masuk untuk hari ini kuliahnya cuma 2 saja serta tidak ada praktek jadi Sakura cepat pulang. Tidak lama kemudian ada balasan chat dari Naruto,Sakura pun membacanya.
To: Sakura-Chan.
Jam berapa kamu selesai kuliahnya,nanti aku hubungin karena hari ini kelasku cuma satu saja.?
From: Naru-Chan.
Sakura pun membalas chat Naruto sambil tersenyum tipis,karena beruntung sekali dirinya karena walaupun jauh sahabatnya ini tetap ada untuknya.
To : Naru-Chan.
2 jam lagi aku selesai kuliahnya setelah itu aku selesai dan tidak ada praktek,nanti saat aku sudah sampai di mansion baru aku telepon.
From: Sakura-Chan.
Tidak lama kemudiaan Naruto pun membalas chatnya.
To : Sakura-chan.
Ok,selamat belajar Saki tetap semangat agar cita-citamu bisa terwujud menjadi dokter hebat seperti Aunty".
From: Naru-Chan.
Sakura tersenyum senang membacanya bahkan hatinya membaik,setelah mendengar semangat dari sang sahabat bahkan Sakura baru sadar jika sahabatnya memiliki masalah yang lebih berat darinya,namun sang sahabat masih tetap semangat untuk beraktivitas. Sakura pun harus melakukan hal yang sama,jangan sampai masalah percintaannya membuat cita-citanya jadi terhambat. Sakura pun masuk ke dalam kelasnya lalu duduk di tempatnya,setelah 5 menit duduk masuklah dosen mereka,dan sang dosen pun tiba-tiba mengadakan kuis tentu saja Sakura serta lainnya pun pasrah,dalam menjawab soal kuis dadakan ini.
...🌸🌸🌸🌸...
Setelah 2 jam berlalu kuis pun selesai,dan mereka pun mengumpulkan seluruh jawaban lalu keluar dari kelas. Matsuri sendiri tersenyum tipis,dan langsung menuju fakultas sang kekasih begitu juga Sakura yang mengikuti Matsuri,ia ingin ketemu dengan Sasuke untuk meminta maaf padanya. Matsuri pun berbicara pada Sakura.
"Hah selalu saja Prof Orochimaru memberikan kuis dadakkan seperti ini". Keluh Matsuri.
"Huft kau benar Matsuri-Chan,untungnya kita bisa jawab soalnya". Seru Sakura.
"Kau benar Sakura-Chan,dan aku lihat kau tampak agak sedih harusnya kau senang karena kekasihmu ada saat ini". Ucap Matsuri.
"Hah,aku membuatnya marah karena tidak tahu jika dia lagi rapat,saat aku memeluknya tadi".Seru Sakura.
"Sakura-Chan,mereka berbeda dengan kita karena mereka sibuk dengan rapat,klien,membahas laporan, mengerjakan laporan,serta memantau saham sedangkan kita berurusan dengan pasien,dan lainnya tanggung jawab kita sama besarnya,jika menyelamatkan nyawa pasien merupakan prioritas kita,sedangkan kekasih kita prioritas mereka adalah melebarkan sayap perusahaan mereka,serta kestabilan saham mereka satu saja hal yang terjadi walaupun itu kecil bisa menjadi dampak besar bagi mereka,apalagi ribuan karyawan berada di pundak mereka,jadi sebisa mungkin kita harus bisa menjaga sikap kita, aku tahu jika kau sangat merindukan kekasihmu namun kau pun harus pintar mengendalikan dirimu peluk serta ciumlah mereka disaat mereka benar-benar santai". Tutur Matsuri panjang lebar.
Sakura yang mendengar itu pun sadar jika memang dirinya kadang tidak bisa menahan dirinya,apalagi semalam ia sudah bermimpi buruk yang membuat dirinya semakin takut kehilangan Sasuke,tidak lama kemudiaan mereka sampai di fakultas bisnis begitu sampai disana,mereka bisa melihat masing-masing kekasih mereka yang sudah terlibat dalam obrolan bisnis,dan Shikamaru hanya menguap bosan saja mendengar obrolan kedua sahabatnya itu.
Gaara tersenyum tipis melihat Matsuri ada di sini bukankah sang kekasih sore baru pulang,sedangkan Sasuke hanya menatap dingin Sakura saja,tentu saja Sakura merasakan nyeri di hatinya namun sebisa mungkin ia tersenyum manis didepan Sasuke.
"Kau disini Dear".? Tanya Gaara sambil mengelus rambut Matsuri.
"hmm Prof Orochi tiba-tiba mengadakan kuis jadilah kami ada kuis hari ini,serta hari ini kami tidak ada praktek jadi sudah bisa pulang". Jawab Matsuri sambil mengeluh pada Gaara.
Gaara tersenyum kecil lalu mengacak surai Matsuri lalu berkata.
"Tidak apa-apa bukan,supaya calon istriku ini bisa jadi dokter anak yang hebat nantinya". Kata Gaara.
"Heheheh". Balas Matsuri sambil merona.
"hmm mau ikut ke kantor". Tawar Gaara
"Aku tidak mau menganggu pekerjaanmu,jadi pulang ke apartemen saja,karena sudah lama sekali tidak memasakan makanan kesukaanmu kita selalu makan diluar". Ucap Matsuri.
"Tidak apa-apa aku tidak mau kau kelelahan serta sakit".Seru Gaara.
"Pokoknya aku mau masak hari ini Gaara-Kun".Putus Matsuri.
"Baiklah Nyonya Sabaku,padahal jika ada dirimu di kantor menjadi semangat bagiku". Kata Gaara yang sudah berwajah sendu.
Matsuri yang melihat itu pun menghela nafasnya dengan pelan,lalu merangkul tangan sang kekasih.
"Kau menang Tuan Panda,aku akan ikut tapi tetap saat pulang aku akan masak". Ucap Matsuri.
"Tentu Dear". Seru Gaara sambil memeluk pinggang sang kekasih.
"Mendokusai na,apa debat rumah tangga kalian sudah selesai kapan kita pergi aku mau tidur soalnya". Kata Shikamaru.
Matsuri sudah malu mendengar hal itu,sedangkan Gaara mendengus lalu berkata.
"Ck efek galau karena Nee-chanku mau menikah,sampai sensi melihat kemesraan kami". Ejek Gaara.
Perlu diketahui jika Shikamaru suka sama kakak pertama Gaara a.k.a Sabaku Temari,cuma Temari menolak Shikamaru karena mencintai Kurama yang merupakan kakak laki-laki dari Naruto yang merupakan sahabat Shikamaru juga. Shikamaru mendengus kesal mendengar itu,dan berkata.
"Mendokusai na,Sasuke sudah dari tadi ke parkiran jangan membuatnya lebih lama menunggu bisa saja kita di bantai oleh Tuan muda Uchiha itu". Kata Shikamaru yang langsung berjalan pergi dari sana menuju parkiran mobil.
Gaara serta Matsuri pun menyusul Shikamaru menuju parkiran mobil.
TBC.
See You Next Chap.
Hai semuanya aku kembali dengan chap terbaru.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments