Pagi ini, Ratu Andora tampak gelisah di ruangan pribadinya. Ia tengah memikirkan Pangeran Henry yang sudah berhari-hari tidak kunjung pulang ke istana. Sebagai seorang ibu, sudah pasti Ratu Andora sangat mengkhawatirkan keadaan anak bungsunya itu. Ia telah mencoba untuk berkomunikasi dengan Pangeran Henry melalui perantara batin atau telepati, namun hal itu tidak berhasil. Komunikasi batinnya tidak dapat menjangkau Pangeran Henry dan seakan ada yang menghalanginya.
Lalu Ratu Andora memanggil Putri Victoria dan Pangeran William untuk mendiskusikan masalah tersebut. Putri Victoria melangkah masuk ke ruangan ibundanya disertai oleh Pangeran William.
Putri Victoria berkata sambil memberikan salam hormat, "Permisi, Ibunda. Apakah ada yang bisa saya bantu?"
Ratu Andora menoleh ke arah Putri Victoria dengan wajah cemas, "Victoria, aku sangat khawatir dengan Henry dan juga Royalty. Mereka sudah berhari-hari tidak pulang dan komunikasi batinku tidak berhasil mencapainya. Aku merasa ada yang salah."
Putri Victoria mengangguk serius, "Kita harus segera mencari tahu apa yang terjadi. Apakah ada petunjuk atau informasi lain yang dapat kita gunakan?"
Ratu Andora menggeleng, "Sayangnya tidak. Seolah-olah ada hal yang menghalangi komunikasi batinku dengan Pangeran Henry. Aku merasa cemas dan gelisah."
Pangeran William yang sejak tadi mendengarkan dengan serius, memberikan saran, "Mungkin ada baiknya kita mengirim pasukan untuk mencari Henry dan Royalty di wilayah sekitar atau mungkin di wilayah Eldoria. Jika memang mereka dalam bahaya, kita harus bertindak cepat."
Ketika mendengar Pangeran William menyebut Kota Eldoria, seketika Ratu Andora berpikir bahwa kemungkinan Pangeran Henry dan Royalty masih terjebak di wilayah Eldoria.
"Aku merasakan firasat buruk Putri Victoria, Pangeran William," ujar Ratu Andora seraya menatap Putri Victoria dan Pangeran William secara bergantian.
"Firasat apakah Ibunda?" tanya Victoria, memasang ekspresi wajah serius.
"Pangeran Henry dan Royalty masih…
ROYALTY : Penguasa Elemen Air Yang Mulia
BAB SEMBILAN PULUH SEMBILAN : MISI PENYELAMATAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments