Chapter-13

Setelah selesai makan siang, Armeel, Keyla dan Kenan ketiganya berniat untuk segera kembali kerumah sakit.

Karena letak Resto yang memang berhadapan dengan rumah sakit mereka, jadi saat datang tadi ketiganya memilih jalan kaki.

Mereka bertiga berdiri di pinggir jalan menunggu waktu yang pas untuk menyebrang.

Dirasa sudah cukup sepi mereka langsung menyebrang, namun ketika Armeel berada ditengah tengah zebra cross tiba tiba sebuah mobil dari arah berlawanan melaju cukup kencang.

"MBAK ARMEEL AWASSS!!!" Teriak Keyla yang posisinya berada dibelakang Armeel.

Gadis itu terhenyak bandannya berubah kaku seketika saat melihat sebuah mobil semakin mendekat kearahnya hingga tiba tiba...

Bruukk!

Dapat didengar suara teriakan orang orang sekitar,kedua mata Armeel terpejam erat, dapat ia rasakan tubuhnya yang melayang, tapi ada yang aneh, kenapa tubuhnya tidak sakit?

Bahkan ia merasakan pinggangnya sedang di peluk sesorang.

Dengan perlahan ia membuka matanya,dan hal pertama yang ia lihat adalah dada seseorang,"Kamu nggak papa?" Armeel mendongak kala mendengar suara yang sangat ia kenal.

"Mas Arzeel?"cicitnya menatap syok sang suami.

Dia adalah Arzeel, sejenak di tatapnya keseluruh tubuh sang istri,"Ada yang sakit, ada yang luka?"tanya nya memastikan, meski begitu wajahnya tetap terlihat datar.

Armeel menggelang menatap suaminya dengan haru, ia masih ketakutan, bahkan kedua kakinya terasa lemah.

"Kamu yakin?"tanya Arzeel memastikan sekali lagi.

"Meel nggak papa kok, Mas sendiri kenapa ada disini?"

Mendengar itu Arzeel menghela nafas lega, lalu ia berdiri bersamaan dengan Armeel.

"Lain kali lihat kiri kanan sebelum nyebrang, kamu sangat ceroboh!"ucapnya mengabaikan pertanyan wanita itu.

"Mas sendiri ngak papa,ada yang luka?"bukannya menjawab Armeel malah bertanya balik sambil melihat keseluruh tubuh pria itu.

Arzeel menatap wajah istrinya yang terlihat khawatir,itu membuatnya tidak nyaman,"Nggak papa ,kalau gitu aku pergi!"setelah mengatakan itu tanpa menunggu jawaban Armeel pria itu segera berbalik dan pergi dari sana.

Ketika melewati Kenan yang masih berdiri disana ia menatapnya sekilas namun dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Mbak ngak papakan?"Keyla segera mendekat kala pria itu menjauh.

Armeel tersentak,"Ahh iya Mbak baik baik aja,kalian nggak papa juga kan?"gadis itu baru sadar jika saat ini mereka ada ditengah jalan dan banyak orang yang melihat kejadian itu, aah dirinya jadi malu.

"Kami nggak papa kok Mbak!" Armeel mangut mangut.

"Kamu yakin?"tanya Kenan, pria itu terlihat sangat khawatir, tadinya ia hendak menarik Armeel, tapi entah dari mana datangnya pria itu malah merebut kesempatannya.

Armeel beralih menatap pria itu,"Aku baik baik aja kok kak!"jawabnya.

"Ck dasar nggak bertanggung jawab, udah mau hampir nabrak orang bukannya berhenti malah main pergi gitu aja!"omel Keyla entah pada siapa.

Armeel terkekeh geli dengan omelan Keyla,"Udah udah toh mbak baik baik aja, mending kita segera kembali!" ucapnya dan diangguki Kenan dan Keyla.

...••••••...

Sebuah mobil hitam melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota jakarta.

"Tuan anda baik baik saja?"tanya Gion sesekali menatap tuannya dari spion depan.

Arzeel yang sedang menutup mata itu menjawab,"Iya!"

"Tapi lengan anda terluka!"ucap Gion lagi.

"Ck berisik, fokus saja menyetir!"ketus Arzeel.

Gion hanya bisa menghela nafas, entah kenapa ia merasakan jika Tuan nya itu sedang menahan kesal.

Beberapa saat kemudian Arzeel tiba dirumahnya, pria itu segera masuk di ikuti Gion.

Arzeel menjatuhkan tubuhnya diatas Sofa panjang yang ada diruang tamu,"Taun saya obatin ya lengannya!"tanya Gion, tentu saja setelah mengambil kotak P3K.

"Hmm!!" balas Arzeel.

Pria itu memejamkan matanya dengan lengan kiri diletakkan diatas dahi.

kejadian barusan benar benar diluar kendalinya.

Flashback on

"Selamat atas kerja samanya Tuan Arzeel!"ucap Tuan Demian menjabat tangan Arzeel.

"Ya, semoga kedepannya saling menguntungkan!"jawabnya

Setelah itu mereka pun keluar dari Resto tersebut, saat sedang menuju mobilnya tak sengaja Arzeel kembali melihat istrinya hendak menyebrang jalan.

Dan entah kenapa saat itu ia menghentikan langkahnya dan hanya menatap punggung gadis itu yang sedang menyebrang zebra cross.

Merasa bingung dengan dirinya Arzeel kembali mengabaikan nya, namun dari kejauhan ia melihat sebuah mobil yang tiba tiba melaju sangat kencang kearah Armeel berada.

Tanpa berpikir dua kali dirinya berlari kecang dan segera melompat dan memeluk gadis itu dengan erat saat mobil itu hampir mengenai tubuh Armeel.

Flashback off

Arzeel menghela nafas kasar mengingat kejadian barusan.

"Gion!"panggilnya.

"Iya Tuan!"jawab pria itu, ia melirik Tuan nya yang sudah duduk menatap luar jendela.

"Kamu juga melihatnya kan?"tanyanya.

Gion kembali fokus kejalan,"Iya Tuan, mobil itu memang sengaja melaju saat Nona sudah pas ditengah tengah jalan!"jawabnya, karena dirinya juga melihat mobil putih yang tadi sedang terparkiri dipinggir jalan tiba tiba langsung melaju ketika Nonanya sedang menyebrang sudah jelas jika itu disengajakan.

"Apa kamu melihat nomor mobilnya?"tanya Arzeel.

Gion bersedah,"Maaf Tuan tadi saya ikut panik jadi tidak memperhatikannya!"jawabnya menyesal.

Arzeel berdecak, tatapannya semakin menajam melihat kejalanan, siapa yang tengah bermain main dengannya?

...•••••...

Sementara Armeel, setelah kejadian barusan gadis itu merasa kakinya masih lemah.

"Mbak, diminum dulu!"ucap Keyla seraya meletakkan segelas air putih didepan Armeel.

Armeel tersenyum,"Makasih Key!"ucapnya sambil meminum air tersebut hingga tandas.

Keyla mengangguk lalu duduk berhadapan dengan Armeel,"Astaga mbak, barusan aku seperti sedang menonton drama korea aja, suami mbak keren parah, tiba tiba datang dan langsung nyelamatin mbak!"serunya dengan semangat empat lima.

Armeel terkekeh,"Kamu ini ada ada aja!"ujarnya..

"Serius loh mbak, tapi ngomong ngomong tadi aku liat kalau Dokter Kenan juga mau nyelamatin Mbak eh tahu nya keduluan pak suami, kalau yang halal mah beda ya, mau peluk lama lama juga nggak papa!"ujarnya lagi sambil mesem mesem sendiri membayangkan kejadian tadi.

"Huuss ngomong apa sih Key!" gadis itu malah terkekeh melihat Armeel yang salah tingkah.

Keduanya nya sama sama terkekeh.

Sedang diluar, didepan pintu ruangan tersebut, Kenan yang tadi berencana ingin menemui Armeel tidak jadi saat mendengar percakapan kedua gadis itu.

"Suami? Armeel udah nikah? Sejak kapan?"gumamnya pelan.

Tanpa sadar tangannya yang memegang gagang pintu meremat dengan kuat kala mengingat pria yang membantu Armeel barusan.

Lalu pergi dari sana.

...•...

...•...

...•...

...•...

✓ Keyla

...B E R S A M B U N G...

Terpopuler

Comments

Maulidar

Maulidar

Terimakasih sudah mau mampir, di tunggu kelanjutannya ya my🥰

2023-08-31

0

Nurminah

Nurminah

mksh lanjut
tapi nggak cocok spek pasangan serasi kalo Ama Kenan bagus nya ameel Ama azell aja

2023-08-31

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter-01
2 Chapter-02
3 Chapter-03
4 Chapter-04
5 Chapter-05
6 Chapter-06
7 Chapter-07
8 Chapter-08
9 Chapter-09
10 Chapter-10
11 Chapter-11
12 Chapter-12
13 Chapter-13
14 Chapter-14
15 Chapter-15
16 Chapter-16
17 Chapter-17
18 Chapter-18
19 Chapter-19
20 Chapter-20
21 Chapter-21
22 Chapter-22
23 Chapter-23
24 Chapter-24
25 Chapter-25
26 Chapter-26
27 Chapter-27
28 Chapter-28
29 Chapter-29
30 Chapter-30
31 Chapter-31
32 Chapter-32
33 Chapter-33
34 Chapter-34
35 Chapter-35
36 Chapter-36
37 Chapter-37
38 Chapter-38
39 Chapter-39
40 Chapter-40
41 Chapter-41
42 Chapter-42
43 Chapter-43
44 Chapter-44
45 Chapter-45
46 Chapter-46
47 Chapter-47
48 Chapter-48
49 Chapter-49
50 Chapter-50
51 Pengumuman
52 Chapter-52(s2)
53 Chapter-53 (s2)
54 Chapter-54 (s2)
55 Chapter-55 (s2)
56 Chapter-56 (s2)
57 CAST
58 Chapter-58 (s2)
59 Chapter-59 (s2)
60 Chapter-60 (s2)
61 Chapter-61 (s2)
62 Chapter-62 (s2)
63 Chapter-63 (s2)
64 Chapter-64 (s2)
65 Chapter-65 (s2)
66 Chapter-66 (s2)
67 Chapter-67 (s2)
68 Chapter-68 (s2)
69 Chapter-69 (s2)
70 Chapter-70 (s2)
71 Chapter-71 (s2)
72 Chapter-72 (s2)
73 Chapter-73 (s2)
74 Chapter-74 (s2)
75 Chapter-75 (s2)
76 Chapter-76 (s2)
77 Chapter- 77 (s2) END
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Chapter-01
2
Chapter-02
3
Chapter-03
4
Chapter-04
5
Chapter-05
6
Chapter-06
7
Chapter-07
8
Chapter-08
9
Chapter-09
10
Chapter-10
11
Chapter-11
12
Chapter-12
13
Chapter-13
14
Chapter-14
15
Chapter-15
16
Chapter-16
17
Chapter-17
18
Chapter-18
19
Chapter-19
20
Chapter-20
21
Chapter-21
22
Chapter-22
23
Chapter-23
24
Chapter-24
25
Chapter-25
26
Chapter-26
27
Chapter-27
28
Chapter-28
29
Chapter-29
30
Chapter-30
31
Chapter-31
32
Chapter-32
33
Chapter-33
34
Chapter-34
35
Chapter-35
36
Chapter-36
37
Chapter-37
38
Chapter-38
39
Chapter-39
40
Chapter-40
41
Chapter-41
42
Chapter-42
43
Chapter-43
44
Chapter-44
45
Chapter-45
46
Chapter-46
47
Chapter-47
48
Chapter-48
49
Chapter-49
50
Chapter-50
51
Pengumuman
52
Chapter-52(s2)
53
Chapter-53 (s2)
54
Chapter-54 (s2)
55
Chapter-55 (s2)
56
Chapter-56 (s2)
57
CAST
58
Chapter-58 (s2)
59
Chapter-59 (s2)
60
Chapter-60 (s2)
61
Chapter-61 (s2)
62
Chapter-62 (s2)
63
Chapter-63 (s2)
64
Chapter-64 (s2)
65
Chapter-65 (s2)
66
Chapter-66 (s2)
67
Chapter-67 (s2)
68
Chapter-68 (s2)
69
Chapter-69 (s2)
70
Chapter-70 (s2)
71
Chapter-71 (s2)
72
Chapter-72 (s2)
73
Chapter-73 (s2)
74
Chapter-74 (s2)
75
Chapter-75 (s2)
76
Chapter-76 (s2)
77
Chapter- 77 (s2) END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!