Bab 19

Sara benar-benar menangis setelah mendapat penolakan mentah-mentah dari Eric. Awalnya dia merasa Eric biasa saja tidak terlalu berkesan terhadapnya, tapi setelah mendapatkan penolakan, sara merasa tertantang dengan sosok Eric, dia berambisi akan membuktikan kepada Eric kalo dia bisa merebut hati Eric juga.

Awalnya sara menganggap Eric tidak lebih dari bos ayahnya, makanya dia mau mendekati Eric. Tetapi setelah mendapatkan penolakan ini, ambigu sara membakar hatinya untuk berusaha mendapatkan Eric bagaimanapun caranya.

Sara tidak menjawab pertanyaan dari Eric, dia mengabaikan Eric lalu membuka pintu mobil dan membantingnya. Setelah itu sara berlari pergi sambil menangis.

Eric merasa kasihan melihat sara menangis, bagaimanapun dia sendiri yang membuat sara menangis seperti itu. Eric tidak habis pikir, kalo gadis sombong seperti sara akan begitu lembek dan cepat menangis dalam menangani suatu masalah.

Kemudian Eric keluar dan berlari mengejar sara juga.

Frank yang sedang duduk disofa sambil membaca koran terkejut  saat dia melihat sara yang berlari sambil menangis.

Dan tiba-tiba Eric muncul juga dari belakang sara yang membuat Frank semakin terkejut. Sara tidak melihat kearah Frank, melainkan sara langsung berlari masuk ke kamar nya.

Eric ketika masuk, dia berhenti mengejar sara karena melihat Frank. Lalu Eric menghampiri Frank.

"Frank, jangan terlalu memaksakan sara mau dengan ku. Bagaimanapun perasaan tidak bisa dipaksakan, sama seperti sara. Jangan terlalu memaksa dia untuk mau denganku." Ucap Eric ketika bertemu dengan Frank.

Dia tidak menyapa ketika bertemu, melainkan Eric langsung ke inti masalahnya.

Frank yang mendengar Eric mengatakan itu membuat dirinya terkejut dan malu sambil mengutuk sara dalam hatinya, ' gadis bodoh, pasti dia memberi tahu Eric tujuannya yang sebenarnya. Gadis yang tidak bisa diajak kerja sama, ' ucap Frank mengutuk putrinya dalam hati.

Frank menggaruk kepalanya dan berkata, " Maaf, aku tidak bermaksud seperti itu tuan. Aku hanya memberitahu anak itu supaya dia lebih hormat kepada tuan muda."

Eric mengangguk, "Tidak apa-apa. Tapi lain kali jangan memaksa sara menyukai seseorang, Biarkan dia sendiri memilih jalannya."

Frank mengangguk dengan hormat dan bertanya, "Kenapa sara bisa menangis seperti itu tuan?"

Eric berkata dengan malu-malu," Maafkan aku. Aku tidak sengaja mengatakan sesuatu tadi, sehingga membuatnya menangis."

Frank mengangguk ringan dan berkata, "Tidak perlu meminta maaf Tuan. Bagaimanapun anak itu memang sangat ceroboh dan tidak kompeten dalam menangani masalah. Aku sendiri sangat sulit mengendalikan anak itu."

Eric duduk menghela nafas.

Eric benar-benar tidak habis pikir kalo tujuan sara mendatangi villanya pagi-pagi ingin mendekatinya.

Eric terus berbincang dengan Frank, tetapi Eric mulai teringat dengan janjinya menemui Lyra.

Eric memiliki rencana untuk menemui Lyra hari ini dan memberi nya kejutan kecil.

"Frank, apakah kamu tahu keluarga jones?" Tanah Eric.

Frank mendengar itu mencoba memikirkan dan mengenali keluarga itu," Keluarga jones! Apakah keluarga Lyra jones selebriti itu yang tuan maksud?"

Eric tersenyum dan mengangguk, "Ya! Keluarga jones itu yang aku maksud."

"Memangnya ada apa dengan keluarga jones tuan?" Tanya Frank.

"Siapa nama kepala keluarga itu?" Tanya Eric.

Frank buru-buru menjawab, "Seingat ku, jordan jones. Dia sekarang kepala keluarga dan ayah dari Lyra selebriti itu. Dia pernah bekerja di farmasi group,tetapi dia tersingkirkan oleh rekan kerjanya karena ketinggalan skill"

Eric mengangguk kecil dan berkata, " Aku mau, kamu hubungi jordan jones sekarang. Ajak dia kerjasama dengan farmasi group, atau berikan dia beberapa proyek yang bagus untuk ditangani."

Frank yang mendengar ini menjadi bingung, lalu Frank buru-buru berkata, "Ada apa tuan tiba-tiba mau mendekati keluarga jones? Apakah tuan muda tertarik dengan nona Lyra selebriti itu? " Tanya goda Frank.

Eric tertawa kecil dan berkata, " Lyra adalah teman dekatku semasa kuliah. Dia baik terhadapku, jadi aku ingin membalas kebaikannya. "Eric menghela nafas lalu berkata, "Silahkan hubungin jordan jones, ajak dia sekarang bertemu dan siapkan beberapa proyek yang bagus untuk ditangani. Beritahu saja dia kalo aku ingin bertemu dengannya dan mengajaknya kerjasama."

Frank buru-buru mengangguk dan berkata, " Okel Akan aku melakukan seperti yang tuan katakan!"

Setelah mengatakan itu, Frank langsung mengeluarkan ponsel miliknya untuk menghubungi jordan jones ayah dari Lyra.

Tak membutuhkan waktu yang lama, panggilan itu terhubung," Halo, dengan siapa saya berbicara? Apakah ada yang bisa saya bantu?" Ucap lembut jordan dari ujung telepon.

Frank buru-buru berkata, "aku Frank dari farmasi group. Apakah kamu mengenalku?"

Jordan diujung telepon terkejut mendengar lawan bicaranya adalah frank, "Oh tuan Frank.. Maafkan saya tuan karena tidak mengenali anda"

Frank buru-buru menjawab, " Tidak apa-apa. Aku menghubungi karena ada suatu hal yang harus aku sampaikan" Frank menghela nafas lalu melanjutkan," Pemilik dari farmasi group ingin bertemu dan mengajak anda bekerja sama, apakah anda bersedia menerimanya?"

Jordan diujung telepon yang mendengar itu begitu sangat terkejut. Frank adalah orang pebisnis yang paling berkuasa di Leonard dan Frank sebagai pengendali dari farmasi group. Tetapi Frank mengatakan kepadanya kalo pemilik dari farmasi group ingin bertemu dengannya.

Frank saja sudah cukup besar dimata Jordan, apalagi pemilik dari farmasi group? Seperti apakah orang ini? Pertanyaan ini yang terus muncul dari pikirannya.

"Pemilik farmasi group ingin mengajakku bertemu?" Ucap Jordan tergagap dari ujung telepon. 

Frank buru-buru berkata, " iya. Pemilik farmasi group ingin bertemu dan mengajak anda untuk bekerja sama. Apakah anda mau menerimanya?"

Jordan buru-buru berkata tanpa ragu-ragu, "Saya menerima.. Saya menerima nya tuan Frank...."

Dalam hati Jordan, bagaimana bisa ia akan membuang peluang besar ini? Diajak bekerjasama dengan Frank saja dia sudah sangat bersemangat apalagi diajak bekerjasama oleh pemilik dari farmasi group yang misterius itu.

Dari dulu semua orang terus mencari asal usul orang dibalik farmasi group. Banyak orang berusaha menemukan siapa pemilik dari farmasi group perusahaan yang begitu besar.

Tapi hasil itu sia-sia. Tetapi sekarang jordan mendengar kalo ketua farmasi group ingin bertemu dengannya, ini yang membuat dia sangat bersemangat.

Frank buru-buru berkata, " Jika kamu menerima nya. Silahkan datang ke rumah ku, aku dan pemilik farmasi group ada disini untuk menunggu ke datangannmu."

Jordan buru-buru berkata, " Saya akan segera datang dalam lima belas menit tuan.. emm tidak saya akan datang dalam delapan menit tuan saya akan tiba di sana."

Setelah jordan mengatakan itu, frank langsung memutuskan panggilan telepon itu.

Frank menuju eric dan buru-buru berkata, "Saya sudah menghubungi jordan tuan... Dia akan tiba dalam beberapa menit lagi disini. "

Eric mengangguk hanya sebagai jawaban.

Terpopuler

Comments

Doni Alfino

Doni Alfino

bagaimana dgn bela

2024-04-12

0

Budi Efendi

Budi Efendi

lanjutkan thorrr

2023-09-01

2

♡SangPecinta♡

♡SangPecinta♡

Sultan mah bebas....
UP......Thooooor👌👍

2023-09-01

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!