Setelah Eric mengatakan itu, mereka berdua langsung menampar diri mereka seperti orang gila. Bagaimanapun, dimakan hidup-hidup oleh anjing sangat menyiksa diri. Jadi lebih baik menampar diri dengan keras dan hanya merasakan kesakitan sesaat.
Eric yang melihat mereka berdua menampar diri dengan begitu brutal membuat Eric tersenyum puas.
Eric berkata dengan serius ke Frank, " Mulai sekarang, aku akan mengambil alih pasukan bawah tanah ini darimu. Jika terus-terusan membiarkan mereka menerima misi membunuh orang, maka pandangan orang-orang dengan kekuatan yang kamu bangun akan sangat buruk. "Eric menghela nafas lalu berkata, " Biar aku mulai sekarang yang mengendalikan penuh mereka, termasuk nambrud. Kirimkan aku nomor kontak nambrud nanti."
Frank juga sangat amat terkejut dengan kekuatan Eric. Bagaimanapun nambrud dan puluhan lainnya dari kekuatan bawah tanah dapat dengan dikalahkan oleh Eric. Ini membuat Frank semakin takut dengan Eric dan sangat menghormati nya.
Frank buru-buru berkata, " Baik tuan, aku akan memberikan tuan untuk mengendalikan pasukan bawah tanah ini. " Frank menghela nafas lalu berkata, "Maafkan aku tuan! Aku sama sekali tidak bisa mengendalikan mereka dengan baik, soalnya ada begitu banyak yang harus aku tangani, "
Eric tersenyum dan berkata, "Tidak apa-apa."
Eric memandangi Frank dan berkata, "Frank aku harus merepotkan mu lagi untuk mengurus Adrian ini. Buat dia seperti Daniel, patahkan semua anggota tubuhnya lalu buang dia di depan pintu keluarga nya. Dan setelah itu, suruh dia mengakui perbuatan dia ingin membunuhku biar orang tuanya tidak mengira kita bertindak seenaknya. Dengan cara ini, tidak akan ada kesalahpahaman dari mereka tentang kita "
Frank mendengar ini buru-buru berkata, "Baik tuan! Aku akan melaksanakan semua perintah mu! "
Eric mengangguk puas," Baiklah, ini sudah larut malam, aku akan kembali lebih dulu. sampai jumpa"
Frank mengangguk dan memberi hormat.
Setelah mengatakan itu, Eric langsung memasuki mobilnya dan pergi dari tempat kejadian.
Eric terus berkendara dengan santai sambil mendengar musik dari dalam mobil.
Tiba-tiba Lyra menelponnya, " Apakah kamu sudah sampai rumah?" Tanya Lyra.
Eric berkata, " Aku masih dalam perjalanan pulang. Tadi dijalan ada beberapa masalah!"
Lyra buru-buru bertanya, "Tapi kamu tidak apa-apa kan?" Ucap Lyra resah dari ujung telepon.
Eric tertawa kecil, " Tidak.. Tidak... Tidak.. Mengapa kamu menelpon secepat ini? Bukankah kita baru saja bertemu? Apakah nona Lyra yang cantik ini kangen terhadapku lagi? " Goda Eric.
Lyra tertawa kecil lalu berkata," Kangen sih, tapi sedikit. Beritahu aku ketika kamu sudah sampai di rumah ya!"
Eric tersenyum kecut, " Ya.. Yaaa.. Yaaa.. Aku akan memberitahumu nona Lyra yang cantik!
Setelah mengatakan itu Eric langsung memutuskan panggilan telepon tanpa menunggu jawaban dari Lyra.
Eric langsung tancap gas menuju villa. Tak membutuhkan waktu yang lama Eric tiba di villa yang ia tinggali.
Setelah sampai dan memasuki rumah, Eric langsung mengirimi pesan kepada Lyra, [aku sudah sampai dirumah]
Tak membutuhkan waktu yang lama, Lyra tidak membalasnya dengan pesan melainkan dia menelpon Eric.
"Apakah benar kamu sudah sampai" Tanya Lyra dari ujung telepon.
Eric menjawab ringan," Iya sudah sampai... Memangnya ada apa kamu menanyakan itu terus?"
Lyra tertawa kecil dan berkata, " Kamu akan segera tahu.. Silahkan duduk manis didepan layar ponselmu. Aku akan melakukan live streaming untuk terkahir kalinya. Aku mau kamu menonton live streaming juga oke?"
Eric terkejut," Mengapa kamu melakukan ini? Penggemar mu bisa kecewa nantinya jika kamu benar-benar keluar dari dunia hiburan!"
Lyra berkata dengan serius, " Eric, aku melakukan ini demi kamu. Walaupun kamu melarang untuk melakukannya, aku tidak bisa, aku akan tetap melakukan nya. Karena aku tidak mau kehilangannya kamu lagi hanya karena hiburan kecil ini."
Mendengar ini, Eric tidak bisa berkata-kata lagi untuk membalas Lyra, " Tapi ini sudah larut malam! Bagaimana kalo kamu melakukan itu besok saja? Sambil kita jalan-jalan, bagaimana?"
Mendengar itu, Lyra membalas tanpa ragu-ragu, 'Setuju, tapi kamu serius kan ingin mengajakku jalan-jalan?"
"Iya, serius. Tunggu saja besok aku akan menghubungi mu,!" Jawab Eric.
Lyra diujung telepon sangat bersemangat," Kalo begitu selamat malam ya.. Aku ingin cepat-cepat tidur supaya cepat pagi juga.. Daa"
Setelah Lyra mengatakan itu, Eric langsung memutuskan panggilan telepon itu.
Kejadian hari ini benar-benar membuat Eric kelelahan,Tapi hari ini juga hari yang sangat bahagia baginya bisa bertemu dengan sosok Lyra kembali setelah sekian lama.
Setelah menelpon dengan Lyra tadi, Eric langsung tertidur pulas. Mungkin saja efek kecapean dari sejak pagi ia melakukan pertemuan, siangnya dia juga melakukan pertemuan tapi mengalami sedikit kendala dengan anak Frank. Dan malam harinya juga ada beberapa masalah yang harus Eric selesaikan.
Ini membuat Eric merasa lelah dan langsung Tertidur lelap malam itu.
Keesokan paginya, Eric masih tertidur tetapi dia terbangun setelah mendengar beberapa suara bel pintu berbunyi.
Lalu Eric dengan terpaksa bangun untuk melihat siapa yang datang pagi-pagi ke villa nya.
Eric berjalan ke pintu dan perlahan membukanya.
Eric menemukan seseorang gadis cantik putih, dengan mengenakan baju hodie dan celana pendek memperlihatkan pahanya yang putih bening terlihat sangat menggoda. Tapi setelah Eric amati, gadis itu adalah sara anak frank yang kemarin ia temui.
"Halo kak Eric, selamat pagi!" Ucap sara tersenyum lembut menyapa Eric.
Eric melihat sekeliling berusaha mencari Frank, mungkin saja dia juga ada disini. Tetapi setelah ia amati sekeliling nya, tidak ada sosok siapapun kecuali sara.
Eric bertanya dengan heran, " Ada apa kamu kesini?"
Sara menggigit bibirnya dengan malu-malu berkata, "ayah menyuruhku meminta maaf secara pribadi. Jadi aku datang kesini untuk meminta maaf atas kejadian yang tidak aku sengaja kemarin. Apakah kak Eric memaafkan ku?"
Eric masih dalam keadaan ngantuk berkata, " Ya! Aku memaafkan mu. Itu tidak jadi masalah dengan ku." Eric menghela nafas lalu melanjutkan," dengan siapa kamu kesini?"
Sara buru-buru berkata, "Aku kesini naik taksi sendirian! " Ucap sara sambil menyerahkan kotak makanan, "Ini makanan buat kak Eric sarapan nanti!
Eric menyerngit mendengar ini," Sendirian? lalu dengan siapa kamu kembali nanti?"
Sara tersenyum malu-malu berkata, " Kak Eric." Sara menghela nafas lalu melanjutkan," kata ayah, kak Eric tidak memiliki kegiatan kan? Bisa kan mengantarku pulang nanti? "
Dalam hati Eric benar-benar bingung dengan sara. Gadis ini kemarin begitu arogan dan sombong terhadapnya, tetapi sekarang berubah sembilan puluh derajat dari sikapnya yang kemarin.
Eric tak bisa menolak, sebab sara juga masih anak Frank orang yang berjasa mengurusi investasinya.
"Baiklah, aku akan mengantarkan mu pulang. Silahkan masuk dulu, aku masih baru bangun dan belum berganti pakaian. "Eric menghela nafas lalu melanjutkan, "Tunggu saja aku diruang tamu, aku akan kesini segera setelah aku berganti pakaian."
Sara mengangguk ringan," Jangan lama-lama ya kak!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Edy Sulaiman
bnyak cewk tapi mc nya naif, gak sip jadinya
2024-06-14
0
Fatkhur Kevin
heeemmm tmbh pengagum lagi kau ric
2023-09-01
2
rama
lanjutkan
2023-09-01
0