Bab 10

Eric yang melihat beberapa orang maju kearah membuatnya tersenyum kecut.

Ketika mereka semua tiba didekat Eric, Eric hanya menggunakan satu tangan untuk menampar mereka satu persatu.

Satu tamparan dari Eric membuat mereka terhuyung-huyung mundur kebelakang. Baru mendapatkan satu tamparan saja dari Eric mereka semua ketakutan untuk maju melawan lagi.

Bahkan ada yang sampai pingsan karena menerima tamparan keras dari Eric.

Sekelompok teman laki-laki sara semua ketakutan dengan Eric, mereka menjadi ngeri melihat kekuatan Eric, bagaimanapun mereka sudah menyerang Eric ramai-ramai tetapi dengan mudah Eric mengalahkan mereka hanya dengan beberapa tamparan.

Sara terkejut melihat semua teman-temannya dengan mudah dikalahkan oleh Eric. Sekarang sara kini menjadi ketakutan ketika Eric semakin maju kearahnya.

"Apa yang anda mau lakukan terhadapku!" Ucap sara sambil ketakutan.

Eric tertawa renyah," Aku sudah bilang akan mengajarimu apa itu sopan santun."

Sara masih dengan arogannya berkata, " Jangan bergerak kalo kamu tidak ingin mati. Apakah kamu tau aku anak siapa? Aku adalah sara putri dari seorang Frank."

Eric dalam hatinya tertawa mendengar anak perempuan yang sombong berdiri didepannya ternya anak Frank.

Jadi Eric berpura-pura merasa terkejut dan ketakutan, "Ah tuan Frank katamu? Apakah betul kamu anak dari tuan Frank?"

Sara yang melihat raut wajah Eric ketakutan saat mendengar nama ayahnya membuat sara tertawa penuh kemenangan.

Sara menyilang kedua tangannya di dada dan berkata dengan arogan, " Sudah ku bilang kamu jangan main-main dengan ku." Sara menghela nafas dan berkata," Jika kamu mau bersujud sekarang dan mencium kakiku, aku bisa mempertimbangkan untuk memaafkan mu. Tetapi jika kamu menolak untuk melakukannya, maka jangan harap kamu bisa selamat karena telah menyinggung ku dan orang tuaku."

Eric yang tadi berpura-pura ketakutan sekarang menjadi tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataan sara, " Kamu benar-benar lucu!" Eric menghela nafas dan berkata, "Siapa tadi ayahmu? Frank kan?.. Frank.. Frank... Kamu ternyata belum bisa mendidik putrimu."

Melihat Eric menjadi begitu bersemangat dan mengata-ngatai ayahnya membuat sara kebingungan dengan sikap Eric.

Bagaimanapun tadi Eric terlihat sangat ketakutan ketika sara menyebutkan nama ayahnya.. Tetapi sekarang Eric malahan tertawa dan mengejek ayahnya membuat sara kebingungan.

Melihat ekspresi sara yang kebingungan,Eric berkata," Kenapa kamu tidak sebaiknya memanggil ayahmu untuk datang kesini? Aku ingin memberitahunya agar mendidik putrinya ini dengan lebih baik lagi."

Mendengar perkataan Eric membuat sara sangat marah, "Aku harap kamu bisa mempertanggung jawabkan perkataan mu tadi menghina ayahku."

Setelah mengatakan itu, sara mengeluarkan ponsel miliknya lalu menelpon Frank ayahnya.

Panggilan itu langsung terhubung, sara buru-buru berkata dengan marah," Ayah, cepat kesini ada seseorang sedang memukuli ku dengan teman-temanku. Cepat kesini ayah, dia akan memukuli ku juga, dia juga mengatakan akan memberi pelajaran ayah. Orang ini benar-benar sombong ayah.

Frank yang mendengar itu menjadi begitu marah," Cepat katakan dimana kamu berada dan dimana orang itu berada sekarang,"

Sara buru-buru berkata, " Aku dan teman-temanku berada di restoran hive farmasi letaknya di kamar diamond. Orang ini juga masih berada di sini katanya ingin menunggu ayah datang.

Mendengar ini Frank begitu sangat marah, "Oke tunggu ayah disana. Kebetulan ayah berada lantai delapan. Ayah kana tiba dalam beberapa menit lagi."

Setelah mengatakan itu, Frank langsung memutuskan panggilan telepon dan akan segera turun memberi pelajaran kepada orang yang telah menantang dan memukuli putrinya.

Frank buru-buru memanggil asistennya, " Afdal, ikuti aku keruang kamar diamond. Ada seseorang berani memukuli sara dan menantang ku juga."

Mendengar ini membuat afdal terkejut dan ketakutan, "Wah! Orang ini benar-benar berani mencari kematian."

"Cepat bawa beberapa bodyguard yang kuat. Aku ingin mematahkan tulang orang itu menjadi Seribu," Frank berkata dengan marah.

Afdal buru-buru berkata, " Siap tuan, kita tinggal berangkat sekarang. Saya akan menyuruh mereka menunggu kita dilantai tujuh!"

Mendengar itu, Frank mengangguk sebagai jawaban. Dan Frank buru-buru pergi ke lantai tujuh tepatnya menuju ke ruang diamond.

Sara tertawa penuh kemenangan, "Sekarang kamu sudah tamat. Ayahku akan segera tiba disini."

Mendengar itu Eric hanya tersenyum kecut dan dia kembali duduk di kursi sebelumnya dengan santai seolah-olah tidak ada hal yang berbahaya.

Tak menunggu waktu lama Frank tiba dikamar diamond itu.

Melihat ayahnya sudah tiba, sara berteriak kegirangan," Ayah, tolong aku. Orang ini mau memukuliku."

Frank dengan berlari masuk melihat kondisi sara, "Apakah kamu tidak apa-apa? Dimana orang itu yang kamu maksud mau memukulimu?"

Sara langsung menunjuk kearah Eric, " Itu dia ayah!

Eric hanya tersenyum masam melihat kearah Frank.

Frank buru-buru melihat arah yang ditunjuk oleh Putri nya. Namun ah langkah terkejut nya Frank melihat sosok yang duduk didepannya adalah Eric.

Frank langsung menundukkan badannya 90 derajat dengan hormat," Hormat saya tuan muda, "

Semua teman-teman sara dan termasuk sara juga merasakan rahang mereka terjatuh ke lantai.

Mereka semua sangat terkejut melihat sosok Frank yang paling berkuasa di kota Leonard akan memberi hormat 90 drajat kepada seorang yang terlihat sangat muda.

Sara merasa semua kejadian ini hanya drama, dia tidak bisa menerima ini.

Eric gang melihat Frank sudah datang dia berkata, " Frank apakah ini putrimu?"

Frank mengangguk, "Ya tuan muda ini putriku namanya sara."

Eric mengangguk lalu berkata, " Aku disini duduk untuk menyambut tamu ku, tetapi putrimu ingin merebut kamar ini. " Eric menghela nafas lalu melanjutkan, " Dia bertingkah sombong menggunakan namamu menekan seseorang. Dia mengatai ku bajingan dan menyuruhku bersujud mencium kakinya. Apa kah seperti ini sikapnya anak seorang Frank yang paling berkuasa di kota Leonard itu?"

Mendengar perkataan Eric tadi membuat Frank bergidik ketakutan sekaligus marah terhadap putri nya.

Tanpa sadar Frank menampar sara dengan dengan sangat keras hingga membuat sara terhuyung-huyung beberapa langkah.

Terpopuler

Comments

Fatkhur Kevin

Fatkhur Kevin

ajari anak sopan santun dong

2023-08-29

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!