Mendengar itu, nambrud sudah tidak tahan lagi dengan Eric. Dia mengeluarkan pistol dari dalam jaketnya, dan langsung mengarahkannya ke kepala Eric." Selamat tinggal anak sombong, "
Setelah mengatakan itu, nambrud langsung menarik pelatuk pistol itu hingga mengeluarkan bunyi nyaring ditelinga.
Eric hanya dia dan tersenyum melihat nambrud mencoba membunuhnya menggunakan pistol.
Sebelumnya Eric sudah pernah ditembaki dengan mengguna pistol juga, tetapi dia tidak mengalami cedera apapun. justru dari itu Eric hanay berdiam diri kali ini tidak melakukan gerakan apapun.
Saat peluru pistol itu menyentuh kepalanya, Eric hanya merasakan sedikit gelombang kejut dari peluru itu, tetapi dia tidak mengalami cedera apapun.
"Apakah sudah selesai? "Ucap Eric dengan dingin.
Melihat Eric masih sadar, nambrud mengira pelurunya meleset. Dan dia langsung menembak kepala Eric lagi tetapi Eric masih saja berdiri kokoh didepannya.
Eric hanya tertawa dan melempar peluru ke depan nambrud. "Ini aku kembalikan peluru milikmu. Lain kali pakai rudal saja melawanku."
Nambrud dan Adrian terkejut seperti tersambar petir melihat peluru yang baru saja ia tembaki ditangkap dengan mudah oleh Eric tanpa mereka bisa melihat kejadian itu.
Dalam hati nambrud dan Adrian kalo Eric sepertinya bukan manusia lagi, dalam pikiran mereka Eric adalah makhluk jadi-jadian yang menjelma menjadi manusia. Bagaimana mungkin ada manusia yang tidak terluka ketika terkena tembakan?
Tanpa mengatakan apapun, nambrud langsung berlari meninggalkan Adrian.
Adrian juga sangat ingin kabur, tetapi kakinya terasa sudah beku dan tidak bisa digerakkan kerena dia terlalu ketakutan dengan Eric. Jadi dia hanya bisa merengek ketakutan.
Eric melihat nambrud ingin kabur, dia langsung berlari melompat menerjang nambrud, dengan cepat nambrud terkena terjangan Eric hingga membuatnya tersungkur dan tidak memiliki kekuatan berdiri sama sekali.
Lalu Eric membawa nambrud kembali ketempat kejadian dengan menarik kakinya seperti menarik babi hasil buruan. Eric melemparkan tubuh nambrud kearah Adrian hingga mereka berdua saling tindih.
Adrian sangat ketakutan kali ini, dia tidak pernah membayangkan kejadiannya akan berbalik seperti ini.
Begitu juga dengan nambrud, ini adalah hal pertama kalinya dia mengalami kegagalan dalam menyelesaikan misi. Sebelumnya dia tidak pernah dipermalukan seperti itu.
Tak membutuhkan waktu yang lama, Frank datang dengan membawa helikopter. Tidak mungkin baginya mengendarai mobil dan akan tiba di tempat Eric dalam waktu sepuluh menit. Jadi dia memutuskan mengendarai helikopter supaya menghemat waktu.
Setelah turun, Frank melihat Eric berdiri lalu dia segera berlari kearah Eric dan memberi hormat.
Frank Menundukkan badannya sembilan puluh derajat, "Tuan muda saya sudah berada disini, apa yang bisa saya lakukan untuk tuan?"
Melihat Frank datang dan langsung memberi hormat kepada pemuda yang akan dia bunuh membuat nambrud terasa ingin mati saat itu juga,' ahhh, siapa sebenarnya pemuda ini?', ucap Frank bertanya-tanya dalam hatinya.
Adrian yang melihat Frank datang membuat dirinya ketakutan setengah mati. Dia sangat tahu, betapa berkuasa nya Frank di Leonard tetapi dia masih membungkukkan tubuhnya didepan pemuda yang dia targetkan akan dibunuh?
Eric memandangi nambrud dan menunjuknya sambil berkata, "Apakah kamu yang bertanggungjawab atas orang ini? Dia menerima tawaran untuk membunuhku.!"
Mendengar pernyataan Eric membuat Frank terkejut sekaligus marah, dia melihat kearah yang ditunjuk Eric dan menemukan itu adalah nambrud. Amarah Frank semakin meningkat setelah melihat nambrud akan melakukan sesuatu yang jahat kepada Eric.
Frank berlari kearah nambrud dan menendang mukanya, "Afdal, maju kesini, hajar nambrud ini. Beraninya dia melakukan perbuatan seperti ini kepada tuan muda."
Afdal hendak bersiap-siap untuk maju dan menghajar nambrud, tetapi Eric menghentikan dan melambaikan tangannya, " Tidak perlu melakukan itu! Aku hanya mau kamu menjelaskan siapa yang dia ingin bunuh ini! dia masih berguna dimasa depan bagiku"
Frank mengangguk, dan buru-buru menampar nambrud lalu berkata, "Yang kamu coba bunuh itu adalah tuan muda pemilik dari farmasi group. jika tuan muda tidak melerai ku tadi, mungkin aku sendiri yang akan membunuhmu dan memberikan daging mu ke ∆njing!"
"Apa? Pemilik farmasi group?" Nambrud terkejut terasa dunia berputar menjadi terbalik, setelah mendengar ini, rasa ingin hidup nambrud sudah hilang.
Memprovokasi Frank saja bisa mengancam nyawanya, bagaimana jika dia memprovokasi orang diatas Frank?
Nambrud marah dan buru-buru meninju wajah Adrian dengan berutal," ∆njing, gara-gara kamu aku salah besar dan akan membunuh tuan muda. Aku akan membunuhmu b∆jing∆n.... Aku akan membunuhmu. "
Adrian tidak merasakan pukulan yang dilakukan oleh nambrud karena dia masih sangat terkejut mendengar kalo orang yang dia akan bunuh adalah ketua dari farmasi group. Sekarang dia benar-benar sudah tau kenapa Lyra mau berpelukan dengan laki-laki didepannya.
"Hentikan dulu memukulinya" Ucap Eric. Setelah mengatakan itu, Eric berjalan dan duduk berjongkok didepan Adrian.
Adrian menjadi sangat ketakutan, bagaimanapun sebelumnya dia melihat Eric seperti makhluk jadi-jadian karena tidak bisa tertembak dan mati dengan pistol. Sekarang dia semakin ketakutan setelah mengetahui kalo Eric adalah pemilik dari farmasi group.
Bayangan dari mata Adrian tidak lebih adalah kematian.
Eric yang melihat kegugupan yang luar biasa dimata Adrian membuat Eric tersenyum kecut dan berkata, " Kamu mengatakan tadi kalo Lyra adalah calon istrimu? Bagaimana dengan ini?"
Adrian ketakutan untuk menjawabnya, dia hanya menggigil ketakutan.
Eric yang melihat Adrian tidak mau menjawab lalu menampar Adrian dengan keras," Apakah kamu tidak mendengar pertanyaan ku?"
Adrian buru-buru tersadar lalu berkata, " Aku mendengar.. Aku mendengar... Sebelumnya aku hanya berbohong, aku hanya membual Lyra calon istriku.. Bagaimana mungkin Lyra menyukaiku dan mau dengan ku."
Mendengar itu Eric menampar wajah Adrian lagi dan melirik kearah nambrud, " Kamu juga mengatakan iya tadi, kalo Lyra adalah calon istrinya Adrian kan?"
Nambrud yang mendengar ini menjadi sangat menyesal mengatakan nya, " Tuan! Anak ini yang memaksaku untuk mengatakan itu!"
Adrian yang mendengar itu menjadi amrah karena merasa difitnah," Sialan, kapan aku memaksamu mengatakan itu?"
Eric buru-buru berkata, " Sudah-sudah. Jangan saling menuduh seperti anak kecil. Tampar diri kalian seratus kali dengan keras. Jika kalian berdua menolak, maka aku akan menyuruh Frank memberi makan ∆njing afrika dengan daging dari tubuh kalian!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Fatkhur Kevin
lanjut thor
2023-09-01
1
Budi Efendi
lanjutkan thorrr
2023-08-31
0