Jasmine terbelalak kaget mendengar ini," Hive farmasi kamar diamond? bukan sembarangan orang bisa memasuki ruangan itu? Lalu siapa sebenarnya orang ini nona Lyra?"
Lyra menggelengkan kepala," Aku juga tidak tahu siapa dia. Intinya tujuanku kesana mengembalikan uangnya saja. Setelah itu tidak ada lagi hubunganku dengannya."
Jasmine mengangguk," Aku yakin, orang ini pasti pengusaha kaya tua gendut dan suka terhadapmu nona Lyra. " Jasmine tertawa lalu melanjutkan," Apakah kamu benar-benar tidak takut bertemu dengan orang ini?"
Lyra menggelengkan kepala, " Tidak! Aku tidak mempermasalahkan bagaimanapun rupa orang ini. Tujuanku ke sana hanya mengembalikan uangnya, setelah itu aku akan pergi."
Jasmine mengangguk, "Oke! Oke! Kalo begitu aku akan mempersiapkan nya dulu."
Lyra mengangguk sebagai jawaban,
Setelah berbicara dengan Lyra, jasmine langsung pergi dan mengeluarkan ponselnya menelpon seseorang.
"Adrian! Nona Lyra bilang dia akan melakukan pertemuan hari ini dengan seseorang di hotel hive farmasi, " Ucap jasmine.
Adrian diujung telepon terkejut," Untuk apa Lyra mau menemui orang itu? Apakah Lyra yang mau atau orang itu yang memaksanya untuk datang?"
Jasmine buru-buru berkata," Sepertinya ini kemauan nona Lyra sendiri menerima tawaran orang ini. Setahuku nona Lyra mau menemui orang itu karena Lyra akan mengembalikan semua uang yang dia kirim di live nona Lyra. "
"Hah? Apakah orang ini tidak tau rasa malu meminta uangnya kembali?" Seru Adrian.
Jasmine berkata, " Seperti itu inisiatif nona Lyra ingin mengembalikan uang dia. Nona Lyra sendiri tidak mau katanya menerima hadiah terlalu banyak dari penggemar nya. Makanya dia kali ini mengembalikan uang dari hadiah itu."
"Kalo begitu, terus berikan aku kabar setiap waktu tentang Lyra. Jika dia kenapa-napa cepat beritahu aku. Jika orang yang dia temui melakukan sesuatu terhadapnya cepat beritahu aku. " Ucap Adrian dari ujung telepon.
Jasmine buru-buru berkata, "baik tuan, saya akan melaksanakan nya."
Setelah itu jasmine memutuskannya panggilan telepon ke Adrian.
Adrian sendiri adalah salah satu laki-laki kaya yang satu tahun terakhir menghabiskan waktunya untuk mengejar cinta Lyra. Dia berusaha ingin menikahi Lyra, tetapi Lyra sama sekali tidak memperdulikan perjuangannya itu.
Berbagai cara Adrian lakukan untuk mendapatkan perhatian dari Lyra, setiap kali Lyra live streaming, Adrian akan selalu menjadi top gift pertama untuk Lyra. Tetapi sejak kemunculan Eric kemarin, Adrian seperti semut kecil jika diadu bersaing dengan Eric dalam gift.
Adrian juga memberikan gaji bulanan kepada jasmine karena menjadi mata-matanya untuk mendapatkan into terkini soal Lyra.
Adrian akan melakukan apapun untuk lebih dekat dan mengenal sosok pribadi Lyra. Mungkin dengan Adrian memanfaatkan informasi yang didapatkan dari jasmine, dia lebih berpeluang mendapatkan Lyra. Itu yang ada dalam pikiran Adrian.
---
Dikamar hotel hive farmasi Eric sedang memainkan ponselnya dan bersiap-siap untuk pergi ke kamar diamond.
Dalam hati Eric sudah tidak sabar ingin bertemu dengan sosok Lyra lagi.
Setiap langkah kaki Eric menuju kamar diamond sangat gemetar karena gugup akan bertemu dengan Lyra lagi.
Setelah sampai, Eric masuk dan duduk sambil memainkan ponselnya untuk menunggu kedatangan Lyra.
Perasaan Eric sudah tidak karuan karena tidak sabar akan bertemu dengan sosok Lyra sebentar lagi.
--
"Biarkan aku masuk bersama teman universitas ku. Apa hakmu melarang ku masuk kedalam kamar diamond ini?" Ucap seorang gadis muda cantik bernama sara anak dari Frank.
Penjaga itu buru-buru berkata, " Maaf nona, sudah ada orang didalam kamar ini. Jadi nona tidak di perbolehkan masuk jika ada tamu lain didalam."
Sara mengamuk sambil mengutuk, " Kamu berani menolak perintah ku? Apa kamu sudah bosan bekerja disini? Cepat masuk suruh orang didalam kamar ini keluar. Aku ingin makan dengan teman-temanku didalam. "
Mendengar sara mengatakan itu, penjaga tersebut ketakutan dan buru-buru berkata, " Baik nona sara. Saya akan masuk dan menyuruh orang didalam kamar keluar."
Penjaga itu langsung masuk kedalam kamar diamond, dan dia buru-buru menghampiri orang didalam kamar itu yang tak lain adalah Eric yang sedang menunggu kedatangan Lyra.
"Tuan! Bisakah anda mengosongkan kamar ini? Ada seorang tamu besar akan memakainya. " Ucap penjaga itu.
Mendengar suara itu Eric berbalik dan melihat penjaga didepannya, lalu Eric berkata dengan dingin," Maaf! Saya sedang menunggu tamu penting disini. Jadi saya tidak akan memberikan siapapun masuk dikamar ini."
Penjaga itu buru-buru memohon dengan pasrah," Tuan! Saya mohon, silahkan anda mencari ruangan lain dulu untuk menjamu tamu. Anda akan mengalami masalah besar jika anda terus berdiam dikamar ini! "
Mendengar itu Eric mendengus dingin," Aku tidak peduli! Silahkan kamu keluar sekarang juga,"
Sepengetahuan Eric, hanya sosok Frank yang paling berkuasa di kota Leonard, jika ada orang lain, maka seharusnya itu dibawa kekuasaan frank. Jadi Eric tidak mempermasalahkannya karena Eric juga pemilik dari hotel ini.
Penjaga keluar dengan marah sambil mengepalkan tinjunya.
"Maaf nona sara, orang didalam kamar tidak mau keluar. Katanya dia akan menyambut tamu dan tidak mengizinkan siapapun untuk masuk." Ucap penjaga itu.
Sara mendengar ini menjadi begitu marah," berani-berani orang ini begitu sombong di depanku. Apa dia tidak tau siapa aku. "
Kemudian sara mengajak semua teman-temannya masuk kedalam ruang kamar diamond itu.
Eric mendengar keributan dan berbalik untuk melihatnya. Dia melihat sekelompok anak mahasiswa menerobos masuk ke ruang kamar diamond itu.
"Siapa yang mengizinkan kalian menerobos masuk?" Tanya Eric dengan sopan
Sara marah dan menunjuk kearah Eric," Hei kamu. Berani-berani kamu tidak mau keluar, apakah kamu tau siapa aku?" Ucap sara dengan nada arogan.
Eric menyerngit mendengar ini, lalu Eric berkata dengan dingin, " Aku tidak peduli siapa kamu. Sekarang cepat tinggalkan ruangan ini sebelum aku marah kepada kalian semua."
"**** kau bajingan" Sara berkata kasar dan marah, "Kau benar-benar mencari kematian. berani-berani nya kamu berbicara dengan nada seperti itu kepadaku,"
Mendengar gadis didepannya berkata kasar kepada nya, Eric berdiri dan maju menghampiri gadis itu.
Melihat Eric maju kearah nya, sara menjadi gugup dan panik, "apa yang anda ingin lakukan kepadaku?"
Eric berdiri didepan sara dan tersenyum, Apakah orang tuamu tidak pernah mengajarkan sopan santun ketika berbicara dengan orang yang lebih tua?"
Mendengar pernyataan Eric sara menjadi marah," Tutup mulut anda. Jangan mengatakan itu lagi di depanku. Aku bisa pastikan anda akan menyesali kata-kata anda."
Eric tersenyum menggelengkan kepalanya, " Gadis yang sombong.. Orang tuamu terlalu mengabaikan mu dan tidak pernah mengajarkan mu sopan santun." Eric menghela nafas dan berkata, " Tapi tenang..untuk hari ini aku akan mengajarimu apa itu sopan santun,"
Sara mendengar itu menjadi marah, " Bajingan! Kamu benar-benar mencari kematian. Cepat pukul dia bareng-bareng untukku."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
LO GK LEVEL MAU SAINGN SAMA ERIC..
2023-11-25
1
Udin Ucok
kapan di lanjut thor
2023-08-29
1
Fatkhur Kevin
makin seru aja
2023-08-29
0