Sara seperti disambar petir melihat ayahnya menampar nya seperti itu.
Seumur hidupnya baru kali ini sara ditampar seperti itu oleh ayahnya sendiri.
Sara sangat kebingungan dengan situasi, 'siapa sebenarnya orang ini sehingga ayahku sangat menghormatinya?' ucap sara bertanya-tanya dalam hatinya.
Sara masih belum bisa menerima kenyataan dirinya ditampar oleh ayahnya karena membela seseorang. Bagaimanapun dari kecil dia selalu dimanjakan oleh ayahnya.
"Cepat minta maaf kepada tuan muda! jika tidak aku akan menghukummu dengan berat. " Ucap Frank dengan nada marah.
Frank melihat sekelompok teman sara juga ada di sana dan memprovokasi Eric. Jadi Frank juga sangat marah kepada mereka semua. " Afdal! Pukul semua anak ini dan bawa mereka keluar dari gedung ini!"
Afdal Buru-buru berkata, "Siap tuan! Saya akan melakukanya!"
Setelah mengatakan itu afdal dan beberapa bodyguard lainnya menyeret semua teman-teman sara keluar dari ruangan itu dan hanya menyisakan Frank, sara dan Eric.
Frank kemudian menarik tangan sara dan membawa nya ke depan Eric, "Tuan muda! Maaf atas kelancangan putri saya. Saya bisa pastikan kejadian seperti ini tidak akan pernah terulang lagi. " Frank menghela nafas lalu melanjutkan," Silahkan hukum putri saya tuan! Beri dia hukuman apapun yang tuan inginkan. Saya akan menyerah kan sara kepada tuan muda. "
Mendengar ayahnya menyerah kan kepada Eric membuat sara gelisah ketakutan. Dia takut jika Eric akan memukulinya atau melakukan sesuatu kepadanya.
Eric melambaikan tangan, " Tidak..tidak.. Aku tidak akan menghukumnya, aku tidak ada waktu untuk saat ini. Tamu ku akan segera datang, jadi aku bermurah hati untuk tidak menghukum putrimu." Eric menghela nafas lalu melanjutkan, "Tetapi setelah ini kamu harus memastikan kalo putrimu tidak boleh mengulangi hal yang sama kepada siapapun. Kamu harus lebih memperhatikan nya demi kebaikannya."
Mendengar itu Frank Buru-buru mengangguk," Tentu saja tuan, akau akan melakukan semua perintah mu."
Mendengar Eric tidak akan menghukumnya membuat sara merasa lega. Tetapi muncul berbagai pertanyaan dalam dirinya tentang sosok Eric ini.
Eric berkata kepada Frank "Silahkan cepat tinggalkan ruangan ini, tamu ku akan segera tiba!"
Frank Buru-buru mengangguk, " Oke! Selamat tinggal tuan, semoga sukses bertemu tamu anda! "
Setelah mengatakan itu Frank lalu menarik tangan sara keluar dari ruangan itu.
Dan didalam ruangan itu hanya tersisa Eric yang sedang tidak sabar menunggu kedatangan Lyra.
Eric memainkan ponsel sembari menunggu Lyra datang, Tiba-tiba Eric menerima pesan dari Lyra [ saya sudah tiba di hive farmasi, apakah anda sudah berada di dalam menunggu?]
Eric Buru-buru membalas, [ ya! Aku sudah lama menunggu anda didalam ruangan diamond. Silahkan anda datang kesini aku akan menyambut kedatangan anda]
"Jasmine ayo kita masuk, dia sudah lama katanya menunggu didalam" Ucap Lyra kepada jasmine.
Lyra mengajak jasmine dan dua bodyguard untuk keselamatannya. Dia takut jika orang yang dia temui akan melakukan sesuatu terhadapnya. Jadi dia membawa dua bodyguard.
Lyra juga berfikiran kalo orang yang dia temui ini seperti kata jasmine pasti lelaki tua berperut buncit.
Tetapi dia tidak memperdulikan hal ini, yang dia perlukan sekarang adalah cepat-cepat mengembalikan uang orang itu.
Lyra dan jasmine sudah tiba di lantai tujuh dan mereka berjalan menuju ruang diamond seperti yang dikatakan oleh Eric sebelumnya.
Eric didalam sudah degdegan melihat sosok Lyra secara langsung. Jadi dia berbalik tidak menghadap pintu dulu, Eric duduk membelakangi pintu.
Lyra bertanya kepada penjaga," Apakah ini ruang diamond? Seseorang menyuruhku untuk datang menemuinya!"
Penjaga itu segera mengangguk, "Benar nona, ini adalah kamar diamond. Jika anda adalah tamu yang diundang, silahkan masuk!"
Lyra hanya mengangguk sebagai jawaban, dan dia memimpin yang lainnya untuk masuk.
Lyra juga merasa degdegan menemui orang ini, jadi dia perlahan membuka pintu dan menemukan hanya satu orang yang dari belakang masih terlihat masih muda.
Lalu Lyra Buru-buru menyapa, "Tuan! Saya sudah tiba,"
Eric yang mendengar suara Lyra membuat dirinya bergetar karena kegembiraan dan kesenangan, bagaimanapun hari ini adalah hati yang dia tunggu-tunggu.
Kemudian Eric berdiri dan perlahan membalikkan badannya seperti gerakan komandan upacara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Edy Sulaiman
Lebay mc nyo...
2024-06-14
0
Budi Efendi
lanjutkan thorrr
2023-08-30
2
Fatkhur Kevin
pasti othor jadi pelit
2023-08-29
0