Bab 5

Beberapa jam perjalanan menuju villa dibawah tepi bukit akhirnya Frank dan Eric tiba.

Eric melihat sebuah villa yang indah dan megah berdiri kokoh didepannya. Letak villa itu sangat strategis, sebagian besar keindahan kota Leonard bisa dilihat dari koridor jendela villa itu.

Saat pandangan pertama melihat villa itu, Eric sangat terpukau dengan kemegahannya.

"Silahkan tuan muda, kita sudah tiba. Villa ini sudah lama menunggu tuan muda dan belum terpakai sama sekali, tetapi tuan muda tenang dengan kebersihannya. Villa tetap dirawat dan dijaga setiap hari oleh beberapa pekerja disana!" Jelas Frank.

Eric menganggukkan kepalanya dan berkata, " Tetapi sebaiknya semua pekerja villa datang kesini tiga kali sehari untuk membersihkannya. Aku tidak ingin melihat orang tinggal bersamaku disini, apalagi seorang wanita.

"Baiklah tuan muda, aku akan mengatur semuanya, "Frank menghela nafas lalu berkata, " Tapi, siapa yang membuatkan makanan tuan nantinya disini ketika sedang lapar?" Tanya Frank.

Eric tersenyum dan berkata, "kamu tidak perlu mengkhawatirkan itu. Aku bisa memasak sendiri, intinya jangan pernah ada seorang yang tinggal disini kecuali aku. Aku tidak mau melihat kehidupan pribadiku dilihat oleh orang lain."

Frank mengangguk dan berkata dengan hormat, "Baik tuan muda, saya akan melaksanakan semua perintah mu." Frank menghela nafas dan berkata, " Ayo kita masuk dulu tuan. Aku akan mengajakmu berkeliling terlebih dahulu disini."

Eric hanya mengangguk sebagai jawaban.

Lalu Frank memimpin Eric berkeliling disetiap sudut dan bagian penting dalam villa itu.

Eric tidak bisa tidak mengangumi keindahan villa yang ia akan tempati. Pemandangan kota Leonard yang indah dapat terlihat jelas dari villa itu.

Setelah beberapa lama berkeliling, waktu sudah mulai gelap dan menuju malam.

"Baiklah tuan muda, aku akan kembali dulu! Untuk semua orang didalam villa ini aku perintahkan mereka untuk segera angkat kaki dari sini." Ucap Frank dengan hormat.

Eric berkata dengan dingin," Laksanakan!,"

Setelah mengajak Eric mengelilingi villa, Frank segera pulang dan menyuruh semua orang mengosongkan villa itu dan hanya menyisakan Eric sendirian. Bagaimanapun itu permintaan Eric tidak mau diganggu oleh siapapun didalam villa itu.

Saat ini malam sudah tiba dan hanya Eric yang tersisa didalam villa itu. Eric duduk didalam villa itu dan menyesap sedikit anggur.

Eric merasa sangat lapar karena dari siang dia belum memakan apapun. Jadi Eric berjalan ke dapur untuk memasak sesuatu.

Eric melihat semua bahan mentah dan barang-barang yang ia perlu akan telah tersedia. Ini membuat Eric bahagia tak karuan.

Eric sangat menikmati kesunyian dalam villa dengan memasak sambil berteriak menyanyi seperti orang stres.

Baru kali ini Eric merasakan kebahagiaan yang begitu besar. Bagaimanapun kesenangan seorang laki-laki adalah memasak sendiri didapur dengan semua alat lengkap.

Itulah yang dirasakan Eric saat ini, kebahagian dalam kesunyian sambil menikmati hobinya.

Setelah memasak Eric langsung makan dengan masakannya. Bagaimanapun Eric sudah jago dalam memasak, sebab dua tahun lebih Eric di gunung titlis dan memasak makanan untuk jeremiah. Dan sekarang dia susah bisa memasak dengan baik sekali.

Setelah selesai makan Eric langsung menuju kamarnya di villa itu.

Pemandangan indah kota Leonard dimalam hari sangat terlihat jelas dari jendela kamar Eric. Eric sangat menikmati malam nya kali ini di villa itu.

Sambil memainkan ponselnya, Eric mulai teringat dengan sosok Lyra. Lalu tanpa pikir panjang Eric langsung menelusuri info Lyra.

Lyra sendiri sekarang sudah terjun kedalam dunia hiburan menjadi streamer. Setelah lama mencari informasi Lyra, Eric berencana akan mencarinya langsung besok.

Eric memainkan ponselnya sambil menikmati malam yang sunyi dari villa itu, tapi ketika ia tak sengaja menggulir layar ponselnya dan masuk kedalam live streaming Lyra.

Eric terkejut melihat sosok cantik yang tampak sangat familiar di ponselnya, Eric dengan bersemangat meneriakkan nama Lyra.

Eric sudah dua tahun lebih tidak melihat sosok Lyra lagi, tetapi sekarang dia akhirnya bisa melihat sosok cantik Lyra walaupun dari live streaming membuat Eric sangat bahagia.

Penonton live streaming Lyra pada saat itu lebih dari lima belas ribu orang. Eric tanpa henti melihat live chat yang mengatakan aku mencintaimu Lyra, Lyra sayangku, Lyra kekasih,.

Eric sedikit menyerngit cemburu melihat itu. Dan pada saat itu juga banyak orang yang melakukan gift kepada Lyra.

Gift teratas oleh seseorang bernama Adrian dengan total jumlah gift $35 ribu dolar. Eric juga melihat Adrian terus mengatakan cinta kepada Lyra sampai membuat Eric merasa sedikit cemburu. Jadi Eric juga berinisiatif melakukan gift terhadap Lyra, bagaimanapun uang miliknya sekarang sudah tidak terlalu penting baginya.

Eric langsung mendepositkan atau mengisi saldo akun tiga juta dolar ke akunnya.

Ruang live Lyra sangat ramai, walaupun banyak yang mengirim gift kepada Lyra, tetapi dia tidak terlalu memperdulikan mereka. Lyra hanya membalas pertanyaan penontonnya yang sopan dan masuk akal.

Setelah Eric mengisi saldo akunnya, dia kembali masuk live streaming Lyra dengan nickname akunnya 'Lyra milikku'.

Tanpa pikir panjang, Eric langsung mengirim gift yang paling mahal. Ada beberapa tingkat gift pada Plafrom live streaming itu, mulai dari terkecil $ 1 dolar dalam bentuk bunga mawar hingga paling besar $10.000 dolar dalam bentuk pesawat.

Eric tidak memulai dari yang terkecil, melainkan dia langsung mengirim hadiah termahal $ 10.000 dalam bentuk pesawat.

Notifikasi di live streaming Lyra langsung memunculkan pemberitahuan ketika ada hadiah besar dikirim.

"Lyra milikku telah mengirimkan satu pesawat."

"Lyra milikku telah mengirimkan dua pesawat."

"Lyra milikku telah mengirimkan tiga pesawat,"

Lyra milikku telah mengirimkan tujuh pesawat,"

"Semua penonton dalam live streaming itu di gemparkan dengan gift Eric yang sangat banyak.

"F**k, sialan. Gila banget ini orang ngegift gak lihat harga"

"sultan dari mana ini yang datang"

"Wah pasti orang ini penggemar berat Lyra"

Seluruh live chat ribut dengan gift yang dilakukan oleh Eric.

"Wah.. Orang ini pasti sangat mencintai Lyra.. Lihat saja nickname nya Lyra milikku, "

Berbagai pertanyaan muncul dalam live chat itu.

Seketika penonton Lyra naik menjadi 70 ribu orang karena efek gift yang dilakukan oleh Eric.

Lyra sebelumnya tidak pernah peduli dengan gift yang dilakukan oleh penontonnya, tetapi kali ini Lyra mulai sedikit melihat reaksi live chat nya karena meributkan orang yang gift.

Jadi Lyra coba melihat siapa yang mengirim begitu banyak kepadanya. Lyra menemukan nickname Lyra milikku menjadi gift teratas didalam livenya.

Awalnya Lyra ingin mengabaikan sebab itu hal yang biasa terjadi di livenya menurut Lyra. Tetapi gift Eric semakin menjadi jadi.

Yang awalnya beberapa pesawat sekarang menjadi lebih dari 50 pesawat telah dikirim kepadanya membuat Lyra sedikit takut dan terkejut.

Kolom komentar live chat kini semuanya memperdebatkan sosok dibalik nickname Lyra milikku. Berbagai kontroversi mereka katakan tetang Eric.

Lyra sangat ketakutan dengan gift yang dilakukan oleh Eric kini semakin banyak, sudah lebih dari 100 pesawat dikirim oleh Eric kepadanya.

Terpopuler

Comments

Edy Sulaiman

Edy Sulaiman

kebodohan mc terlihat lagi...

2024-06-14

0

Waspray Aja

Waspray Aja

eric terlalu over thor...menurutku yg dilakukan eric malah pamer harta. katanya ndak mau tampil mewah dan mencolok tapi yang dilakukan eric malah amat sangat mencolok thor

2023-11-15

2

Nurul Hikmah

Nurul Hikmah

takut jatuh cinta KPD org lain

2023-10-26

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!