Eric hanya berdehem dan pergi masuk ke kamar nya.
Sebelum Eric menganti bajunya, dia lupa kalo ia baru bangun dan belum mandi. Jadi Eric buru-buru mandi dulu.
Setelah beberapa saat Eric akhirnya selesai mandi dan hanya menggunakan handuk untuk menutupi dirinya dan siap-siap mengganti pakaian.
Eric keluar dari kamar mandinya dan hendak mengambil pakainya diatas kasur. Namun Eric begitu terkejut nya melihat sara yang duduk diatas kasurnya sambil menatap ke arahnya.
Bagaimanapun, Eric saat ini hanya menggunakan handuk untuk menutupi setengah badannya. Spontan Eric terkejut dan berteriak marah menyuruh sara pergi.
Sara yang melihat Eric keluar dari kamar mandi dan hanya menggunakan handuk membuat dirinya terkejut dan berteriak.
"Gadis bodoh, apa yang kamu lakukan di kamarku? Cepat keluar!" Ucap Eric dengan nada agak sedikit marah.
Sara mengabaikan perkataan Eric, dia menutup matanya perlahan berlari keluar dari kamar Eric.
Setelah melihat sara pergi, Eric buru-buru menutup pintu kamarnya dan cepat-cepat mengenakan bajunya.
Eric merasa tidak habis pikir dengan sara, Eric menganggap sara adalah gadis yang idiot. Bagaimana tidak, kemarin saja dia bertindak seperti gadis sombong, dan tadi dia bertindak seperti gadis pemalu, dan tadinya lagi dia bertindak mesum masuk kamar Eric tanpa pengetahuannya.
Setelah memakai pakaian nya dengan rapi, Eric kemudian langsung ke ruang tamu untuk menemui sara.
"Mengapa kamu tadi memasuki kamarku tanpa sepengetahuan ku? Apa yang kamu lakukan disana? "Tanya Eric dengan sedikit marah.
Sara yang melihat Eric menggertak dirinya dengan nada marah membuat sara ingin menangis," Maafkan aku... Aku tidak sengaja memasuki kamar kak Eric... Aku tadi benar-benar penasaran dengan kamar kak Eric, karena kamar laki-laki mencerminkan kepribadian nya. Makanya aku sangat penasaran melihat kamar kak Eric, maaf aku tidak sengaja tadi! "
Melihat sara yang terlihat ingin menangis membuat Eric kasihan, bagaimanapun perkataan sara tadi bisa bertoleransi di pikiran Eric.
Tapi untung saja tadi Eric masih mengenakan handuk untuk menutupi setengah dari tubuhnya. Apa yang terjadi jika dia keluar dari kamar mandi tanpa mengenakan busana dan dilihat langsung oleh sara?
Tetapi beruntung eric masih menggunakan handuk untuk menutupi setengah dari badannya.
Sebenarnya Eric ingin sekali langsung mengusir sara dari villa nya, tetapi bagaimanapun sara tetaplah anak Frank orang yang berjasa dalam perkembangan investasinya.
Eric berkata dengan dingin, "Ya sudah kalo begitu. Ayo aku antarkan kamu pulang!'
Sara mengangguk dengan malu-malu. Kemudian Sara bangun dan memperlihatkan tubuhnya yang seksi. karena hanya mengenakan celana pendek, bagian kaki sampai paha sara kulitnya yang sebening susu membuat paha sara terlihat jelas dan sangat menggoda.
Tetapi Eric bukan tipe orang seperti itu, yang cepat tergoda atau berpikiran mesum. Dia tau batasannya, dan dia juga bisa mengontrol emosinya.
Sara mengikuti Eric dari belakang dan keluar bersama meninggalkan villa.
Eric masuk kedalam mobil BMW nya untuk mengantarkan sara pulang.
Didalam mobil, sara tak henti-henti menatap Eric dnegan tatapan yang tajam. Eric tidak bisa fokus menyetir karena sara terus memandangi nya, "Kenapa kamu memandangi ku seperti itu?" Tanya Eric. "
Sara berkata sambil melihat kearah Eric, "Apakah seperti kak Eric gambaran suami ku dimasa depan?" Sara mengatakan itu tanpa ada sedikit keraguan.
Eric menyerngit mendengar sara mengatakan itu, "Apa maksud kamu?"
Sara tersenyum dan berkata tanpa ragu-ragu, "Apakah seperti ini sikap kak Eric jika menjadi suamiku dimasa depan?"
Mendengar itu Eric terbelalak kaget,' Sumpah, anak Frank yang satu ini benar-benar idiot, benar-benar gila.' ucap Eric dalam hatinya.
Eric menggelengkan kepalanya seperti orang India karena melihat sikap sara berubah-ubah setiap saat," Idiot.. Idiot.. Benar-benar idiot anak mu frank."
Sara yang mendengar Eric mengatakan nya idiot berkata dengan muka cemberut, "Kenapa kak Eric mengatakan ku idiot? Aku benar-benar serius mengatakan ini!"
Eric semakin kebingungan dengan perkataan sara, "apa sebenarnya maksud mu? Kamu mengatakan aku suamimu dimasa depan? "
Sara mengangguk, "Iya, katanya kamu suamiku dimasa depan."
Eric menyerngit dan berkata, "Siapa yang mengatakan itu?"
Sara tanpa ragu-ragu berkata, "Ayah. Ayah menyuruh ku untuk lebih dekat dengan kak Eric. Ayah juga menyuruhku harus berusaha menikah dengan kak Eric, itu sebabnya aku pagi-pagi sekali datang ke villa kak Eric biar aku lebih dekat dengan kak Eric dan siap menerima kak Eric menjadi suamiku dimasa depan"
Eric mendengar itu serasa ingin gila. ' mau anak, mau bapak sama saja idiot nya," ucap Eric dalam hatinya.
Sara juga seperti nya gadis lugu, dia secara terbuka mengatakan itu ke Eric, bahkan dia sendiri membongkar rencana ayahnya sendiri.
Eric menggelengkan kepalanya melihat tingkah sara yang tidak bisa ditebak.
Eric melambaikan tangannya, "lupakan, aku sudah memiliki calon istriku sendiri!,"
Sara mendengar itu terkejut, "Tapi ayah mengatur aku menjadi suami kak Eric dimasa depan ." Ucap sara panik.
Eric melambaikan tangannya lagi," Ayahmu mengaturnya, tapi belum tentu aku menerima pengaturan itu. Lalu untuk apa aku menikahi mu?"
Sara menjadi cemberut mendengar itu," Apakah aku terlihat jelek dimata kak Eric? Bukankah semua laki-laki yang aku temui mengangumi ku? Kenapa kak Eric tidak sama dengan mereka juga?"
Eric melambaikan tangannya lagi," Lupakan, aku tidak akan menikahi mu samapi kapanpun. Aku sudah memiliki calon istriku sendiri, nanti aku sendiri yang akan berbicara dengan ayahmu untuk tidak memaksamu menikah dan mengejar ku lagi."
Eric benar-benar merasa tidak nyaman dan risih dengan kehadiran sara. Walaupun sara sangat cantik, memiliki kaki putih yang panjang dan kulitnya sebening susu. Tetapi Eric sama sekali tidak tertarik dengan perempuan ini. Bagaimanapun, Eric telah menemukan banyak gadis cantik dalam hidupnya.
Jika Eric membandingkan sara dengan elena gadis cina yang pernah ia temui, maka elena jauh lebih anggun dan cantik, jika sara dibandingkan dengan nanako, maka nanako jauh lebih sempurna dibanding sara, apalagi dibandingkan dengan Lyra.
Sara yang mendengar Eric menolaknya membuat tiba-tiba terisak menangis dan berkata, " Tahukah kak Eric. Baru kali ini aku ditolak mentah-mentah oleh pria seperti kak Eric. Kenapa kak Eric menolak ku? Apakah karena aku berkata kasar kemarin dengan kak Eric?"
Eric melambaikan tangannya, "Tidak, aku sudah menganggap mu seperti adikku sendiri karena aku menganggap ayahmu seperti pamanku sekarang. "Eric menghela nafas lalu melanjutkan," kita sudah sampai, silahkan turun!" Ucap Eric supaya menutup topik pembicaraan.
Sara benar-benar dibuat menangis oleh Eric. Sara selama ia hidup, baru pertama kali ini seorang laki-laki menolak nya. Dia sendiri sampai saat ini terus diincar oleh Teman-teman satu kampusnya. Entah karena dia yang cantik atau dia anaknya Frank yang membuat mereka semua tertarik kepada sara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Mami Ani Aryani
masak Sara itu anak dari bawahan Erik.
koq lancang banget sih, masuk kamarnya Erik
2023-12-02
1
rama
lanjutkan
2023-09-01
1
Fatkhur Kevin
jangan jangan musuh dalam selimut
2023-09-01
0