Sedangkan disisi lain eric yang sedang mengemudikan mobil mencari jalan yang sepi dilalui orang.
Kemanapun eric pergi tiga mobil dibelakangnya terus mengikuti, ini saja sudah jelas mengonfirmasi kalo ketiga mobil di belakang yang membuntutinya pasti ada hubungannya dengan dia.
Eric tidak menghindari mereka, melainkan dia memarkir mobilnya memenuhi jalan, dan dia berdiri bersandar di mobilnya sambil menunggu ketiga mobil itu menghampirinya.
Nambrud yang berada didalam mobil dibuat bingung oleh eric, "Wah! Sepertinya anak ini sudah mengetahui kita sedang mengikutinya. bukannya dia kabur, malah membawa kita ketempat sepi dan memblokir jalan kita didepan. Aku suka mental anak ini, tapi dia sengaja ingin mencari kematian lebih dekat, haaaa"
Ketiga mobil itu langsung menghampiri eric yang sedang memblokir jalan.
Eric hanya tersenyum kecut melihat ketiga mobil itu berhenti tepat didepannya.
Nambrud dan Adrian buru-buru keluar dari mobil dan diikuti oleh dua mobil lainnya.
Eric melihat lebih dari puluhan orang berbadan kekar keluar dari dalam mobil itu.
Eric melihat itu tertawa sambil bertepuk tangan, "Luar biasa! Kenapa jauh-jauh mengikuti ku tapi tidak berani menghampiriku? Sini-sini, biar aku yang menghampiri kalian!"
Nambrud tertawa mendengar perkataan Eric, "Nak, nyawamu sudah dalam bahaya, tetapi kamu masih berlagak sombong di depanku? Apa kamu sudah kehilangan akal sehat."
Eric mendengar itu hanya tertawa kecil dan bertanya, " Aku ingin bertanya kepada kalian, kapan saat aku pernah memprovokasi kalian? "
Adrian buru-buru maju dan berkata dengan nada marah," Bangsat.. Apakah kamu tidak menyadari kesalahanmu?"
"Tidak, " Dengus Eric dingin.
"Adrian menunjuk kearah Eric sambil marah, Kamu berani menyentuh calon istriku Lyra, kamu benar-benar mencari kematian denganku nak!"
"Oh! Calonnya Lyra?" Eric tertawa mendengar ini," Aku baru tahu kalo Lyra punya calon seperti mu," Eric memandangi nambrud yang berdiri disamping Adrian dan bertanya, "Apakah betul dia calonnya Lyra?"
Nambrud ragu-ragu menjawab, soalnya dia benar-benar jijik melihat Adrian jika bersama dengan Lyra, tetapi sekarang bukan saatnya menunjukkan itu," Iya, Lyra calon istri nya."
"Apakah Lyra sudah setuju mengakui mu atau kamu hanya membual mengatakan itu? " Ucap Eric dengan nada mengejek.
Adrian mengepalkan tinjunya dengan marah," Tuan nambrud, cepat habisi saja anak ini, aku sudah muak melihat nya berbicara."
Nambrud mengangguk, " Oke! "
"Kalian semua, maju dan patahkan semua anggota tubuh anak ini. " Perintah nambrud dengan dingin.
Eric menyerngit mendengar mereka tidak ada toleran dan langsung menyerang nya.
Eric langsung mengambil posisi siap siaga, dia tidak menunggu semua anak buah nambrud menghampiri nya.
Eric duluan melompat kearah mereka seperti singa, lalu dengan ganas Eric menggunakan seni beladiri yang ia pelajari, Eric memukul bagian inti tubuh yang retan jika dipukul akan mengalami cedera langsung.
Kurang dari satu menit, semua anak buah nambrud berteriak kesakitan karena mengalami cedera dan patah tulang.
Eric hanya berdiri sambil membersihkan pakaiannya dengan acuh tak acuh seolah-olah tidak pernah terjadi sesuatu sebelumnya.
Nambrud dan Adrian yang melihat itu terbelalak kaget. Termasuk nambrud, bagaimanapun anak buah yang dia bawa semuanya petarung kuat dibawah tanah.
Prestasi seperti Eric tadi mengalahkan mereka semua kurang dari satu menit mustahil nambrud bisa melakukannya. Oleh karena itu, dia yang paling ngeri melihat kejadian ini.
"Siapa kamu sebenarnya?" Tanya nambrud dengan gugup menghadap Eric.
"Aku? " Eric tersenyum kecut dan berkata, " Kamu belum pantas mengetahui siapa aku!"
"Sombong sekali kamu anak muda, " Dengus nambrud dengan pasrah.
Eric tersenyum memasukkan kedua tangannya kedalam kantong dan berkata, "Kamu seharusnya pembunuh bayaran kan? Bagaimana jika aku membayar mu dua kali lipat atau sepuluh kali lipat, tapi kamu harus membunuh balik siapa yang menyewa mu untuk membunuhku. "
Mendengar ini, Adrian panik tak terkendali. Dia takut jika nambrud benar-benar akan tertarik dengan tawaran itu lalu berbalik membunuhnya.
Nambrud buru-buru berkata, " Maaf! Kami sangat disiplin, kami para pembunuh bayaran tidak akan pernah mengkhianati majikan kami sekalipun ada orang yang menawari kami seratus kali lipat. Jika kami berkhianat,lalu siapa yang akan mempercayai kami untuk pekerjaan ini?. Kami bukan Pejabat Konoha yang bisa kalian Suap. Jadi, aku menolak keras tawaran mu" Ucap nambrud dengan serius.
Mendengar nambrud mengatakan ini, Adrian menjadi sangat merasa lega dan tenang. Dia mengira nambrud akan menerima tawaran itu, jika itu terjadi maka habislah dia.
Eric mendengus dengan dingin, " Oh! Apakah kamu tidak takut akan bernasip sama seperti anak buah mu?"
"Lancang sekali kamu anak muda," nambrud menghela nafas lalu melanjutkan, " Kamu bisa mengalahkan mereka, tapi belum tentu bisa mengalahkan ku, aku adalah nambrud sang ketua kekuatan bawah tanah Leonard. Apakah kamu pernah mendengar nya? Aku yakin kamu pasti pernah mendengarnya" Ucap nambrud dengan percaya diri.
Eric mendengar itu menyerngit, ' bukankah ini nambrud yang dikatakan Frank? Bukankah dia bawahan Frank?', tebak Eric dalam hati.
Eric tertawa dan buru-buru berkata, " Nambrud kan? kekuatan bawah tanah Leonard ya?"
Nambrud tertawa penuh kemenangan, "Akhirnya kamu menyadari nya. Apakah kamu mau bersujud sekarang lalu mencium kakiku? Maka ada harapan, aku memaafkan mu dan mengganti kematian mu dengan hukuman penjara. Bagaimana?"
Eric tersenyum kecut dan berkata, " Sebenarnya aku ingin membuat mu duduk di kursi roda selama akhir hidupmu. Tetapi aku pikir kamu masih berguna bagiku dimasa depan."
Nambrud bingung dengan jawaban Eric.
Setelah mengatakan itu, Eric mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi Frank.
Tak menunggu lama, panggilan itu langsung terhubung," Hallo tuan muda, ada yang bisa saya bantu?"
Eric buru-buru berkata, " Cepat datangi aku, aku berikan kamu waktu sepuluh menit untuk tiba. Aku akan mengirimi mu lokasi ku saat ini."
Frank terkejut dengan nada bicara Eric dan kata-kata Eric."apakah tuan mengalami sebuah masalah?"
Eric membalas dingin, " Tidak ada. Aku hanya perlu kamu datang untuk melihat sesuatu. Kamu harus tiba tidak boleh lebih dari sepuluh menit!"
Frank buru-buru menjawab, "Oke! Aku akan tiba dengan cepat. Tunggu saja aku tiba disana."
Setelah Frank mengatakan itu, Eric langsung memutuskan panggilan telepon itu.
Nambrud penasaran dengan siapa Eric berbicara di telepon, "Siapa yang kamu hubungi? Apakah kamu takut sehingga menghubungi seseorang?"
Eric tersenyum kecut dan membalas, "Apakah kamu kenal Frank? Aku menghubungi dia datang kesini untuk mempertanggungjawabkan Perbuatan mu!"
Mendengar nama Frank membuat nambrud dan Adrian terkejut. Nambrud juga marah mendengar Eric menyebut nama Frank begitu kurang sopan.
"Kau sudah bertindak kelewatan, beraninya kamu memanggil tuan Frank dengan begitu kurang sopan! " Dengus nambrud dengan marah gemetar.
Eric hanya tersenyum dan berkata dengan dingin, "Kita akan lihat saja nanti, siapa tuan yang sebenarnya dan siapa yang pantas sombong sebenarnya."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
TU NAMBRUD CARI MATI BRANI INGIN BUNUH BOSSNYA SENDIRI..
2023-11-25
1
Ompangky
Eric ga main investasi crypto lagi apa thor
2023-09-01
1
Azof Ilyas's
uwwaaallaaah komplotan naruto nih
2023-09-01
0