TW 5: Izin

Isa sedang menghitung berapa lolipop yang dia masukan kedalam troli saat seseorang menarik roknya dari belakang, Isa akan mengumpat namun perkataannya tertelan saat melihat siapa yang menarik roknya.

"Hay, Daren..?" Isa tersenyum.

"Hallo Mom.." Isa menipiskan bibirnya mendengar Daren memanggilnya Mom, sungguh membuatnya risi.

Tapi melihat tatapan Daren membuat Isa tersenyum, dia sungguh tampan dan imut dengan mata berbinarnya apa dia sungguh suka bertemu dengan Isa.

"Apa yang kau lakukan disini...?" Isa meneliti sekelilingnya dia sedang ada di mini market di depan hotel untuk membeli kebutuhannya, Isa sedang datang bulan dan kebetulan stok pembalutnya habis, jadi Isa memutuskan untuk berbelanja.

"Kau membeli lolipop..?" Daren tak menjawab memilih melihat ke trolinya dan membuat Isa menghela nafasnya.

"Ya, kau mau.." Isa menunduk melihat Daren saat tak menemukan ayah Daren disana. "Kau hilang lagi..?" kening Isa mengeryit saat melihat Daren hanya tersenyum.

"Sebenarnya aku melihatmu dari luar, dan langsung menghampirimu.." Daren menggoyang tubuh kecilnya dengan raut wajah lugu.

Isa terkekeh "Oh, aku belum bertanya kau juga menginap di hotel yang sama denganku.." Daren menggeleng.

"Daddyku pemilik hotel itu.." Isa membulatkan mulutnya, lalu mengangguk. Haruskan dia bilang jika sebenarnya dia sudah tahu, tapi Isa hanya diam.

"Jadi?"

"Jadi, sudah ku bilang Daddyku sangat kaya, dan jika kau menjadi Mommy ku kau tidak akan menyesal."

Isa tertawa, "Kenapa kau selalu mengatakan itu, apa kau mengatakannya pada semua perempuan yang kau temui..?"

Daren menggeleng "Hanya kau.."

Isa tertegun, lalu mendorong kembali trolinya, namun saat Daren mengikutinya di belakang Isa kembali berhenti "Kau ingin naik..?" Isa menunjuk troli belanjanya.

"Bolehkah.." Daren berkata dengan bingung.

"Kau tidak pernah naik ini?" Daren menggeleng, tentu saja dia tak pernah pergi berbelanja, semua kebutuhannya sudah terpenuhi. "Ini mengasikkan, mau mencobanya..?" Isa menaikan tubuh Daren dan mendudukannya di atas troli, dan kembali mendorong trolinya. "Kau suka?"

"Ini mengasikkan Mom.." Isa tersenyum mengusak rambut Daren, Daren hanya tersenyum biasanya dia tak suka rambutnya yang rapi di acak- acak, tapi karena ini Isa, dia biarkan saja. Lagipula tangan Isa sangat lembut dan hangat.

Isa memasukkan snack kesukaannya ke dalam troli, "Kau suka ini..?" Isa menunjuk keripik kentang.

"Aku suka.."

"Lalu ini?"

"Ini juga..?"

"Semuanya untukku?" tanya Daren bingung, semua yang Isa masukkan Isa tanyakan apakah Daren suka.

"Tentu.."

Daren mengangguk antusias "Aku suka semua makanan, kecuali Udang. Aku akan langsung gatal dan sesak nafas.."

"Oh, itu berarti kau alergi udang.."

Daren mengangguk.

"Berapa usiamu?"

"Lima tahun.."

Isa mengeryit "Tapi bicaramu seperti kau sudah sepuluh tahun.."

...

"Ambil ini.. dan masuklah.." Isa menyerahkan paper bag berisi makanan yang Isa belikan untuk Daren.

"Kau sendiri?"

"Aku akan masuk ke kamarku.. Aku punya pekerjaan.."

"Bolehkah aku menginap.." Daren memberi tatapan memohon.

"Dengar Daren, daddymu pasti khawatir, dan sedang mencarimu.. Dan juga jangan terlalu percaya pada orang lain, tidak semua orang baik.." Isa mencleos dengan ucapannya sendiri.

"Aku hanya melakukannya padamu.." Daren menunduk, mata kecilnya berkaca- kaca.

"Lalu bagaimana jika aku orang jahat.."

"Aku yakin kau tidak jahat, benar bukan?"

Isa menghela nafasnya "Kau boleh menginap, tapi harus meminta izin dulu pada Daddymu.."

"Benarkah..?" Daren menarik Isa berjalan.. "Ayo aku akan minta izin pada Daddy.." Daren membawa Isa masuk ke sebuah koridor dan berjalan menuju sebuah ruangan dimana Daddynya berada.

Isa terus di tarik hingga tiba di sebuah ruangan yang memiliki penjagaan dari luar ruangan.

Daren membawa Isa masuk bahkan tanpa mengetuk pintu lebih dahulu..

"Dia yang akan menjadi mommyku."

Terpopuler

Comments

Ima Kristina

Ima Kristina

Daren langsung gercep aja bilang Isa adalah mommy nya

2025-03-03

0

Anisatul Azizah

Anisatul Azizah

Daren keren banget sih😍

2024-02-27

2

Bzaa

Bzaa

nah lhooo, Daddy Willy... masih inget Isa gak? apa lupa lgi

2023-11-24

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 TW 1: Isabella Alfaro
3 TW 2: Belum Di Mulai
4 TW 3: Permulaan
5 TW 4: Pendaftaran
6 TW 5: Izin
7 TW 6: Bermain Trik
8 TW 7: TIDAK!!!
9 TW 8: Mengikuti Keinginanku
10 TW 8: Pura- Pura
11 TW 10: Menjadi Pengasuh
12 TW 11: Bercerita
13 TW 12: Menguji
14 TW 13: Berdebat
15 TW 14: Semua Ada Di Tangan Willy
16 TW 15: Yang Sebenarnya
17 TW 16: Bagaimana Jika Kelak Aku Pergi?
18 TW 17: Ada Udang Di Balik Gula Kapas
19 TW 18: Merenggut
20 TW 19: Haruskah Aku Minta Maaf
21 TW 20: Ada Apa Dengan Tuan Willy
22 TW 21: Ciuman Selamat Datang
23 TW 22: Tidak Akan Membiarkan Kau Selingkuh
24 TW 23: Aku Percayakan Padamu
25 TW 24: Aku Tidak Cemburu
26 TW 25: Tak Ingin Kecewa Lagi
27 TW 26: Masih Mau Menampik?
28 TW 27: Ya, Aku Cemburu!
29 TW 28: Willy Mematahkan Tulangnya!
30 TW 29: Guru Daren
31 TW 30: Clara Tahu
32 TW 31: Jangan Jadi Bodoh
33 TW 32: Tidur Bersamaku
34 TW 33: Perasaan Willy
35 TW 34: Tiga Kata Yang Berarti
36 TW 35: Menangis Seharian
37 TW 36 : Siapa Clara?
38 TW 37: Aku Adalah Calon Istrinya
39 TW 38: Tembakan
40 TW 39: Pengorbanan Isa
41 TW 40: Ungkapan Cinta Isa
42 TW 41: Sakit Hati
43 TW 42: Pulang
44 TW 43: Aku Merindukannya
45 TW 44: Buktikan Jika Kau Bersungguh- sungguh
46 TW 45: Kedatangan Willy
47 TW 46 :Kau Cantik
48 TW 47: Ucapan Adalah Sebuah Doa
49 TW 48: Pertemuan Kembali
50 TW 49: Maafkan Aku
51 TW 50: Rindu Yang Menyiksa
52 TW 51: Maukah Kau Menikah Denganku?
53 TW 52: Marahlah!
54 TW 53: Kencan Buta
55 TW 54: Tidak Berdaya
56 Epilog
57 EkPart 1
58 ExPart 2
59 Mampir Yuk!
60 Bukan Sekedar Secretary
61 Gara-gara Mantan
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Prolog
2
TW 1: Isabella Alfaro
3
TW 2: Belum Di Mulai
4
TW 3: Permulaan
5
TW 4: Pendaftaran
6
TW 5: Izin
7
TW 6: Bermain Trik
8
TW 7: TIDAK!!!
9
TW 8: Mengikuti Keinginanku
10
TW 8: Pura- Pura
11
TW 10: Menjadi Pengasuh
12
TW 11: Bercerita
13
TW 12: Menguji
14
TW 13: Berdebat
15
TW 14: Semua Ada Di Tangan Willy
16
TW 15: Yang Sebenarnya
17
TW 16: Bagaimana Jika Kelak Aku Pergi?
18
TW 17: Ada Udang Di Balik Gula Kapas
19
TW 18: Merenggut
20
TW 19: Haruskah Aku Minta Maaf
21
TW 20: Ada Apa Dengan Tuan Willy
22
TW 21: Ciuman Selamat Datang
23
TW 22: Tidak Akan Membiarkan Kau Selingkuh
24
TW 23: Aku Percayakan Padamu
25
TW 24: Aku Tidak Cemburu
26
TW 25: Tak Ingin Kecewa Lagi
27
TW 26: Masih Mau Menampik?
28
TW 27: Ya, Aku Cemburu!
29
TW 28: Willy Mematahkan Tulangnya!
30
TW 29: Guru Daren
31
TW 30: Clara Tahu
32
TW 31: Jangan Jadi Bodoh
33
TW 32: Tidur Bersamaku
34
TW 33: Perasaan Willy
35
TW 34: Tiga Kata Yang Berarti
36
TW 35: Menangis Seharian
37
TW 36 : Siapa Clara?
38
TW 37: Aku Adalah Calon Istrinya
39
TW 38: Tembakan
40
TW 39: Pengorbanan Isa
41
TW 40: Ungkapan Cinta Isa
42
TW 41: Sakit Hati
43
TW 42: Pulang
44
TW 43: Aku Merindukannya
45
TW 44: Buktikan Jika Kau Bersungguh- sungguh
46
TW 45: Kedatangan Willy
47
TW 46 :Kau Cantik
48
TW 47: Ucapan Adalah Sebuah Doa
49
TW 48: Pertemuan Kembali
50
TW 49: Maafkan Aku
51
TW 50: Rindu Yang Menyiksa
52
TW 51: Maukah Kau Menikah Denganku?
53
TW 52: Marahlah!
54
TW 53: Kencan Buta
55
TW 54: Tidak Berdaya
56
Epilog
57
EkPart 1
58
ExPart 2
59
Mampir Yuk!
60
Bukan Sekedar Secretary
61
Gara-gara Mantan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!