BULLY

Usia sea sudah 8 tahun lebih jadi dia sedang menempu pendidikan sekolah dasar kelas 2

"kenapa cemberut terus?"tanya Arianto fokus menyetir menuju sekolah Sea

"engga kenapa-kenapa kok kek"malas Sea

"bener nih?"ledek Arianto

"hiii kakek mah ngeselin"manyun Sea memalingkan wajah

Arianto hanya bisaa tersenyum melihat Sea yang sifat manjanya hampir mirip seperti Syahwa

(Sampai sekolah)

"Sea"panggil Arianto sebelum Sea masuk Kelas

"iya kek"Sea

"Sea ngga sendirian,ada kakek inget itu yaaa?"nasihat Aeianto

"siiap kakek"Sea berlari masuk kelas

"anak ngga punya ayah"ejek Tedi teman Sea

Sea hanya bisa terdiam mendengar ejekan Tedi dan yang lain.Itu yang membuat Sea malas untuk sekolah,anehnya Sea tidak mengatakan apapun yang terjadi di sekolah

Seakan dia mulai mengerti keadaannya sendiri saat ini

"emang setiap anak harus punya ayah ya?"kesal Sea

"iya lah,mana ayah kamu?"anak yang lain

Sea berlari menuju tempat duduknya didekat jendela,dia selalu menyembunyikan wajahnya di meja setelah dibully

"kan Sea punya kakek kenapa harus punya ayah?"pikir Sea meneteskan air mata

Wajah yang dia sembunyikan adalah wajah yang harusnya dia tunjukan

(Bel berbunyi,pelajaran dimulai)

......................

(istirahat)

"semua orang punya banyak teman, kenapa Sea engga ya alloh?"batin Sea melihat temannya makan bekal bersama

"ya alloh temenin Sea makan yaa?,Sea ngga punya temen soalnya"grutu kepolosan Sea sembari memakan bekalnya sendiri

"kamu bawa apa?"suara anak lain pada temannya

"nasi goreng,masakan mama aku enak tahu"saut yang lain

Mendengar percakapan temannya,Sea berhenti mengunyah dan langsung menoleh ke kotak makannya.

"mamah ngga pernah masak buat Sea,pasti selalu bi Ranti yang masak"gumam Sea"nanti Sea bakal ngomong ke kakek biar mamah masakin"pikir kegirangan sea

Pembullyan yang Sea alami,dia menganggapnya sebelah mata meski terkadang Sea sendiri merasakan sesak pada dadanya

(pulang sekolah)

Sea mencari Arianto di lur gerbang tapi yang dia temukan malah Bi Ranti

"kok bibi siii"gerutu Sea malas mendekati Bi Ranti

"Kakek mana bi?"tanya Sea

"lagi sibuk di toko ndu"Bi Ranti

Bi Ranti menyadari kekesalan Sea dari bibirnya yang manyun

"ndu Sea kalo lagi manyun gumush banget"ucap Bi Ranti mengelus kepala Sea

Akhirnya mereka pulang dengan naik taxi

Sepanjang perjalanan Sea terus manyun dan menatap ke jendela

"kenapa nduu Sea?"Bi Ranti memperhatikan Sea

Sea menoleh dan menatap begitu dalam Bi Ranti

"eh eh kok natap bibi kaya gitu nduuu"salting Bi Ranti

"bii"lirih Sea tiba-tiba

"iya"saut Bi Ranti

"mamah Sea pernah masak ngga bii?"tanya Sea

Bi Ranti terdiam mendengar pertanyaan Sea

"oiii bii"teriak Sae tidak sopan

"emmm pernah ndoo"gugup Bi ranti

"kapan?"Sea

"dulu"Bi ranti

"enak ngga bii?"Sea

"enak kok"jawab Bi Ranti sambil melihat masa lalu tentang Syahwa yang suka memasak dari Awal masuk SMA

"Ouuuh"Sea

Bi Ranti adalah ART di rumah Arianto sejak lama,rumah Bi Ranti juga Tidak terlalu jauh dari kediaman keluarga Kusuma(keluarga Arianto)

Di jalan Sea mengatuk jadi ketika sampai dia dibopong oleh Bi Ranti dan di pindahkan ke kamar

Bi Ranti menatap wajah polos Sea dengan serius

"bahagia terus ya nduu"lirih Bi ranti mengusap kepala Sea

Bersambunh

Terpopuler

Comments

Kirana di Nabastala

Kirana di Nabastala

😭😭😭, semangat berkarya kak💪💪

2023-11-05

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!