9 tahun kemudian
"kek pengin beli mainan"rengek anak kecil berusia 8 tahun lebih
"kan kemarin baru beli mainan"Arianto
"pengin lagi kakek"anak kecil
"ngga,kakek ngga ngizinin"tegas Arianto
Yah,anak kecil tersebut adalah anak Syahwa
Arianto sedang mengajarkan didikan agar Sea tidak manja
"hiiiiiii kakek mah gitu"manyun Sea pergi
Sea lari ingin menemui Bi Ranti
"Bibi pasti mau nemuin ibu ya?"tanya Sea melihat bi Ranti membawa makanan
"iya nduuu"jawab singkat Bi Ranti
"Sea ikut"Sea
"tuan ngga ngizinin Nak Sea"Bi ranti
"mau tetep ikut"kekeh Sea
"ngga nak Sea"tegas Bi Ranti
Sea hanya melihat Bi Ranti masuk ke kamar yang selalu di kunci
Kamar itu adalah kamar Syahwa,Syahwa benar-benar sudah kehilangan akal sehat yang akhirnya Arianto memutuskan untuk memborgol Syahwa
"non makan dulu"lembut Bi Ranti Pada Syahwa
Ketika Bi Ranti akan meyuapkan makanan pada Syahwa tiba-tiba saja Sea masuk tanpa izin
Praakkk
Syahwa murka melihat kedatangan Sea,dia melempar piring yang ada didepannya
"dasar anak sialan"teriak Syahwa berusaha untuk melepar apapun disekitarnya pada Sea
Untungnya Arianto segera datang dan menarik Sea keluar dari kamar
"kakek udah bilang berapa kali sama Sea,jangan temui mamah kalo lagi ngga tidur"tegur lembut Arianto
"maaf kek"ucap Sea memeluk Arianto
Sea tidak mengerti dengan sepenuhnya apa yang terjadi,dia hanya bisa menurut pada ucapan kakeknya
"kita beli mainan yang Sea minta tadi yaaa"ajak Arianto
"benran?"Sea
"he hem"Arianto
"oke,ayooo"Sea berlari menuju garasi
Hanya itu yang Arianto bisa lakukan untuk Sea,Sea mungkin belum mengerti sepenuhnya tapi hatinya pasti sedikut sakit
(Pulang dari membeli mainan)
"Sea"panggil Arianto yang sedang menyetir mobil
"iya kakek"Sea duduk di samping Arianto dan asik dengan makananya
"soal tadi mamah,jangan di inget-inget yaa"pinta Arianto lembut
"kakek pasti selalu ngomong gitu,kalo mamah habis marah-marah sama Sea"Sea
"kakek bilang mamah sakit,tapi kok ngga sembuh-sembuh kek?"pertanyaan polos Sea
"nanti juga sembuh sendiri Azsea"dusta Arainto
"beneran kek?"serius Sea
"iya"Arainto
"kalo gitu Sea pengin terus jagain mamah sampe sembuh"ucap Sea kembali sibuk drngan makanannya
Mata Arianto berkaca-kaca mendengar ucapan Sea,dia menatap cucu yang selalu berusaha dilenyapkan oleh putrinya
"sampai"ucap Arianto"kita sholat asar dulu yaa See"titah Arianto
"iya kakek"Sea
Mereka melaksanakan sholat berjamaah di rumah
(selesai sholat)
"mau gantian mimpin doa ngga cucu kakek yang ganteng"tawar Arianto melihat Sea
"Sea ngga bisa kakek"Sea
"ngga bisa doa kaya kakek"lanjut Sea
"emang kakek kalo berdoanya kayak apa?"ejek Arianto
"ngga tahu,ngga tahu kakek ngomong apa"ketus Sea
"ha haaa"Tawa Arianto melihat wajah cucunya
"kakek kalo berdoa pake bahasa arab AZSEA GHIBRAN SETYA KUSUMA"gumush Arianto
"ya itu deh,Sea kan ngga bisa bahasa arab"Sea
"ngga harus bahasa Arab kok se,pake bahasa kita juga bisa"jelas Arianto
"emang Alloh ngerti kek?"polos Sea
"heeeehh"Arianto menarik nafas kasar
"Alloh tahu apa yang ada di hati kita semua,apa yang kita pengin,dan bahasa apa aja yang kita pake pas do'a"terang Arianto sangat sabar mendidik sang cucu
"ouuuh gituuu"paham Se
Sea segera maju dan berdoa
"ya alloh yang selalu sayang sama Sea,kakek,mamah,sama Bi Ranti.Sea minta sembuhin mamahnya Sea yaalloh,kasian mamah pasti kesakitan terus.Kabulin yaalloh aamiin"do'a Sea
"Aamiin ya alloh"batin Arianto meneteskan air mata
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
Kirana di Nabastala
🥹
2023-11-05
0