[M.K] Ujian pemburu 1

"Apa Anak itu sudah di temukan?" Tanya pria dengan jubah hitam kebesarannya

Manik mata merah menyala, rambut hitam legam, wajah putih dan memiliki rahang yang kokoh. tubuhnya pun terlihat sangat tegap dan segar. tidak menggambarkan umurnya yang sudah 2700 tahun

dia di kenal sebagai raja kegelapan, pemimpin dari klan kerajaan demon. penguasa elemen kegelapan yang terkutuk dan sangat sulit untuk di kalah kan selama ribuan tahun lama nya

"Sejauh ini kami belum menemukannya, jejak terakhir kami mengetahui keberadaan nya adalah di bumi. dunia manusia"

"Bumi ya? Bukan kah anak ku juga berasal dari sana, bukan?"

"Benar tuan, saat masih berada di bumi putra mahkota pernah menjadi teman dekat gadis itu"

"Sungguh mengesankan" Senyum miring tercetak di bibir raja itu, sungguh menyeramkan namun tak menghilangkan kadar ketampanan nya

"Kau harus mencari nya sampai dapat, sebelum mereka bersatu dan mengetahui sisi kelemahan ku. kerajaan demon akan hancur jika hal itu sampai terjadi"

"Baik tuan, saya akan berusaha mencari nya"

▼△▼△▼△▼△

Hari ujian pemburu pun tiba. mereka sudah bersiap untuk mengikuti ujian itu dengan penuh semangat yang membara. mereka sangat eksaited dengan ujian yang menantang nyali itu

dimana nantinya mereka akan bertempur dengan para monster di dalam hutan sana, dan juga harus mendapatkan buruan seperti rusa, serigala ataupun rubah

Jika murid yang lain sangat eksaited dan semangat mengikuti ujian, lain hal nya dengan kath. ia sangat tak bersemangat karena satu kelompok dengan vya

"Tetap hati hati dengan mak Lampir itu, Kath. kalo ada apa apa kamu cukup lemparkan bola salju ke langit nanti aku akan datang dan menolong mu" Bisik Amon

Kata kata itu sudah ia dengar pilihan kali yang keluar dari mulut para sahabatnya. ia cukup senang karena para sahabatnya sangat mengkhawatirkan dirinya. Yah... minus claude, pria itu tak mengatakan apapun selain menatap kath dengan tatapan datarnya. emang pria itu lain dari pada yang lain

"UJIAN PEMBURU DI MULAI" Teriak Profesor theo melemparkan bola suara ke langit langit hingga menimbulkan suara ledakan

Di dalam hutan Kath, Vya dan odet tampak berjalan dengan waspada pada pergerakan di sekitar mereka. karena para monster bisa muncul kapan saja ataupun ada beberapa monster yang sengaja mendatangi mereka karena bisa mengendus bau mereka di sana

"Jika kau tidak kuat setidak nya nanti jangan menjadi beban. kau tau? aku tak akan menolong mu sama sekali jika kau di makan oleh para monster itu" Kata vya tanpa menoleh dan tetap waspada pada sekitarnya

Kath tau perkataan vya itu tertuju untuk nya. karena tidak mungkin vya mengatakan hal itu pada sahabatnya, odet. yang jelas jelas sangat kuat dan jago dalam mengendalikan elemen

TRAK

Dengan cepat ketiga gadis itu membelakangi satu sama lain mencari sumber suara yang tadi mereka dengar

Beberapa detik kemudian keluar lima monster secara bersamaan dari balik rumput rumput liar. para monster itu terlihat menyeramkan dengan mata merah menyala dan gigi taring, membuat kath bergedik ngeri di buat nya

"SERANG!"

Ketiga gadis itu menyerang para monster itu. sialnya kath mendapat serangan dari tiga monster sekaligus sedangkan Odet dan vya hanya di serang satu monster dan ukuran monster yang menyerang kedua gadis itu tidak sebesar monster yang menyerang Kath

"Sialan"

Kath menyerang ketiga monster itu dengan rantai apinya lalu melibas ketiga monster itu dengan gerakan memutar. tak hilang kesempatan kath membuat hujan es namun sebelum itu ia membuat perisai pelindung untuk melindungi dirinya

Ketiga monster itu jatuh, namun kath tak bisa bernafas lega saat dia dari tiga monster yang menyerangnya bangkit kembali dengan palu yang mereka bawa. monster itu mencoba untuk memecahkan perisai pelindung kath

Kath mencoba untuk mempertahankan perisai itu dan berusaha membuat naga api yang selalu gagal ia buat. sangat sulit namun kath dapat membuat naga berukuran kecil. naga itu menghembuskan api dari mulutnya membakar dua monster itu

Kath mengeram kesal saat naga api milik nya tak berpengaruh dengan kedua monster itu, dengan sekali pukulan perisai Kath pecah dan membuat tubuh gadis itu terlempar jauh hingga menabrak batang pohon besar

Gadis itu memuntahkan darah dari mulutnya, matanya mengedar melihat Kedua monster itu tengah berjalan mendekatinya, dan juga Kath baru menyadari jika Vya dan odet tidak berada di tempatnya. dan hanya menyisakan dua mayat monster yang kedua gadis itu bunuh

"Sial, mereka meninggalkan ku, huh"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!