Di dalam sebuah kamar nuansa nude, black and gold yang terlihat sangat mewah dengan aksen pernak-pernik kerajaan menambah kesan mewah dan elegan di kamar yang terlihat sangat luas itu
Kath yang sedari tadi duduk di atas kasur memperhatikan gerak gerik lucy yang terlihat sangat sibuk menyiapkan barang-barang yang akan ia bawa saat bersekolah di akademi santela essen
Awalnya kath mengira bersekolah di sentela essen tidak menyuruh para muridnya tinggal di sana. Namun, ternyata dia salah, di santela essen menyediakan asrama yang di peruntukan para murid yang bersekolah di sana
Bukannya senang karena akan bersekolah di sekolah elite kath malah merasa takut dan sedih. Takut akan pembullyan, ia trauma dengan sekolahnya yang lama sehingga ia takut akan di perlakukan yang sama di sekolah barunya. Dan sedih karena ia akan meninggalkan kedua orang tuanya selama 10 bulan sebelum liburan tingkat kelas, padahal ia belum lama menghabiskan waktu bersama kedua orang tuanya
"Luc, apakah aku harus pergi ke sana?" tanya kath yang saat ini posisi gadis itu sudah berubah, yang tadinya duduk kini badan gadis itu sudah terlentang dengan kepala yang tergantung di kaki ranjang
"Tentu putri, anda harus bersekolah untuk memaksimalkan dan mengendalikan elemen anda"
"Aku takut luc, aku kan sudah pernah cerita sama kamu kalau aku adalah salah satu korban bullying"
Memang kath sudah bercerita tentang kehidupannya selama di dunia manusia pada lucy. Entah kenapa saat ia bersama merasa nyaman sama seperti ia nyaman bersama sahabatnya di bumi, theo. Ahh... Kath benar-benar merindukan sahabatnya itu, apakah theo akan mencari dirinya yang tiba-tiba hilang bak di telan bumi? Tidak ada yang tau.
"Tuan putri tenang saja, di sini tidak ada yang berani mengganggu atau membully anda karena tingkat putri berada di atas mereka"
"Ya, kuharap mereka benar-benar tidak mengganggu ku"
"By the way, kamu akan ikut bersekolah di Sse kan luc?" tanya kath penuh harapan
"Sepertinya tidak tuan putri, karena biaya bersekolah di sana sangat mahal untuk saya anak dari Baron aleystya"
Setelah mengatakan itu lucy berbalik untuk melihat kath, namun orang yang ingin ia lihat malah pergi berlari keluar dari pintu kamar
"TUAN PUTRI MAU KEMANA?" Tanya lucy mengejar kath
"KETEMPAT AYAH"
▼△▼△▼△▼△
Kaki gadis turun dari kereta kuda dan menapak di atas tanah, kath mengamati bangunan yang sangat besar dan megah, bangunan itu adalah akademi sentela essen.
Akademi sentela essen terletak di kerajaan kenigh
"Bahkan sekolah lama ku yang terlihat sangat mewah hanyalah remahan rengginang di bandingkan dengan sekolah ini" gumam kath yang masih terkagum-kagum melihat rancangan arsitektur bangunan itu
"Ayo, ngapain kalian pada diam?" kath dan lucy tersadar dari lamunan mereka
Kedua gadis itu pun mengikuti langkah kenth dan juga luka yang sudah berada di depan mereka
Luka memang sudah bersekolah di sentela essen atas perintah raja matthew karena keinginan putranya, berbeda dengan lucy pada saat itu tidak bersekolah. Namun sekarang gadis itu dapat merasakan bersekolah berkat kath yang meminta pada ayahnya untuk menyekolahkan lucy bersama dengannya.
"Sebelum mendapatkan kelas nantinya kalian berdua terlebih dahulu di cek elemen serta kemampuan kalian untuk mengetahui dimana kelas yang cocok untuk kalian" jelas kenth
"Sekolah ini tidak mematok kan umur kah?"
"Sentela essen hanya di peruntukan anak umur lima belas sampai dua puluh lima tahun. Dan untuk orang yang memiliki umur di atas dua puluh lima namun belum bisa mengendalikan kekuatannya, dia akan bersekolah di vendor essen yang terletak di wilayah groven tepatnya di kerajaan kutub utama. Sedangkan untuk anak yang usianya lima belas tahun ke bawah bersekolah di aletha essen terletak di wilayah skygion"
"Dan soal sistem kelas disini, jika kamu masih pemula atau belum memiliki elemen namun kamu adalah anggota bangsawan, kamu akan di letakkan di, base class"
"Jika kamu sudah memiliki elemen namun kamu belum bisa mengendalikannya, kamu akan di letakkan di warrior class"
"Jika kamu sudah bisa mengendalikan elemen namun belum memiliki inditas magis kamu akan di letakkan di, elite class"
"And last, jika kamu sudah mendapatkan inditas magis, kamu akan masuk ke master class. Dimana kamu akan di ajarkan bagaimana caranya berperang. Mencabangkan elemen yang kamu punya dan memperkuat nya dengan inditas magis kamu"
Kath dan lucy mengangguk bersamaan mendengar penjelasan kenth walau mereka tidak mengerti sama sekali dengan apa yang kenth katakan
▼△▼△▼△▼△
Kenth sudah berada di asrama khusus perempuan dan gadis itu mendapatkan kamar khusus karena dia adalah seorang putri kerajaan.
Kamar asrama masing-masing diisi oleh 4 orang dan di dalam satu ruangan terdapat 4 kamar yang di dalam kamar tersebut sudah tersedia kamar mandi, kasur, meja dan furniture pendukung lainnya.
Kamar di ukur dari drajat keluarga, jika kamu dari kalangan bangsawan atas seperti anak kaisar, kamu akan mendapatkan satu ruangan khusus untuk dirimu sendiri tanpa harus membaginya dengan orang lain.
Jika kamu anak dari duke atau count, kamu akan di beri satu ruangan berisi dua kamar.
Dan jika kamu anak dari baron, viscount ataupun rakyat biasa kamu akan di tempatkan di satu ruangan dengan 4 kamar.
Namun, kath tidak ingin memiliki satu ruangan yang sangat luas untuk dirinya sendiri. Ia akan mati kebosanan jika di tempatkan di ruangan nan besar seorang diri
Makanya Kath meminta pada sang ayah untuk merombak kamar yang harus nya untuk dirinya sendiri menjadi dua orang.
Pihak akademi pun mengiyakan permintaan kath, mereka mengganti kamar yang seharusnya milik kath dengan kamar yang lain. Kamar yang lebih besar dari kamar bangsawan atas lainnya dan mereka merombak kamar itu menjadi dua sekat untuk dua orang
Dan disinilah kath dan lucy, di ruangan yang super-duper besar. Jika kita membuka pintu utama kita akan di suguhkan oleh sofa-sofa yang tersusun rapi untuk bersantai, jika di lihat dari arah kiri terdapat dapur mewah untuk mereka memasak dan di sebelah kanan terdapat dua pintu yang sudah di plakat dan di beri nama pemilik yang di ukir cantik di plakat emas itu
setelah melihat kamar yang akan di tempati, Lucy semakin merasa tidak pantas di perlakukan berbeda dari kath. Seolah-olah ia dan kath memiliki derajat yang sama, padahal mereka berbeda! Kath adalah bangsawan kelas atas sedangkan dia? Hanya bangsawan kelas bawah dan lagi, dia hanyalah seorang pelayan
"Tuan putri, ini sepertinya sangat berlebihan untuk saya" kata lucy sembari menundukkan kepala meremas kedua tangannya
Kath yang tadinya sibuk Mengagumi ruangan itu pun berbalik menatap lucy yang sudah ia anggap sebagai sahabat.
"Luc, sudah ku katakan bahwa aku sudah menganggap mu itu sebagai sahabat ku dan aku mau kamu juga melakukan hal yang sama padaku yaitu, menganggap ku sahabatmu bukan tuan mu"
"Tapi putri kath memang benar tuan k_"
"Aku bukan tuan mu, tuan mu adalah ayah ku. Kamu di perintahkan oleh ayahku untuk mengurus ku selama disini. Lakukan pekerjaan mu dan anggaplah aku sebagai sahabat mu"
Saat lucy hendak melempar alasan dengan cepat kath menggenggam kedua tangan menatap manik mata lucy dalam
"Plis, apakah aku harus terlebih dahulu memohon padamu untuk menganggap ku sahabatmu, lucy?"
Mendengar permohonan kath, lucy langsung terduduk di lantai lalu menggelengkan kepalanya, gadis itu menangis dengan tangan yang masih di genggam erat oleh kath. Kath ikut terduduk lalu memeluk lucy, mengelus punggung gadis itu yang terasa bergetar
"P-putri seharusnya tidak perlu memohon, aku sudah menganggap putri lebih dari sahabat. Putri kath sudah ku anggap sebagai saudara ku. Jadi ku mohon jangan memohon seperti tadi, itu sangat tidak pantas untuk seorang putri bangsawan"
"Aku begini hanya padamu luc, kamu mengingatkan ku pada sahabatku di bumi, kalian berdua sama-sama cerewet, kepoan dan cara bicara kalian hampir sama. Hanya saja kamu adalah dia dalam versi perempuan dan aku merindukan dia"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 28 Episodes
Comments