Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh kesembilan sahabat itu, pasalnya mereka akan menghabiskan waktu bersama di pinggir pantai sambil bermain-main melupakan sejenak pembelajaran mereka di sentela
Kesembilan orang itu sudah berada di pinggir pantai menunggu sunrise yang akan segera tiba menunjukkan dirinya
Tidak ada raut semangat yang terpancar kan dari mereka, hanya Ed lah yang terlihat antusias. Ketidak semangat-an mereka bukan karena hari libur atau menunggu sunrise tetapi karena semangat Ed saat berlibur, laki-laki itu membangunkan para sahabatnya pada pagi-pagi buta. Langit pun masih terlihat gelap namun Ed memaksa mereka untuk tetap bangun
Mau tidak mau mereka pun bersiap dan berakhir lah di sini, di pinggir pantai dengan udara dingin yang menusuk kulit mereka
Luka tidak dapat menahan kantuk nya, laki-laki itu kembali tertidur di atas pasir tidak memperdulikan ocehan Ed
"Ed, ini masih terlalu awal untuk menunggu sunrise" Tidak bisa menahan dirinya untuk tidak menguap Scarleta menutup mulutnya menggunakan telapak tangannya
"Sebentar lagi, kalian akan takjub melihat ini"
"Memang sialan tu anak" ratau Kenth
Ed seolah-olah tuli tidak mendengar semua umpatan para sahabatnya pandangan laki-laki itu masih lurus menunggu sunrise itu tiba
Mereka pun kembali menutup mata tidak menghiraukan Ed yang sibuk dengan dunia nya
Tak lama teriakan memekakkan telinga membuat mereka terbangun, sudah dapat di tebak teriakan itu berasal dari mana.
Yap,
Dari Ed
"APA SIH WOI! GANGGU BANGET LO JADI ORANG!!!" teriak Fanny frustasi dengan tingkah Ed
"Sudah lah Ed, kami tau kamu bersemangat dengan liburan ini t_" ucapan Kath tiba-tiba terhenti saat ia melihat cahaya dari arah pantai
Sunrise!
Mereka terdiam menyaksikan indah nya matahari yang malu-malu menunjukkan diri nya dari kejauhan
"Kalau tidak aku bangunin kalian mungkin saja kalian akan melewatkan Sunrise yang indah itu"
Entah harus berterima kasih atau kesal pada Ed yang seenak hatinya memaksa mereka untuk bangun di pagi-pagi tetapi kekesalan itu semua terbayarkan dengan keindahan yang memanjakan mata mereka
▼△▼△▼△▼△
Usai menikmati indahnya Sunrise dan melakukan sarapan pagi kini mereka kembali berkumpul di bibir pantai untuk melanjutkan aktivitas liburan mereka dengan baju santai yang mereka kenakan
Pantai itu tidak terlalu ramai di datangi orang-orang, hanya ada beberapa anak dari Warrior class dan juga kesembilan sahabat itu yang berada di sana
"Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang?" tanya Luka yang terlihat sangat bersemangat untuk bermain game sesuai yang di janjikan Ed saat itu
Ed, Kath, dan Fanny berunding bertiga untuk memutuskan permainan dari bumi apa yang akan mereka lakukan. Sedangkan yang lain hanya diam dengan wajah bersemangat, yah...kecuali, Claude.
Selesai berunding Ed, Kath dan Fanny pun kembali mendekati para sahabat mereka yang terlihat antusias menunggu
"Kami sudah memutuskan untuk permainan di hari pertama liburan kita pagi hari ini adalah tarik tambang, kedua lomba lari bersama inditas. Dan untuk sore hari nya kita akan melakukan bakar-bakar ikan sambil menikmati Sunset" ungkap Ed
"Ada tambahan? Kali aja kalian ada ide untuk game kita?" tanya Fanny tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang angkat bicara
"Oke, kalau tidak ada kita mulai saja permainan pertama yaitu, Tarik tambang" tangan Amon terkepal mengudara dengan wajah semangatnya namun beberapa detik kemudian ia kembali diam lalu berkata pada Kath
"Bagaimana cara bermain Tarik tambang?"
"Mudah saja, Ed akan menjelaskan permainan nya"
Ed bersiap dengan Tali tambang yang ia pinjam dari karyawan villa
"Permainan ini terdiri dari dua kubu yaitu, kubu kiri dan kubu kanan. Nantinya kedua kubu akan tarik menarik tali ini, jika salah satu kubu mengenai garis yang sudah di buat di tengah-tengah antara kedua kubu akan di nyatakan kalah. Dan tim yang kalah akan di ceburkan ke pantai oleh kubu yang menang"
"Ada yang belum paham dengan penjelasan nya? Bisa bertanya sebelum permainan nya kita mulai"
Kenth mengangkat tangannya lalu berkata, "Kalau permainan ini terdiri dari dua kubu otomatis tiap kubu memiliki jumlah orang yang imbang tetapi, kita ini ada sembilan orang otomatis kita kelebihan satu. Tidak mungkin jika salah satu kubu memiliki anggota yang sedikit lebih banyak dari kubu yang lain itu namanya tidak adil"
Mereka pun terdiam lalu saling pandang. Salah satu mereka harus mengalah untuk tidak mengikuti permainan sampai...
"Aku tidak ikut" pandangan mereka beralih pada Scarleta
"Kamu tidak ikut scar?"
Scarleta hanya mengangguk membalas ucapan Amon
"Aku akan menjadi wasit, jadi aku bisa melihat siapa yang curang nantinya"
"Baiklah, Scarleta akan menjadi wasit dan untuk pembagian Kubu akan di undi melalui nomor, aku sudah menyiapkan potongan kertas yang sudah di beri nomor sama seperti yang Claude lakukan saat pembagian kamar"
Sebelum menyuruh para sahabatnya mengambil kertas itu, Ed terlebih dahulu menggoncangkan potongan kertas yang berada di dalam toples itu lalu menyuruh para sahabatnya mengambil satu kertas satu orang
"Kubu dua" gumam Claude saat melihat tulisan di kertas miliknya
"Baiklah kubu nya sudah di tentukan, jadi kalian bisa bersatu di kubu masing-masing. Untuk kubu satu di sebelah kanan dan kubu dua di sebelah kiri" Ujar scarleta sedikit berteriak agar para sahabatnya mendengar ucapannya
Mereka pun bersiap di kubu masing-masing. Kubu pertama di isi oleh, Kath, Fanny, Amon dan Luka. Sedangkan di kubu dua di isi oleh Lucy, Claude, Ed dan Kenth
"KALIAN AKAN KALAH HAHA..." Sorak Luka yang terlihat sangat bersemangat
"DALAM MIMPI MU" teriak Kenth
"FANNY DARAT AKAN MENJADI FANNY KELELEP HAHAHA"
"DIEM KAMU KERA AIR!"
Begitulah sorak-sorakan mereka yang terlihat antusias dalam game yang mereka buat itu
"Bersiap dalam posisi" mendengar aba-aba Scarleta mereka pun mengambil posisi yang sudah mereka rundingkan sesama kubu
"SATU...DUA...TIGA!!!"
Tali pun menegang karena tarikan antara dua kubu mempertahankan kekuasaan mereka. Urat-urat sudah mulai terlihat jelas dari tangan hingga wajah mereka yang sudah memerah
"TARIK WOI TA...RIK!!!" Teriak Amon
"SIALAN GUA MAU BERAK!" teriak Ed yang sudah tak tahan dengan sesuatu yang akan keluar
"TAHAN SIALAN! KAMU MAU KITA KALAH!" teriak Kenth kesal
Kenth yang berada di posisi paling belakang pun menendang bokong Ed yang hendak duduk
"Awas aja kamu sampai duduk!" Ancam Kenth
"SEMANGAT TEMAN-TEMAN!!!"
Tali semakin menegang, kubu Amon berusaha mempertahankan posisi mereka yang sedikit lagi hendak membawa Kubu Claude pada garis tengah
"TARIK!!! SEDIKIT LAGI" Teriak Luka yang berada di barisan belakang
"Aku gak kuat" rintih Kath yang sudah terlihat lemas
PROT/
"SIALAN KAMU ED!"
Ed hanya tertawa kecil saat mendengar umpatan Kenth yang terkena semburan anginnya
"Baiklah aku akan menyelesaikan ini. TARIK!!!"
Kubu Amon yang tadinya memimpin kini sudah berada di ujung tanduk berganti Kubu Claude yang sudah lebih unggul untuk memenangkan pertandingan nya
BRUK/
"WUIHHH....KITA MENANG" teriak Lucy sambil melompat-lompat kesenangan
"Permainan Tarik tambang ini berakhir dan di menangkan oleh Kubu Claude" final Scarleta
"Kalian kalah" ejek Kenth
"Sesuai perjanjian, yang kalah harus di cemplungin ke pantai"
Amon yang hendak kabur pun di tahan oleh Kenth dan Ed, Amon hendak memberontak saat kaki dan tangannya di tahan oleh kedua laki-laki itu. Kenth dan Ed melempar Amon ke pantai dengan tidak berperasaan
"SIALAN KALIAN!" teriak Amon yang sudah basah kuyup
Kenth dan Ed pun tertawa keras lalu saling bertos ria puas dengan apa yang mereka perbuat
"Sekarang giliran kamu Fanny kelelep" Fanny pun hendak berlari namun dengan cepat Ed menahannya dan membawanya ke air
Begitu pula dengan Kenth yang dengan santainya melempar Luka ke air
Kath dan Claude yang menyaksikan para sahabatnya tengah bermain air pun saling pandang
"Aku akan melakukannya sendiri"
Saat Kath hendak menceburkan dirinya sendiri ke air tanpa aba-aba Claude menggendongnya ala bridal style lalu membawa Kath masuk ke dalam air
"C-laude?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 28 Episodes
Comments
Ririn Santi
hahaha....kocak...😃😃😃😃
2023-10-25
0