[M.K] Elemen terkuat? 2

Fanny pun maju dengan penuh percaya diri, sudah dapat di tebak bukan? Bahwa tiap langkah fanny di iringi sorakan remeh dari ed

memang pada dasarnya kedua orang itu tidak akan pernah akur

Mereka menatap fanny bingung, pasalnya gadis itu tidak melakukan apapun selain meraba tanah yang di tumbuhi rerumputan hijau menggunakan kakinya

"Bersiaplah!"

Entah itu sebuah peringatan atau awalan kata untuk pertunjukkan nya

Tiba-tiba saja tanah yang tadinya diam mulai bergetar setelah fanny menghentakkan kakinya ke tanah rumput itu

Mereka pun panik dan saling berpelukan menjauhi pepohonan yang tadinya berada di dekat mereka

"Kath, jangan ke sana!" Amon menarik kath dalam pelukannya di saat gadis itu tidak mendapatkan pelukan karena posisinya yang sangat jauh dari teman teman nya yang lain

Modus kali/ readers negatifthinking

Tak lama tanah yang tadinya bergetar kini menjadi diam setelah fanny menjentikkan jarinya dengan senyuman lebar menghiasi bibirnya saat melihat para sahabatnya yang sudah terlihat tak berdaya, mereka memuntahkan isi perut mereka dan  memegang kepala mereka yang terasa pusing. Sungguh kejam emang

Mungkin peringatan kenth tadi tidak berpengaruh untuk fanny, si pemberontak.

"Next" kenth memijit kepalanya yang masih terasa pusing karena goncangan yang tak main main, bahkan perut kenth terasa seperti di aduk aduk. tanya ia ingin muntah!

"Luka, apakah kamu mau collab bersama ku?"

Luka mengangguk setuju dengan tawaran lucy. keduanya pun berdiri di tengah tengah lingkaran

brsiap dengan elemen sihir masing-masing, luka mengarahkan tangannya ke kolam ikan yang tak jauh dari tempatnya berdiri. Air dari kolam ikan itu pun melayang membentuk sebuah gelembung yang di dalam gembung air itu juga terdapat tiga ekor ikan berwarna putih dan kuning. Lucy memunculkan bunga dari telapak tangannya lalu melemparkannya tepat ke gelembung air milik luka

Gelembung yang tadinya hanya sebesar bola basket, kini membesar semakin membesar membuat mereka berdecak kagum di saat cahaya bulan menyinari gelembung air itu

"Next siapa lagi? Usahakan seperti tadi ya, tidak berbahaya dan tidak mencelakakan!" ujar kenth memperingati sekali lagi. ia masih trauma dengan pertunjukan amon dan fanny tadi

"Aku aku" kath mengangkat tangannya mengudara

"Maju"

"Tapi sama kamu, kita collab kayak lucy dan luka tadi" pintar kath

Kenth pun setuju, keduanya pun melangkah ke tengah-tengah lingkaran

"Tapi aku mau kalian agak menjauh, aku takut elemen aku menyakiti kalian, soalnya aku belum bisa mengendalikan nya"

Mereka pun melangkah mundur agak menjauh namun masih bisa melihat dengan jelas kath dan lucy

Dengan penuh keyakinan kath membuat bola salju berukuran sedang seperti yang ia sering buat saat masih berada di bumi, perlahan namun pasti kath membuat bola salju itu semakin membesar, sudah cukup besar dan kath pun merasakan mana nya sudah melemah ia pun melemparkan salju itu mengudara

Kenth yang paham pun mengarahkan petir berwarna biru ke arah bola salju itu. Dan...

BOMM...

Bola salju itu pecah dan salju pun turun seperti hujan namun terlihat sangat indah, ditambah langit yang terlihat bergambar dengan kilatan petir yang kenth buat

"Sekarang tinggal claude dan scarleta. Jadi, siapa dulu yang mau maju?"

Claude hanya diam tak merespon sedangkan scarleta diam sambil tersenyum malu, apakah claude mau jika ia meminta melakukan collab seperti lucy dan kath yang meminta collab dengan luka dan kenth?

"Claude, kita collab seperti mereka yok!" ajak scarleta namun tak mendapat respon dari claude

"Claude ak_"

"Sendiri-sendiri" dua kata itu yang keluar dari mulut claude

Dia di tolak? Scarleta hanya menatap miris dirinya yang di acuhkan dan di tolak mentah-mentah oleh laki-laki kaku itu

Mau tidak mau scarleta pun manusia sendiri ke tengah lingkaran

Scarleta hanya diam menunduk, ia bingung harus berbuat apa pasalnya elemen yang ia miliki adalah elemen angin dan yang ia bisa saat ini adalah membuat sapuan angin dan angin ****** beliung yang belum bisa ia kontrol

Scarleta mendongak di saat ia melihat sepatu bot kulit berhenti tepat di depannya, scarleta mendongak melihat sosok itu

"Claude?"

"Cepat lakukan" kata claude dengan wajah datarnya namun wajah itu semakin terlihat sangat tampan di mata scarleta

Bukti nyata, cinta itu buta.

"Aku hanya bisa buat sapuan angin. Karena itu yang bisa ku kontrol" kata scarleta dan di balas anggukan oleh claude

Mungkin laki-laki itu paham kemana aksi mereka akan berjalan

Scarleta membuat sapuan angin sedang yang jelas masih aman untuk mereka dan tidak akan membuat para sahabatnya terbang

Claude mengarahkan anak panah ke dalam sapuan angin itu lalu claude menyuruh scarleta untuk mengontrol angin itu untuk mengudara ke atas langit

Entah kenapa mana scarleta saat ini sangat lemah, ia tidak bisa menahan angin itu mengudara di atas dengan puluhan anak panah es di dalam nya

Anak panah itu pun jatuh mengarah pada mereka, ed dan amon berteriak paling histeris dari pada teriakan kath dan lucy. Mereka melindungi kepala mereka dari anak panah es itu

Tak merasakan apapun mereka pun membuka kelopak mata mereka melihat langit di mana puluhan anak panas es itu berada

Tidak ada anak panah, hanya ada titik-titik salju yang turun dari langit, tidak sederas salju yang di buat kath tadi. Untung saja tadi claude cepat mengubah anak panas es itu menjadi salju, jika tidak entah apa yang akan terjadi selanjutnya

"Maafkan aku semuanya" scarleta menundukkan kepalanya, ia menyesal. Andai saja ia bisa mengendalikan mana nya, mungkin saja hal ini tidak akan terjadi

"Tidak apa-apa scar, aku tau kamu tadi mana mu melemah. Kamu hanya perlu istirahat karena kamu telihat sangat kelelahan" kata fanny sambil memeluk scarleta yang terlihat hendak menangis

Scarleta itu memang sangat lemah jika berurusan pada para sahabatnya, karena baginya keselamatan serta kebahagiaan para sahabatnya itu hal terpenting dari pada dirinya. Ciri-ciri bestie able

"Claude, terimakasih"

Claude hanya diam tak menjawab

"Sudah waktunya kita kembali ke asrama. Karena kita semua saat ini sudah kecapean" kata kenth dan mendapat anggukan dari mereka

"Para gadis, kalian akan kami antar ke depan asrama perempuan. Ini sudah sangat malam, tidak baik untuk kalian berkeliaran pada jam segini"

Para laki-laki pun mengantar para gadis ke asrama mereka setelah itu barulah mereka kembali ke asrama laki-laki dan masuk ke kamar masing-masing

Hari ini adalah hari yang paling menyenangkan sekaligus menegangkan untuk mereka semua.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!