Kath menatap lamat sebuah kotak kayu yang berada di pangkuannya, kotak kayu itu adalah pemberian sang ibu sebelum wanita baya itu meninggal dunia.
Namun, wanita itu berpesan pada kath untuk tidak membuka kotak kayu itu sebelum gerhana bulan tiba. dan jika gerhana bulan itu tiba kath sudah harus membuka kotak itu dan mengikuti semua petunjuk yang ada dalam kotak itu.
Dan hari ini pun tiba. Gerhana bulan akan tiba pada malam hari, kath telah bersiap membuka kotak kayu tua itu dan siap menuntaskan rasa penasaran yang sudah lama ia pendam mengenai kotak kayu misterius itu
Dengan jantung yang berdegup lebih cepat dari biasanya perlahan tangan kath membuka tutup kotak kayu itu. saat tutup itu sudah terbuka isi dalam kotak itu pun terlihat, tidak ada yang aneh dari isi kotak tua tersebut selain sebuah surat usang dan kalung liontin dengan sebuah bola kecil berbentuk bumi di tengah-tengah kalung liontin itu.
Sangat indah, puji kath
kath mengelus bola kecil itu pelan, tiba-tiba saja kath melihat bola kecil itu sedikit mengeluarkan cahaya dan di detik itu juga setelah cahaya menghilang muncul lah bangunan megah seperti istana dari dalam bola kecil itu.
kath pun mengucek matanya memastikan apa yang ia lihat tadi hanya lah ilusi semata, dan benar saja setelah kath mengucek matanya bola itu tak lagi menunjukkan cahaya atupun bangunan istana di dalam nya
"sepertinya aku akan gila"
menepis ke anehan dari liontin indah itu, pandangan kath beralih pada sebuah surat yang terlihat sudah sangat usang. ia pun mengambil sebuah surat yang terlipat rapi di dalam kotak itu. surat yang sudah terlihat usang yang di ikat menggunakan tali tipis berwarna gold
_________________________
Kath, anak ku. Bunda harap di saat kamu membuka kotak ini kamu telah mendapatkan elemen mu sayang.
Maaf karena bunda tidak bisa merawat mu dan tidak bisa di samping mu atau pun melihat kamu tumbuh menjadi anak yang tangguh dan juga cantik. Jika saja perang klan itu tidak terjadi mungkin bunda tidak akan menitipkan mu pada nuri, wanita yang kamu anggap ibu itu nak
Jangan salah kan nuri ataupun bagas karena mereka tidak memberitahu mu yang sebenarnya, mereka hanya ingin menjaga mu dari kejaran klan demon yang hendak menghancurkan mu
Sebelum gerhana bulan selesai, bunda mau kamu pergi ke perbatasan sungai fanan yang berada di antara desa mekar sari dan desa cengkeh.
Kamu harus kembali kath!, karena dunia yang kamu tempati saat ini bukan lah dunia asli kamu, tugas nuri dan bagas telah selesai menjaga mu dan sekarang sudah waktunya kamu kembali berkumpul dengan keluarga asli mu sayang
bunda tidak mau kamu sendiri di sana, bunda mau merawat mu walau terlambat. bunda benar benar merindukan mu
Pakailah kalung liontin yang berada di kotak itu dan kalung itu yang akan menunjukkan kamu jalan pulang dan juga membuka portal untuk mu menuju ke dunia sheyni.
Datanglah ke sungai fanan sebelum gerhana bulan usai. Bunda menunggu kedatanganmu, kath chester matthew.
_________________________
"Apakah ini lelucon? Dunia lain? Bunda? Dan klan demon? Apa ini dunia fantasi seperti buku novel yang sering ku baca?"
"Yang benar saja hahaha..."
Kath tertawa hambar, apakah selama ini dia di bohongi? Kenapa dia harus hidup dalam kebohongan? Dan sekarang di saat ia telah sehancur-hancurnya kebenaran itu baru datang.
Dan sekarang dia paham kenapa kekuatan aneh itu muncul dari dalam dirinya, itu karena dia bukan manusia biasa? Dia bukan makhluk bumi ini? terus dia makhluk jenis apa? sungguh rasanya kath akan gila detik ini juga
"Lelucon yang tak masuk akal, hadeuh"
"Dan lagi, nama ku itu violeta kathrine bukan kath chester matthew"
"Sejak kapan cobak nama aku bisa ganti begini? buat pulut merah aja belum"
Kath diam sejenak mencerna apa yang barusan ia ucapkan, "dan kenapa nama pun termasuk dalam kebohongan ini?"
"Sepertinya aku harus mencari tau semua ini, dan apa yang di maksud bunda ini. siapa dia? kenapa dia memanggil dirinya bunda pada ku?"
"Iya! Aku harus segera ke sungai fanan"
"bisa mati penasaran aku lama lama jika begini"
Malam itu juga kath telah bersiap pergi ke perbatasan desa mekar sari dan desa cengkeh yang di batasi oleh sungai kecil bernama sungai fanan. sungai yang biasanya di pergunakan untuk menangkap ikan ataupun tempat para wisatawan biasa berkunjung ke desa cengkeh ataupun mekar sari
Tidak terlalu banyak yang kath bawa untuk pembekalan nya, hanya satu bungkus roti kesukaannya, dua botol air mineral, dan tak lupa senter untuk penerangan nya nanti
kaki gadis itu melangkah memasuki hutan yang biasa ia lalui saat hendak pergi ke sungai fanan untuk mencari ikan, hutan yang sangat gelap dan mencekam. Kath hanya bisa mengandalkan senter miliknya untuk menerangi jalan
hawa dingin menusuk kulit putih nya membuat kath mengigil kedinginan, padahal kath sudah memakai jaket namun masih kurang untuk menghangatkan tubuhnya dari angin malam di tengah hutan
30 menit pun berlalu, akhirnya kath sampai ke sungai fanan. jarak dari rumah kath menuju sungai fanan memang lumayan jauh
Kath mendudukkan dirinya sejenak di bawah pohon rindang di pinggir sungai fanan sambil meminum air yang ia bawa. menetralkan nafasnya yang terengah-engah
"Terus aku harus ngapain?"
kath mengedarkan pandangannya ke arah sungai fanan yang terlihat indah malam ini karena pantulan cahaya bulan
Saat kath hendak melanjutkan langkahnya, tiba-tiba saja kalung liontin yang ia kenakan di leher nya mengeluarkan cahaya yang menyilaukan mmata
mata gadis itu membelak kala melihat kilatan cahaya kecil dari arah tengah sungai yang lama kelamaan jika di lihat membentuk bulatan besar seperti portal
"Apakah aku harus masuk ke sana?" tanya kath ragu
ia seperti sedang bermimpi saat ini dan juga masih tak menyangka dengan apa yang ia lihat. portal magic yang biasanya ia ketahui dari buku buku fantasi kini bisa ia lihat dengan mata telanjang.
Namun setelah berperang dengan pikirannya, kath pun memutuskan untuk melangkah masuk ke dalam portal itu
Setelah kath masuk portal itu pun menghilang membawa kath entah kemana.
kath merasa tubuhnya seperti di tarik kuat oleh sesuatu, tubuhnya amat teramat nyeri tak terkecuali kepalanya yang tiba tiba saja terasa sangat pusing. kath seperti di buat berputar putar lalu di hempaskan begitu saja
apakah ini karena ia sekarang melewati dunia lain, rasanya kath ingin muntah detik ini juga, namun untuk menggerakkan satu jari saja kath sudah kesusahan
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 28 Episodes
Comments