"Bilang saja kau senang karena istrimu ku panggil Nyonya. Bisik Kai.
Xi Chen berdehem.
"Nyonya apa kau senang jika di temani olehnya berlatih? Tunjuk Kai kepada Xi Chen.
"Aku tak suka bawalah temanmu itu. Balas Fang Yin malas.
"Kenapa kau tidak suka jika aku disini? Xi Chen menatap netra istrinya dengan tajam.
"Jika aku tidak suka, haruskah aku memberi jawabannya? Fang Yin balik bertanya dan membalas tatapan tajam Xi Chen.
Xi Chen diam sambil mengepal tanganya, dia harus lebih sabar menghadapi istri kecilnya ini.
"Benarkan Dewi Phoenix tidak menyukai kehadiran mu. Bisik Kai tersenyum sinis.
"Kau ingin mati Kai? Ucap Xi Chen. Dia kesal melihat sahabatnya itu. Xi Chen mendekatkan dirinya kearah Fang Yin.
"Aku pergi dulu, berlatihlah yang giat. ucap Xi Chen lembut, sambil mengusap keringat di pelipis Fang Yin.
Fang Yin membeku saat merasakan usapan lembut Xi Chen. Fang Yin juga melongo saat keningnya di cium laki-laki itu. Belum hilang keterkejutannya kini laki-laki itu mengecup singkat bibirnya dan Xi Chen langsung menghilang dari hadapanya.
Fang Yin menyentuh kening dan bibirnya dia merasakan kehangatan di hatinya saat bibir laki-laki itu mendarat di sana.
"Ada apa denganku, Gumanya.
Sudah satu bulan Fang Yin berlatih, selama sebulan ini juga Fang Yin di temani Xi Chen untuk berlatih, kadang laki-laki itu membantunya memfokuskan diri untuk melatih sihir suci yang khusus di miliki oleh kaum kerajaan langit.
Awalnya Fang Yin terkejut saat Xi Chen bisa mengeluarkan sihir sucinya, walaupun bagaimana pun laki-laki itu berasal dari dunia kegelapan. Tapi Fang Yin tidak mempunyai keberanian untuk sekedar bertanya kenapa laki-laki itu bisa menguasai sihir suci.
"Apa dia mencurinya? Batin Fang Yin yang masih memandang buruk Xi Chen.
Walaupun Xi Chen selalu bersikap lembut kepadanya tapi Fang Yin tetap tak tersentuh.
Fang Yin risih dan tidak suka dengan kehadiran Xi Chen di sampingnya, tapi karena sikap keras kepala laki-laki itu yang tidak mau mengalah akhirnya Fang Yin Pasrah. Hubungan mereka selama sebulan ini tidak bisa di katakan maju ataupun mundur, masih seperti biasa, Fang Yin masih bersikap cuek kepada Xi Chen sekalipun laki-laki itu mencoba merayunya atau bersikap intim. Seperti saat ini, Xi Chen bahkan sesekali mengecup pipi Fang Yin yang membuat sang empunya geram.
"Kenapa kau harus menciumku sesukamu, akhir-akhir ini juga kau selalu menciumku tanpa permisi. Ucap Fang Yin kesal.
"Jika aku permisi dulu untuk menciummu, aku yakin kau tidak akan mengizinkanya. Jawab Xi Chen santai.
"Tapi aku tidak suka. Fang Yin menatap tajam netra merah itu.
"Tapi aku suka. balas Xi Chen mengutip kata-kata istrinya itu. Xi Chen kesal lantaran istrinya seperti gadis yang baru saja mekar.
Padahal mereka sudah memiliki Putri dan cucu.
Xi Chen yang memiliki kesabaran setipis kertas tidak tahan lagi jika harus pelan-pelan mendekati istrinya yang keras itu.
Seminggu berlalu selama seminggu ini Xi Chen tidak datang menemui sang istri ataupun menemaninya berlatih. Fang Yin bersikap cuek saja bahkan dia senang karena laki-laki itu tidak mengganggunya lagi.
Hari ini Fang menerima perintah dari penatua untuk menghadiri perjamuan dari Dewi bunga.
"Fang Yin Dewi bunga mengundangmu secara khusus untuk menghadiri undangan untuk merayakan ulang tahunnya yang ketiga puluh ribu tahun. Jelas Penatua.
"Terimakasih Guru. ucap Fang Yin sopan.
"Bisakah Yu Wang menemaniku ke sana guru? Tanya Fang Yin.
"Dewi bunga tidak pernah mengijinkan laki-laki memasuki istananya, dia hanya mengundang Dewi wanita ataupun peri wanita. Terang Penatua.
"Sampai sekarang belum ada yang tau penyebab Dewi itu tidak mengizinkan laki-laki ke istananya. Guman Penatua dan masih bisa di dengar oleh Fang Yin.
Di Pondok, Xi Chen terkejut melihat seorang anak gadis kecil nan imut.
Xi Chen mengerutkan keningnya.
"Putri siapakah yang kesasar ini. Batinya.
"Kakek cepatlah ganti pakaian. Ucap Ba Xi'O yang melihat Kakek berdiri dan diam saja.
"Kau siapa? Tanya Xi Chen dengan wajah waspada.
"Syaap"
Ba Xi'O kembali ke penampilannya semula. Xi Chen terbelalak.
"Kenapa kau memakai pakaian wanita seperti ini? teriaknya yang masih terkejut batin melihat cucu nya menggunakan pakaian wanita.
"Kakek hari ini Dewi Bunga sedang merayakan hari ulang tahunnya yang ke tiga puluh ribu tahun. "Karena Dewi bunga tidak mengundang kita para laki-laki ini, sudah saatnya kita menunjukkan pesona kita kakek. Terang Ba Xi'O antusias sementara Xi Chen binggung tak mengerti.
"Apa maksudmu? Ucap Xi Chen yang kadang lemot.
"Kakek kita akan pergi ke perjamuan Dewi Bunga. Ujar Ba Xi'O.
"Kakek tidak mau kesana, kau saja yang kesana, Siapa yang Sudi menggunakan pakaian wanita. Xi Chen duduk malas.
"Kakek yakin tidak mau kesana? Ba Xi'O memicingkan matanya melihat kakeknya yang acuh tak acuh.
"Yakin. Lagian apa kau sudah gila? menyuruh kakekmu yang super tampan ini menggunakan pakaian wanita. Ucap Xi Chen sinis, bahkan dia bergidik ngeri membayangkan dirinya menggunakan pakaian wanita.
"Baiklah, Aku dengan kakek Dewa Neraka saja kesana. Ucap Ba Xi'O berniat memanas-manasi sang kakek.
"Hahaha, Bagus itu, lebih baik kau ajak saja Dewa sok tampan itu. ucap Xi Chen sambil tertawa, Xi Chen merasa senang membayangkan Dewa Neraka menggunakan gaun panjang.
"Baiklah, Jangan salahkan aku jika kakek itu selangkah lebih maju ucap Ba Xi'O penuh makna membuat Xi Chen mengerutkan keningnya.
Tapi yang namanya Xi Chen dia masa bodoh dengan perkataan cucunya.
"Syaap" Ba Xi'O tiba di tempat Dewa Neraka, saat ini Dewa Neraka sedang duduk termenung memandang lautan berkabut.
"Kakek..
teriak Ba Xi'O, Dewa Neraka yang melihat kedatangan Ba Xi'O menghembuskan nafas beratnya.
"Kenapa lagi si bocah itu datang? TIdak cukupkah dia mempermainkannya beberapa hari ini. Guman Dewa Neraka.
"Kakek ayok kita menghadiri perjamuan Dewi bunga.
Ajak Ba Xi'O..
"Aku tidak mau, Ajak saja kakek mu itu. tolak Dewa Neraka.
Dia merasa Ba Xi'O merencanakan sesuatu. Dewa Neraka tidak mau lagi menjadi korban permainan Ba Xi'O si kecil cerdik. Lagian Dewa Neraka selama ini selalu berusaha menghindari Dewi bunga lantaran Dewi Bunga yang pernah memintanya untuk menjadi pendampingnya. Tapi karena rasa cinta Dewa Neraka kepada Dewi Phoenix. Dewa Neraka menolak wanita berparas ayu itu.
"Jadi kakek tidak mau? Tanya Ba Xi'O
"Tidak" Dewa Neraka menolak tegas,
"Lagian dia tidak mengijinkan laki-laki masuk ke istananya. Guman Dewa Neraka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
@as/26
gw gak tahu nih berarti si wanita punya suami dua yak raja iblis dan dewa neraka emmm gak paham gw jadi si baxio ni cucu dari mana
2023-10-25
0