"Pasti anak kecil itu sudah diajari Fang Yin guru. Seharusnya guru tau itu, Fang Yin selalu saja merasa iri dengan yang ku punya..Hikss..
Ucap Nuan dengan derai air matanya.
Fang Yin terkejut mendengar perkataan Nuan, tidak salah lagi wanita kejam itu sudah memulai sandiwaranya.
"Apa itu benar Fang Yin?
Tanya Penatua sekte, Dia harus menyelesaikan masalah ini secara terbuka.
"Aku tidak pernah mengajari anak kecil ini berbohong dan aku tidak pernah iri dengan yang kau punya Nuan. " Bukankah terbalik kau yang iri kepadaku? Ucap Fang Yin penuh percaya diri, karena Nuan pernah mengakui bahwa Nuan benci melihat wajah cantiknya berarti sama saja wanita itu iri dengan kecantikannya. Pikir Fang Yin.
"Hahaha" Nuan tertawa dan teman-temannya yang lain juga ikut menertawakan perkataan Fang Yin barusan.
"Apa yang kuirikan darimu, Kau miskin, kau juga tidak mempunyai orang Tua. Ucap Nuan tersenyum sinis.
Fang Yin mengepalkan tanganya, hatinya sakit saat mendengar ucapan terakhir Nuan.
"Aku memiliki segalanya, Ayahku seorang bangsawan yang kaya raya, Aku Putri semata wayang kedua orangtuaku. Ucap Nuan sombong.
"Kau yakin, Ayahmu masih memiliki segalanya. Ujar Lie Zhu datar. Dia kasihan melihat Fang Yin yang terpojok.
Nuan mengerutkan keningnya.
"Apa maksudmu bocah kecil. Teriak Nuan, tenaganya telah pulih secara berlahan-lahan, Karena memang jiwa Phoenix itu bukan miliknya sehingga tidak melukai jiwa abadinya.
Penatua sekte merasa janggal melihat Nuan yang sudah kembali normal bahkan tenaganya seakan tidak terkuras. Biasanya jika jiwa Spritual di ambil secara paksa maka tubuh pemilik jiwa Spritual itu lemas dan berlahan-lahan akan hancur. Jika tidak di tangani langsung maka jiwa abadinya akan lenyap. Tapi melihat keadaan Nuan sepertinya hal itu tidak terjadi sama sekali.
Penatua dan guru-guru yang lain saling melirik lalu mengangguk.
"Semuanya bubar, Ucap Penatua sekte.
"Guru, Jiwa Phoenix ku belum di kembalikan, Aku mohon guru rebut kembali, ayahku akan marah kepada sekte ini jika putri kesayangannya ini di aniaya tanpa mendapatkan keadilan.
Ucap Nuan melayangkan ancamannya dia kembali pura-pura menangis , dia tidak sadar sebagian orang disana sudah mengetahui rahasianya. mereka bukan orang bodoh yang bisa di bohongi Nuan seenaknya.
"Minta saja sendiri kepada anak kecil itu, aku yang akan bertanggung jawab kepada ayahmu Tuan Tao. Ucap Penatua itu kesal sambil mengibaskan jubah kebesarannya. Bisa-bisanya dia di permainkan oleh muridnya ini. Awalnya mereka sangat senang mereka memiliki murid calon penghuni kerajaan langit. Tau-taunya semua itu hanyalah kebohongan.
Para penatua dan yang lain pergi dari sana tinggalah perbestian Nuan. Mereka menatap Nuan sedikit berbeda , bukan karena kasihan lebih tepatnya mereka sedikit kecewa atas kelakuan Nuan. Walaupun mereka suka membuli Fang Yin tapi mereka bukan manusia hina yang mengambil jiwa Spritual orang lain secara paksa. Alam mereka ini adalah alam Matahari milik yang Mulia Dewa Matahari,! bukan alam iblis yang saling bunuh membunuh terhadap sesama alamnya. Itu pun dulu, sekarang alam itu sudah lebih manusiawi. pikir BESTie Nuan.
"Kalian percayakan kepadaku,? Kalian tidak memilih wanita miskin itukan?. Pekik Nuan setelah menyadari hanya teman segengnya yang di sana.
"Kami tidak tau, Hanya kau yang tau kebenaran yang sebenarnya. Ucap salah satu teman Nuan.
"Kau meragukanku? Tanya Nuan kepada temannya itu.
" Aku bukan tidak mempercayaimu, aku hanya mengatakan yang ada di pikiranku. Ucapnya malas.
"Kami pergi dulu Nuan, Selesaikanlah masalahmu dengan anak tampan itu
Ucap temanya yang satu lagi. Mereka meninggalkan Nuan yang Melongo tak percaya melihat kelakuan teman-temannya. Nuan seketika histeris.
"Kalian sungguh teman yang keterlaluan, Kalian pergi meninggalkan ku saat aku lagi butuh-butuhnya ! ucapnya serak. Air matanya mengalir, kali ini air mata yang keluar dari lubuk hatinya, Nuan sakit hati melihat kelakuan teman-temannya.
"Awas saja jika kalian minta tolong, Sampai nangis darahpun aku tidak akan menolongnya. Ucap Nuan penuh Amarah. Nuan kembali marah saat menyadari Fang Yin dan anak kecil itu tidak lagi ada disana.
"B****se*..umpatnya.
Di pondok tabib, Lie Zhu menyalurkan kekuatanya ketubuh Fang Yin yang sudah tidak sadarkan diri.
"Kenapa sihir Dewa Neraka ada pada tubuh bibi cantik ini. Batin Lie Zhu.
"Apa Dewa Neraka pernah bertemu dengan bibi? Monolognya kembali. Lie Zhu harus memberitahukan ini kepada kembarnya Ba Xi'O. Biar Ba Xi'O yang menangani bagian yang seperti ini. Jangan sampai Dewa neraka kembali merebut wanita kakeknya.
Di kediaman Bangsawan Tao. telah terjadi keributan, semua hartanya hilang dalam sekejap. tadi malam hartanya masih utuh kini hilang tanpa ada yang sisa. Bahkan jejak perampok itu pun tidak di temukan.
"Cari sampai dapat. teriak Tuan Tao menahan gejolak amarahnya. Bisa-bisanya ada orang yang lancang memasuki kediaman miliknya yang terkenal di jaga ketat.
"Tuan pasar gelap kita telah hancur, lapor salah satu pengawalnya.
"apa?? Tuan Tao berusaha mengendalikan emosinya jangan sampai dia melampiaskan amarahnya kepada para bawahannya itu.
"Selidiki siapa yang melakukan itu. Titah Tuan Tao. Kepalanya berdenyut hebat, Dia tidak sanggup membayangkan kehancuran bisnisnya yang sudah di bangun sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan dia banyak mengeluarkan tenaga dan biaya untuk itu. Dia juga tidak segan-segan mengorbankan para klan burung kecil hanya untuk memenuhi ambisinya menjadi manusia terkaya nomor satu di alam Matahari.
"Aku yang melakukanya. suara berat dan seksi itu terdengar di telinga bangsawan Tao.
Tuan Tao menyipitkan matanya saat melihat laki-laki berbadan tegap berjalan memasuki ruang pribadinya. Tao tidak mengenali laki-laki itu tapi dia mengenali orang-orang yang di belakangnya.
"Para guru sekte alam iblis! Gumanya.
"Bagaimana hadiah yang ku berikan, Apa cukup menyenangkan mu?
Ucap Xi Chen sambil duduk tanpa di suruh, sudah menjadi kebiasaan buruknya sejak dulu.
"Apa maksudmu Tuan? Tanya Tao sedikit binggung.
"Jadi kau tidak mengerti juga? Akulah yang menghancurkan bisnis pasar gelap mu itu.
"Aku juga yang merampok harta-harta mu. Terang Xi Chen berkata jujur.
"Apaa?.
"Braaakkk. Tao langsung menendang meja yang di depanya ke arah Xi Chen. Siap melayangkan kekuatannya. Xi Chen hanya duduk santai, Meja itu tersingkir hanya sekali jentikan jari. Kekuatan seperti itu masih butiran debu untuknya.
Tao yang melihat wajah tenang Xi Chen semakin emosi, sekuat tenaga dirinya mengeluarkan kekuatan dasyatnya tapi tidak bisa.
"Apa yang terjadi. Batin Tao.
Xi Chen menantikan kekuatan laki-laki yang tak seberapa itu.
",Katakan kepadaku, kenapa kau mengajak rakyatku melakukan pekerjaan kotor itu. Tanya Xi Chen sambil menatap laki-laki yang di depanya itu dengan tajam.
Tao tidak memperdulikan ucapan Xi Chen, laki-laki itu masih berusaha mengeluarkan kekuatanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments