Saat Fang Yin dan Yu Wang melewati pintu masuk sekte dia tidak sengaja melihat dua orang laki-laki berjubah hitam.
"Apa mereka dari alam Iblis? Guman Fang Yin.
Yu Wang yang masih mendengar ucapan sahabatnya itu melihat kedua sosok yang berdiri kokoh sambil menatap mereka dengan tajam.
Ada guratan kebencian pada ke empat bola mata itu.
"Ayok pergi, anggap saja mereka tidak ada. Ajak Yu Wang sambil mengandeng tangan Fang Yin.
Xi Chen dan Kai baru saja tiba di sekte Matahari. Karena semalam pencariannya sia-sia kali ini Xi Chen tidak akan membiarkan hal itu terulang lagi dia yakin dia bisa bertemu dengan pemilik jiwa Phoenix yang baru lahir itu. Mereka yang masih setia berdiri di depan pintu masuk sekte Matahari. Xi Chen tidak sengaja melihat dua orang yang keluar dari dalam sekte itu saat kedua orang itu berjalan menuju ke arahnya, Xi Chen mengerutkan keningnya saat melihat tatapan aneh dari netra wanita yang menatapnya itu dengan datar, Xi Chen yang tak terima langsung membalas tatapan wanita itu dengan tajam. Tapi Xi Chen sedikit merasa aneh, dia merasakan tatapan itu pernah menatapnya, walaupun wanita itu hanya menatapnya sekilas Xi Chen mencoba mengingat dimana dirinya pernah menerima tatapan itu.
Fang Yin melewati Xi Chen begitu saja.
Xi Chen semakin mengerutkan keningnya saat mencium aroma yang samar dari tubuh wanita itu.
"Yang Mulia, aku tau wanita tadi sangat cantik, Tapi mohon yang Mulia menghentikan sifat mesum yang Mulia itu karena kita sedang fokus mencari Dewi Phoenix. Ucap Kai membuyarkan lamunan Xi Chen.
"Ckkk..Kau sembarangan berbicara saja, aku hanya sedikit familiar dengan wanita itu. Ucap Xi Chen sambil menatap punggung wanita yang sudah menjauh itu.
"Cihh.. Familiar, Jangan bilang wanita itu pernah melayanimu secara diam-diam ejek Kai.
"Kau..Bentak Xi Chen kepada pengawalnya yang kadang tidak ada sopan santunnya itu.
"Aku tidak pernah melakukan hal itu lagi, apalagi semenjak kedatangan putri kecilku. Memangnya kau ! Kau selalu saja jajan sembarangan. Ucap Xi Chen kesal belum lagi matahari terbit bawahanya ini sudah memancing emosinya.
Fang Yin dan Yu Wang tiba di hutan rindang, disana masih terasa dingin dan sejuk, suara-suara binatang buas masih terdengar membuat Aura hutan itu semakin seram.
"Kita masih jauh lagi? Tanya Fang Yin yang sudah kelelahan, semenjak jiwa Phoenix miliknya diambil tubuhnya sangat mudah lelah.
"Istirahatlah disini, jika kau sudah tidak sanggup? jangan kau paksakan.
"Aku bisa sendiri menuju bunga Matahari itu. Ucap Yu Wang yang merasa kasihan melihat sahabatnya itu.
"Aku masih sanggup, Lirih Fang Yin. Dia tidak akan membiarkan Yu Wang sendiri apalagi hewan-hewan di pedalaman hutan itu semakin buas Fang Yin tidak mau sahabatnya itu berkorban untuknya.
Fang Yin berjalan tertatih-tatih, Langkahnya terseok-seok mengikuti langkah sahabatnya mereka berjalan tanpa henti karena sedang mengejar waktu. Mereka harus segera tiba, jangan sampai matahari muncul, jalan yang mereka lewati tidak pernah mulus kadang ada ranting berduri yang menghambat perjalanan mereka, hal itu membuat sepatu yang mereka gunakan sebagai pelindung kaki robek, di tambah lagi jika melalui air atau lumpur, air dan lumpur itu akan masuk melalui lubang sepatu itu membuat kaki mereka tidak nyaman dan terasa pedih.
"Itu dia. Ucap Yu Wang dengan raut wajah senangnya, rasa lelahnya hilang saat melihat bunga Matahari yang belum mekar itu.
Fang Yin tersenyum pucat, tenaganya sudah terkuras habis, air matanya menetes saat melihat ke antusiasan Yu Wang dalam mendapatkan bunga Matahari yang berbentuk kristal itu.
Yu Wang memetik bunga itu. selesai memetik bunga itu dia terkejut melihat Fang Yin yang tidak sadarkan diri.
"Fang Yin bangun, teriak Yu Wang dengan mata yang berkaca-kaca. Yu Wang mengangkat tubuh Fang Yin mencari tempat aman untuk memulihkan tenaga Fang Yin.
Yu Wang melihat ada sejenis gazebo yang terbengkalai di hutan itu. Yu Wang meletakkan tubuh kaku Fang Yin, dia langsung memurnikan bunga matahari kristal itu dan langsung menyalurkannya ke tubuh Fang Yin.
"Aku mohon bangunlah pinta Yu Wang dengan air mata yang sudah mengalir di wajah lelahnya.
Dia tidak memiliki siapa-siapa lagi di dunia ini. Semua keluarganya maupun keluarga Fang Yin telah di musnahkan oleh klan iblis lima ratus tahun yang lalu, saat mereka masih kecil. Hanya mereka berdualah yang saling bahu-membahu selama ini. Jika Fang Yin pergi maka Yu Wang akan menyusulnya.
Semua yang dilakukan Yu Wang tidak lepas dari pengamatan seorang laki-laki yang berwajah tegas, dia sedari tadi melihat sosok anak muda yang menyelamatkan kekasihnya.
Dia mengerutkan keningnya saat melihat tanda yang ada di belakang leher Fang Yin. Laki-laki itu berdiri dan langsung menghampiri Fu Wang.
Fu Wang yang terlalu fokus memperhatikan Fang Yin merasa terkejut saat melihat kedatangan seseorang yang memiliki aura yang tak biasa.
Dan anehnya seseorang itu dengan lancang mendudukkan Fang Yin dan mengusap tanda di belakan leher Fang Yin.
"Kau siapa? berani sekali kau menyentuhnya. Bentak Fu Wang.
"Kau Diamlah jika tidak nyawanya tidak akan tertolong. Ucap laki-laki itu dengan suara seraknya.
Dia adalah Dewa Neraka, Dewa yang juga menjelajahi Dunia hanya untuk mencari sosok wanita yang sangat di cintainya itu. Dia tidak perduli jika wanita itu tidak mencintainya. Dengan menemukan wanita itu maka dia akan bisa hidup tenang menjalani hidupnya.
Fu Wang langsung terdiam saat laki-laki misterius yang memiliki aura pekat itu ingin menolong sahabatnya Fang Yin.
"Katakan siapa yang sudah lancang mengambil jiwa Phoenixnya Tanyanya dengan sorot mata tajam miliknya. Yu Wang terkejut saat laki-laki itu mengetahui jiwa hewan Spritual sahabatnya diambil. Yu Wang menelan salivanya dengan susah payah saat melihat netra laki-laki itu mengeluarkan api kemarahan.
"Teman seperguruan kami yang sudah mengambilnya ucap Yu Wang dengan suara yang bergetar . Sorot matanya memancarkan dendam, dia mengepal tanganya dengan kuat. Jika wanita iblis itu tidak mengambil jiwa Phoenix sahabatnya, maka sahabatnya ini tidak akan menderita.
Dewa Neraka mengetatkan rahangnya, saat mendengar perkataan laki-laki muda itu, walaupun wanita yang masih terbaring lemah itu tidak di kenalnya tapi setiap manusia yang memiliki jiwa Phoenix akan di lindunginya karena dia juga memiliki jiwa Phoenix sama seperti wanitanya.
Dewa Neraka menyalurkan sihir kehidupan abadinya
"Bunga Matahari itu hanya bersifat sementara. Aku sudah memulihkan tenaganya. Saat ini dia hanya manusia abadi yang tidak memiliki Jiwa hewan Spritual. ucapnya datar, pikirnya saat ini sedang kacau saat melihat tanda di balik leher wanita yang di tolongnya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
@as/26
emang sesusah itukah si mc nyari ibu dari anaknya ini op fana apa op luar binasa gak jelas/Drowsy//Drowsy/
2023-10-24
0
azka aldric Pratama
wah Raja iblis kalah gercep Ama dewa neraka 🤣🤣🤣🤣🤣
2023-07-25
2
Pak Grace Naibaho
Lanjut thor, tetap semangat thor💪👏👏😁😁😁
2023-07-24
0