Episode. 12

"Jadi ayah sudah tau bahwa dia kehilangan jiwa hewan Spritualnya? Tanya Lian kembali.

"Hmm..dia juga sama denganmu. "Jiwa Phoenix. Gumanya.

"Jadi firasatku benar. Batin Lian.

"Kakak, apakah buku takdir ibuku sudah berisi?

"Belum? jawab Dewa Takdir

"Ada buku takdir Dewi Phoenix yang lain.

"Ada. jawab Dewa Takdir singkat.

Lian dan Yuze memicingkan matanya. Apa maksud Dewa notulen ini.

"Mau balas dendam kah dia . Batin Yuze

"Aku serius kakak. Ujar Lian menggeram.

" Ckk..punyamu dan punya mantan Ratu Phoenix Ucap Dewa takdir sambil nyengir setelah merasakan tatap yang membuat tengkuknya merinding.

"Baru juga di ajak bercanda. Batinya

"Kali ini Aku jujur, Tidak mungkin Dewa tampan dan baik seperti aku ini berani berbohong. Ucapnya puji diri.

Xi Chen jengah melihat tingkah kakak angkat putrinya, hampir semua kakak angkatnya memiliki sifat yang sama.

"Jadi punya Dewi Phoenix masih kosong. Tanya Xi Chen dengan serius.

"Iya..masih seperti sebelum-sebelumnya jawab Dewa Takdir.

Pertama kalinya buku takdir Dewi Phoenix muncul saat kelima ratus tahun umur si kembar. Penantian yang panjang bukan?

Pada hal selama ini raja iblis itu sudah mencari sang Dewi ke seluruh alam semesta. Setelah seribu tahun lebih mencarinya, baru buku takdir itu muncul. Seakan mempermainkan sosok yang berhati gelap itu.

Tetapi sejak kemunculan buku takdir itu semakin membuat Xi Chen percaya bahwa Permaisurinya benar-benar berinkarnasi.

Karena mengikuti kata hatinyalah dia memijakkan alam Matahari. Dia merasa di alam Matahari ini istrinya berinkarnasi untuk yang kesekian kalinya.

"Siapa yang sudah berani mengambil jiwa Phoenixnya?

"Ayah sudah tau orangnya? Tanya Lian serius.

"Hmm..Seorang putri bangsawan di alam matahari ini yaitu bangsawan Tao. Di bantu Guru kedua dari sekte alam iblis milikku. Ucapnya lesu.

"Apa? Bukankah wanita itu gila?

"Ayah juga kenapa memiliki bawahan yang sangat kejam. Ucap Lian dengan nafas memburu tiba-tiba saja dia emosi.

"Namanya juga memiliki raja yang kejam. Otomatis bawahanya juga melakukan hal yang sama. Jawab Dewa Takdir enteng.

"Kauu. Xi Chen menatap Dewa notulen itu tajam. Selain putrinya, semua penghuni kerajaan langit itu selalu memancing amarahnya, membuat perasaanya menjadi buruk.

Yuze mencoba mengusap-usap perut istrinya karena melihat istrinya sedang menahan rasa kesalnya.

"Mood ibu hamil memang naik-turun. Batin Yuze.

"Sayang kenapa mengusap perutku, Tidak akan berkurang kesalku. " Seharusnya rambutku atau punggungku yang kamu usap-usap. Ucap Lian sambil memindahkan tangan Yuze ke atas kepalanya.

Yuze menurut saja, yang penting istrinya senang pikirnya.

Di sekte Matahari Fang Yin dan Yu Wang sedang membantu tabib tua menjemur rempah-rempah yang sedikit kayu. Jika rempah-rempah itu sudah mengering mereka tinggal menumbuk dan menjadikanya ramuan yang khusus di rebus.

Nuan beserta rombongan segengnya datang, seperti biasa dia akan selalu mengganggu Fang Yin. Nuan benci melihat Fang Yin lantaran wanita itu banyak di lirik para pria yang ada di sektenya karena memiliki paras yang cantik.

Nuan melemparkan pakaian kotornya.

"Cuci itu, Aku akan memberikanmu beberapa mutiara berhargaku. Ucapnya angkuh.

"Maaf aku tidak buruh cuci lagi. Tolak Fang Yin halus. Dulu dia memang selalu menuruti perintah Nuan, bahkan tanpa di beri upah sekalipun . Tetapi sejak wanita itu mengambil jiwa Phoenixnya, Fang Yin tidak mau lagi menuruti perintah wanita itu, Fang Yin juga membenci wanita itu.

'"Kau tidak mau menurutiku lagi?

Bentak Nuan sambil mendorong tubuh Fang Yin dengan kasar.

"iya..Sejak kau mencuri jiwa Phoenixku, aku tidak sudi menuruti perintahku, Kau pencuri. Ucap Fang Yin dengan raut kebencian. Sekuat tenaga Fang Yin menyembunyikan ketakutannya menghadapi wanita kejam itu. Dia yakin jika sudah menyinggung wanita itu maka dia tidak akan hidup tenang lagi.

"Kauu.

"Braakkk...Uhuk..uhukk.

Fang Yin memuntahkan darah segar dari mulutnya. Nuan langsung melemparkan Fang Yin dengan cambuk miliknya.

Nuan menatap nyalang ke arah Fang Yin. Dia tidak menyangka bahwa wanita itu akan memberitahukan rahasianya, dia mengira wanita itu takut dan akan tutup mulut.

"Apa benar yang di katakannya itu?. Tanya teman satu gengnya kepada Nuan.

"Kalian mempercayai wanita miskin itu?

Ucap Nuan sinis, sekuat tenaga dia menyembunyikan kegugupannya. Jangan sampai ada yang tau jika jiwa Phoenix miliknya hasil curian. dia bisa malu dan ayahnya bisa marah besar. Karena cuma dia dan keluarganya yang tau hal itu.

"Dia tidak akan jujur, karena teman kalian itu memiliki hati yang busuk.

Ucap Fang Yin terengah-engah badanya remuk, baru saja pulih dia sudah di serang kembali.

"Kau diam. Teriak Nuan sambil melayangkan cambuknya kembali tapi sesuatu menghentikannya.

"Kau...

Nuan terkejut saat tangan mungil dan tatapan yang tajam menangkap cambuknya dan langsung membakar cambuk kesayangannya itu.

"Kau bocah kecil, berani sekali kau membakarnya rasakan ini.

Nuan langsung mengeluarkan jiwa Phoenixnya membuat para teman-temannya sedikit menjauh. Jika temanya itu sudah marah besar maka hewan Spritual itu akan di munculkanya. Seketika mereka kasihan melihat Fang Yin terutama anak kecil yang berparas tampan itu.

"Tamatlah riwayat mereka. ucap mereka

Lie Zhu dengan santai memapah Fang Yin dia tidak perduli mau berubah jadi apapun wanita itu.

Apalagi saat Lie Zhu melihat jiwa Phoenix wanita itu membuat Lie Zhu menahan amarahnya. Bisa-bisanya wanita tak tau malu ini memunculkan hewan Spritual hasil curiannya Pikirnya. Lie Zhu sebagai calon Dewa Phoenix tidak terima.

Dengan gerakan tangan kirinya dia menarik paksa Phoenix itu dari tubuh Nuan.

"Aaahhh, Nuan menjerit kesakitan rasanya tubuhnya saat ini sedang di cabik-cabik.

Lie Zhu mengeluarkan jiwa Phoenix itu secara paksa.

"Bluuur.

Lie Zhu menyimpannya.

Semua yang disana terkejut batin, Penatua dan para guru serta murid di sekte Matahari keluar berhamburan saat merasakan aura ilahi yang pekat.

"Inii..Penatua dan para guru itu hampir pingsan saat melihat jiwa Phoenix Nuan di keluarkan secara paksa dan yang melakukan itu seorang anak kecil.

"Anak kecil ini siapa. Batin mereka.

Nuan lemas tak berdaya, Dia tidak menyangka akan di permalukan seperti ini.

"Kau, berani-beraninya kau merampas jiwa Phoenixku..Ayahku tidak akan membiarkanya.

Ucapnya masih bersikap angkuh.

"Apa bibi tidak merasa malu, bibi mengklaim yang bukan milik bibi sendiri. Ucap Lie Zhu dengan suara kekanak-kanakanya tapi sorot matanya masih tajam.

"Apa maksudmu anak kecil?. Tanya Penatua sekte Matahari.

"Jiwa Phoenix itu bukan miliknya tapi milik bibi ini. Tunjuk Lie Zhu kepada Fang Yin.

"Benarkah itu? Tanya Penatua sekte Matahari..

Nuan menggeleng

" Tidak Guru, anak itu berbohong ! ucap Nuan masih dengan kebohongannya.

"Kau menuduh anak kecil berbohong?

Teriak Penatua itu.

Episodes
1 Episode. 1
2 Episode. 2
3 Episode. 3
4 Episode. 4
5 Episode. 5
6 Episode. 6
7 Episode. 7
8 Episode. 8
9 Episode. 9
10 Episode. 10
11 Episode. 11
12 Episode. 12
13 Episode. 13
14 Episode. 14
15 Episode. 15
16 Episode. 16
17 Episode. 17
18 Episode. 18
19 Episode. 19
20 Episode. 20
21 Episode. 21
22 Episode. 22
23 Episode. 23
24 Episode. 24
25 Episode. 25
26 Episode. 26
27 Episode. 27
28 Episode. 28
29 Episode. 29
30 Episode. 30
31 Episode. 31
32 Episode. 32
33 Episode. 33
34 Episode. 34
35 Episode. 35
36 Episode. 36
37 Episode. 37
38 Episode. 38
39 Episode. 39
40 Episode. 40
41 Episode. 41
42 Episode. 42
43 Episode. 43
44 Episode. 44
45 Episode. 45
46 Episode. 46
47 Episode. 47
48 Episode. 48
49 Episode. 49
50 Episode. 50
51 Episode. 51
52 Episode. 52
53 Episode. 53
54 Episode. 54
55 Episode. 55
56 Episode. 56
57 Episode. 57
58 Episode. 58
59 Episode. 59
60 Episode. 60
61 Episode. 61
62 Episode. 62
63 Episode. 63
64 Episode. 64
65 Episode. 65
66 Episode. 66
67 Episode. 67
68 Episode. 68
69 Episode. 69
70 Episode. 70
71 Episode. 71
72 Episode. 72
73 Episode. 73
74 Episode. 74
75 Episode. 75
76 Episode. 76
77 Episode. 77
78 Episode. 78
79 Episode. 79.
80 Episode. 80
81 Episode. 81. TAMAT
82 Episode. 82. Ucapan Terimakasih
83 KARYA TERBARU
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Episode. 1
2
Episode. 2
3
Episode. 3
4
Episode. 4
5
Episode. 5
6
Episode. 6
7
Episode. 7
8
Episode. 8
9
Episode. 9
10
Episode. 10
11
Episode. 11
12
Episode. 12
13
Episode. 13
14
Episode. 14
15
Episode. 15
16
Episode. 16
17
Episode. 17
18
Episode. 18
19
Episode. 19
20
Episode. 20
21
Episode. 21
22
Episode. 22
23
Episode. 23
24
Episode. 24
25
Episode. 25
26
Episode. 26
27
Episode. 27
28
Episode. 28
29
Episode. 29
30
Episode. 30
31
Episode. 31
32
Episode. 32
33
Episode. 33
34
Episode. 34
35
Episode. 35
36
Episode. 36
37
Episode. 37
38
Episode. 38
39
Episode. 39
40
Episode. 40
41
Episode. 41
42
Episode. 42
43
Episode. 43
44
Episode. 44
45
Episode. 45
46
Episode. 46
47
Episode. 47
48
Episode. 48
49
Episode. 49
50
Episode. 50
51
Episode. 51
52
Episode. 52
53
Episode. 53
54
Episode. 54
55
Episode. 55
56
Episode. 56
57
Episode. 57
58
Episode. 58
59
Episode. 59
60
Episode. 60
61
Episode. 61
62
Episode. 62
63
Episode. 63
64
Episode. 64
65
Episode. 65
66
Episode. 66
67
Episode. 67
68
Episode. 68
69
Episode. 69
70
Episode. 70
71
Episode. 71
72
Episode. 72
73
Episode. 73
74
Episode. 74
75
Episode. 75
76
Episode. 76
77
Episode. 77
78
Episode. 78
79
Episode. 79.
80
Episode. 80
81
Episode. 81. TAMAT
82
Episode. 82. Ucapan Terimakasih
83
KARYA TERBARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!