Di alam klan burung kecil yang sudah lama mengasingkan diri. Terang Yu Wang kepada sosok yang menahan rasa amarahnya itu. Dia tidak ingin sosok itu suatu saat membalaskan dendamnya kepada Fang Yin karena ucapannya tadi yang sangat menghina alam iblis.
"Permisi Tuan, Ucap Yu Wang dan pergi menyusul Fang Yin, dia yakin sahabatnya itu pasti menangis lagi.
"Selidiki apa yang terjadi lima ratus tahun yang lalu di klan burung kecil yang ada di alam matahari ini. titanya dengan kilatan yang penuh Amarah.
"Baik yang mulia. Ucap Kai langsung ke mode sikap bawahanya.
Xi Chen menghilang dari sana, dia butuh pelampiasan amarahnya saat ini.
"Kenapa kakek begitu marah Paman?
Tanya Ba Xi'O setelah kakeknya itu pergi entah kemana.
"aku tidak tidak tau. Ucap Kai sambil mengedipkan bahunya. Dia pun merasa heran kenapa atasannya itu begitu marah saat wanita tadi menolaknya dan menghina alam mereka. Bukankah itu sudah hal biasa. Pikirnya
"Apakah harga dirinya sangat turun mendengar penolakan wanita itu?
Batin Kai.
"Atau dia benci mendengar perkataan wanita itu? Bukankah yang di katakannya itu memang benar. Batin Kai kembali, dia jadi pusing memikirkan atasannya itu yang marah tak jelas apa penyebabnya.
Di alam iblis Xi Chen marah sejadi-jadinya.
Kabut hitam dan tebal itu jadi pelampiasan amarahnya. Orang-orang di alam iblis itu berhamburan mengasingkan diri saat melihat kemarahan raja mereka. Kemarahan yang belum pernah mereka lihat selama ini.
"Siapa yang sudah lancang membuat Ke tua kita marah. Ucap mereka sambil bergidik ngeri saat melihat para tahanan itu harus menjadi sasaran empuk sang ketua.
Fang Yin menatap nanar tempat yang pernah menjadi kenangan indah sekaligus kenangan yang paling menyakitkan seumur hidupnya.
Dimana kejadian lima ratus tahun yang lalu, keluarganya harus jadi korban dari keserakahan manusia-manusia tak bermoral seperti klan iblis. Wajah mungil adiknya masih dapat diingatnya dengan jelas membuat hatinya semakin teriris dan sesak..
"Maafkan aku, bahkan kakak, Maaf aku ibu, ayah, Maaf Fang Yin jika Fang Yin tidak bisa menyelamatkan kalian.
Ucap Fang Yin sambil menangis sesenggukan.
Ingatanya melayang saat sang ayah berkorban untuknya, demi untuk menyembunyikannya di dalam cangkang kosong, ayahnya meninggal tepat di hadapanya.
Fang Yin yang masih kecil hanya bisa melihat ayahnya dari dalam cangkang yang sudah tertutup rapat sambil berteriak memanggil-manggil sang ayah. Karena tidak kuat dan meninggalkan trauma tersendiri . Akhirnya Fang Yin pingsan di dalam cangkang kosong itu. Dan ajaibnya ternyata cangkang itu menyimpan kekuatan ilahi, Dari cangkang itulah dia bisa memiliki kekuatan dan wujudnya yang semula hanya burung kecil kini menjadi seekor Phoenix calon pengisi kerajaan langit.
Dari situ Fang Yin memiliki tekat kuat untuk membasmi alam iblis.
Xi Chen kembali ke pondok dengan penampilan yang cukup memprihatinkan, Bahkan dirinya tidak ada niat mengubah wajahnya yang bercampur noda itu.
"Yang Mulia ternyata kejadian Lima ratus tahun yang lalu itu ada hubungannya dengan Guru kedua sekte kita disini. Lapor Kai gugup
"Kenapa kau bisa kecolongan seperti ini? "kenapa tidak pernah ada laporan untukku bahwa terjadi pemberantasan di alam burung kecil itu? Teriak Xi Chen penuh amarah, ingatan kebencian di mata wanita itu membuat Xi Chen kembali murka.
"Syaapp"
Xi Chen langsung pergi menuju ke sekte miliknya.
Kai yang tau tujuanya langsung mengikuti sang Tuan. Dia tidak bisa membayangkan jika sang Raja iblis itu marahnya akan seperti apa kepada Guru pertama. Orang yang sudah di percaya Kai mengelolah sekte yang dia bangun itu.
Di ruang khusus, tempat perkumpulan Guru sekte alam iblis sedang terjadi perdebatan lantaran ke empat Guru itu tidak ada yang setuju jika Xi Chen menjadi penasehat di sekte mereka.
"Kami tidak setuju jika bocah ingusan itu menjadi penasehat disini. Teriak Guru kedua dengan suara lantangnya.
"Braaakkk.
Semua terkejut saat melihat kedatangan orang yang mereka bahas saat ini.
Ke empat Guru itu tersenyum mengejek.
Sementara Guru pertama sudah membeku di tempat, dia takut jika sang Raja itu mendengar kicauan tak bermutu bawahanya.
Xi Chen maju kedepan dan langsung menc*k*k *e*er guru pertama.
"Kenapa tidak ada laporan kepadaku terhadap kejadian lima ratus tahun yang lalu, di alam burung kecil yang ada di alam matahari ini. Ucapnya dengan suara beratnya sambil mengeluarkan aura m**b*n**nya.
Guru pertama langsung terkejut, Sekuat tenaga dia mempertahankan kesadarannya saat rasa sakit yang menusuk di tenggorokanya. Guru pertama tidak menyangka masalah yang dapat di selesaikanya itu tanpa campur tangan sang wakil ketua, ternyata menjadi Boomerang baginya, karena telah di ketahui oleh sang Ketuanya langsung.
"Hei bocah ingusan lepaskan dia. Bentak Guru kedua yang geram melihat kelancangan pemuda itu yang m*nc*k*k atasan mereka.
Xi Chen melepaskan guru pertama, dia menyeringai, semua ini ulah si tua Bangka ini pikirnya, sambil menatap tajam Guru ke-dua.
Guru pertama meraup oksigen kuat-kuat, tanganya sudah mencoba terangkat keatas mencegah para bawahannya itu untuk tidak lebih berkicau lagi.
"Ciihh.. kau baru saja sebagai penasehat di sekte ini tapi kau sudah berbuat seenaknya. Kau kira kami setuju menjadi penasehat kami.
"Ciihh..Kau jangan mimpi. Cibir Guru kedua dengan penuh penghinaan membuat Xi Chen semakin meradang.
Dia langsung menghempaskan tubuh tua itu ke tembok Kokoh yang ada di ruang temu.
"Braakkk"
"Uhuk..uhuk..Darah segar langsung mengalir dari mulut Guru kedua.
"Kau! berani sekali kau. Bentak guru ketiga dan kelima secara bersamaan.
Xi Chen mengangkat kembali tanganya ke udara dan menghempaskan kedua tubuh gembrot itu.
"Aku tidak perlu persetujuan kalian, Jika kalian keberatan, kalian angkat kaki dari sini. Ucapnya dingin membuat ketiga sosok yang masih terkapar itu terkejut.
"Kau..Memangnya kau siapa sehingga mengusir kami begitu saja. Bentak Guru kedua yang tak terima, dia semakin geram melihat pemuda angkuh yang berdiri didepannya itu.
Xi Chen mengangkat tinggi-tinggi guru kedua, dia tidak menjawab pertanyaan tak penting itu.
"Kenapa kau membunuh semua klan burung kecil yang ada di alam matahari ini. Tanya Xi Chen penuh penekanan.
"Hahaha. Guru kedua masih tertawa dia tidak takut dengan pemuda yang di depanya ini karena dia yakin kekuatanya jauh di atas pemuda itu. Tapi Guru kedua belum sadar kini kekuatanya sudah di lumpuhkan sehingga Guru kedua terkejut saat dia mencoba menggerakkan kekuatanya.
"Apa yang terjadi. Batinya.
"Jawab pertanyaanku jika tidak maka semua anggota keluargamu akan mengikutimu kelautan api yang ada di alam iblis.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
Pak Grace Naibaho
seru thor👏👏👏😁😁🙏🙏
2023-07-27
0
azka aldric Pratama
smgttttttttttt Thor 🌹🌹🌹
2023-07-26
1