BERLATIH JURUS PENGHANCUR BUMI TINGKAT LANGIT

pagi...

Li terbangun waktu pagi hari dan mengira dia hanya tidur 1 hari penuh, nyatanya dia sudah tertidur 4 hari setelah pelatihan yang di ajarkan kakeknya.

seperti biasa Li terbangun sangat pagi pada jam 5 Pagi. perut Li berbunyi pada saat bangun dia mengira dia tidak akan lapar. setelah mandi Li berjalan menuju ruang makan dan berniat ingin memakan sesuatu tapi tidak ada yang dia temukan di ruang tamu, Li kemudian menuju ke dapur mencari apa yang bisa dia makan, Li membuka lemari-lemari dan kulkas tapi tidak menemukan apapun.

"hemmm tidak ada apa-apa di sini apakah aku harus memanggil pelayan buat menyiapkan makanan, tapi aku merasa tidak enak membangunkan mereka pagi-pagi, semoga saja ada yang mau bangun untuk menyiapkan makanan untukku"batin Li

Li kemudian berjalan-jalan di depan ruang kamar pelayan yang jumlahnya 10 kamar Li bolak balik di sana beberapa menit dan berniat mengetok pintu tapi ternyata Li urungkan niatnya dan berjalan lagi ingin mengetok pintu yang lainnya tapi Li mengurungkan niatnya lagi.

"mmmm kalo aku tidak mengetok pintu ini aku tidak akan bisa hidup lagi perutku rasanya sudah tidak tahan"Gumam Li dalam hatinya.

Li kemudian memejamkan matanya dan ingin mengetok pintu

tuk tuk tuk tuk

"eh kok suara pintunya aneh, coba ku ketok agak keras"gumam Li dalam hatinya yang masih menutup matanya

tuk tuk tuk tuk

"aduuhh aduuuhhhhh aduuuuhhh"ada suara di depan Li

Pas Li membuka matanya

"eeeehh. ehhh aduh ma maaf Bik, ma maaf kak, aku tidak sengaja"kata Li memandangi pelayan yang umurnya 24 tahun lebih yang sedang ada di depannya

"Tidak apa-apa tuan muda, ini juga salahku. apa yang tuan muda butuhkan"tanya pelayan itu

kruuggg kruuggg kruuggg

suara perut Li yang sudah tak tahan ingin makan, Dan Li hanya memegangi perutnya tanpa menjawab pertanyaan pelayan tersebut

"apakah tuan muda lapar...?"tanya pembantu itu Lagi

"ii iya, aku sangat lapar, tidak ada apa-apa yang bisa ku makan di dapur jadi aku mencari salah satu bibi buat memasakkan makanan apakah bisa,maaf ganggu istirahatmu"kata Li dengan malu

"Bisa, tunggu sebentar tuan muda"jawab pembantu itu langsung menuju dapur untuk memasak makanan.

Li kembali duduk ke kursi di meja makan dan menunggu, tak lama sekitar 25 menit pembantu itu keluar membawa nasi dan lauk, Lalu balik lagi ke dapur dan mengambil Nasi dan lauk lainnya.pelayan itu berniat kembali menuju kamarnya.

"Tunggu.. bisakah kamu menemaniku makan...?"tanya Li yang melihat pelayan itu hendak pergi ke kamarnya

"Bisa tuan muda...."jawab pembantu itu dan hanya duduk memandangi Li yang sedang makan

"apakah kamu tidak makan.... makan lah jangan hanya melihat, mana bisa aku menghabiskan makanan ini yang begitu banyaknya.... "kata Li sambil melihat pelayan itu

"baik tuan muda"kata pelayan itu dan ikut makan

saat makan tidak ada di antara mereka yang bicara sampai mereka berhenti makan, sedangkan jam sudah menunjukkan jam 6 pagi dan pelayan itu membereskan makanan piring dan gelas di atas meja, Li hanya duduk kekenyangan.pelayan itu tidak banyak bicara.

"tunggu.... Nama bibi siapa..?"tanya Li melihat pelayan itu yang hendak ke kamarnya

"Nama saya Riani tuan"jawab pelayan itu sambil menunduk.

"duduklah dulu aku ingin menanyakan banyak hal ke bibi"kata Li memandang pelayan itu

pelayan itu lalu kembali duduk tak jauh dari tempat Li

"hmmm apa bibi sudah menikah dan punya anak dimana anak bibi"tanya Li singkat

"Saya sudah pernah menikah dan punya anak dan anak saya di rumah bersama neneknya"jawab pelayan itu

"apakah bibi tidak berniat menikah lagi, saya bisa merekomendasikan seseorang yang umurnya kurang lebih sama dengan bibi, dan aku yakin dia tidak akan menolak permintaanku"kata Li kepada pelayan itu.

"Tidak perlu tuan, cinta tidak bisa di paksakan tuan muda"kata pelayan itu

"hemmm baiklah memang cinta tak bisa di paksakan. tapi bibi belum melihat orang yang akan aku jodohkan sama bibi"kata Li

Tak berselang lama pembicaraan Li dan pelayan itu masih berlanjut dan Para pelayan-keluar dari pintu kamarnya masing-masing, semua pelayan itu terkejut karena melihat Li dan kawannya berada dalam satu meja. para pelayan yang baru bangun sudah menuju ke bidang pekerjaannya masing-masing,Li dan pelayan itu masih asik mengobrol dan tidak mengizinkannya pergi. tak berselang lama datang Dani bersama 10 pengawalnya. pelayan yang melihat itu langsung berdiri memberi hormat kepada dani.

"Tidak perlu terlalu hormat begitu Pada si tua bangka itu, aku belum menyuruhmu berdiri, kenapa kamu berdiri"kata Li sambil melihat bolak balik Dani dan Pelayan itu.

Dani yang mendengar itu merasa kesal

"hei bocah tengik bisa kah kamu memanggilku kakek dengan baik"kata Dani sambil duduk di kursi meja makan.

10 pengawal dan pelayan Itu menahan tawa mereka setelah mendengar apa yang di katakan Li ke Dani.

10 pengawal hanya berdiri dan tidak berani duduk kalo belum di suruh duduk.

Li yang mendengar kata Dani tidak menjawab dan hanya menoleh ke pengawal Dani

"Kak sandi kesini lah"kata Li yang melihat Sandi di barisan pengawal itu.Lalu sandi menghampiri Li tepat di depan Li.

"Apa ada yang anda butuh kan tuan muda...?"tanya sandi sopan

"Tidak...... Bagaimana menurut kak sandi tentang wanita yang duduk di sebelah saya ini, jawab jujur"tanya Li tegas

"hmmmm Wajahnya sangat cantik dan kelihatannya orangnya sangat baik, tuan muda"Jawab sandi tegas

Riani atau pelayan yang duduk mendengar jawaban sandi mukanya langsung memerah seperti tomat yang sudah masak sambil melirik ke arah sandi.

"Hahahahahhah hahahahaha hahahahhaha"tawa Li dengan keras sambil melihat Riani pelayan itu

"kenapa tuan muda tertawa mendengar jawaban saya"tanya sandi dengan bingung.

"Tidak ada.....saya rasa kak sandi harus bertanggung jawab karena sudah membuat bibi cantik ini berwajah merah seperti tomat"Kata Li sambil berdiri untuk pergi

Tapi baru saja Li melangkahkan kakinya.

"apa kamu tidak sarapan Bocah tengik...?"tanya Dani yang melihat Li yang baru satu langkah mau pergi.

"Saya sudah sarapan tadi sangat pagi kek, dan di masak kan oleh bibi ini"kata Li sambil melihat ke arah Dani.

"Terus apa maksudmu bocah dengan menyuruh pengawal ku bertanggung jawab seperti itu...? "tanya dani

"Tidak ada..... saya hanya kasihan kepada pengawal kakek yang sudah lama bekerja untuk kakek dalam waktu yang lama dan mereka sudah sepantasnya mempunyai istri, tapi tidak sempat karena kakek tidak mementingkan mereka sama sekali"kata Li menatap Dandi

Dan Li langsung pergi tanpa menoleh menuju lapangan buat melatih jurus yang di berikan oleh master zao.

Mereka yang masih di sana tetap berdiri menganga seolah apa yang Li katakan benar adanya, dan suara hati mereka juga tersampaikan.Dani yang melihat pengawalnya hanya diam.

"Benar juga yang di katakan bocah itu"gumam Dani dalam hatinya.

"Sandi... apakah kamu menyukai wanita di depanmu itu...?"tanya Dani ke sandi yang masih berdiri di tempatnya

"saya menyukainya ketua" jawab Sandi tegas.

"apakah tidak mengapa kalo dia janda dan sudah mempunyai anak...?"tanya Dani lagi

"tidak apa-apa ketua"jawab sandi tegas

"baiklah dek apa kamu menyukai Dia...?"tanya Dani kepada pelayan yang masih duduk.

"sa.. saya menyukainya ketua"jawab pelayan itu dengan gugup

"Tapi saya tidak mau kalian menikah karena terpaksa oleh tekanan saya dan kamu sandi harus menunggu 9 saudaramu ini untuk memilih pasangan dan kita adakan pernikahan masal nanti dan untuk kalian 9 orang cepat-cepatlah cari pasangan karena kalian sudah tidak muda lagi, dan kalo kalian mau mengajaknya kerumah ini dan tinggal bersama kalian, terserah kalian mau menyuruh istri kalian bekerja disini atau hanya tinggal, kalau mereka bekerja aku akan tetap ngasih gaji kapada mereka dan bagi yang gak mau kerja silahkan suruh mereka makan dan ambil sendiri makanan di dapur keluarga untuk mereka makan, apa kalian paham"kata Dani panjang lebar menjelaskan ini itu

"paham ketua"jawab mereka.

kembali ke tempat Li yang masih meninju, menendang dan mengunci titik di kayu bulat yang sudah di sediakan untuk berlatih di lapangan. bagi para pengawal disana.Li hanya melatih gerakan jurus tanpa menggunaka elemen api untuk melakukan pukulan itu.

para pengawal yang jumlahnya ratusan hanya bisa diam melihat Li berlatih seperti sosok yang sangat ahli dalam beladiri.

"sepertinya jurus ini tidak terlalu sulit dan dasar beladiri nya sudah aku kuasai, bagaimana kalo aku mencoba jurusnya sekalian menggunakan elemen api yang bisa di gunakan untuk jurus itu"gumam Li dalam hatinya.

"jurus naga penghancur bumi"teriak Li sambil menggunakan elemen api berbentuk naga, Lalu Li meninju kayu yang biasa buat latihan itu.

Bammmmmmm

Kayu itu hancur lebur yang terkena pukulan tangan Li.

belum sampai disitu

"jurus naga penghancur bumi"teriak Li sekali lagi sambil memusatkan elemen api berbentuk naga, lalu Li sedikit memutar badannya dan menendang kayu yang tidak jauh darinya.

bammmmmm

kayu itu lebih banyak kehancurannya di bandingkan yang pertama.

belum sampai disitu

"jurus naga penghancur bumi"teriak Li sekali lagi sambil memusatkan elemen api berbentuk naga pada kaki dan tangannya, Lalu Li memeluk kayu itu seolah menguncinya seperti musuh

Bammmmmmm

kayu itu hancur sepenuhnya tanpa ada sisa sedikitpun

Para pengawal. yang berlatih dan merasa ngeri melihat tuan mudanya sekuat itu. tak lama berselang dari belakang Li muncul Dani bersama 10 pengawalnya.

"aduch aduch sakit"teriak Li sambil berbalik melihat siapa yang menarik telinganya dari belakang

"sakit kek lepaskan, kenapa jahat bener ke cucu sendiri"kata Li pura-pura sedih sambil melihat Dani.

"Sakit sakit sakit katamu,,, coba lihat sekelilingmu cucu bodoh"kata dani kepada Li

Li melihat sekeklilingnya dan para pengawal melongo seolah patung melihat Li

"maafkan saya paman-paman, silahkan lanjutkan latihan kalian masing-masing"kata Li sambil sedikit membungkuk.

setelah itu para pengawal melanjutkan Latihannya masing-masing, tak lama Li, Dani dan 10 pengawalnya masuk ke rumah karena waktu sudah sore.mereka duduk dengan santai di ruang keluarga. Dani masih memandang Li dengan tajam.

"oke oke akan aku jelaskan..... jadi jurus naga penghancur bumi tingkat langit itu sudah aku kuasai seluruhnya dan tidak ada kesalahan"kata Li melihat Dani

"kamu dari pagi sampai sore sudah bisa melatih jurus tingkat langit dalam waktu satu hari"Kata Dani dengan terkejut.

"iya kek... dan waktu untuk masuk sekte semakin dekat tinggal 2 minggu lagi jadi aku kira gak akan menguasai jurus itu dalam dua minggu tapi ternyata sudah aku kuasai hari ini tanpa salah sedikitpun"kata Li menjelaskan kepada Dani

setelah lama berbincang di ruang tamu dan seperti biasa mereka makan malam dan menuju kamar masing-masing.

Li yang di kamarnya malamun tanpa sadar tertidur.

Terpopuler

Comments

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Terus...

2023-07-10

0

lihat semua
Episodes
1 PANTI ASUHAN ANUGRAH
2 PENGUMUMAN KELULUSAN
3 KEGELISAHAN LI
4 UPACARA, PERPISAHAN DAN PENJELASAN PENGURUS PANTI
5 BERTEMU KAKEK
6 PENJELASAN KAKEK
7 BERTEMU ORANG-ORANG HEBAT
8 BERBELANJA KEBUTUHAN
9 PENGETAHUAN BARU
10 MENDAPATKAN KEKUATAN
11 KUCING DAN ANJING
12 MASTER ZAO FILER
13 BERLATIH BERSAMA MASTER ZAO
14 BERLATIH BERSAMA MASTER ZAO 2
15 GELANG MERAH
16 BERLATIH SENDIRI
17 BERLATIH DENGAN BIMBINGAN KAKEK
18 BERLATIH DENGAN BIMBINGAN KAKEK 2
19 BERLATIH DENGAN BIMBINGAN KAKEK 3
20 BERLATIH JURUS PENGHANCUR BUMI TINGKAT LANGIT
21 BELAJAR JURUS PERINGAN TUBUH SURGAWI TINGKAT LANGIT.
22 BELAJAR MOBIL
23 MENDAPAT MASALAH PERTAMA.
24 MALL DUNIA BARU.
25 BELAJAR DARI BUKU OBAT
26 LIBURAN
27 MENOLONG RESEPSIONIS MUDA
28 MEMBAWA WANITA CANTIK.
29 PERNIKAHAN 10 PENGAWAL PRIBADI DANI.
30 MENUNGGU MASTER ZAO FILER
31 KEDATANGAN MASTER ZAO FILER DAN SUL FILER
32 PERPISAHAN DAN MENUJU SEKTE BULAN BERSINAR.
33 UJIAN MASUK KE DALAM SEKTE BULAN BERSINAR.
34 UJIAN MASUK SEKTE 2
35 UJIAN MASUK 3
36 UJIAN MASUK 4
37 LOLOS UJIAN.
38 KAMAR DENGAN 5 ORANG.
39 PERKENALAN TEMAN BARU
40 MASTER GUAN HONG
41 LATIHAN PERTAMA
42 LATIHAN KEDUA.
43 LATIHAN KETIGA
44 LATIHAN KE EMPAT
45 KEMBALI
46 AULA OBAT
47 TUGAS MURID LUAR.
48 PEMBAGIAN TUGAS
49 AULA PUSAKA
50 BERLATIH DENGAN SANGAT CEPAT
51 BELAJAR
52 MASALAH
53 PERTAMA KALI MEMBUAT PIL
54 AKU HANYA BOSAN
55 PERTANDINGAN
56 KEPALA SEKTE
57 PIL TINGKAT ATAS
58 AULA PERTEMUAN
59 RAHASIA LI
60 MEMBUAT PIL
61 HATI PERTANDINGAN
62 PERTANDINGAN
63 PERTANDINGAN 2
64 AULA PUSAKA
65 PERTANDINGAN 4
66 PERTANDINGAN SESELAI
67 BELAJAR ARRAY
68 MENUJU PERTANDINGAN LIMA BINTANG
69 PERTANDINGAN LIMA BINTANG
70 RUANGAN PIKIRAN KEMATIAN
71 HEWAN MENYERAMKAN
72 ALAM KEMATIAN
73 ALAM KEMATIAN 2
74 ALAM KEMATIAN 3
75 ALAM KEMATIAN 4
76 ALAM KEMATIAN 5
77 ALAM KEMATIAN 6
78 ALAM KEMATIAN 7
79 KEMBALI KE SEKTE
80 PERUMAHAN MURID BINTANG
81 PERUMAHAN MURID BINTANG
82 AULA OBAT
83 AULA PUSAKA
84 BUKU KEGELAPAN DAN BUKU JURUS CAHAYA.
85 SEKTE BINTANG TERANG
86 BANYAK HADIAH
87 MENCARI TAU
88 BARU PERTAMA
89 SIKAP YANG HARUS DI AMBIL
90 MERENCANAKAN SESUATU
91 DISKUSI
92 KEMBALI KE SEKTE BULAN BERSINAR
93 HEWAN BEST
94 AULA OBAT
95 MEMBUAT PIL
96 MEMBUAT PIL 2
97 IZIN
98 MEREKA ADALAH CALON ISTRIKU JUGA
99 EMPAT WANITA
100 MENUJU KE IBU KOTA
101 MENJELASKAN PADA KAKEK
102 PERKARA MOBIL
103 MALL SI (STYLE INTERNASIONAL)
104 BELANJA
105 BELANJA 2
106 BERPISAH
107 MELATIH PENGAWAL
108 MELATIH JURUS PEDANG NAGA SURGAWI TINGKAT LANGIT
109 MELATIH PENGAWAL
110 ADIK SEPERGURUAN KAKEKKU
111 PIL
112 SUNGAI BUNGA HARUM
113 MEMBERIKAN PIL
114 MENOLONG DEWI BUNGA
115 MENYEMBUHKAN
116 ZAIN DAN SUSI
117 ZAIN MEMBUNUH HEWAN BEST
118 LI MENGERJAI ZAIN
119 DINASTI ZON
120 DUA SEJOLI
121 MENGANTAR PULANG
122 TIBA-TIBA MASUK HUTAN BEST
123 NAGA ES
124 GUDANG SENJATA
125 ISTANA
126 KEMBALI KE KEDIAMAN
127 LI KEMBALI KE HUTAN BEST SENDIRI
128 MEMBUAT TOKEN UNTUK KEMBALI
129 TAMU TAK DI UNDANG
130 MAKAN BESAR
131 KE KHAWATIRAN LI
132 MENGIRIM PENGAWAL KE HUTAN BEST
133 MENGIRIM PENGAWAL KE HUTAN BEST 2
134 KE HUTAN BEST LAGI
135 BERMAIN BERSAMA LISA
136 MEMBERIKAN SENJATA KEPADA PEMIMPIN PENGAWAL
137 MEBERIKAN BANYAK PIL
138 RENCANA MELAWAN SEKTE IBLIS
139 KEDATANGAN KEPALA SEKTE DAN MASTER SEKTE
140 RENCANA LI MENYERANG LEWAT BELAKANG
141 PERTEMPURAN
142 PERTEMPURAN 2
143 RENCANA KULIAH
144 KUCING DAN ANJING
145 MEMBICARAKAN MASALAH KULIAH
146 RENCANA LI MENYAMAR MENJADI MISKIN
147 MEMBELI RUMAH DI KAMPUNG HARAPAN
148 BERKELILING PASAR
149 MEMBELI MOTOR
150 BERKELILING KAMPUNG
151 SIM
152 BERKELILING KAMPUS
153 MASALAH DI RESTORAN KAMPUS
154 SUSI DAN DUA KAKAKNYA
155 KEDATANGAN LISA DAN RISKA
156 PERTAMA MASUK UNIVERSITAS
157 MASALAH KE TIGA CALON ISTRI LI
158 DIKIRA SELINGKUH
159 MENELPON KAKEK
160 DIANGKAT MENJADI KETUA BEM
161 LIBURAN
162 KAMAR HOTEL SUPER MEWAH
163 PERTEMUAN EMPAT SAUDARA JAUH
164 MENGHADAPI MACAN BETINA
165 TERBEBAS
166 ACARA WISUDA
167 ACARA SELESAI
168 BERKUNJUNG KE TEMPAT RINO DAN KELUARGA
169 BERTEMU SUSI
170 LAMARAN ZAIN KE SUSI
171 PERTEMUAN KETIGA WANITA ZAIN
172 KEMBALI KEKEDIAMAN
173 PERKENALAN TIGA CALON ISTRI ZAIN
174 RENCANA BISNIS
175 MENGUNJUNGI KEDIAMAN LI DAN ZAIN
176 ACARA PERESMIAN
177 AKHIR KISAH KEPEMIMPINAN
Episodes

Updated 177 Episodes

1
PANTI ASUHAN ANUGRAH
2
PENGUMUMAN KELULUSAN
3
KEGELISAHAN LI
4
UPACARA, PERPISAHAN DAN PENJELASAN PENGURUS PANTI
5
BERTEMU KAKEK
6
PENJELASAN KAKEK
7
BERTEMU ORANG-ORANG HEBAT
8
BERBELANJA KEBUTUHAN
9
PENGETAHUAN BARU
10
MENDAPATKAN KEKUATAN
11
KUCING DAN ANJING
12
MASTER ZAO FILER
13
BERLATIH BERSAMA MASTER ZAO
14
BERLATIH BERSAMA MASTER ZAO 2
15
GELANG MERAH
16
BERLATIH SENDIRI
17
BERLATIH DENGAN BIMBINGAN KAKEK
18
BERLATIH DENGAN BIMBINGAN KAKEK 2
19
BERLATIH DENGAN BIMBINGAN KAKEK 3
20
BERLATIH JURUS PENGHANCUR BUMI TINGKAT LANGIT
21
BELAJAR JURUS PERINGAN TUBUH SURGAWI TINGKAT LANGIT.
22
BELAJAR MOBIL
23
MENDAPAT MASALAH PERTAMA.
24
MALL DUNIA BARU.
25
BELAJAR DARI BUKU OBAT
26
LIBURAN
27
MENOLONG RESEPSIONIS MUDA
28
MEMBAWA WANITA CANTIK.
29
PERNIKAHAN 10 PENGAWAL PRIBADI DANI.
30
MENUNGGU MASTER ZAO FILER
31
KEDATANGAN MASTER ZAO FILER DAN SUL FILER
32
PERPISAHAN DAN MENUJU SEKTE BULAN BERSINAR.
33
UJIAN MASUK KE DALAM SEKTE BULAN BERSINAR.
34
UJIAN MASUK SEKTE 2
35
UJIAN MASUK 3
36
UJIAN MASUK 4
37
LOLOS UJIAN.
38
KAMAR DENGAN 5 ORANG.
39
PERKENALAN TEMAN BARU
40
MASTER GUAN HONG
41
LATIHAN PERTAMA
42
LATIHAN KEDUA.
43
LATIHAN KETIGA
44
LATIHAN KE EMPAT
45
KEMBALI
46
AULA OBAT
47
TUGAS MURID LUAR.
48
PEMBAGIAN TUGAS
49
AULA PUSAKA
50
BERLATIH DENGAN SANGAT CEPAT
51
BELAJAR
52
MASALAH
53
PERTAMA KALI MEMBUAT PIL
54
AKU HANYA BOSAN
55
PERTANDINGAN
56
KEPALA SEKTE
57
PIL TINGKAT ATAS
58
AULA PERTEMUAN
59
RAHASIA LI
60
MEMBUAT PIL
61
HATI PERTANDINGAN
62
PERTANDINGAN
63
PERTANDINGAN 2
64
AULA PUSAKA
65
PERTANDINGAN 4
66
PERTANDINGAN SESELAI
67
BELAJAR ARRAY
68
MENUJU PERTANDINGAN LIMA BINTANG
69
PERTANDINGAN LIMA BINTANG
70
RUANGAN PIKIRAN KEMATIAN
71
HEWAN MENYERAMKAN
72
ALAM KEMATIAN
73
ALAM KEMATIAN 2
74
ALAM KEMATIAN 3
75
ALAM KEMATIAN 4
76
ALAM KEMATIAN 5
77
ALAM KEMATIAN 6
78
ALAM KEMATIAN 7
79
KEMBALI KE SEKTE
80
PERUMAHAN MURID BINTANG
81
PERUMAHAN MURID BINTANG
82
AULA OBAT
83
AULA PUSAKA
84
BUKU KEGELAPAN DAN BUKU JURUS CAHAYA.
85
SEKTE BINTANG TERANG
86
BANYAK HADIAH
87
MENCARI TAU
88
BARU PERTAMA
89
SIKAP YANG HARUS DI AMBIL
90
MERENCANAKAN SESUATU
91
DISKUSI
92
KEMBALI KE SEKTE BULAN BERSINAR
93
HEWAN BEST
94
AULA OBAT
95
MEMBUAT PIL
96
MEMBUAT PIL 2
97
IZIN
98
MEREKA ADALAH CALON ISTRIKU JUGA
99
EMPAT WANITA
100
MENUJU KE IBU KOTA
101
MENJELASKAN PADA KAKEK
102
PERKARA MOBIL
103
MALL SI (STYLE INTERNASIONAL)
104
BELANJA
105
BELANJA 2
106
BERPISAH
107
MELATIH PENGAWAL
108
MELATIH JURUS PEDANG NAGA SURGAWI TINGKAT LANGIT
109
MELATIH PENGAWAL
110
ADIK SEPERGURUAN KAKEKKU
111
PIL
112
SUNGAI BUNGA HARUM
113
MEMBERIKAN PIL
114
MENOLONG DEWI BUNGA
115
MENYEMBUHKAN
116
ZAIN DAN SUSI
117
ZAIN MEMBUNUH HEWAN BEST
118
LI MENGERJAI ZAIN
119
DINASTI ZON
120
DUA SEJOLI
121
MENGANTAR PULANG
122
TIBA-TIBA MASUK HUTAN BEST
123
NAGA ES
124
GUDANG SENJATA
125
ISTANA
126
KEMBALI KE KEDIAMAN
127
LI KEMBALI KE HUTAN BEST SENDIRI
128
MEMBUAT TOKEN UNTUK KEMBALI
129
TAMU TAK DI UNDANG
130
MAKAN BESAR
131
KE KHAWATIRAN LI
132
MENGIRIM PENGAWAL KE HUTAN BEST
133
MENGIRIM PENGAWAL KE HUTAN BEST 2
134
KE HUTAN BEST LAGI
135
BERMAIN BERSAMA LISA
136
MEMBERIKAN SENJATA KEPADA PEMIMPIN PENGAWAL
137
MEBERIKAN BANYAK PIL
138
RENCANA MELAWAN SEKTE IBLIS
139
KEDATANGAN KEPALA SEKTE DAN MASTER SEKTE
140
RENCANA LI MENYERANG LEWAT BELAKANG
141
PERTEMPURAN
142
PERTEMPURAN 2
143
RENCANA KULIAH
144
KUCING DAN ANJING
145
MEMBICARAKAN MASALAH KULIAH
146
RENCANA LI MENYAMAR MENJADI MISKIN
147
MEMBELI RUMAH DI KAMPUNG HARAPAN
148
BERKELILING PASAR
149
MEMBELI MOTOR
150
BERKELILING KAMPUNG
151
SIM
152
BERKELILING KAMPUS
153
MASALAH DI RESTORAN KAMPUS
154
SUSI DAN DUA KAKAKNYA
155
KEDATANGAN LISA DAN RISKA
156
PERTAMA MASUK UNIVERSITAS
157
MASALAH KE TIGA CALON ISTRI LI
158
DIKIRA SELINGKUH
159
MENELPON KAKEK
160
DIANGKAT MENJADI KETUA BEM
161
LIBURAN
162
KAMAR HOTEL SUPER MEWAH
163
PERTEMUAN EMPAT SAUDARA JAUH
164
MENGHADAPI MACAN BETINA
165
TERBEBAS
166
ACARA WISUDA
167
ACARA SELESAI
168
BERKUNJUNG KE TEMPAT RINO DAN KELUARGA
169
BERTEMU SUSI
170
LAMARAN ZAIN KE SUSI
171
PERTEMUAN KETIGA WANITA ZAIN
172
KEMBALI KEKEDIAMAN
173
PERKENALAN TIGA CALON ISTRI ZAIN
174
RENCANA BISNIS
175
MENGUNJUNGI KEDIAMAN LI DAN ZAIN
176
ACARA PERESMIAN
177
AKHIR KISAH KEPEMIMPINAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!