Di dalam kamar, Li memikirkan apa yang dia lihat dengan cara penggunaan elemen yang praktekkan oleh kakeknya.
"hemmm sepertinya akan sulit melindungi tubuhku seperti yang kakekku lakukan di lapangan itu, Tidak akan sulit kalo aku mencobanya"Kata Li meyakinkan dirinya sendiri di dalam kamarnya.
Li memusatkan energi qi dan mencoba melindungi tubuhnya dengan elemen tanah tapi yang terlindung cuma tangan kanannya.
"hemmm kayaknya ada yang salah aku terlalu memusatkan energi qi ku pada tangan"kata Li sendiri di dalam kamarnya
"mungkinkah..."gumam Li dalam pikirannya menebak kemungkinan yang akan dia lakukan
Li mencoba menyebarkan seluruh energi qi miliknya ke seluruh tubuhnya dan mencoba mengeluarkan elemen tanah sebagai pelindung untuk tubuhnya dan terlihat tanah berputar mengelilingi Li sebagai pelindungnya
"hahahahhaha dasar kakek tua itu tidak memberitahuku, akhirnya aku menemukan caranya"kata Li dengan tertawa di kamarnya sendiri seperti orang gila
Li mencoba elemen yang lain dan semuanya berjalan dengan lancar.Li terus-terusan tertawa terbahak bahak
hingga akhirnya malam berlalu tanpa dia sadari.
pagi....
Li terbangun seperti biasa setelah mandi dia duduk di sopa dengan santai.
"apa yang akan aku lakukan hari ini..."ucap Li sambil berpikir
Tak butuh waktu lama Li berdiri dari sopa
"elemen cahaya..., Coba aku lindungi tubuhku dengan elemen cahaya"kata Li sambil berdiri.
Li kembali melakukan hal yang sama dan tertawa dengan sendirinya karena berhasil melakukannya.
Li tanpa sadar dia melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 7 pagi dan bergegas menuju ruang makan untuk sarapan. di sana seperti biasa Li melihat kakeknya duduk sambil menyantap makanan di meja.Li yg baru sampai langsung duduk dan langsung menyantap makanan di meja.Di ruang makan tak ada suara sampai mereka berdua selesai sarapan.
"Sepertinya kamu sedikit bersemangat hari ini, apa yang akan kamu lakukan...?"kata Dani kepada Li setelah sarapan
"Aku gak tau kek... tapi aku ingin belajar terbang dengan elemen angin"kata Li dalam pikirannya
"Bisa saja kamu terbang tapi tergantung energi qi mu"kata Dani...
"Sepertinya semua tergantung sama energi qi pada akhirnya"kata Li mendengar apa yang di ucapkan Dani
"engkau salah cucuku..... jika engkau bergantung hanya pada energi qi kamu hanya akan menjadi sampah di sekte nantinya"kata Dani kepada Li
"maksud kakek...?" kata Li meminta penjelasan Dani
"energi qi memang kuat tapi tak sekuat energi tubuh dan keterampilan bela diri, jangan keterampilan bela diri dan energi tubuh tidak berguna, energi qi memang kuat tapi energi tubuh lebih kuat dalam pertahanan dan banyak jurus-jurus yang di gunakan energi tubuh sangat berbahaya, dan masalah keterampilan bela diri sangat penting dalam pertempuran, kamu tidak akan lama bertahan kalo hanya mengandalkan energi qi saja"kata Dani menjelaskan panjang lebar.
"pertempuran jarak dekat lebih penting dari jarak jauh karena secepat apapun dari jarak jauh banyak orang bisa menghindari serangan jarak jauh seperti kilat" lajut Dani
"Terus apa yang harus aku lakukan kek..."tanya Li ke Deni
"mmmmm Lebih baik kamu belajar dengan cepat melapisi tubuhmu dengan elemen, itu akan sangat berguna bagimu di sekte nanti"jelas Dani kepada Li
"maksud kakek...?"tanya Li lagi ke Dani
"coba Lihat ini
ini...
ini...
ini...
ini...
dan ini"kata dani sambil berdiri mencontohkan melapisi bagian tertentu dengan sangat cepat.
"kalo perlu lapisan yang kayak tadi kamu bisa membuat dua atau tiga untuk menghalangi serangan musuh ke anggota tubuhmu"lanjut Dani
"Akan aku coba dengan tehnik tanah"kata Li ke dani
"Tidak..... kamu tidak akan berkembang kalo seperti itu.. ikut aku"kata Dani sambil mengajak Li
Dani terus berjalan ke ruang tamu, lalu mengajak pengawal pribadinya ke lapangan latihan belakang rumah bersama Li. Tak lama mereka sampai di sana lewat pintu belakang. kedatangan Dani dan Li seperti biasa pengawal yang sedang berlatih memberi hormat.
"lanjutkan Latihan kalian, aku tidak akan mengganggu kalian" ucap Dani kepada pengawal-pengawal yang berhenti untuk menyapanya.
Dani berjalan ke arah yang sedikit jauh bersama Li dan pengawal pribadinya, setelah sampai di sana Dani memandangi pengawal Pribadinya termasuk Li juga ikut berbalik memandangi pengawal tersebut.
"Raka urut kan kalian berdasarkan kecepatan gerakan pukulannya,, saya tunggu"kata dani menyuruh Raka ketua pengawal itu.
"siap ketua"Lalu Raka mengurutkan semuanya dengan cepat.
"hahahhahaha hahaahahaha hahahahhahha" tawa Dani keluar saat melihat susunan itu
"Ada apa ketua ada yang salah....?"tanya Raka ke Dani
"Tidak ada,,,, Aku kira kamu yang paling cepat ternyata,urutan terakhir yang paling cepat. dan kamu masih kalah dengan adikmu hahahahahahahah"kata Dani dan tidak bisa menahan tawanya.
"Sandi menjadi paling cepat karena keturunan Ninja ketua... apa ketua tidak ingat saat kami mengejar sandi waktu kita belum mengangkatnya jadi pengawal di sini"kata Raka dengan malu
"emmmmmmmmmmm aku ingat"kata Dani sambil berpikir.
Li yang melihat itu hanya diam karena tidak tau apa yang direncakan kakeknya.setelah urutan pengawal dari yang kecepatannya lambat adalah:
Anton, ahli pencak silat
Riski, ahli karate
Rio, ahli pencak silat
Dandi, ahli taekwondo
Bimo, ahli muathay
Darma, ahli taekwondo
Elang, ahli kung fu
Raka, ahli jiu jitsu
Riki, ahli jiu jitsu
Sandi, ahli jiu jitsu
setelah mengurutkan dari yang terlemah tak ada yang bicara sama sekali karena Dani menganalisis gerakan dan kekuatan anak buahnya.
"Kerja bagus Raka"kata Dani memberikan jempol
"terus apa yang kakek ingin lakukan...?"tanya Li dengan penasaran kepada Dani
"melatih mu...... ada dua aturan di sini pertama kalian harus bisa menyerang dengan cepat dan jangan menahan diri dan kekuatan kalian, kedua cucuku tidak boleh mengeluarkan pukulan dan hanya boleh menghalangi pukulan..... kalo sampai ada yang menahan akan aku keluarkan dari pengawal pribadiku saat dia menahan kekuatannya, kalian semua paham"kata Li dengan panjang lebar
"paham ketua" jawab mereka serempak
"Baiklah kalian cucu kamu ke sana dari sini harus berjarak 5 meter..."kata Dani sambil menunjuk ke halaman di belakangnya.
"Baik kek"jawab Li dan berjalan setelah berbalik
"pertama anton.. ke sana lakukan sepeti apa yang aku katakan"kata Dani menyuruh anton.
"siap ketua"jawab anton
lalu anton berjalan ke arah tempat Li berada.
"Tuan muda mohon saya laksanakan perintah ketua"kata anton
"silahkan maju dengan kekuatan penuh mu yang seperti di katakan kakek"kata Li memandang anton
Lalu anton dengan cepat menyerang dengan kemampuan karate miliknya dengan cepat, walaupun anton menyerang Li dengan cepat, Li masih bisa menghindar dan menangkis seluruh serangan anton. satu jam berlalu Li belum mengeluarkan energi qi untuk menangkis pukulan anton.
walaupun anton terkenal dengan pukulan yang lambat tapi masih termasuk cepat bagi orang bisa. setelah 4 jam berlalu anton masih menyerang Li dengan cepat dan akhirnya merasa sedikit kesulitan terlalu lama menerima langsung serangan anton, Li menggunakan energi qi untuk melindungi dirinya, anton yang merasa menendang dan memukul tanah terus menerus merasa sedikit aneh, setelah tersadar baru menyadari setiap serangannya di tangkis di bentengi tanah ketika mendekati Li, anton akhirnya berhenti setelah 5 jam menyerang Li dengan napas berat.
"sudah tuan muda, aku menyerah"kata anton melihat Li yang masih siap bertahan.
"silahkan kembali dan katakan pada kakek siapa selanjutnya"kata Li
"siap tuan muda"kata Anton
setelah kembali anton memberi hormat kepada Dani
"apa yang kamu rasakan anton saat memukulnya...?"tanya Dani pada anton
"tuan muda awalnya tidak menggunakan kekuatan apa-apa untuk bertahan selama 4 jam, tapi 1 jam terakhir tadi tuan muda bertahan menggunakan tanah dan saya seperti terus menerus menendang tanah sampai napas saya terasa berat, ketua"kata anton menjelaskan yang terjadi.
"Bagus anton, kamu bertahan 5 jam jadi bonus kamu 50 juta nanti setelah acara ini selesai aku akan mentransfer ke rekening mu"kata dani menatap anton
"Terima kasi ketua" jawab anton
"sekarang setiap yang bertahan 1 jam akan mendapatkan bonus 10 juta perjamnya dan terserah kalian mau bertahan berapa lama, serang selanjutnya, Riski kau ke sana"kata Dani sambil membicarakan bonus dan menunjuk Riski
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Terus...
2023-07-10
0