PENJELASAN
Di NEGARA MEKAR SEJATI hanya terdapat 4 kota besar termasuk ibu kota negara dan lebih banyak kota kecil.
Empat kota besar
KOTA MAJU TERUS sekaligus sebagai ibu kota
KOTA SUNGAI BULAN
KOTA MATA NAGA
KOTA MALAM TERANG
dan masih banyak kota-kota kecil di Negara Mekar Sejati
Setelah mobil Mercedes benz meninggalkan Kota Bunga mobik tersebut langsung melaju ke arah barat menuju Kota Maju Terus di sepanjang perjalanan, Li yang terdapat di dalam mobil dengan lima pria kekar tidak ada yang berani bicara, baik Li dan lima pria kekar sama-sama gugup.
sedangkan di tempat lain mobil Toyota alphard yang membawa Shanti melaju ke arah timur Kota Sungai Bulan, untuk sampai dari kota bunga menuju kota sungai bulan cuma butuh 5 jam hingga sampai di kota tersebut.
shanti adalah salah satu putri keluarga besar di Kota Sungai bulan. keluarga Shang adalah keluarga terbesar dan terkuat di Kota sungai bulan.
sedangkan di tempat Sul dengan mobil mewah Kia grand melaju ke arah selatan menuju kota paling jauh di dekat pesisir pantai. dari kota bunga sampai ke kota mata naga setidaknya membutuhkan 12 jam lebih baru sampai ke sana.
Dan Sul filer adalah tuan muda dari keluarga filer di kota mata naga, keluarga filer adalah keluarga terbesar dan terkuat di kota mata naga.
Kembali ke tempat Li yang masih penasaran mau di bawa kemana dan tidak bisa berbuat apa-apa dan akhirnya tidur di dalam mobil karena mobil tidak kunjung sampai di tujuan.
setelah Li tidur para pengawal semuanya menghela napas bukan karena lelah oleh perjalanan mobil tapi takut tuan muda mereka terjadi dan mengatakan sesuatu hingga membuat mereka celaka.perjalanan masih berlanjut dan membutuhkan waktu 10 jam untuk sampai ke kota maju terus atau ibu kota negara.
para pengawal tidak ada yang berani tidur di dalam mobil takut nanti ada kejahatan di jalanan.
setelah Li tidur cukup lama dan melihat sekeliling dan tidak bertanya apa-apa, melihat tidak ada dari orang itu yang tidur.
"eeemmmmm kalian tidak capek, kenapa kalian tidak ada yang istirahat dan berjaga selain bergantian, aku juga tidak mungkin kabur saat mobil melaju dengan begini kencangnya"ucap Li dan kembali merebahkan sedikit badannya di kursi penumpang.
"kami tidak berani Tuan muda" kata para pengawal itu serempak.
mendengar apa yang di ucapkan orang-orang di dalam mobil itu Li mengusap matanya yang baru saja ingin berbaring
Li tidak bisa menahan tawanya sehingga terbahak-bahak dan batuk terus menerus. melihat itu pengawal-pengawal itu panik, untung pengawal di samping Li langsung bereaksi mengambilkan minuman dan memberikan minuman itu.
"silahkan Tuan muda" ucap pengawal di samping Li
"Terima kasih"ucap Li kepada pengawal yang di sampingnya.
Mendengar itu para pengawal tidak ada yang bereaksi dan hanya diam semuanya. pengawal yang duduk dengan Li hanya satu orang dan dua di belakang dan di depan dua sekaligus satu menjadi sopir. pengawal yang di belakang adalah pengawal paling aneh yang di lihat oleh Li semua anggota tubuhnya tertutup semua sama baju hingga mukanya tertutup kain.
Setelah tidak ada lagi yang bicara Li hanya melihat ke jendela
"emmm kapan kita sampai dan kemana tujuan kalian membawaku" ucap Li sembarang tanpa menengok mereka sama sekali
"Sabar tuan mudah 30 menit lagi kita sampai"jawab pengawal di samping
"Apa hanya itu gak ada jawaban kemana kalian membawaku" ucap Li kesal
"Maaf tuan muda anda akan tau sendiri setelah sampai" ucap pengawal di samping Li
"Baiklah"ucap Li sambil menghela napas panjang.
Setelah beberapa menit Li yang menghadap jendela terpana melihat gedung-gedung tinggi menjulang ke atas dan hanya bisa melihat dari dalam mobil.
setelah melewati banyak gedung tinggi itu mobil melaju di jalan kota dengan di percepat.
setelah 25 menit melaju di janan di depan gerbang tinggi sekitar 20 meter ke atas terbuka, seketika mobil mercedes benz yang di naiki Li masuk kedalam.
Li melihat di balik gerbang itu ada perumahan-perumahan seperti kos sepanjang gerbang itu memutari istana yang di tengah tersebut.
sampai di depan rumah atau istana itu mobil berhenti dan para pengawal di dalam mobil keluar dan berbaris di pintu mobil yang terbuka dan hanya Li yang ada di dalam sendirian dan pintu terbuka ke arah rumah besar itu.
terlihat seorang kakek-kakek di ikuti 10 orang di belakangnya dan diam di samping mobil yang terbuka pintu sampingnya.
"eemmmmmm mana tuan muda kalian kok tidak keluar apakah kalian gagal menjalankan misi kalian."ucap kakek itu dengan tegas
"Maaf ketua,,, kami tidak gagal tuan muda ada di dalam mobil"ucap pengawal di samping mobil
"Bocah tengik keluarlah aku tidak akan memakan mu"ucap kakek yang tidak lain adalah Dani rettes pemimpin keluarga Rettes dan Li yang ada di dalam gemeter.tapi akhirnya Li keluar dan hanya mengenakan pakaian sekolah yang saat dia pas kelulusan sambil membawa tas bag di belakang punggungnya.
"Beginilah cara pengawal ku yang ku latih bertahun tahun tidak tau aturan"ucap kakek rettes sambil melihat Li
pengawal di belakang kakek Rettes langsung bereaksi dan menghampiri Li
"Mohon tuan muda lepaskan tasnya biar saya membawakannya"ucap pengawal itu.
"Tidak perlu aku bisa membawa tasku sendiri"ucap Li tidak mau merepotkan orang lain.
kakek yang tadi terus melihat Li, menghampiri Li dan memeluknya dengan erat.
"cucuku Akhirnya kamu pulang"ucap kakek rettes sambil menangis meneteskan air mata
"siapa yang cucumu tua bangka bau tanah" ucap Li dengan tegas di telinga kakek rettes
mendengar apa yang di katakan Li, kakek itu semakin erat memeluk Li sampai hampir tidak bisa bernapas.
"Lepaskan aku, aaaaku tidak bisa bernapas"ucap Li terbata-bata ingin melepaskan pelukan Kakek itu
"panggil aku kakek dermawan, bijaksana dan ganteng baru aku akan melepaskan mu"ucap kakek rettes dan masih memeluk Li dengan erat
"Ba... baiklah kakek dermawan, dan bijaksana"ucap Li dan akhirnya pelukan itu langsung di lepaskan kakek rettes
"emmmmm kayak ada yang kurang"pikir kakek rettes sambil memegang dagunya
"udah gak usah mikir, ada yang kurang dan kakek memang tidak ganteng, karena aku yang paling ganteng disini"ucap Li dengan sopan
"hahahhahhaahhahaha Baiklah, sapa tuan muda kalian"perintah Kakek Rettes dengan tegas
"Selamat datang tuan muda" ucap seluruh pengawal yang ada di sana.
"kalian berlima yang menjemput tuan muda kalian tadi silahkan istirahat yang cukup kalo ambil libur dan bonus kalian besok di bendahara tim kalian masing²"ucap kakek rettes melihat pengawal yang menjemput Li
"Siap ketua"ucap lima orang itu dan langsung pergi dengan mobil
"Kalian bawa tuan muda kalian dan antar ke kamarnya ini sudah larut malam waktunya istirahat tidak baik untuk berbincang"ucap kakek rettes ke pengawal yang sepuluh bersama mereka tadi
kakek rettes langsung masuk dan Li dibawa masuk kedalam rumah yang seperti istana dan terkejut melihat rumah megah bagaikan istana itu. setelah mengikuti pengawal Li di antar ke kamar Pribadinya di lantai Dua.
Li langsung masuk ke kamar yang di tunjukkan pengawal sambil membuka pintu, setelah Li masuk kedalam Li melihat kemegahan di kamar itu.
"bagaimana nasip anak-anak panti sekarang dan dua saudaraku itu"gumam Li dalam pikirannya sambil mengingat Sul dan shanti
malam pun berakhir dengan damai Li langsung tidur di kamar yang mempunyai kasur lebar dan panjang 5 meter.
malam hening tercipta di malam itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Raysonic Lans™
ok
2025-01-08
0
Jimmy Avolution
Ayo...
2023-07-10
0