Pagi....
pagi yang dingin menjalar ke seluruh dalam tubuh, membuat tubuh semua makhluk hidup ingin tetap berada dalam rumahnya masing-masing.
setelah bangun, mandi dan sarapan pagi anak-anak panti yang sudah bisa sekolah SD,SMP dan SMA, mereka siap-siap untuk menuju sekolahnya masing masing.
Walaupun mereka anak dari panti asuhan masih bisa mendapatkan pendidikan dari sekolah-sekolah swasta yang langsung di bangun oleh Walikota Bunga.
sekolah itu dibangun oleh Walikota Bunga buat mereka yang kurang mampu dan sekolahnya di gratiskan.
Sekolah tersebut tidak jauh dari panti asuhan karena Wilayah kota Bunga tidak mempunyai pembagian wilayah.
Lokasi kota bunga sendiri sangat jauh di pinggir pantai dan kota-kota lainnya, Kota Bunga termasuk dalam Negara Mekar Sejati dan Kota Bunga termasuk kota kecil tidak termasuk dalam kota besar.
Anak-anak panti perlu berjalan kurang lebih dua ratus meter untuk mencapai sekolah, dan di sana sudah ada tiga sekolah saling berjejer, ada SMA SWASTA BUNGA, SMP SWASTA BUNGA dan SD SWASTA BUNGA.
Hari ini adalah Hari pengumuman kelulusan bagi mereka yang sekolah di sana termasuk Li, Sul dan Shanti yang hari ini akan lulus SMA.
Setelah sampai di sekolah anak-anak sekolah hanya menunggu dari jam enam pagi sampai jam delapan pagi baru pengumuman akan di tempelkan di papan pengumuman.
Li,Sul, dan Shanti bolak balik mencari nama mereka di papan pengumuman kelulusan.
"Aku memang tidak terkalahkan" kata Li menatap namanya di papan yang berperingkat satu
"sudah jelas kamu profesor dari SD, SMP, dan SMA tidak ada di sekolah Swasta ini mengalahkan mu" ucap Sul kepada Li dan sul menatap namanya masih saja di bawah Li
"kalian berdua memang profesor kalo masalah ujian akhir sekolah aku gak pernah bisa mengalahkan kalian"kata shanti sambil menghela napas
Walaupun mereka peringkat teratas di SD, SMP dan SMA Swasta Bunga, tapi masih saja tidak dapat mengalahkan Satu siswa dari SD, SMP dan SMA Negeri Bunga.
"memang si monster gila ini selalu juara pertama"Ucap Shanti melihat nama satria di peringkat pertama di seluruh kota Bunga
"huusssh jangan bilang gitu mungkin dia jenius dari keluarga kaya"sanggah Li kepada santi di sampingnya.
"benar kata Saudara Li mungkin dia jenius dari keluarga kaya" ucap Sul membenarkan kata Li.
Di papan pengumuman tidak hanya menampilkan nilai dan peringkat dari sekolah itu saja tapi menampilkan juga peringkat di seluruh sekolah Kota Bunga.
"sudahlah mari kita pulang sudah mau siang dan kita gak ada kegiatan di sekolah lagi"kata Shanti mengajak dua sahabatnya itu
"Benar kata Shanti mending kita balik ke panti bantu orang-orang di sana membersihkan Panti" ucap Li...
"lets go brother"kata Sul sambil merangkul dua sahabatnya
santi yang di rangkul seperti itu langsung meninju perut Sul dengan Keras
Baaammmmmm
sampai Sul memegang perutnya yang terasa sedikit sakit
"Maaf shanti..."kata Sul sambil memegangi perutnya
"Sekali lagi kamu seperti itu akan aku pecahkan yang di bawah mu itu"ucap shanti sambil menunjuk bawah ************ Sul
"sudah sudah... shanti kalo bawahnya Sul kamu pecahkan nanti dia meras gak bisa hidup lagi di dunia ini"ucap Li sambil tertawa terbahak-bahak
"Sudah ayo balik"kata shanti berjalan di depan duluan
setelah berjalan balik ke panti hari sudah siang menunjukkan panas yang terik, sesampai di panti mereka membantu orang-orang tua di panti dalam menyelesaikan pekerjaan di panti.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Terus....
2023-07-10
0