Pagi.....
Pagi seperti biasanya Li selalu bangun awal dan sekarang Li bangun jam 4 pagi. Li menuju kamar mandi dan mandi telah itu baru dia duduk di kamarnya.
"hemm apa sebaiknya aku pelajari buku itu"gumam Li dalam pikirannya.
setelah berpikir Li langsung mengeluarkan Semua buku dan menaruhnya di atas kasurnya.setelah melihat semuanya Li menyadari bahwa semua buku itu berbeda warnanya ada coklat, merah, Putih dan bening, dan buku berwarna mengkilat yang dia dapat dari gelang yang di berikan kakeknya.
"Hemmm sepertinya buku ini mengikuti elemen seperti warnanya tidak seperti buku yang aku dapatkan dari dewa keadilan itu,"kata Li di kamarnya
"yang mana ya akan aku pelajari lebih dulu"pikir Li
Li lalu mengambil buku berwarna coklat Dan mulai membacanya.Li selesai membaca semua buku warna coklat yang menjelaskan kekuatan elemen tanah, Li selesai membacanya dalam 30 menit, Dan Li juga membaca Buku warna merah, putih dan bening, Li selesai tiap 30 menit membaca buku tersebut.
"hoooaaammmm sangat membosankan membaca semua buku yang cuma menjelaskan kegunaan terbaik untuk elemen"Kata Li sambil mengantuk di dalam kamarnya
"emmm tinggal 1 buku "Li memegang buku berwarna emas dan langsung membacanya, setelah 30 menit baru Li selesai membaca semua buku tersebut dan selesai tepat jam 7.
"Hemm kayaknya kakek sudah di ruang makan buat sarapan"kata Li di dalam kamarnya
Li menaruh buku tersebut kedalam cincin ruangnya, dan langsung keluar kamar menuju ke ruang makan.
Di ruang makan Dani dan master zao sedang asik mengobrol sambil menunggu sarapan di siapkan.
Li datang melihat kedua kakek itu.
"pagi kek... pagi master zao" sapa Li sambil duduk.
"eeemmmm tumben bener kamu bilang seperti itu ke kakek"Kata Dani menatap Li yang baru datang
"emmmmmm biar biasa,,,,,, kapan master zao berangkat pulang..."kata Li sambil bertanya
"Sepertinya... Setelah sarapan ini "kata master zao.
setelah mereka berbincang sedikit akhirnya setelah itu mereka baru makan, hanya terdengar sendok dan garpu di keheningan itu.
setelah selesai sarapan mereka menuju ruang tamu dan duduk di sana. saling berhadapan.
"Sepertinya buku yang master berikan, tidak berkaitan dengan Jurus bela diri tapi hanya dasar-dasar menggunakan elemen dan Paling bagus di gunakan untuk kondisi menyerang dan bertahan"Kata Li melihat master zao
"Benar yang kamu katakan di buku itu tidak ada jurus-jurus spesial dalam bela diri tapi kalo kamu menguasai itu dengan elemen yang kamu punya dan mencoba menyerang dan bertahan tanpa jurus bela diri, nanti kamu akan dengan mudah mempelajari jurus-jurus tingkat langit dari dalam buku, dan ini buku tingkat penempatan Jiwa dan buku ini tingkat langit, Buku ini adalah jurus Naga Membelah bumi, Buki ini tingkat langit"kata Master zao sambil melemparkan buku ke atas meja.
"Apa tidak apa memberikan ini kepadaku master...?"tanya Li kepada master zao
"Tidak apa-apa... setelah tingkat kultivasi mu naik juga jurus dalam buku itu tidak akan berguna bagimu, karena ada banyak jurus yang lebih baik nanti ketika kultivasi mu sudah naik tingkat"Jawab master zao sambil menjelaskan.
"benar kata master zao di sekte ada banyak buku nanti yang lebih baik, semakin tinggi semakin beda jurus yang akan kamu pelajari di setiap tingkat, kalo jurus itu kamu kuasai sekalipun tidak banyak memberikan luka pada lawan di atas mu kecuali kalo kamu menggunakannya dengan sangat terampil"kata Dani membenarkan ucapan Master zao
"Ya sudah saatnya aku pamit karena keluargaku menungguku di rumah di kota Naga dan bersiap melatih cucuku di sana yang kekuatannya tidak seberapa"Ucap master zao sambil berdiri
"baik kami akan mengantarmu keluar"kata Dani yang juga ikut berdiri
Mereka berjalan dan menuju pintu besar rumah untuk mengantar master zao
"Ya sudah aku pamit dulu kak dan kamu rajin-rajin lah berlatih sebulan lagi aku akan kesini menjemput kamu"kata master zao sambil memeluk Dani dan kembali menatap Li
Master zao langsung berlari seolah dia kilat setelah melambaikan tangannya ke arah Li.
"Mmmm jurus apa yang di pakai Sehingga Master zao seperti menghilang begitu saat dia Berlari.....?"Tanya Li kepada Dani yang berdiri di dekatnya.
"Itu adalah penguasaan langkah kilat dan itu termasuk dalam elemen angin dan melawan gravitasi bumi, jangan kira master zao hanya berlari saja, Tapi dia akan terbang nanti kalo sudah sangat jauh dari kota dan tak terlihat dengan cepat"Kata Dani menjelaskan kepada Li
"hmm bisa terbang juga, Apa kakek juga bisa terbang...?"tanya Li ke Dani
"Bisa.... karena kakek punya elemen angin dan Tanah"Kata Dani dan sedikit mengangkat tubuhnya dari tanah.
"Bagaimana bisa seperti itu kek aku juga menguasai 4 elemen"Tanya Li ke dani Lagi
"fokus lah melatih elemen yang kamu kuasai dan dengan dasar-dasar itu kamu akan paham dengan kegunaannya sendiri nantinya"Jawab Dani sambil berbalik masuk ke dalam rumah
"baik kek" jawab Li
setelah masuk ke dalam rumah dan Li menuju kamarnya dan sudah menunjukkan waktu sedikit lebih siang.
Li terus melatih kemampuan elemen dan dasar-dasarnya Li sangat cepat paham, dan seolah dia sudah menguasainya
itu bukan karena Li menguasai atau tidak tapi karena tingkat kultivasi nya yang paling kuat di dunianya sekarang.
"Sepertinya aku sudah paham, coba aku terbang sedikit seperti kata kakek"Kata Li sambil memusatkan energi angin di bawah telapak kakinya dan Li langsung terbang sedikit keatas
"Mmmmm ini tidak menguras energi qi banyak pantas semua kultivator yang punya elemen angin memakai ini"gumam Li yang melihat energi qi nya tidak terlalu banyak berkurang
Li terus berlatih dan berlatih 4 elemen yang dia kuasai dengan semua petunjuk buku tingkat langit itu.
"hemmmm kayaknya kalo untuk latihan menyerang menggunakan elemen tidak bisa aku latih di sini harus di luar, stelah makan siang nanti aku akan keluar ke belakang rumah untuk berlatih serangan di tempat latihan pengawal"kata Li di kamarnya
Li fokus dan mempelajari semua dan praktek di kamarnya dan tidak melempar elemen yang dia kuasai itu karen takut menghancurkan kamar itu.
setelah berlatih cukup keras Li tanpa sadar sudah melewati beberapa jam dan melihat jam dinding sudah hampir menunjukkan jam 12.
Li langsung menuju ke kamar mandi dan mandi
Setelah memakai baju kaos yang di lemari Li menuju ruang makan untuk makan siang.
Li berjalan ke ruang makan dan di ruang makan sudah ada Dani duduk sendiri.
Li berjalan dan duduk di tempat dia biasa duduk.
"kek ada yang mau ku tunjukkan pada kakek nanti setelah makan kita ke lapangan Latihan di belakang rumah"Kata Li melihat dani
"oke nanti setelah makan kita langsung ke sana" jawab Dani yang masih melihat Li
"eeemmmm bocah ini, sepertinya sudah berkembang jauh dalam penguasaan semua elemennya, lebih baik aku mengikutinya nanti ke lapangan"gumam Dani dalam pikirannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Ayo...
2023-07-10
0