Siang...
Setelah sampai di depan rumah keluarga Rettes, Li menyuruh pengawal yang bersamanya untuk menaruh semua barang yang dia beli dan kembali ke anggotanya.
Li yang sudah sampai di rumah langsung menuju ruang makan untuk makan siang, Li menemukan kakeknya di ruang makan sedang makan bersama Riska.
"kayak ya kalian cocok..."kata Li yang melihat kakeknya dengan Riska sedang asik makan siang
Dani dan Riska yang mendengar itu langsung menoleh melihat Li berdiri dari jalan ruang keluarga.
"Duduk lah untuk makan, jangan bicara omong kosong setelah itu ikut aku ke ruang keluarga"ucap Dani sambil menatap Li dan Risa hanya menghiraukan Li lanjut makan sendiri.
"Baik kek" jawab Li karena malas berdebat dengan kakeknya.
"Susah juga mau mengajak kakek tua itu bercanda kalo ada masalah serius" gumam Li dalam pikirannya sambil melihat dan berjalan untuk duduk di tempat biasa dia makan dan langsung makan siang.
Setelah makan makan Li dan Dani menuju ruang keluarga dan seperti biasa di sana sudah ada pengawal Pribadi kakeknya menunggu sambil duduk.setelah sampai mereka duduk di tempat biasa dan saling berhadapan cuma terhalang meja besar.
"Kalian sudah makan siang belum"tanya Dani ke pengawalnya yang sudah dari tadi duduk.
"Belum ketua" jawab mereka serempak
"Kalian pergilah makan siang, jangan ganggu aku sampai sore terserah kalian mau mengerjakan apa, karena ada hal penting yang harus ku bicarakan dengan cucuku"kata Dani yang masih menatap pengawalnya.
"siap ketua" ucap 10 pengawal itu dan berdiri memberi hormat dan langsung pergi.
"Tumben sekali kakek ada hal penting mau dibicarakan"kata Li melihat Dani
"sebenarnya ini terlalu terburu-buru tapi kakek sudah tidak bisa menundanya lagi"kata Dani dengan sedikit Lemes menatap Li.
"Kenapa kek... kelihatannya kakek sedikit lelah hari ini"kata Li melihat Dani yang berwajah sedikit lesu
"Begini sebenarnya organisasi Dunia bawah sudah semakin berkembang di seluruh kota akhir-akhir ini, jadi kakek tidak mau menunda latihan mu lagi"kata Dani menatap Li dengan serius.
"Apakah mereka sekuat itu kek, sampai kakek sampai takut menghadapinya...?" tanya Li ke Dani
"Ada hal yang harus kamu tau, sebenarnya di Negara Mekar sejati ini kenapa kota-kota besar hanya ada di pinggir pantai dan tidak ada kota di tengah-tengah Negara ini"Kata Deni menjelaskan tentang Negara mekar sejati
"kenapa...?" tanya Li menatap serius Dani
"Sebenarnya semua ini berkaitan juga sama kematian orang tua mu, setelah kakek selidiki bahwa orang tua mu mati bukan karena kecelakaan tapi karena di bunuh orang-orang sekte"jawab Dani kepada Li
"Sekte..... berarti ada buku-buku yang bercerita tentang sekte yang kuat beneran ada Kek...?"tanya Li kepada Dani
"Benar seperti itu...dua hari yang lalu kakek pernah mengatakan kepadamu kalo kakek sama kuatnya sama anak buah Dunia bawah karena kakek dulu pernah menjadi salah satu murid sekte di tengah hutan belantara itu"Jawab Dani dengan serius
"Berarti kakek sangat kuat"puji Li menatap kakeknya
"Tidak.. Ayah mu lebih Kuat dari kakek, dan ayah mu juga murid sekte itu karena kakek mengirimnya ke sana, dan Tapi ayahmu bodoh merasa kuat dan menyinggung Pemimpin-pemimpin semua Sekte dan di keluarkan dari sana, kakek tidak pernah meminta penjelasan ayahmu saat kembali ke rumah tapi ayahmu terus menerus dan mengembangkan prajurit untuk membasmi dunia ilegal. Tapi ayahmu tidak menyangka kalo dunia ilegal di kota-kota Negara Mekar sejati ini memiliki pelindung di bawah salah satu sekte di tengah hutan belantara itu"jawab Dani menjelaskannya pada Li
"Emang di tengah hutan itu banyak sekte di kek...?"tanya Li ke Deni penasaran.
"Tidak.... Di sana cuma ada Tiga sekte Besar, Ada sekte Bintang Terang, Sekte Bulan Bersinar Dan sekte Matahari dan kakek dulu Pernah menjadi murid luar di Sekte Bulan bersinar, dan tidak terlalu jauh ke dalam hutan dari Ibukota ini"jawab Dani dan menjelaskannya Ke Li
"Jadi mau kakek Aku pergi ke sana buat belajar Bela diri."kata Li ke Dani
"Iya.... Karena Kalo kamu belajar di sana lebih baik di bandingkan dengan ilmu bela diri di kota-kota di Negara ini, dan ilmu bela diri di kota hanya di anggap sampah di dalam sekte di sana"kata Dani kepada Li
"Baiklah Biar kakek atur aja sendiri bagaimana baiknya"kata Li
"Sebelum kamu berangkat ke sana besok ada Master dari sekte Bulan bersinar akan datang ke sini yang sudan kakek hubungi, kamu tidak akan langsung ke sana karena kamu belum mencapai anak-anak jenius yang syaratnya buat masuk ke dalam sekte, dan banyak hal yang kamu belum tau tentang sekte" kata Dani
"Mohon kakek jelaskan apa-apa yang kakek tau tentang sekte itu...." pinta Li ke Dani
"Baiklah... Uang di sana pecahan-pecahan emas, berlian, rubik dan batu mulia lainnya, terus di sana sebelum kamu masuk ada tes nanti di sana, ada tiga tes baru bisa masuk dan menjadi murid sekte, pertama Tes kekuatan, kedua Tes membunuh monster yang sudah di siapkan sekte, dan terakhir tes melihat, dan untuk lolos masuk ke dalam sekte membutuh kan 6 poin paling rendah yang bisa masuk dan menjadi murid sekte. dan sebulan dari sekarang sekitar 35 hari lagi gerbang akan terbuka dan menerima murid baru di Sekte bulan bersinar, jadi kakek minta kamu besok serius berlatih sama master yang kakek undang dan yang akan membawamu ke sana nantinya"Jelas Dani panjang lebar kepada Li
"Baiklah kakek"kata Li.
Tanpa di sadari mereka mengobrol hampir malam membicarakan semua itu. mereka pun setiap jam 6 sudah waktunya makan malam, Li dan Deni menuju ruang makan seperti biasanya,setelah makan malam mereka kembali ke kamar masing-masing.
Di dalam kamar Li hanya melamun.
"Begitu luas dunia ini, dan banyak pengetahuan baru yang aku dapat setelah bertemu kakekku setelah sekian lama terpisah, sekarang bagai mana keadaan panti dan di mana dua saudaraku itu berada"gumam Li dalam pikirannya sambil tidur dan tanpa sadar Li ketiduran dengan sendirinya dan tidak seperti biasa Li tidur cepat malam ini, malam pun sunyi hanya angin malam yang berhembus di luar ruangan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Terus ..
2023-07-10
0