Siapa sebenarnya gigolo ini?

Warning! Adegan tidak untuk dibaca dibawah umur ya😁

Aaron benar-benar melakukan apa yang dibatinkannya, dia menyetubuhi sang istri didalam bathtub tersebut dan tidak ada kelembutan dalam gerakannya hingga Yuna mengerang didalam kenikmatan dan juga kesakitan disaat bersamaan

"Pelan-pelan ach...sakit..." jerit Yuna menyentuh lengan si gigolo saat kini si gigolo memenuhi dirinya dan bergerak kasar. Sensasinya memang berbeda dan cukup menggairahkan bagi dirinya tapi tetap saja Yuna merasakan ada yang berbeda dari si gigolo hari ini, pria itu menyetubuhinya dengan emosi yang tertahan

"Ingin menyewa gigolo lain heuh! Rasakan ini! Kau harus mengingat ini sampai kapanpun, Yuna" batin Aaron yang terus-terusan menyerang Yuna hingga air didalam bathtub itu beriak dan tumpah-tumpah karena gerakan mereka berdua didalamnya

Keduanya basah tapi bukan dingin yang kini memenuhi keduanya, melainkan panas yang membara memenuhi diri

"Pelan-pelan..." kembali Yuna mendesiskan rasa keberatannya pada gerakan kasar sang gigolo

"Sial! Ini tidak bisa dibiarkan." batin Aaron saat melihat wajah memelas Yuna. Istrinya itu tampak tidak begitu nyaman

Dengan kedua tangan gagahnya Aaron mengangkat tubuh Yuna dengan begitu mudahnya, Aaron tak pernah berpikir kalau tubuh sang istri seringan ini

"Ach...apa yang kau lakukan?" tanya Yuna yang terkejut tiba-tiba diangkat begitu oleh si Gigolo. Yuna langsung merangkul leher si gigolo karena takut Jatuh hingga tidak peduli dengan posisi mengundang yang dilakukannya. Dadanya tepat diwajah si gigolo

Tanpa sedikit pun mengeluarkan suara menjawab pertanyaan Yuna Aaron terus berjalan keluar dari kamar mandi menuju ranjang kamar, dimana dia bisa melihat Yuna nyaman diatas sana nantinya

Bruuk... Dijatuhkannya Yuna keatas ranjang

"Apa yang kamu- ugh..." Yuna yang ingin protes kembali terpotong saat si gigolo mulai bergerak lagi mengeksploitasi tubuhnya

"Hukumanmu dimulai disini, Yuna." batin Aaron bergerak meraih secarik kain dan bergerak cepat menangkap tangan Yuna dan mengikatnya ke tiang ranjang

"Hey! Apa yang kau lakukan?" Yuna kembali protes saat tangannya diikat ke kepala ranjang, tapi si gigolo sama sekali tidak terganggu dengan teriakan Yuna

Si gigolo beranjak menggigit telinga Yuna yang tidak bisa melakukan apa-apa dengan tangan terikat

"Ugh...haa.." de sah Yuna saat sensasi berbeda kembali terasa. Gerakan si gigolo membuatnya gila. Dirinya malam ini sepenuhnya takluk dibawah permainan si gigolo

"Lepaskan tanganku... Sakit!" keluh Yuna lagi saat mencapai pelepasannya yang kesekiannya yang lain. Gigolonya benar-benar terampil

Mata tajam Aaron menilik tubuh Yuna diatas ranjang, dengan posisi tangan terikat dan terlentang, istrinya itu terlihat begitu menggairahkan apalagi tubuh Yuna yang bergerak-gerak mencoba melepaskan diri dari ikatan

"Kumohon!" Yuna benar-benar memelas sekarang, dia merasakan pergelangannya sakit sekarang karena bergesek dengan kain yang diikat oleh si gigolo

Setitik air mata turun melewati celah topeng yang Yuna pakai dan itu tertangkap oleh mata tajam Aaron

"Sial! Dia menangis.." batin Aaron kembali mengumpat untuk kesekian kalinya. Dia bergerak melepaskan ikatannya saat menyadari istrinya itu menangis. Yuna telah salah memilih tempat, istrinyq itu tidak benar-benar mengetahui dunia yang dia masuki saat ini. Andai bukan dia yang menjadi gigolonya, Aaron yakin Yuna juga akan sama tersiksanya seperti sekarang. Mustahil ada pria yang tidak ingin melakukan hal liar dengan Yuna dalam tampilan seperti sekarang

Begitu terlepas Yuna buru-buru mendudukkan diri dan melihat pergelangan tangannya yang sudah memerah karena bekas ikatan si gigolo

"Kau menyakitiku!" sentak Yuna pada si gigolo yang kini hanya menatapnya sedang dirinya mengelus lembut pergelangannya yang sakit

"Aku memprovokasimu bukan berarti kau boleh mengikatku seperti ini," protes Yuna lagi yang terus berceloteh memarahi si gigolo yang telah berani mengikatnya

"Kamu juga menikmatinya." batin Aaron menjawab yang tentu saja tidak berani mengeluarkan suaranya

Gerakan Yuna yang sekarang tidak sedikitpun lepas dari lirikan Aaron yang terus mempusatkan tatapannya pada sang istri, dan gerakan Yuna terlihat seakan sedang menggodanya. Aaron yang sudah kembali terangsang hanya dengan melihat gerakan menangis Yuna yang terlihat manja bergerak kembali mendekati sang istri, tentu saja hukuman bagi Yuna tidak sampai disitu

"Yaakk, kenapa kau mendekat lagi. Aku tidak mau diikat lagi!" Yuna mencoba menjauhkan tangannya dari jangkauan gigolonya yang tanpa disadarinya kalau bukan itu yang menjadi tujuan si Gigolo sekarang. Dia lebih tertarik dengan posisi lain sekarang

Tangan besar Aaron bergerak cepat meraih pinggang polos Yuna dan membaliknya membuat tubuh itu telungkup

"Yakk, apa yang kau lakukan?" Yuna berteriak saat dirinya kini ditahan dan pinggulnya coba di naikkan oleh si gigolo

"Tung_tunggu...posisi ini... Ahh..." Yuna kembali terbuai dengan rangsangan yang begitu menggoda, sedang si gigolo sama sekali tidak berencana bergerak dengan lembut. Gerakannya kasar dan menuntut

"Sangat kasar... Dorongannya seakan mengubah isi perutku menjadi berantakan." Yuna membatin ditengah kegiatan itu

"Kenapa aku merasakan kesenangan yang terasa akrab namun asing ini, siapa..."

"Siapa sebenarnya gigolo ini?" batin Yuna bertanya bingung

.

.

.

Maaf bab ini sedikit😁

Selagi nunggu up, ayo mampir ke karya temanku dengan judul seperti dibawah ini👇

Terpopuler

Comments

Usmi Usmi

Usmi Usmi

knp gak d tarik aja topeng nya 🤣

2025-01-28

0

Anonymous

Anonymous

yuuu

2023-07-12

2

Melisa Bee

Melisa Bee

lanjut kk...gemesh ah sm critanya

2023-05-18

1

lihat semua
Episodes
1 Diabaikan
2 Permintaan
3 Masih perawan
4 Penyerahan kehormatan
5 Akhirnya terpenuhi
6 Berbohong sebagai gigolo
7 Alergi atau...?
8 Pergi ke pesta
9 kemarin malam menyenangkan?
10 Teman baru
11 2 Tahun 4 bulan 6 hari 19 jam
12 Ivan Bonnie
13 Kau cemburu, Tuan!
14 Jangan ikut campur!
15 Berikan aku gigolo lain
16 Takkan kubiarkan
17 Siapa sebenarnya gigolo ini?
18 Mengunjungi papa mertua
19 Tentang Yuna
20 Aaron galau
21 Rumah tanpa istri
22 Akulah Gigolomu
23 Kegilaan
24 Dua pelayan setia
25 Bertemu Ivan
26 Pandangan Miss Gio
27 Cemburu
28 Surat
29 Yuna
30 Siksaan kenikmatan
31 Egois
32 Liar
33 Ingkar janji
34 Undangan
35 Pesan
36 Idiot sebenarnya
37 Papa Mertua- ceraikan Aaron
38 Hamil
39 Jimmy vs Ivan
40 Rasa
41 Istriku
42 Perhatian
43 Mulai curiga
44 Gigoloku ternyata suamiku
45 Yuna terluka
46 Sakit
47 Akulah pria itu
48 Helena
49 Ivan menerobos
50 Aaron tiba
51 Kesalahanku
52 Ini aku, Suamimu!
53 Ipar sialan
54 Tulus
55 Gengsian
56 Sulit untuk jujur
57 Izin menikahi istrimu
58 Undangan perpisahan
59 Kepergian papa Mertua
60 Terbongkar
61 Permainan Yuna
62 Aaron tersiksa
63 Memohonlah
64 Aku mencintaimu, Yuna
65 Semuanya telah terlambat
66 Yuna pergi
67 Yuna vs Helena
68 Penolong
69 Tidak ada tujuan
70 Baru seminggu
71 Perjanjian
72 Tenang
73 Aaron dan Ivan bertemu
74 Gaun pengantin
75 Ivan menyerah
76 Cincin dan diari
77 Pelayan dan asisten
78 Rasa bersalah dan Rindu
79 Kasih sayang keluarga
80 Keberadaan Yuna
81 buket bunga pengantin
82 Pernikahan Gina
83 Semoga beruntung
84 Lamaran kedua
85 Maafkan aku!
86 Aku mencintaimu
87 Poor Jimmy
88 Dia...
89 Lahirnya pewaris
90 Hadiah kelahiran
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Diabaikan
2
Permintaan
3
Masih perawan
4
Penyerahan kehormatan
5
Akhirnya terpenuhi
6
Berbohong sebagai gigolo
7
Alergi atau...?
8
Pergi ke pesta
9
kemarin malam menyenangkan?
10
Teman baru
11
2 Tahun 4 bulan 6 hari 19 jam
12
Ivan Bonnie
13
Kau cemburu, Tuan!
14
Jangan ikut campur!
15
Berikan aku gigolo lain
16
Takkan kubiarkan
17
Siapa sebenarnya gigolo ini?
18
Mengunjungi papa mertua
19
Tentang Yuna
20
Aaron galau
21
Rumah tanpa istri
22
Akulah Gigolomu
23
Kegilaan
24
Dua pelayan setia
25
Bertemu Ivan
26
Pandangan Miss Gio
27
Cemburu
28
Surat
29
Yuna
30
Siksaan kenikmatan
31
Egois
32
Liar
33
Ingkar janji
34
Undangan
35
Pesan
36
Idiot sebenarnya
37
Papa Mertua- ceraikan Aaron
38
Hamil
39
Jimmy vs Ivan
40
Rasa
41
Istriku
42
Perhatian
43
Mulai curiga
44
Gigoloku ternyata suamiku
45
Yuna terluka
46
Sakit
47
Akulah pria itu
48
Helena
49
Ivan menerobos
50
Aaron tiba
51
Kesalahanku
52
Ini aku, Suamimu!
53
Ipar sialan
54
Tulus
55
Gengsian
56
Sulit untuk jujur
57
Izin menikahi istrimu
58
Undangan perpisahan
59
Kepergian papa Mertua
60
Terbongkar
61
Permainan Yuna
62
Aaron tersiksa
63
Memohonlah
64
Aku mencintaimu, Yuna
65
Semuanya telah terlambat
66
Yuna pergi
67
Yuna vs Helena
68
Penolong
69
Tidak ada tujuan
70
Baru seminggu
71
Perjanjian
72
Tenang
73
Aaron dan Ivan bertemu
74
Gaun pengantin
75
Ivan menyerah
76
Cincin dan diari
77
Pelayan dan asisten
78
Rasa bersalah dan Rindu
79
Kasih sayang keluarga
80
Keberadaan Yuna
81
buket bunga pengantin
82
Pernikahan Gina
83
Semoga beruntung
84
Lamaran kedua
85
Maafkan aku!
86
Aku mencintaimu
87
Poor Jimmy
88
Dia...
89
Lahirnya pewaris
90
Hadiah kelahiran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!