Masih perawan

" Ah nona. Bukankah Anda istri dari tuan Aaron Nelson?" tanya si pemilik rumah yang menyewakan jasa gigolo pada Yuna. Seorang wanita yang berpenampilan seksi dengan senyum menggoda di wajahnya, walau tampak jelas kalau wanita itu berkisar umur antara 40 tahunan. Yuna tersenyum lalu masuk dengan begitu santai kedalam ruangan itu.

Terlihat olehnya berbagai furnitur yang tersusun dengan rapi dan sunyi. Yuna tidak mengerti apapun tentang hubungan badan antara pria dan wanita dan sekarang dia ingin berlagak seperti wanita yang sudah berpengalaman dalam hal itu. Setidaknya dia harus tetap menjunjung harga dirinya didepan orang lain sebagai istri dari pria paling berpengaruh di kota tersebut

" Iya, kau benar" jawabnya dengan anggun seraya mendudukkan diri diatas sofa yang tersedia dalam ruangan. Dia tidak peduli apakah tuan rumah sudah mempersilahkan atau tidak

" Ah! Adakah yang dapat saya bantu nyonya?" kata si wanita lagi sedikit ragu dengan pertanyaannya. Tidak mungkin Nyonya muda Nelson ingin mencarikan gigolo kemari bukan?

" Sebelum saya menyebutkan apa tujuan saya kemari, bolehkah saya tahu? Saya harus memanggil Anda apa?"

" Oh iya! Kenalkan nyonya. Saya Giorgina. Anda bisa memanggil saya Miss Gio" wanita itu mengulurkan tangannya setelah memperkenalkan dirinya sebagai miss Gio. Yuna menatap pada tangan terulur itu dan menyambutnya

" Saya Yuna. Tidak perlu memanggil saya dengan embel-embel nyonya. Cukup Yuna saja"

" Oh..Baiklah" jawab miss Gio sembari tersenyum. Rasa tegangnya perlahan memudar

" Saya kemari ingin menyewa seorang gigolo" kata Yuna dengan santai, menatap datar pada miss Gio. Dia sedang mencoba terlihat se alami mungkin untuk tidak terlalu tegang dengan keinginan gilanya

" Apa!!" miss Gio cukup terkejut mendengarnya sampai-sampai wanita berumur tiga puluhan itu menutup mulutnya. Apa ini bisa diartikan kalau tuan Aaron Nelson pria yang bermasalah dengan genetalnya hingga tidak dapat memuaskan istrinya dan sekarang sang istri pergi mencari kesenangan dengan gigolo? Miss Gio tidak dapat mempercayainya

" Jangan berpikiran macam-macam. Saya sudah mendapatkan izin dari suami saya yang akan segera menjadi mantan suami mungkin" kata Yuna yang mendapatkan perhatian penuh rasa penasaran dari miss Gio

" Aku akan menceritakannya padamu. Pastikan kamu dapat dipercaya"

" Tenang saja nyonya. Setiap rahasia pelanggan kami akan tetap terjaga" miss Gio meyakinkan. Yuna mulai menceritakan sedikit tentang pernikahannya dengan Aaron yang tidak seperti apa yang orang-orang lihat. Dia tidak pernah bahagia dalam pernikahannya dan rasa penasarannya pada hubungan dengan lawan jenis. Miss Gio hanya mampu membuka mulutnya tidak percaya dengan pendengarannya

" Tuan Aaron benar-benar tidak pernah menyentuh Anda?"

" Ya..seperti apa yang Anda dengar. Saya masih perawan" jawab Yuna yang membuat miss Gio membelalakkan matanya

" Tapi..Anda yakin ingin melakukan ini nyonya? Melepas kehormatan Anda pada seorang gigolo?" miss Gio sekali lagi memastikan. Sejelek apapun pandangan masyarakat padanya akan profesinya sebagai mucikari para gigolo, miss Gio tetap masih memiliki rasa kasihan dalam diri akan para wanita seperti Yuna

" Anda tidak perlu memikirkan hal itu. Saya sudah siap untuk menanggung semuanya. Berikan pada saya gigolo terbaik disini" pinta Yuna dengan wajah datarnya. Gadis itu jelas tidak ingin terlihat gentar saat ini

" Tapi nyonya..?"

" Anda tidak perlu khawatir akan bayarannya. Saya akan membayarnya, berapapun yang Anda inginkan"

" Sebenarnya ini bukan soal bayaran nyonya melainkan..." miss Gio ragu untuk mengatakannya. Sekarang dia memegang kunci rahasia terbesar istri dari pria paling berpengaruh di kota X. Bukankah itu luar biasa? Dia hanya perlu membuka kunci lalu akan ada jalan lebar terbentang untuknya. Entah itu jalan menuju kemakmuran atau jalan menuju kehancuran. Bukan hal sulit bagi seorang Aaron Nelson menghapus seorang wanita sepertinya dari kumpulan masyarakat

" Jangan takut! Aaron tidak akan menyakiti Anda selama Anda menjaga rahasia ini agar tidak diketahui orang lain. Bukankah sudah saya bilang. Aaron mengijinkan saya untuk tidur dengan pria lain"

" Nyonya tenang saja. Saya jamin kalau saya dapat dipercaya"

" Oh ya! Apakah ada cara supaya saya dapat berhubungan tanpa di kenali. Seperti yang Anda tahu, saya istri dari pria paling berpengaruh. Sangat sulit menutup identitas diri agar tidak dikenali" kata Yuna lagi

" Anda dapat melakukannya dalam gelap" usul miss Gio

" Tidak! Aku tidak suka alternatif itu. Ini akan menjadi malam pertamaku dalam berhubungan badan dan aku tidak ingin melakukannya dalam gelap" ujar Yuna menolak usul yang dilontarkan

" Bagaimana dengan topeng? Anda bisa menggunakan topeng untuk menutupi sebagian wajah Anda. Kebetulan saya mempunyai beberapa disana" kata Miss Gio menunjuk pada laci di sudut ruangan. Yuna tampak berpikir. Alternatif itu sangat berguna, Yuna dapat menyembunyikan identitasnya tanpa perlu menutup diri untuk menatap nantinya

" Baiklah. Itu sepertinya usul yang bagus. Aku akan memakai topeng" putus Yuna akhirnya

" Silahkan Anda menuju kamar terbaik disini, nyonya" kata miss Gio yang menuntun Yuna pada kamar terbaik rumah bordil gigolo tersebut

" Terima kasih. Ini uang bayarannya. Semuanya 50 juta, saya akan datang lagi nantinya sampai uang itu habis"

" Apa!!" kembali miss Gio terbelalak. Ternyata Yuna memang tidak main-main untuk tidur dengan Gigolo

" Lakukan saja apa yang ku minta. Tidak perlu terkejut seperti itu"

" Baik nyonya..saya akan segera membawa gigolo terbaik untuk Anda. Saya permisi"

" Eum" Yuna hanya mengangguk dan memasuki kamar tersebut. Yuna tersenyum menatap dekorasi kamar tersebut yang bagaikan kamar pengantin. Dia yakin, kamar ini pasti ditujukan untuk VIP. Wangi didalamnya juga begitu menggoda dengan kelopak mawar yang memenuhi ranjang tapi tidak ada lilin disekitarnya. Mendadak Yuna kembali merasakan jantungnya berdegup dengan kencang. Apakah dia sudah siap untuk melakukan ini semua?

" Tidak..aku tidak boleh gentar seperti ini" gumam Yuna menatap pada topeng berwarna merah ditangannya. Topeng yang diberikan miss Gio untuk menutupi identitasnya

" Ah! Lebih baik aku mandi dulu" lanjutnya sembari melangkah ke dalam kamar mandi. Dapat tercium oleh hidung mancungnya aromaterapi yang begitu menenangkan. Bukankah ini terlalu bagus hanya untuk fasilitas orang yang akan melakukan hubungan badan tanpa ikatan? Yuna tertawa, setidaknya ini adalah cara seseorang untuk mencari uang demi bertahan hidup dan dia tidak punya hak dalam mengkritiknya bukan? Bahkan sekarang dirinya termasuk salah satu yang mencari kesenangan dengan cara kotor ini.

Yuna membuka pakaiannya dan terlihat lah kulit mulusnya yang begitu indah. Tubuhnya juga begitu menggoda. Sungguh Aaron akan menyesal pernah mensia-siakan istri seperti Yuna. Dengan begitu anggun, Yuna masuk kedalam bathtub yang sudah tersedia dengan segala wewangian yang akan cukup bagus untuk kulitnya

" Ah nyamannya" gumamnya sembari menikmati waktunya berendam didalam bathtub sebelum dirinya melepas kehormatannya pada seorang Gigolo

🍀🍀🍀

Miss Gio tampak mondar-mandir memikirkan siapa gigolo yang pantas untuk melayani Yuna. Dia sedikit sulit untuk memastikan siapa yang pantas saat mengingat kalau Yuna masih lah seorang perawan

" Ah bagaimana ini! Tidak ada yang pantas" gumamnya merasa kebingungan. Miss Gio akan merasa bersalah jika memberikan Gigolo yang jelas-jelas tidak akan pantas untuk Yuna disaat gadis itu masih menyandang status sebagai istri Aaron Nelson dan masih lah seorang perawan

" Bagaimana! Apa yang harus kulakukan?"

Tok... Tok... Tok...

Suara ketukan pintu mengalihkan kebingungannya. Miss Gio segera melangkah untuk membukanya dan dibuat terkejut dengan tamu yang datang

" Anda.....?"

" Bisakah saya menjadi gigolo disini?"

.

.

.

Terpopuler

Comments

Wayan Sucani

Wayan Sucani

Aron

2025-01-23

0

Anonymous

Anonymous

suaminya

2023-07-12

2

yuna v

yuna v

jreng jreng.......siapakah ituuuu?

2023-05-04

0

lihat semua
Episodes
1 Diabaikan
2 Permintaan
3 Masih perawan
4 Penyerahan kehormatan
5 Akhirnya terpenuhi
6 Berbohong sebagai gigolo
7 Alergi atau...?
8 Pergi ke pesta
9 kemarin malam menyenangkan?
10 Teman baru
11 2 Tahun 4 bulan 6 hari 19 jam
12 Ivan Bonnie
13 Kau cemburu, Tuan!
14 Jangan ikut campur!
15 Berikan aku gigolo lain
16 Takkan kubiarkan
17 Siapa sebenarnya gigolo ini?
18 Mengunjungi papa mertua
19 Tentang Yuna
20 Aaron galau
21 Rumah tanpa istri
22 Akulah Gigolomu
23 Kegilaan
24 Dua pelayan setia
25 Bertemu Ivan
26 Pandangan Miss Gio
27 Cemburu
28 Surat
29 Yuna
30 Siksaan kenikmatan
31 Egois
32 Liar
33 Ingkar janji
34 Undangan
35 Pesan
36 Idiot sebenarnya
37 Papa Mertua- ceraikan Aaron
38 Hamil
39 Jimmy vs Ivan
40 Rasa
41 Istriku
42 Perhatian
43 Mulai curiga
44 Gigoloku ternyata suamiku
45 Yuna terluka
46 Sakit
47 Akulah pria itu
48 Helena
49 Ivan menerobos
50 Aaron tiba
51 Kesalahanku
52 Ini aku, Suamimu!
53 Ipar sialan
54 Tulus
55 Gengsian
56 Sulit untuk jujur
57 Izin menikahi istrimu
58 Undangan perpisahan
59 Kepergian papa Mertua
60 Terbongkar
61 Permainan Yuna
62 Aaron tersiksa
63 Memohonlah
64 Aku mencintaimu, Yuna
65 Semuanya telah terlambat
66 Yuna pergi
67 Yuna vs Helena
68 Penolong
69 Tidak ada tujuan
70 Baru seminggu
71 Perjanjian
72 Tenang
73 Aaron dan Ivan bertemu
74 Gaun pengantin
75 Ivan menyerah
76 Cincin dan diari
77 Pelayan dan asisten
78 Rasa bersalah dan Rindu
79 Kasih sayang keluarga
80 Keberadaan Yuna
81 buket bunga pengantin
82 Pernikahan Gina
83 Semoga beruntung
84 Lamaran kedua
85 Maafkan aku!
86 Aku mencintaimu
87 Poor Jimmy
88 Dia...
89 Lahirnya pewaris
90 Hadiah kelahiran
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Diabaikan
2
Permintaan
3
Masih perawan
4
Penyerahan kehormatan
5
Akhirnya terpenuhi
6
Berbohong sebagai gigolo
7
Alergi atau...?
8
Pergi ke pesta
9
kemarin malam menyenangkan?
10
Teman baru
11
2 Tahun 4 bulan 6 hari 19 jam
12
Ivan Bonnie
13
Kau cemburu, Tuan!
14
Jangan ikut campur!
15
Berikan aku gigolo lain
16
Takkan kubiarkan
17
Siapa sebenarnya gigolo ini?
18
Mengunjungi papa mertua
19
Tentang Yuna
20
Aaron galau
21
Rumah tanpa istri
22
Akulah Gigolomu
23
Kegilaan
24
Dua pelayan setia
25
Bertemu Ivan
26
Pandangan Miss Gio
27
Cemburu
28
Surat
29
Yuna
30
Siksaan kenikmatan
31
Egois
32
Liar
33
Ingkar janji
34
Undangan
35
Pesan
36
Idiot sebenarnya
37
Papa Mertua- ceraikan Aaron
38
Hamil
39
Jimmy vs Ivan
40
Rasa
41
Istriku
42
Perhatian
43
Mulai curiga
44
Gigoloku ternyata suamiku
45
Yuna terluka
46
Sakit
47
Akulah pria itu
48
Helena
49
Ivan menerobos
50
Aaron tiba
51
Kesalahanku
52
Ini aku, Suamimu!
53
Ipar sialan
54
Tulus
55
Gengsian
56
Sulit untuk jujur
57
Izin menikahi istrimu
58
Undangan perpisahan
59
Kepergian papa Mertua
60
Terbongkar
61
Permainan Yuna
62
Aaron tersiksa
63
Memohonlah
64
Aku mencintaimu, Yuna
65
Semuanya telah terlambat
66
Yuna pergi
67
Yuna vs Helena
68
Penolong
69
Tidak ada tujuan
70
Baru seminggu
71
Perjanjian
72
Tenang
73
Aaron dan Ivan bertemu
74
Gaun pengantin
75
Ivan menyerah
76
Cincin dan diari
77
Pelayan dan asisten
78
Rasa bersalah dan Rindu
79
Kasih sayang keluarga
80
Keberadaan Yuna
81
buket bunga pengantin
82
Pernikahan Gina
83
Semoga beruntung
84
Lamaran kedua
85
Maafkan aku!
86
Aku mencintaimu
87
Poor Jimmy
88
Dia...
89
Lahirnya pewaris
90
Hadiah kelahiran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!