Mengunjungi papa mertua

Yuna terkapar lelah setelah digempur dengan begitu menggebu oleh si gigolo, matanya terbuka saat kesadaran masih tersangkut di indranya.

Dapat dilihatnya si gigolo yang kini terduduk dipinggir ranjang membelakanginya hingga Yuna dapat dengan jelas menikmati punggung tegap gagah itu dengan warna kulit yang sangat cocok dengan postur tubuh pria itu

"Dengan tubuh seindah itu sangatlah sia-sia untuknya menjadi seorang gigolo, padahal menjadi model sangatlah cocok baginya..." Yuna membatin saat melihat betapa bagusnya tubuh sang gigolo seakan tubuh itu memang dibentuk sedemikian rupa agar terlihat tepat dibentuk yang sempurna

"Tapi tetap saja dia hanyalah seorang gigolo," lanjut batinnya yang kemudian jatuh tertidur kerena kelelahan. Yuna bahkan sampai menangis dalam tidurnya, dia merasa hina sekaligus senang diwaktu bersamaan. Yuna tetap berusaha tegar dengan segala kalimat kejam yang suaminya lontarkan tapi hatinya tidak dapat berbohong, hanya Aaron satu-satunya pria yang diinginkan hatinya, terlalu sulit baginya untuk melupakan cintanya pada Aaron yang sudah dipupuknya dengan begitu lama, dan Yuna harus jujur pada dirinya sendiri kalau sekarang dia tidak lagi berharga setelah semua ini, dia menyerahkan tubuhnya pada laki-laki lain

Aaron yang terduduk merenung setelah pelepasannya kini berbalik, menatap pada sang istri yang sudah terkulai tak berdaya. Dirinya tadi memang sangat keterlaluan saat menyetubuhi Yuna dan akan sangat wajar jika istrinya itu sampai tak sadarkan diri sekarang

"Apa dia tertidur?" batin Aaron bertanya seraya mencoba menyentuh lengan Yuna, dan benar saya wanita itu sama sekali tidak terganggu saat dirinya juga membaringkan tubuh Yuna dengan posisi yang lebih baik dan sialnya Aaron kembali merasakan dirinya tegang hanya dengan pemandangan sang istri yang telanjang

"Tidak, kau tidak boleh mengganggunya lagi, Aaron!" peringat Aaron pada dirinya sendiri tapi matanya terus saja menyusuri tubuh polos sang istri yang dipenuhi dengan corak mahakarya dirinya, tidak ada sedikit celah yang disisakannya pada tubuh sang istri

"Sekilas, dia terlihat seperti penggoda yang terobsesi dengan hasrat se ksualnya sendiri, tapi pada saat yang sama dia terlihat seperti bayi ketika tertidur." batin Aaron lagi seraya bergerak melepaskan topeng diwajah Yuna dan kini terlihat jelas wajah istrinya itu yang basah oleh air mata

"Kau menangis?" bisik Aaron pelan, cukup tertegun melihat wajah sang istri yang nampak putus asa

"Kamu yang punya keinginan untuk tidur dengan pria lain, jadi kenapa kamu memperlihatkan wajah seperti ini ketika kamu mendapatkan kebebasan yang kamu inginkan?" bisik Aaron lagi dengan lirih lalu menyentuh wajahnya untuk membuka topeng yang masih melekat diwajahnya

"Aku bertanya-tanya apa yang kamu rasakan saat kamu memilih untuk tidur dengan pria lain sebagai syarat kamu akan menandatangani surat cerai kita? Kenapa kamu terlihat tidak bahagia sama sekali?" tangan Aaron bergerak dengan sendirinya menyeka air mata yang membekas dimata dan pipi Yuna, mendadak perasaannya terasa lain. Aaron menyeka lembut air mata sang istri dengan penuh perasaan

Selagi dirinya sibuk memperhatikan wajah Yuna yang tertidur, Aaron tiba-tiba tersadar dengan apa yang dilakukannya

"Sialan!" desisnya yang langsung menjauhkan tangannya dari wajah Yuna

"Aku merasa sudah gila sekarang," gumamnya lagi yang sekali lagi menatap pada wajah Yuna

"Andai kamu tidak terlahir dari rahim wanita hina itu, mungkin aku tidak akan membencimu sebesar ini!" ujar Aaron sebelum beranjak dari ranjang yang sudah lebih dulu dirapikannya selimut menutupi tubuh Yuna

Aaron melirik pada jam yang tergantung di dinding dan mengumpat pelan saat waktu bahkan sudah hampir beranjak pagi, dia tidak punya waktu untuk istirahat sepertinya saat kerjaan kantornya menumpuk dan minta diselesaikan

"Sial!" umpatnya lagi seraya memakai kembali pakaian basahnya tadi saat tidak ada pakaian lain yang pantas dipakainya disana. Tapi beruntung saat dia keluar Miss Gio memberikan sepasang pakaian untuknya yang diduganya sebagai pakaian gigolo, tapi Aaron tak punya pilihan selain memakainya. Dia merasa dirinya benar-benar seorang gigolo sekarang, gigolo pribadi istrinya.

🍀🍀🍀

Pagi yang sudah menjelang siang Yuna terbangun dan merasakan tubuhnya benar-benar remuk, rasanya lebih menyakitkan daripada saat pertama dia melakukannya

"Ach..." ringisnya yang benar-benar merasakan tubuhnya lemah tidak bertenaga

Seperti sebelumnya, Miss Gio masuk sembari membawa senampan makanan dan melayani Yuna dengan baik

"Anda baik-baik saja, Nyonya?" tanya Miss Gio yang jelas tau kalau Yuna sedang tidak baik-baik saja

"Iya, aku baik-baik saja." jawab Yuna pelan dan mulai mendudukkan diri yang bersandar pada kepala ranjang

"Kenapa semalam Miss tidak mendengarkan perintahku? Aku meminta gigolo lain!" ujar Yuna tiba-tiba membuat Miss Gio mendadak membeku. Bukankah Aaron berkata akan menyelesaikan masalah ini? Tapi apa sekarang? Tuan penguasa itu meninggalkannya dalam masalah setelah mendapat kesenangannya sendiri

"Bukan begitu, hanya saja dialah gigolo terbaik disini dan juga dialah gigolo paling steril di tempat saya. Saya tidak ingin Anda sampai harus terjangkit penyakit yang tidak Anda inginkan jika berhubungan dengan gigolo yang tidak jelas kesehatannya." jelas Miss Gio yang bisa bernafas lega setelah bisa menjawabnya dengan lancar walau jelas itu hanyalah jawaban asal yang dilontarkannya agar bisa terlepas dari kecurigaan Yuna

Yuna mengangguk mengerti

"Baiklah, saya mengerti! Kedepannya biarkan dia saja yang jadi gigolo pribadi saya, dan saya ingin dia harus ada setiap saya menginginkannya!"

"Baik Nyonya."

🍀🍀🍀

Sorenya Yuna menatap gedung bertingkat didepannya yang banyak orang berlalu lalang didalamnya serta akan benyak orang berseragam putih yang melayani banyak orang didalamnya

"Heuh..." Yuna menghembuskan nafasnya sebelum melangkahkan kakinya masuk kedalam gedung yang merupakan sebuah rumah sakit berfasilitas elit dimana ayah mertuanya dirawat disana selama hampir dua tahun setelah kecelakaan yang dialami papa mertuanya

Tubuhnya jauh lebih baik setelah berendam dalam air aromatherapy yang disiapkan oleh Miss Gio, hingga sekarang dia bisa bergerak dengan lebih baik walau rasa pegal masih kentara sekali terasa

Yuna langsung pergi menuju rumah sakit setelah kembali dari kediaman Miss Gio. Dia merasa telah menjadi menantu yang jahat saat sudah hampir seminggu tidak mengunjungi papa mertuanya di rumah sakit, dan lupakan tentang Aaron! Yuna tidak yakin kalau suaminya itu pernah menginjakkan kakinya kesini beberapa bulan ini. Dia tahu kalau Aaron membenci papanya, itu terlihat saat dirinya dijodohkan dengan Aaron, suaminya itu terlihat marah pada sang papa mertua. Tapi sampai sekarang Yuna tidak tau apa yang menjadi sebab konflik internal antara keduanya

Melempar senyum pada setiap suster dan perawat yang lewat, dia memang terkenal ramah senyum yang sangat berbanding terbalik dengan sang suami, Aaron Nelson

Tok...tok...tok...

Yuna mengetuk pintu ruang rawat sang papa mertua sebelum membukanya dan masuk kedalamnya. Dapat dilihatnya seorang perawat sedang menyuapi makan sang mertua. Aaron memang tidak terlalu peduli pada papanya itu tapi pria itu masih menempatkan beberapa perawat khusus untuk menjaga papanya dirumah sakit itu

"Nyonya muda, Anda datang!" si perawat buru-buru bangkit menyambut Yuna tapi ditahan oleh wanita itu, Yuna menyuruh perawat itu untuk tetap melanjutkan menyuapi papa mertuanya yang kini lumpuh total setelah semua jaringan inti tubuhnya rusak parah karena kecelakaan, namun syukur sang papa mertua masih bisa bernafas dan bicara walau tidak boleh sering-sering. Tuhan masih menyayangi papa mertuanya dengan menyelamatkan nyawanya dan memberi kesempatan baginya untuk menyelesaikan masalahnya dengan putra semata wayangnya, Aaron

"Kamu datang, menantuku." seru sang ayah mertua yang bernama lengkap William Nelson dengan sedikit susah, beliau memang tidak bisa berbicara banyak karena sakitnya yang sudah begitu kritis

"Iya papa, aku datang mengunjungimu." jawab Yuna mendekat pada sang papa mertua dan menyentuh tangannya

.

.

.

Selagi menunggu novel ini up, ayo mampir juga di novel keren temanku yang berjudul seperti dibawah👇🏼

Terpopuler

Comments

Itin

Itin

ow... siapa sebenarnya ibu Yuna?

apakah selingkuhan mertuanya?
ga mungkin lah karna kalo gitu Aaron n Yuna berarti Kaka beradik.
trus apa dong?

2023-06-30

4

Usermaatre

Usermaatre

𝚠𝚊𝚊𝚊𝚑 𝚊𝚍𝚊 𝚊𝚙𝚊 𝚍𝚐𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚗𝚢𝚊 𝚈𝚞𝚗𝚊 𝚢𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚠𝚊𝚗𝚒𝚝𝚊 𝚑𝚒𝚗𝚊 𝚜𝚖 𝚜𝚒 𝙰𝚊𝚛𝚘𝚗 𝚢𝚊..

2023-06-18

0

Melisa Bee

Melisa Bee

Ya elah gensi lo setinggi langit aaron..kugeprek tau rasa lo

2023-05-19

0

lihat semua
Episodes
1 Diabaikan
2 Permintaan
3 Masih perawan
4 Penyerahan kehormatan
5 Akhirnya terpenuhi
6 Berbohong sebagai gigolo
7 Alergi atau...?
8 Pergi ke pesta
9 kemarin malam menyenangkan?
10 Teman baru
11 2 Tahun 4 bulan 6 hari 19 jam
12 Ivan Bonnie
13 Kau cemburu, Tuan!
14 Jangan ikut campur!
15 Berikan aku gigolo lain
16 Takkan kubiarkan
17 Siapa sebenarnya gigolo ini?
18 Mengunjungi papa mertua
19 Tentang Yuna
20 Aaron galau
21 Rumah tanpa istri
22 Akulah Gigolomu
23 Kegilaan
24 Dua pelayan setia
25 Bertemu Ivan
26 Pandangan Miss Gio
27 Cemburu
28 Surat
29 Yuna
30 Siksaan kenikmatan
31 Egois
32 Liar
33 Ingkar janji
34 Undangan
35 Pesan
36 Idiot sebenarnya
37 Papa Mertua- ceraikan Aaron
38 Hamil
39 Jimmy vs Ivan
40 Rasa
41 Istriku
42 Perhatian
43 Mulai curiga
44 Gigoloku ternyata suamiku
45 Yuna terluka
46 Sakit
47 Akulah pria itu
48 Helena
49 Ivan menerobos
50 Aaron tiba
51 Kesalahanku
52 Ini aku, Suamimu!
53 Ipar sialan
54 Tulus
55 Gengsian
56 Sulit untuk jujur
57 Izin menikahi istrimu
58 Undangan perpisahan
59 Kepergian papa Mertua
60 Terbongkar
61 Permainan Yuna
62 Aaron tersiksa
63 Memohonlah
64 Aku mencintaimu, Yuna
65 Semuanya telah terlambat
66 Yuna pergi
67 Yuna vs Helena
68 Penolong
69 Tidak ada tujuan
70 Baru seminggu
71 Perjanjian
72 Tenang
73 Aaron dan Ivan bertemu
74 Gaun pengantin
75 Ivan menyerah
76 Cincin dan diari
77 Pelayan dan asisten
78 Rasa bersalah dan Rindu
79 Kasih sayang keluarga
80 Keberadaan Yuna
81 buket bunga pengantin
82 Pernikahan Gina
83 Semoga beruntung
84 Lamaran kedua
85 Maafkan aku!
86 Aku mencintaimu
87 Poor Jimmy
88 Dia...
89 Lahirnya pewaris
90 Hadiah kelahiran
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Diabaikan
2
Permintaan
3
Masih perawan
4
Penyerahan kehormatan
5
Akhirnya terpenuhi
6
Berbohong sebagai gigolo
7
Alergi atau...?
8
Pergi ke pesta
9
kemarin malam menyenangkan?
10
Teman baru
11
2 Tahun 4 bulan 6 hari 19 jam
12
Ivan Bonnie
13
Kau cemburu, Tuan!
14
Jangan ikut campur!
15
Berikan aku gigolo lain
16
Takkan kubiarkan
17
Siapa sebenarnya gigolo ini?
18
Mengunjungi papa mertua
19
Tentang Yuna
20
Aaron galau
21
Rumah tanpa istri
22
Akulah Gigolomu
23
Kegilaan
24
Dua pelayan setia
25
Bertemu Ivan
26
Pandangan Miss Gio
27
Cemburu
28
Surat
29
Yuna
30
Siksaan kenikmatan
31
Egois
32
Liar
33
Ingkar janji
34
Undangan
35
Pesan
36
Idiot sebenarnya
37
Papa Mertua- ceraikan Aaron
38
Hamil
39
Jimmy vs Ivan
40
Rasa
41
Istriku
42
Perhatian
43
Mulai curiga
44
Gigoloku ternyata suamiku
45
Yuna terluka
46
Sakit
47
Akulah pria itu
48
Helena
49
Ivan menerobos
50
Aaron tiba
51
Kesalahanku
52
Ini aku, Suamimu!
53
Ipar sialan
54
Tulus
55
Gengsian
56
Sulit untuk jujur
57
Izin menikahi istrimu
58
Undangan perpisahan
59
Kepergian papa Mertua
60
Terbongkar
61
Permainan Yuna
62
Aaron tersiksa
63
Memohonlah
64
Aku mencintaimu, Yuna
65
Semuanya telah terlambat
66
Yuna pergi
67
Yuna vs Helena
68
Penolong
69
Tidak ada tujuan
70
Baru seminggu
71
Perjanjian
72
Tenang
73
Aaron dan Ivan bertemu
74
Gaun pengantin
75
Ivan menyerah
76
Cincin dan diari
77
Pelayan dan asisten
78
Rasa bersalah dan Rindu
79
Kasih sayang keluarga
80
Keberadaan Yuna
81
buket bunga pengantin
82
Pernikahan Gina
83
Semoga beruntung
84
Lamaran kedua
85
Maafkan aku!
86
Aku mencintaimu
87
Poor Jimmy
88
Dia...
89
Lahirnya pewaris
90
Hadiah kelahiran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!