🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Pagi tadi ,Ramon bertemu dengan Alicia dengan tampilan pengantar bunga. Malam ini ,dia malah melihat tampilan Alicia yang cantik dan seksi dengan pakaian yang cukup tipis dan terbuka menurut nya. Ramon benar-benar penasaran dengan sosok wanita yang kini sudah duduk manis disamping nya ini,dia seperti ditarik untuk tau kehidupan Alicia.
Alicia menatap mata Ramon,dia bingung bagaimana menjelaskan nya tapi ngak masalah juga menceritakan semua nya pada pria yang baru dikenal nya ini. Lagi pula ,belum tentu mereka akan bertemu lagi setelah ini. Terlihat dari mobil yang dipakai oleh Ramon,Alicia bisa yakin kalau Ramon bukan lah pria miskin .
Apalagi kalau Ramon bisa membantu nya,akan lebih bagus menurut nya. Tapi Alicia sedikit ragu untuk menceritakan mengenai kehidupan nya,dia tidak ingin nanti nya dikasihani oleh pria disamping nya ini.
"Bukan aku,tapi ayah ku. Dia penjudi dan punya hutang banyak,dia ingin menjual ku juga ibu ku untuk bisa membayar hutàng nya " jelas Alicia tanpa malu.
"Apa dia ayah kandung mu?" tanya Ramon yang penasaran kalau masih ada seorang ayah yang berniat seperti itu pada istri dan anak nya .
"Ya....Dia ayah kandung ku,ibu ku juga bukan istri kedua nya tapi dia rela menjual kami . Lebih tepat nya ibu ku,hari ini jika aku ngak lari. Mungkin aku juga akan mengalami hal yang sama seperti ibu ku " jelas Alicia,dia merinding membayangkan digilir oleh beberapa pria.
"Kau masih ingat aku?" tanya Ramon sambil tetap fokus pada jalanan.
Alicia terkejut, dia langsung menoleh ke arah Ramon. Memperhatikan wajah Ramon dari dekat hingga akhirnya dia membulatkan mata nya,merasa tak percaya jika pria di samping nya ini adalah pria yang tadi pagi bersembunyi.
"Anda yang tadi pagi kan?" tanya Alicia sambil mengernyitkan dahi nya .
"Ya....Itu rumah orang tua ku,aku baru sampai dikota ini. Aku lama tinggal diluar negeri " jawab Ramon dengan ramah .
"Hhmmm....Apa kau bekerja di toko bunga itu?" tanya Ramon,entah kenapa dia tertarik dengan kehidupan wanita disamping nya ini .
"Pagi aku bekerja disana,malam nya pelayan di club X. Aku mengantar makanan dan minuman,bahkan menuangkan nya jika mereka meminta nya" jelas Alicia .
Lagi,Alicia tidak malu. Dia mengatakan yang sebenarnya agar pria didepan nya ini tidak tertarik dengan nya,karena dia tidak ingin berurusan dengan keluarga kaya raya. Dia yakin jika keluarga Ramon akan melihat dari bebet bobot nya,bukan sembarangan memilih calon menantu.
Alicia malas untuk berhubungan dengan pria ,apalagi mencoba untuk bertahan dan meminta restu keluarga kaya seperti pria disamping nya ini . Dia memilih untuk sendiri saja,menjalani sisa hidup nya besama dengan ibu nya.
"Jadi apa rencana mu kedepan nya ? Aku yakin kau tidak mungkin tinggal dirumah itu,apalagi bekerja di tempat yang sama. Karena pasti nya ,ayah mu akan mencari kalian kesana. Aku yakin,ayah mu ngak akan melepaskan kalian begitu saja "ucap Ramon.
Alicia merasa bingung,benar apa yang dikatakan Ramon. Tapi jika harus mencari pekerjaan,bukan lah hal yang mudah. Perlu waktu beberapa hari,atau mungkin berapa minggu. Uang yang dia miliki juga ngak banyak, takut nya uang nya akan habis gitu-gitu saja sehingga mereka ngak akan bisa pergi dari kota ini .
Ramon tersenyum tipis,ini saat nya dia mengajukan tawaran pada Alicia. Wanita yang disukai oleh nenek nya,pasti neneknya setuju jika dia memiliki kekasih wanita ini. Begitu lah yang dipikirkan oleh Ramon,dia berdehem sebentar kemudian mengeluarkan pendapat nya .
"Eekkhm.....Begini,aku ingin memberikan solusi. Jika kau bersedia maka aku akan membantu mu,bagaimana ? Kau mau mendengar kan nya?" ucap Ramon dengan santai.
Alicia mengernyitkan dahi nya,dia menatap ke arah Ramon dengan curiga . Membuat Ramon menampilkan senyuman tipis nya,kemudian dia mengangkat kedua tangannya dengan cepat.
"Jangan curiga dulu,aku hanya ingin membantu. Sekalian kau juga membantu ku,kita sama-sama menguntungkan. Itu jika kau menerima tawaran ku" ucap Ramon dengan cepat ,dia tau kalau Alicia waspada pada nya.
"Baiklah,apa tawaran anda pak?" tanya Alicia dengan nada penasaran ,dia ingin tau lebih dulu apa keuntungan yang akan dia dapatkan .
"Hhmmm...Sebaiknya kita bicara di tempat yang nyaman,dimana ibu mu? Kita jemput atau kita bicara dulu " Jawab Ramon dengan diakhiri pertanyaan ,karena dia merasa harus berbicara serius dengan Alicia.
"Sebaiknya ke apartemen teman ku dulu,kita bicara disana " ucap Alicia dengan santai.
Alicia memberikan alamat apartemen Vivian,Vivian hanya mengantar ibu nya kesana kemudian dia kembali ke cafe untuk menemui Arka karena dia ingin mengatakan sesuatu mengenai dirinya.
Beberapa hari ini Vivian merasa ngak enak badan,belum lagi ternyata dia sudah hampir dua bulan tidak kedatangan tamu bulanan. Kemungkinan dia hamil,tapi dia masih takut untuk memeriksakan kondisi nya. Dia takut jika hal itu benar adanya,dia ingin meminta pendapat Arka mengenai kehamilan nya. Jika Arka menerima nya ,maka dia bersedia melahirkan anak itu tapi jika tidak. Maka untuk apa dia pertahankan,lagi pula dia juga belum yakin dengan dugaan nya saja.
Tak lama Alicia sampai didepan gedung apartemen yang tidak terlalu mewah,dia keluar lebih dulu dari mobil Ramon. Kemudian berjalan masuk,dia merasa khawatir dengan keadaan ibu nya. Dia takut jika ibu nya akan ketakutan juga,dia tidak ingin ibu nya sakit.
Ramon mengikuti dari belakang hingga mereka sampai didalam lift,unit apartemen Vivian berada dilantai lima makanya mereka harus menaiki lift untuk sampai disana. Ramon melirik penampilan Alicia yang terbilang cukup seksi dan terbuka,berbeda saat pagi tadi.
Lekuk tubuh Alicia terlihat jelas,sempurna dan cantik membuat sesuatu dibawah sana bangun. Apalagi dia kembali mengingat kejadian ditaman samping cafe,ciuman panas dengan sedikit remasan. Membuat Ramon ingin merasakan nya lagi,rasa nya sangat pas ditangan nya .
Ting
Kotak besi itu berhenti dilantai lima,Alicia keluar menuju unit apartemen Vivian. Dia langsung menekan password nya, karena sering kesini makanya dia mengetahui nya begitu juga dengan Lira.
"Bu....Ibu...."
Teriak Alicia dengan khawatir,terlihat Sonia keluar dari arah dapur dengan tersenyum dan langsung memeluk tubuh Alicia . Dia senang melihat kehadiran anak nya disana,dia tidak menyangka jika suami nya sudah berani melibatkan Alicia untuk membayar hutang nya . Membuat nya ingin segera pergi meninggalkan rumah itu,karena dia tau kalau suami nya itu akan mencoba menjual Alicia lagi seperti dirinya dulu.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 153 Episodes
Comments
lestari
kayaknya misi ini yang menyatukan Mereka /Drool/
2024-12-01
0
lestari
kayaknya misi ini yang menyatukan Mera
2024-12-01
0
Susi Sidi
kayaknya suatu misi Ramon ma Alicia akan menjadi misi yang buat mereka saling menyatu..
2023-06-14
2