🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Lira bekerja disana karena dimasukin oleh Toro,teman Toro merupakan pemilik club itu. Alicia merupakan teman SMA Lira,sehingga saat Alicia mengatakan ingin bekerja dengan gaji yang banyak. Lira mengajaknya ikut bekerja di club,tapi harus mau diperlakukan seperti itu .
"Ini adalah tamu khusus,Lira tau bagaimana melayani tamu khusus . Kamu ikutin dia saja,jadi kamu ngak usah takut" jawab pak kumis,mereka sering memanggil seperti itu karena kumis nya yang cukup tebal.
Alicia hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar,dia sering mendengar pembicaraan teman-teman kerja nya di club itu. Ruangan VIP itu sering meminta lebih pada mereka,bisa dibilang mereka ikut menjual tubuh nya jika bayaran nya cocok .
"Ngak apa-apa,nanti aku yang maju . Kamu cukup tuangin minuman mereka aja,lagian ngak banyak kok. Hanya ada dua orang didalam " ucap Lira yang melihat Alicia terlihat gugup,mungkin karena ini pertama kali nya dia masuk keruangan .
Ceklek
Ruangan didalam tidak lah remang seperti didepan,agak lebih terang tapi tidak terang sekali juga. Makanya Alicia sedikit lebih rileks,dia melirik Lira yang sudah menampilkan senyuman manis nya . Alicia juga mengikuti nya,dia menampilkan senyuman manis di bibir nya.
Kedua pria paruh baya yang sedang duduk di sofa sana melihat ke arah pintu,mereka juga ikut menampilkan senyuman dibibir nya. Mata mereka berdua terfokus pada Alicia,wanita yang belum pernah mereka lihat karena biasanya hanya Vivian dan Lira yang melayani mereka disini.
"Iiissshh....Om,jaga mata nya . Aku cemburu lho kalo om liatin Alic aja" ucap Lira dengan nada ngambek dan wajah yang sudah dibuat cemberut.
"Ha...ha....Biasalah,ada barang baru jadi yang lama agak dilupain dulu " ucap salah satu pria paruh baya yang masih terlihat gagah dan tampan.
"Kamu sama om Samuel aja ya,biarin tu om Arka yang sama Alice " lanjut pria yang tertawa tadi.
Samuel sudah lama menyukai Lira,dia bahkan ingin menjadikan Lira sebagai istri simpanan nya agar dia bisa berduaan dan tidak ada yang menyentuh Lira sama sekali selain dia. Karena jika melihat Lira disentuh pria lain,ada rasa kesal dan marah dihati nya.
Tapi Lira tidak mau,dia tidak ingin bermain api dengan keluarga orang lain. Dia tidak ingin menjadi pelakor,kecuali memang om Samuel sudah duda. Lira juga hanya sebatas diraba dan disentuh saja,walau terkadang dia melakukan plus-plus tapi hanya sekedar menghisap dan memainkan milik si pria tidak lebih dari itu.
"Alicia masih baru om,dia belum ngerti apa pun. Om kan masih sama Vivian,nanti Vivian marah lho kalau tau om Arka ada main sama Alice" ucap Lira yang kini sudah duduk dipangkuan Samuel.
Arka masih menatap ke arah Alicia,dia tersenyum menatap Alice yang terlihat menundukan kepala nya ke bawah. Arka tidak menyangka kalau ada pelayan club yang cantik dan bahenol seperti Alice,jika dia kenal lebih dulu dengan Alice mungkin dia akan memilih Alice tapi Vivian.
Arka kembali mengingat Vivian yang telah dia nodai,saat itu Vivian juga baru bekerja seperti Alice tapi Arka merayu dan menjanjikan sesuatu yang bisa membuat Vivian tidak kekurangan sama hal nya dengan Samuel ke Lira tapi Lira tidak ingin seperti itu.
Vivian menjadi wanita simpanan Arka,pria yang sudah memiliki anak yang seusia Vivian juga bahkan lebih tua dua tahun dari Vivian. Arka meraup wajah nya dengan kasar,pernikahan yang terjadi karena perjodohan membuat pria itu mencari pelampiasan lain.
Awalnya ingin bermain saja dengan Vivian sama seperti wanita lainnya,tapi saat bercinta dengan Vivian dan mendapati Vivian masih perawan membuat nya tidak ingin menyakiti wanita itu dan menjadikan nya wanita simpanan di apartemen yang sudah dia beli atas nama Vivian.
Vivian juga ngak banyak menuntut,dia termasuk wanita yang baik dan simple. Dia juga ingin hidup bahagia bersama dengan pria yang dia cintai,tapi ternyata dia terjerat dengan Om Arka.
"Duduk lah disini,temani om minum saja. Vivian masih sakit,tadi om mau menjenguk nya tapi karena ada sesuatu yang harus om bicarakan dengan Om Samuel jadinya om kesini " ucap Arka sambil melambaikan tangannya pada Alicia dan menepuk sofa disamping nya dengan pelan agar Alicia duduk disana.
Alicia berjalan mendekat dan duduk disamping tubuh Arka dengan gugup,karena selama ini Alicia hanya mengantar minuman ke meja dan menuangkan nya saja. Tidak duduk menemani mereka seperti saat ini,mata Alicia membulat sempurna. Dia melihat Lira dan Samuel sedang berciuman bibir dengan Lira yang masih berada dipangkuan nya,tangan Lira sudah dikalungkan ke leher Samuel dengan erat.
"Kau ingin melakukan seperti itu ? Om ngak masalah kok,hanya sekedar ciuman saja. Ayo duduk disini" ucap Arka dengan santai saat melihat Alicia membulatkan mata nya menatap ke arah Lira dan Samuel yang sedang berciuman.
Dengan cepat Alicia menggelengkan kepala nya,dia mengambil gelas dan mengisi nya dengan minuman yang masih di botol. Kemudian memberikan nya pada pria paruh baya yang masih terlihat gagah itu,sambil tersenyum manis .
"Ngak usah om,ini...Om minum aja dulu" jawab Alicia dengan sopan.
"Ha....ha....ternyata kau masih sangat polos sekali ya,baiklah....Baiklah. Lain kali saja kita lakukan ya,kalau hanya sekedar ciuman panas seperti itu. Vivian ngak akan marah, om yang tanggung jawab " ucap Arka sambil mengambil minuman ditangan Alicia.
Tubuh Alicia bergetar,dia masih melirik ke arah Lira dan Samuel sesekali . Kali ini dia berusaha meredam kan rasa terkejut nya,karena Samuel sudah menghisap pucuk susu milik Lira dengan santai didepan mereka. Lira melenguh dan mendesah tak karuan ,tapi masih dengan kewarasan nya karena dia hanya sekedar melakukan itu pada Samuel bukan dengan pria lain.
Lagi pula hanya sekedar begitu saja ,tidak lebih dari itu karena Lira tidak ingin memberikan kesuciannya pada pria yang bukan suami nya walaupun dia mulai mencintai Samuel tapi dia tidak ingin menjadi pelakor.
"Eekkhmmm....Hei,aku harus kembali. Kita harus bicarakan mengenai rencana kita,dua hari lagi Ramon pulang" ucap Arka dengan lantang,dia sudah tak tahan melihat apa yang dilakukan oleh Samuel dan Lira. Tidak mungkin dia melakukan hal itu pada Alicia yang masih terbilang kecil,tapi dia yakin jika Alicia bisa di raba-raba karena hampir semua pelayan di club itu bisa di sentuh walaupun hanya sekedar rabaan saja.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 153 Episodes
Comments
mbak mimin
hot cerita nya
2024-09-30
0
Alpha
Panas nih jadinya
2023-11-11
0
Rere Niae Cie'kecee
🔥😘😘😘😘
2023-06-30
1