Episode 20

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

"Eh....Ada orang?" tanya Sonia,dia memang tinggal di apartemen Vivian untuk dua hari ini setelah kejadian malam itu.

Karena banyak pikiran, makanya Vivian tidak begitu mengingat nya. Alicia juga sudah pergi menemui Ramon diluar,makanya saat Vivian dan Barca sampai dirumah. Alicia tidak dirumah itu,dia sudah bersama dengan Ramon.

"Maaf bu,anda siapa?" tanya Barca dengan bingung.

"Ah....Saya Ibu nya Alicia,Sonia. Apa kamu teman nya Vivian atau kekasih nya ?" jawab Sonia dengan pelan dan sopan.

Selama ini Sonia tidak mengetahui kalau Vivian merupakan wanita simpanan,yang dia tau kalau Lira dan Vivian teman bekerja di club yang hanya sebagai pelayan saja.

"Ya....Saya kekasih nya,nama saya Barca bu" jawab Barca dengan ramah pula.

Barca tidak ingin membuat Sonia khawatir,dia tau kalau Alicia dan Lira adalah teman nya Vivian makanya dia langsung menganggukan kepala nya.

"Maaf ya,ibu jadi mengganggu kalian. Nanti kami akan pindah setelah Alicia mendapatkan rumah kontrakan yang baru " ucap Sonia,dia merasa segan karena harus tinggal di apartemen Vivian karena tidak mungkin dia kembali kerumah nya lagi .

Ayah Alicia pasti akan memukuli nya seperti dulu,makanya dia memilih untuk lari. Apalagi ayah nya Alicia tidak mengetahui alamat apartemen ini,makanya mereka memilih untuk kesini.

Ayah Alicia juga sudah mencari keberadaan Sonia dan Alicia di tempat bekerja Alicia dan ibu nya,tapi karena dua hari ini baik Alicia juga ibu nya tidak masuk kerja. Mereka juga sudah mengirimkan pesan singkat kalau mereka akan berhenti bekerja disana,Alicia tidak ingin berhubungan dengan ayah nya lagi . Tapi mungkin sedikit sulit,makanya dia menerima tawaran dari Ramon.

"Tidak apa-apa bu,Vivian sedang ngak enak badan makanya saya panggilkan dokter agar dapat memeriksakan kondisi nya saat ini " jawab Barca.

Barca berjalan masuk kedalam kamar nya Vivian bersama dengan dokter pribadi nya,dia ingin mengetahui kondisi Vivian dan janin nya. Entah kenapa dia merasa kasihan pada Vivian yang terpaksa melakukan semua nya demi panti nya,dia menjadi terharu dan perduli pada Vivian.

"Kondisi ibu dan bayi nya lemah,jangan terlalu banyak pikiran dan bergerak. Harus bed rest sementara,banyak makan buah dan makanan bergizi " jelas dokter pribadi Barca,Barca hanya menganggukan kepala nya saja .

"Terima kasih dok,saya akan urus Vivian nanti " jawab Barca dengan sopan.

Setelah mengantarkan dokter kedepan pintu,Barca masuk kembali dan melihat Sonia sudah berada didalam kamar Vivian. Dia memegangi tangan Vivian dengan lembut sambil memeriksa kening nya,apakah masih demam atau tidak ?.

"Diminum dulu nak,ibu akan buatkan bubur untuk Vivian " ucap Sonia.

Sonia sudah membawakan teh hangat untuk Barca,dia juga sudah memasak bubur buat Vivian tapi bubur nya belum masak. Jadi Sonia berniat pamit kebelakang sambil menunggu bubur itu matang dan membiarkan Barca bersama dengan Vivian,dia tau kalau Barca sedang khawatir .

"Terima kasih bu" jawab Barca,dia kembali duduk di pinggiran tempat tidur sambil menatap ke arah Vivian.

Wajah Vivian terlihat pucat,dia menunggu bubur buatan ibu Alicia setelah itu memberikan obat pada Vivian agar bisa segera turun demam nya. Dia merasa kasihan pada Vivian,apalagi keputusan Vivian untuk tidak mengganggu keluarga nya dan memilih melahirkan anak nya sendirian.

Keadaan Vivian yang seperti ini,pasti sangat sulit untuk nya hidup sendiri. Apalagi kata dokter kalau anak yang dikandung Vivian lemah,dokter pribadi keluarga Barca menyuruh Barca untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter kandungan karena seperti nya kandungan Vivian bermasalah.

Tok...tok....

"Nak.....Ini bubur nya sudah siap,bangun kan Vivian lebih dulu agar bisa makan dan minum obat. Setelah itu biarkan Vivian istirahat ,kamu bisa makan didapur. Ibu sudah siapkan nasi goreng buat kamu" ucap Sonia dengan ramah dan sopan.

"Terima kasih bu" jawab Barca,dia mengambil nampan berisi bubur dan air putih hangat.

Setelah kepergian Sonia,Barca mengelus pipi Vivian. Berharap Vivian bangun dengan sentuhan nya,tapi bukan nya bangun. Vivian semakin menarik tangan Barca dan menggenggam nya,meletakan nya tepat didada nya membuat Barca terkejut merasakan dada besar milik Vivian.

"Vi....vi....bangun,ayo makan bubur nya dan minum obat nya " ucap Barca sedikit agak kuat,dia sudah menarik tangannya dari dada Vivian dengan cepat kemudian dia menepuk pipi Vivian dengan pelan.

Vivian membuka mata nya perlahan,dia melihat Barca tersenyum tipis. Melihat Vivian membuka mata nya,Barca membantu tubuh Vivian untuk duduk dan bersandar. Kemudian dia meniup dan menyuapi bubur yang dibawa oleh Sonia, awalnya Vivian menolaknya.

"Aku bisa sendiri " ucap Vivian dengan suara pelan dan lemah.

"Kau belum punya tenaga,biarkan aku bantu. Kau harus banyak istirahat" ucap Barca dengan lembut,dia kembali menyuapi Vivian dan kali ini Vivian tidak menolak karena memang dia merasa tubuh nya sangat lemas.

Setelah menghabiskan bubur nya,Barca mengambil minuman hangat dan memberikan obat pemberian dokter kepercayaan nya. Barca memperhatikan wajah Vivian saat meminum obat,Vivian paling tidak suka sakit karena dia tidak suka minum obat.

Berkali-kali Vivian mencoba menelan nya tapi selalu merasa mau muntah, hingga akhirnya Barca menghaluskan nya dimulut nya dan menarik tengkuk Vivian kemudian menyatukan bibir keduanya.

Barca menyalurkan obat yang sudah halus di mulut nya ke mulut Vivian membuat Vivian membulatkan mata nya,dia merasa terkejut tapi obat itu berhasil masuk melalui tenggorokan nya. Barca langsung mengambil minum dan mengarahkan ke mulut Vivian, tatapan nya terlihat tajam.

"Minum lah,cepat " perintah Barca.

Vivian pun meminum habis air hangat itu,kemudian menghapus bibirnya yang masih tersisa air disana. Dia menatap tajam pada Barca yang melakukan hal memalukan itu,bisa-bisa nya Barca mengambil kesempatan saat dirinya sakit.

"Jangan berpikiran yang tidak-tidak,aku hanya membantu mu minum obat " ucap Barca saat dia tau apa yang dipikirkan oleh Vivian.

"Lagi pula,aku tidak tertarik dengan wanita bekas ayah ku . Aku melakukan semua nya karena tidak ingin ibu ku sakit hati melihat suami nya yang setia ternyata memiliki wanita simpanan " jelas Barca lagi membuat Vivian terkejut,dia menundukan kepala nya karena memang dia malu untuk mengakui kalau dirinya memang lah wanita simpanan.

"Ngak apa-apa,sekarang kau sudah ingin lepas dari ayah ku. Itu sudah bagus,aku akan pulang. Kau istirahat lah ,agar bisa cepat seijin. Aku tau kau tidak suka minum obat " ucap Barca sambil berdiri dan berjalan keluar dari kamar nya Vivian .

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

Rere Niae Cie'kecee

Rere Niae Cie'kecee

barca mengambil kesmpatan nih 🤣🤣🤣😀

2023-06-30

1

Rahmawaty❣️

Rahmawaty❣️

Kn bisa di hancurkan disendok woi , ga prlu pake mulut😂😂

2023-06-26

1

Susi Sidi

Susi Sidi

thor kok aku berharap Vivian ma Barca bersama..

2023-06-14

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 01
2 Episode 02
3 Episode 03
4 Episode 04
5 Episode 05
6 Episode 06
7 Episode 07
8 Episode 08
9 Episode 09
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 65
65 Episode 64
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 episode 111
112 episode 112
113 episode 113
114 episode 114
115 episode 115
116 episode 116
117 episode 117
118 episode 118
119 episode 119
120 episode 120
121 episode 121
122 episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 episode 127
128 episode 128
129 episode 129
130 episode 130
131 episode 131
132 episode 132
133 episode 133
134 episode 134
135 episode 135
136 episode 136
137 episode 137
138 episode 138
139 episode 139
140 episode 140
141 episode 141
142 episode 142
143 episode 143
144 episode 144
145 episode 145
146 episode 146
147 episode 147
148 episode 148
149 episode 149
150 episode 150
151 episode 151
152 episode 152
153 promo novel baru
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Episode 01
2
Episode 02
3
Episode 03
4
Episode 04
5
Episode 05
6
Episode 06
7
Episode 07
8
Episode 08
9
Episode 09
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 65
65
Episode 64
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
episode 111
112
episode 112
113
episode 113
114
episode 114
115
episode 115
116
episode 116
117
episode 117
118
episode 118
119
episode 119
120
episode 120
121
episode 121
122
episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
episode 127
128
episode 128
129
episode 129
130
episode 130
131
episode 131
132
episode 132
133
episode 133
134
episode 134
135
episode 135
136
episode 136
137
episode 137
138
episode 138
139
episode 139
140
episode 140
141
episode 141
142
episode 142
143
episode 143
144
episode 144
145
episode 145
146
episode 146
147
episode 147
148
episode 148
149
episode 149
150
episode 150
151
episode 151
152
episode 152
153
promo novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!