🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Ting
Sebuah pesan mengenai alamat cafe yang dikirimkan dari nomor ponsel ibu nya,Alicia terkejut. Cafe itu adalah cafe dimana dia berada saat ini,dia kemudian berjalan dengan cepat mencari ruangan yang diberitahu oleh ayah nya.
Setelah mengetahui ruangan itu,Alicia berhenti didepan nya. Dia ingin memberikan pesan pada Lira terlebih dahulu ,kalau dia tidak akan bisa mengikuti rencana Arka dan Samuel lagi karena saat ini hanya ibu nya yang ada dipikiran nya .
"Ra....Maaf,ibu ku dalam masalah. Aku harus pergi menyelamatkan ibu ku,kalian cari saja wanita lain untuk menggantikan aku. Aku akan kembali kan uang yang sudah diberikan oleh Om Arka, maaf kan aku ra"
Alicia langsung mengirimkan pesan singkat pada Lira,dia memang sudah menerima uang pemberian dari Arka didepan sisa nya akan dia dapatkan setelah rencana mereka menjebak Ramon berhasil tapi seperti nya Alicia tidak bisa melakukannya karena ibu nya yang sedang mengalami masalah .
Braaak....
Alicia mendorong pintu ruangan VIP yang dikirim kan oleh ayah nya,dia melihat ibu nya sudah bersimpuh didepan tiga pria termasuk ayah nya . Mata nya membulat sempurna melihat semua nya,dia tidak menyangka kalau ayah nya akan membuat ibu nya seperti wanita malam.
Pakaian yang dikenakan oleh Sonia sangat lah terbuka,dia merasa sangat marah dan tatapan nya beralih ke arah ayah nya dan kedua temannya yang sedang duduk di sofa dengan santai.
"Ayah....Apa yang ayah lakukan pada ibu? " bentak Alicia dengan keras,dia berjalan mendekati ibu nya dan menarik tubuh ibu nya agar berdiri bersama nya.
"Nak ....Kenapa kamu kesini? Kamu jangan kesini nak?Pergi lah,biar ibu saja yang melakukan semua nya " ucap Sonia dengan pelan,dia tidak ingin anak nya dijadikan sebagai pembayaran hutang suami nya ini.
"Ibu bicara apa? Kita akan pergi dari sini,aku akan bawa ibu keluar sekarang " jawab Alicia dengan tenang ,dia masih merengkuh tubuh ibu nya .
Pok....pok ..pok...
Suara tepuk tangan terdengar cukup keras didalam ruangan VIP itu,membuat Alicia menatap ke arah kedua pria paruh baya didepan nya. Tatapan mereka seperti ingin menelanjangi tubuh Alicia,mereka tersenyum. Lebih tepat nya menyeringai,seakan sudah menemukan sesuatu yang bisa membuat mereka puas.
"Ternyata benar,putri mu lebih menggoda dari pada istri mu. Harus nya kau berikan dari dulu,jadi aku bisa menambahkan uang lebih untuk mu "
"Hhmmm.....Seperti nya ,tubuh nya masih alami. Berisi dan padat,aku suka"
Ucapan kedua pria itu membuat tubuh Alicia merinding,dia merasa bingung mendengar semua nya. Tatapan nya teralih pada ayah nya,ibu nya sudah menangis didalam pelukan Alicia.
"Jadi.....Aku harap bukan hanya hutang ku yang lunas,tapi kalian juga harus memberikan uang tambahan yang banyak. Apalagi aku yakin kalau putri ku ini masih perawan,harga nya harus lebih mahal " ucap ayah Alicia dengan santai,Alicia membulatkan mata nya dengan sempurna.
Alicia tidak percaya kalau ternyata dirinya yang dijadikan bahan pembicaraan,dia yang harus membayar hutang ayah nya seperti ibu nya dulu yang harus memuaskan pria lain didepan ayah nya.
"Nak....pergi lah,berlari lah yang jauh. Jangan pikirkan ibu,ibu akan baik-baik saja disini " bisik Sonia dengan pelan,dia tidak ingin anak nya ikut membayar hutang suami nya.
"Kami akan bayar lebih,kau tidak usah khawatir. Walaupun kami yakin,jika putri mu ini tidak mahir dalam melayani kami. Tapi tidak apa,itu wajar saja karena dia belum berpengalaman "
"Ya.....Setelah ini,kau bisa menjual tubuh nya di club milik ku. Kau bisa mendapatkan uang banyak dari itu,aku akan memberikan tiga puluh persen dari gaji nya untuk mu "
Tawar menawar didepan Alicia membuat Alicia mulai berpikir untuk kabur,tapi bagaimana cara nya. Didepan sana ,tadi dia sudah melihat dua orang pria dengan tubuh besar karena kedua pria itu cukup lengah makanya Alicia bis membuka pintu itu dengan cepat.
"Baiklah,aku akan melayani kalian. Tapi biarkan aku mengantar ibu ku pulang lebih dulu,setelah itu aku akan memuaskan kalian " ucap Alicia yang berusaha mencari jalan untuk keluar dari sana .
"Ha....ha....kami ngak bodoh sayang,kau ingin kabur kan ?" ucap salah satu pria itu sambil tertawa terbahak-bahak.
Wajah Alicia memucat,dia jadi bingung harus apa. Tapi dia memang harus benar-benar lari dari sana,hingga akhirnya dia membalikan meja yang berisi minuman didepan nya hingga semua minuman itu terjatuh dan pecah.
Alicia langsung menarik tangan ibu nya dan menuju pintu ruangan itu,untungnya pintu nya tidak terkunci dengan baik. Sehingga Alicia bisa kabur keluar sambil menarik tangan ibu nya,apalagi dia sudah menabrak salah satu pria bertubuh besar yang berjaga didepan pintu.
"Kejar dia ,tangkap wanita itu "
Suara menggelegar di lorong cafe itu,kedua pria yang bertubuh besar itu berusaha mengejar Alicia . Mereka berlari cukup cepat,sehingga hampir bisa menangkap Sonia.
Alicia melemparkan sepatu yang dipakai nya,agar dia bisa berlari dengan kencang keluar dari cafe yang cukup besar itu. Pria yang berjaga di cafe itu terlihat bingung, mereka menarik pengawal milik kawan ayah nya Alicia untuk menanyakan semua nya. Hal itu membuat Alicia bisa sedikit bernafas,dia bersembunyi di depan dekat parkiran .
"Hah....hah....hah....Ibu,kamu pergi duluan saja. Aku akan mengalihkan perhatian mereka " ucap Alicia, karena dia sudah melihat beberapa pria sudah mulai mencari keberadaan mereka.
Alicia tidak ingin mereka tertangkap,yang mencari mereka juga cukup banyak. Membuat nya kesulitan untuk keluar dari persembunyian nya ,tubuh ibu nya terlihat bergetar. Dia yakin kalau ibu nya sudah sangat ketakutan,dia menatap sekeliling nya dan melihat mobil Vivian didepan sana.
"Bu....Lari lah kesana,aku akan mengalihkan perhatian mereka " ucap Alicia,tapi sebelumnya dia menelpon Vivian dan langsung diangkat oleh Vivian .
"Vi....Tolong selamatkan ibu ku,bawa ibu ku ketempat yang aman. Aku akan menyusul nanti " ucap Alicia membuat Vivian bingung.
"Kau dimana ? Ada apa sih?" tanya Vivian bingung, tapi tak lama Vivian melihat Sonia sudah berlari menuju mobil nya.
Vivian membuka pintu nya untuk Sonia,dia langsung melajukan mobil nya kembali karena melihat kedua pria berbadan besar berlari ke arah mobil nya .
Sementara Alicia,dia berlari menuju halaman samping cafe itu. Disana ada taman remang,dengan beberapa pasangan muda yang bermesraan disana. Bahkan ada yang bercinta,padahal disana hanya ada tempat duduk saja.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 153 Episodes
Comments
🏘⃝Aⁿᵘ🦆͜͡ ℛᵉˣℱᵅᵐⁱⳑʸTIK𝐀⃝🥀
😳😳😳,bercinta di tempat umum🤭
itu yg geratis brooo
2023-07-18
0
Jana
ikut spot jantung thoorrr
2023-06-22
1
Arra Apat
ngeri² sedaaapppp🤭🤭🤭🤭
2023-05-10
1