Ferzo melihat ke belakang sambil menaikkan alisnya menandakan jika ia bertanya kenapa.
"Itu … bisa pinjam bukumu? Aku sungguh tidak tahu jawabannya," ucap siswa itu menggaruk-garukkan kepalanya.
"Kamu kalau nggak ngerti bertanya aja saat guru menjelaskan, kalau kamu nyontek terus kapan kamu pintar," nasehat Ferzo kembali melihat ke depan.
"Buk, Angga ada yang nggak ngerti soalan tadi Buk," ucap Ferzo mengangkat tangannya.
"Sial!" umpat siswa yang yang bernama Angga itu.
"Yang mana kamu belum mengerti Angga?" tanya bu guru.
"I-itu Buk, yang, yang nomor 2," ucap Angga terbata-bata.
"Baik Angga, biar Ibuk jelaskan ya," ucap bu guru menjelaskan membuat kepala Angga pusing keliling.
"Jadi apa kamu mengerti?" tanya bu guru memastikan.
"Eh, mengerti Bu," jawab Angga dengan terpaksa meskipun hanya sedikit yang masuk di kepalanya.
"Baik, masih ada waktu buat kalian mengerjakan soalnya," ucap bu guru.
Ada sebagian yang mencoret-coret bukunya, ada yang bengong, ada yang benar-benar serius tapi buka mengerjakan soalnya, melainkan fokus menggambar anime.
***
Bel pun berbunyi menandakan waktunya pulang sekolah, para murid berhamburan keluar dari sekolah, saat Ferzo menuju parkiran, yang terlihat adalah sepedanya yang rusak.
Ia segera berlari dan menghampir sepedanya. Ia sangat sedih.
"Ini pasti kerjaan Yun dan teman-temannya itu, lihat saja nanti, aku akan membalasnya," ucap Ferzo memberdirikan sepedanya dan membawanya pulang.
"Udah penyok begini, apa aku bawa saja kebengkel ya?" tanya Ferzo melihat pelak sepedanya yang bengkok.
[Ding Ding]
[Misi baru]
[Kalahkan para bawahan Yun]
[Hadiah 4.000.000]
[Status misi: Sedang berlangsung]
"Ini dia kak orangnya," ucap Yun yang tiba-tiba datang menghampiri Ferzo dengan motornya.
Ferzo melihat kebelakang dan melihat 2 pemotor lainnya juga menghampirinya.
"Heh! Kau tidak sanggup melawan ku sekarang kau bawa orang ya? Dasar lemah," ejek Ferzo mengangkat jempolnya lalu memutarnya ke bawah.
"Dasar Cemen." Ferzo menyengir.
"Sial! Jangan kau pikir, kau tadi hanya menang melawan ku tadi kau bersikap sombong dan sok jago. Kalau kau merasa kuat lawan mereka semuanya?" tantang Yun.
"Kenapa tidak kau sendiri saja yang melawan ku? Kenapa kau membawa pasukan? Itu menandakan jika kau payah," ejak Ferzo lagi membuat Yun benar-benar marah.
"Aku beri kalian 100.000 per orang, hajar dia!" perintah Yun, ia sangat geram karena Ferzo sudah berani menantangnya.
"Aku beri kalian 300.000 per orang lawan dia balik," ujar Ferzo.
Yun dan yang lain terkejut dengan ucapan Ferzo. Tidak tahu sejak ia masuk kemarin, Ferzo selalu memberikan kejutan yang aneh.
"Lawan saja dia, dia itu tak punya uang," ucap Yun menyakinkan.
"Siapa bilang aku tak punya uang, lihatlah sepeda yang kau rusak ini, ini harganya 5.000.000." Ferzo menunjukkan sepedanya.
"Heh! Ternyata kau tau jika aku yang merusaknya, rasakan itu, itu akibat karena melawan ku, cepat habisi dia," Yun sudah tak sabar lagi ingin melihat Ferzo babak belur.
Ferzo mengeluarkan uangnya. "Bagaimana? Apa kalian ingin menghajar ku?" Ferzo memperlihatkan uangnya. Mereka pun tergiur dengan uang di tangan Ferzo.
"Sial! Aku beri kalian 500.000 per orang!" seru Yun tak mau kalah.
"Aku beri 1 juta per orang," ucap Ferzo kembali merongohkan sakunya.
Mereka semakin tergiur. Mana satu yang harus mereka pilih.
"Aku beri kalian 1,5 juta per orang!" Yun benar-benar panas di buat Ferzo.
"Nah, gitu donk, kalian boleh melawan ku dan mengalahkan ku, tapi kalian harus minta uangnya dulu. Bagaimana jika kalian kalah melawan ku, lalu dia tidak memberikan uangnya? Kalian rugi besar," ucap Ferzo mengingatkan sambil tersenyum.
"Benar juga." angguk mereka setuju.
"Habisi dia dulu baru aku beri uangnya," sungut Yun.
"Mana bisa begitu, jika mereka kalah kau pasti tidak akan memberinya uang kan?" tebak Ferzo.
"Mana mungkin mereka kalah, kau hanya sendiri, kau lah jumlah," ejak Yun.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Rusmini Rusmini
malah lelang harg kayak mo beli benda ajah /Joyful//Joyful/
2024-11-20
1
Driyanto Kriswan
. Mirip Keluarga Besar Kurawa, banyak ribut mulut, lalu ngacir takut berantem,... Hi ha!
2024-04-14
3
Ezar Faruq
mau berantem masih tawar menawar kayak dipasar.kalo deal jadi beli kapan nih berantemnya kagak kelar kelar nih urusannya.
2024-02-16
3