Ferzo pun keluar dari toko dan membuang sendal jepitnya ke tong sampah, lalu kembali mengendari sepedanya lagi.
"Hm … tidak punya teman juga tidak masalah, aku punya system super canggih ini saja merasa hidupku berwarna," ucapnya sambil tersenyum.
Saat di perjalanan, di sebuah halaman TK, Ferzo melihat seorang anak di bully oleh 5 orang anak. Jika di lihat mereka masih anak SD, ia di tendang dan di jambak rambutnya, jika di ingat lagi, ia juga mengalami hal serupa, tapi keberuntungan itu tidak berpihak kepada anak tersebut, sedangkan ia mendapatkan system', apa karena di saat itu ia sedang di ambang kematian barulah ia mendapatkan system'.
"Berhenti kalian!" teriak Ferzo. Mereka terkejut dan langsung berlari Luntang Lantung karena ketakutan. Meskipun Ferzo miskin, tapi ia tampan dan cukup tinggi di usia seumurannya. Hanya saja dia miskin jadi terlihat dekil.
Ferzo pun mendekati anak itu dan memeriksanya, apa ada yang terluka.
"Kamu baik-baik saja?" tanya Ferzo sambil membuka baju anak itu.
"Punggungku sakit," jawab anak itu sambil menangis.
Ferzo membuka baju anak itu lebih ke atas lagi, ada lebam di sana.
"Lalu di mana lagi sakitnya?" tanya Ferzo.
Anak itu menangis memperlihatkan pahanya bekas sendal, sepertinya ia di injak.
"Kamu ngapain malam-malam begini keluar?" Ferzo menutup kembali baju anak itu.
"Mereka tadi kerumah mau ajak aku mengerjakan tugas di TK, tapi mereka malah meminta uang ku dan aku tidak punya uang, mereka memukuli ku," jawab anak itu tersedu-sedu.
"Ya udah, biar kakak bantu mengobati kamu ya," ucap Ferzo berdiri di belakang anak itu.
"Kamu tutup matamu dulu, Ingat, apa pun terjadi kamu jangan menoloeh kebelakang, jika tidak luka kamu tidak akan sembuh," ucap Ferzo. Anak itu mengangguk menurut.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Ferzo mengklik gambar toko.
[Penyembuhan 5 poin uang 50.000]
Ferzo mengklik gambar penyembuhan.
Memperoses…
Mulai penyembuhan…
10%...
20%...
30%...
40%...
50%...
60%...
70%...
80%...
90%...
100%...
Selesai.
Penyembuhan di mulai.
Ferzo meletakkan tangannya di punggung anak itu, perlahan-lahan memar itu menghilang, begitu juga di paha anak itu, perlahan-lahan juga menghilang.
Poin [0]
Saldo [4.850.000]
"Bagaimana? Apa merasakan sakit lagi?" tanya Ferzo. Anak itu membuka matanya dan merasakan tubuhnya.
"Eh, tidak sakit lagi, jangan-jangan kakak dokter Dewa," tebak anak itu.
"He-he-he, tidak, kakak hanya orang biasa saja, kalau begit, kamu sebisa mungkin menghindar dari mereka dan jika terjadi sesuatu, kamu beri tahu pada orang tua mu ya," pesan Ferzo.
"Iya kak, eh, dokter Dewa, terima kasih sudah menyembuhkan ku dokter Dewa, aku pulang dulu," ucap anak itu tersenyum senang.
"Eh, i-iya." angguk Ferzo merasa canggung dengan sebutan barunya itu.
"Hm … emangnya aku pantas di sebut dokter dewa?" tanya Ferzo berpikir. Akhirnya ia pun memilih meninggalkan TK tersebut.
[Ding Ding]
[Misi selesai]
[Selamat Anda mengaktifkan misi tersembunyi]
[Selamat Anda mendapat penambahan saldo 3.000.000]
Selamat Anda naik Level
Level kekayaan [4]
Poin [10]
Pengalaman [6]
Saldo [7.850.000]
"Oh tadi itu misi tersembunyi ya, pokoknya apa pun yang aku lakukan yang bermanfaat itu semua adalah misi ya?" ucap Ferzo mengangguk-angguk.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Rusmini Rusmini
babnya dikit dikit ya thot
2024-11-20
0
Ben Sukses
Tulang belulang kali /Smile/
2024-10-31
0
Harman Loke
seeeeemaaaaaaaaaangaaaaaaaaattt
2024-09-26
0