"Aaaaaaaa … Apa ini!" teriak Ferzo terkejut dan ia melompat mundur beberapa langkah. Ia masih belum terbiasa dengan system yang ia dapatkan beberapa saat tadi.
[System' menjawab: Ini adalah pemberitahuan, ini adalah misi pertama Anda, selamat mengerjakan]
"Ooo, bilang donk, bikin jantungan aja," ucap Ferzo memegang dadanya.
Benar juga misi yang di berikan oleh system saat ini Ferzo memang sangat membutuhkan tempat tinggal, karena hujan sudah reda, sebentar lagi hari akan gelap, ia pun berjalan mencari tempat tinggal.
"Ah aku ada uang 1.000.000 hadiah dari System, itu sudah cukup untuk aku mencari tempat tinggal dan makan," ucap Ferzo menyusuri jalan dan juga perutnya sangat keroncongan, karena sudah 2 hari ia tak makan.
Tak lama kemudian, Ferzo menemukan sebuah tempat, yaitu kost kecil dan mungil dan di depannya ada tulisan "Di sewa". Tempat itu sudah cukup untuk ia tinggal sendirian.
Ferzo mencari-cari pemilik kost, untungnya ada seorang bapak-bapak yang sedang keluar rumah. Ferzo langsung berlari ke arah bapak itu.
"Permisi pak, siapa pemilik kost-an itu?" tanya Ferzo menunjuk ke arah kost yang menghadap langsung ke jalan raya.
"Oh itu punya saya, adik mau sewa?" tanya bapak itu tersenyum manis.
"Iya pak, berapa ya?"
"Satu bulan 300 ribu," jawab bapak pemilik kost.
"Baik pak, saya mau sewa," jawab Ferzo mengangguk.
"Sebentar ya saya ambilkan kunci rumahnya," ucap bapak itu menerima uang dari Ferzo lalu masuk kembali ke dalam rumahnya untuk mengambil kunci.
Ferzo pun berjalan mendekati kost-an dan duduk di depan teras yang tersedia kursi kecil sambil melihat sekeliling.
Bapak itu datang lalu membukakan pintunya. "Bagaimana menurut kamu? Suka nggak tempatnya?" tanya bapak itu setelah memperlihatkan isi dalam rumah itu.
"Iya, saya suka pak," angguk Ferzo, meskipun sederhana tapi tempatnya lumayan nyaman dari pondok yang dulu ia tinggali. Wajar saja karena ini bayar, sedangkan pondok itu gratis, meskipun begitu, majikannya tetap tidak memberikan fasilitas apa pun untuk Ferzo.
Ferzo masuk ke dalam, lalu ia masuk ke dalam toilet.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
"Bagaimana aku mengambil uangnya? Ini hanyalah gambarnya saja, bagaimana ini bisa menjadi nyata?" tanya Ferzo yang masih kebingungan.
[System' menjawab: Anda cukup mengklik tulisan [Ya] atau [Tidak] jika [Ya] maka uang Anda akan menjadi nyata]
"Oh begitu ya," ucap Ferzo bersemangat.
[Apa Anda ingin mengambilnya?]
[Ya]
[Tidak]
Ferzo menyentuh tulisan [Ya]
[Ding Ding]
[Silakan di ambil uang Anda]
Ferzo mengambil uang dari Systemnya dan uangnya menjadi nyata.
[Ding Ding]
[Saldo Anda di kurang 300.000]
[Sisa saldo Anda 700.000]
Setelah mendapatkan uangnya, Ferzo pun keluar dari toilet.
"Ini pak uangnya," ucap Ferzo mengulurkan uangnya dan bapak itu menerimanya.
"Wah, terima kasih ya, ini kuncinya dek, semoga kamu betah ya," ucap Bapak itu memberikan kunci itu kepada Ferzo.
"Iya pak." Ferzo mengangguk dan menerima kuncinya, sedangkan bapak itu pergi dari kost-annya dan kembali ke rumah yang tidak jauh dari kost-an itu, berjarak 20 meter dari rumahnya.
Ferzo pun membaringkan tubuhnya yang lelah itu di atas kasur yang sudah di sediakan di dalam kost-an itu. Melihat ada sebuah tulisan muncul di layar Ferzo langsung bangun.
[Ding Ding]
[Misi selesai]
[Selamat Anda mendapatkan penambahan saldo sebesar 1.000.000]
[Selamat Anda mendapatkan 5 poin]
[Selamat Anda mendapatkan reward ponsel edisi terbatas]
[Selamat Anda naik Level]
Level kekayaan [1]
Poin [5]
Pengalaman [1]
Reward [Ponsel]
Saldo [1.700.000]
"Wih beneran donk," ucap Ferzo terbelalak.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Sebuah layar terpampang di hadapannya, di layar itu ada ponsel keren yang berputar-putar secara perlahan.
Ferzo pun mengklik gambar itu dan ponsel yang tadinya hanya sebuah gambar kini menjadi ponsel beneran. Ferzo pun mengambilnya dan membolak balik ponselnya, rasanya tidak percaya ia mendapatkan ponsel limited edition.
Setelah menekan tombol on, ponsel itu pun hidup, di layar ponsel itu menampilkan menu-menu yang berbeda dari ponsel lainnya, harganya pun sangat fantastik dari harga ponsel biasa yang di jual di pasaran. Ferzo langsung melompat-lompat kegirangan.
"Terima kasih Tuhan, aku nggak nyangka bakal bisa pegang ponsel mahal ini," ucap Ferzo bersyukur.
Ferzo duduk di kasurnya sambil memainkan ponselnya sambil tersenyum. Antara system dan ponsel yang ia dapatkan tadi bisa di sambungkan.
"Wah ... ini benar-benar keren," ucap Ferzo mengangguk-angguk.
Krucuk! Krucuk!
Seketika Ferzo berhenti karena suara perut Ferzo berbunyi menandakan ia harus makan.
"Lebih baik aku pesan online aja," ucap Ferzo menekan layanan makan online, karena ia tak pernah makan-makanan enak sebelumnya, dan hanya bisa menahan selera dan melihat orang-orang memakannya, kalian ini ia harus memesannya.
Ferzo pun memilih gambar yang tertera lalu ia mengklik gambar spaghetti bolognese, lalu mengirim lokasi terkini agar kurir itu gampang menemukan lokasinya saat ini.
[Ting]
[Pesanan Anda di terima, harap menunggu untuk pengantarannya]
Menjelang makanannya di antar, Ferzo sibuk dengan ponsel dan systemnya karena itu tersambung otomatis, Ia bisa bermain game sepuasnya. Apa lagi di ajang kompetisi nasional akan di adakan kompetisi game online, apa bila menang maka akan masuk dalam kompetisi ajang internasional yang di siarkan seluruh dunia.
Beberapa saat kemudian kemudian, terdengar suara klakson motor.
Tin! Tin!
"Hm ini pasti makanan ku sudah sampai," ucap Ferzo beranjak dari tempat duduknya dan membuka pintu, benar saja, seorang kurir pengantar makanan datang membawa sebuah box.
"Apa ini dengan Ferzo Ananda?" tanya pengantar makanan itu kepada Ferzo.
"Benar sekali, berapaan ini pak?"
"50 ribu."
"Sebentar pak," ucap Ferzo masuk ke dalam rumah.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
[Apa Anda ingin mengambil uang?]
[Ya]
[Tidak]
Ferzo menyentuh tulisan [Ya]
Ferzo mengambil uang 50.000 dari Systemnya.
[Ding Ding]
[Saldo Andi di kurang 50.000]
[Sisa saldo Anda 1.650.000]
Ferzo menyerahkan uang itu kepada kurir makanan. "Ini pak uangnya," ucap Ferzo tersenyum.
"Terima kasih, silakan berlangganan lagi," ucap kurir itu dan ia pun berpamitan.
Ferzo bergegas masuk ke dalam rumah dan tidak sabar ingin menyantap makanannya. Makanan itu terlihat sedap dari baunya saja sudah mengubah selera. Tanpa pikir panjang lagi ia melahapnya habis makanan itu.
Setelah selesai makan, Ferzo sibuk dengan systemnya.
"Hm … aku punya uang sedikit, bagaimana jika aku investasikan uangku ini, dengan begitu aku bisa mendapatkan untung dan mendapatkan uang," ucap Ferzo.
Ia mencari investasi kecil-kecilan yang terpercaya beserta sudah ada surat izin usahanya. Setelah melalui komunikasi dan kesepakatan, Ferzo pun setuju dan mentransfer uangnya.
[Ding Ding]
[Saldo Anda di kurang 1.000.000]
[Sisa saldo Anda 650.000]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
dark sistem
ini uangnya apa ya dolar euro rupiah rupe apa dong
2025-01-07
0
S Property
qpa ga sakit maag makan spagetti blom makan 2-3hari /Chuckle//Chuckle//Chuckle/
2025-01-10
0
dark sistem
rupiah kah??
2025-01-07
0