Dengan langkah yang mantap, Ferzo berangkat sekolah sambil tersenyum. Ia menyapa setiap orang yang lewat, hari ini dia benar-benar ceria.
Sesampainya di sekolah, Ferzo masuk ke dalam kelas, ia sungguh tak peduli dengan mereka yang memandangnya rendah.
Tapi mereka juga heran, hari ini Ferzo tampak berbeda. Ya, tentu saja karena dia memakai pakaian serba baru, seragam baru, sepatu baru, tas baru.
Ferzo pun membuka bukunya, biasanya ia terlihat lesu, dan seperti tak semangat untuk bersekolah, lain lagi dengan hari ini, ia seperti orang yang berbeda, ia tak terlihat ketakutan seperti biasanya.
Ferzo membaca buku tanpa mempedulikan orang di sekitarnya melihatnya seperti apa.
"Lihatlah, bukannya semalam kita sudah menghajarnya babak belur? Kenapa pagi ini dia baik-baik saja?" tanya Iyan heran.
"Heh! Bagaimana jika kita hajar dia hingga dia tak bisa sekolah lagi," saran Yun.
"Mantap juga tuh," ucap Iyan setuju.
Yun tiba-tiba datang ke tempat duduk kursi Ferzo bersama teman-temannya.
"Ayo ikut kami sekarang," perintah Yun.
"Tidak mau!" tolak Ferzo menggeleng.
Yun sangat geram karena Ferzo menolaknya, ia langsung menarik tangan Ferzo dan membawanya ke toilet.
Ferzo di dorong masuk ke dalam toilet dan ia di kelilingi oleh teman-teman Yun.
"Berikan uang jajan mu!" pinta Yun.
"Tidak ada," jawab Ferzo menggeleng.
"Jangan bohong kamu! Cepat periksa dia!" perintah Yun kepada Yun dan Mul. Mereka pun memeriksanya.
[Ding Ding]
[Misi baru]
[Meloloskan diri]
[Hadiah 2.000.000]
[Status misi\= Sedang berlangsung]
Ferzo menepis tangan Iyan dan Mul dengan kuat membuat tangan mereka terlepas.
"Oh, jadi kau sudah pandai melawan ya," ucap Iyan kesal.
Mereka memegang tangan Ferzo dengan kuat dan Yun pun ingin meninju Ferzo, tapi Ferzo memiringkan kepalanya dan Yun malah meninju dinding dan tangannya terasa amat sakit, rasanya jarinya mau patah.
Ferzo pun menarik tangannya dengan kuat saat Yun dan Mul lengah karena fokus melihat Yun.
Ferzo menendang Iyan dan Mul hingga mereka terjatuh terjembab ke lantai, Ferzo pun berlari meloloskan diri dan berlari menuju kursinya.
"Yang penting selamat aja dulu agar aku dapat hadiah," ucap Ferzo dalam hati.
[Ding Ding]
[Misi selesai]
[Selamat Anda mendapatkan penambahan saldo sebesar 2.000.000]
[Selamat Anda mendapatkan reward sebuah laptop]
Selamat Anda naik Level
Level kekayaan [2]
Poin [10]
Pengalaman [2]
Reward [laptop]
Saldo [2.150.000]
Ferzo Kembali mengambil bukunya lalu menegakan buku di hadapannya.dr
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Ferzo mengklik toko
"Hm … level 2 ini ada apa aja ya?" tanya Ferzo penasaran.
[Next]
[Level kekayaan 2]
[Penyembuhan 5 poin uang 50 ribu]
[Obat luka dalam 10 poin uang 100.000]
"Wah … kalo aku di tinju lagi aku nggak bakalan takut nih, kan sudah ada penyembuhan, lagian aku juga ingin mengetes bagaimana penyembuhan dari System, apa lebih keren dari dokter," gumamnya dengan suara pelan.
Yun masuk ke dalam kelas dan menghampiri Ferzo, saat ia memegang baju Ferzo, tiba-tiba Bu guru masuk ke dalam kelas dan membuat Yun tidak jadi menghajar.
"Awas saja kau nanti!" ucap Yun menatap Ferzo geram. Ferzo malah menyeringai.
"Baiklah anak-anak semuanya, hari ini kita belajar matematika tentang turunan fungsi Aljabar," ucap buk guru membuka buku matematika.
Mampir juga ke [The Power Of The System]
dan novel System ku yang lain ya gaes😁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Rusmini Rusmini
untung ada system yg ngebantu kalo gak...m/Smug/
2024-11-20
0
Sutono jijien 1976 Sugeng
knp gak lawan , kasih skill bela diri
2025-02-11
0
dark sistem
reward nya kek gak ada yang lain motor gitu saham gitu kalo ngasih nga hp leptop kapan maju nya ni mc kapan berkuasanya ni mc
2025-01-07
1