🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Sahabat nya mendengar semua nya,mereka berusaha untuk ikut masuk dan menjelaskan apa yang terjadi . Mereka akan memanipulasi untuk menjelekan Hana dihadapan mereka,biar lah putri mereka yang mereka jadikan umpan sementara agar perusahaan mereka aman.
"Kalian mau apa? Pergi dari sini ,sebelum aku panggil sekuriti untuk mengusir kalian" bentak Betran dengan mata nya yang menatap tajam pada kedua wanita didepannya.
"Tapi pak...." ucap sahabat nya mama Gerry.
"Ma....udah deh,kita pergi aja. Ngapain lagi disini,lagian mereka sudah menikah kan Gerry dengan perawat itu. Udah cocok, biar ada yang ngurus anak nya " ucap wanita seksi itu dengan nada angkuh,membuat Betran tersenyum sinis.
"Kau....Iissh,ya ampun. Kita akan dalam masalah nanti " bisik wanita paruh baya itu tapi anak nya tidak perduli dan menarik tangan mama nya ,mereka pergi dari sana. Karena memang anak nya yang merasa sombong ,makanya dia memilih menarik mama nya dari sana.
Setelah kepergian mereka ,mama Gerry menghela nafas nya dengan kasar. Betran duduk disamping istri nya,dia menatap ke arah Hana yang berdiri dan menundukan kepalanya dari tadi.
"Terima kasih karena sudah menjaga calon suami mu,papa senang kau bisa melawan mereka seperti tadi" ucap Betran sambil menatap ke arah Hana yang masih menunduk.
"Maafkan saya karena sudah membuat kalian malu" jawab Hana yang masih menundukan kepala nya,dia dengar dengan jelas sekali ucapan wanita paruh baya tadi . Dia yakin jika mereka merupakan orang terdekat kedua orang tua Gerry, apalagi masalah perjodohan mereka .
"Kamu ngak salah nak,kami yang salah memilih teman. Sekarang mama tanya sama kamu,apa kamu masih mau menikah dengan Gerry? Jika kamu ngak mau,kami ngak akan memaksa mu " ucap Mama Gerry dengan senyuman tipis dibibir nya,dia sudah menyukai Hana sebelum kecelakaan Gerry .
"Aku mencintai nya tante,aku akan menikah dengan nya walau bagaimana pun keadaan nya . Aku akan bersama nya tante" jawab Hana dengan sopan tapi masih terdengar ketus,karena dia tidak suka kedua orang tua Gerry mengatakan hal itu padanya.
Senyuman mengembang dibibir mama nya Gerry, tapi dia akan meminta syarat pada Hana agar Hana mau melakukannya . Dia yakin jika Gerry akan sadar,dia juga yakin kalau Gerry masih bisa memiliki keturunan .
"Sayang...panggil Kami mama dan papa,seperti Gerry memanggil kami. Kau bersedia menikah dengan Gerry tapi bagaimana bisa kau masih memanggil kami tante dan om" ucap mama Gerry dengan kesal.
"Maaf....Aku belum terbiasa, tapi akan aku usahakan ma" jawab Hana dengan sopan.
"Begitu dong,harus berbicara biasa jangan terlalu formal" ucap mama Gerry dengan lembut.
"Hhmm....Mama juga mau minta sesuatu pada mu,setelah menikah nanti. Tolong kamu coba melakukannya dengan Gerry,jangan menunggu dia sadar. Mama yakin kalau Gerry masih memiliki keturunan " ucap mama Gerry dengan pelan,ada rasa khawatir di mata nya dan Hana juga Betran melihat nya.
"Sayang....Harus nya kau bicara berdua dengan Hana,aku masih disini. Hana pasti malu " ucap Betran dengan pelan,dia melihat wajah Hana sudah memerah.
"Oh....ya ampun,maaf kan mama ya Han. Mama ngak bermaksud buat kamu malu,tapi mama kesal mendengar ucapan mereka tadi. Mama minta kamu yang berusaha lebih dulu " ucap Mama Gerry yang tidak menyadari kalau Hana akan merasa malu seperti itu.
"Lagi pula harus nya kau tidak perlu malu,anggap saja papa Gerry itu papa mu. Jadi jangan ada yang ditutup-tutupi dari kami " ucap mama Gerry dengan lembut.
Hana masih diam saja disamping ranjang Gerry,dia memperhatikan wajah Gerry yang masih pucat. Ada rasa kesal karena Gerry membohongi nya,tapi dia yakin kalau Gerry pasti bisa sadar kembali. Dia hanya akan bertahan dan bersabar,dia yakin semua nya akan berjalan lancar .
"Sebaiknya kita pulang ,masih banyak yang harus kita urus. Biarkan Gerry bersama dengan Hana,Hana pasti akan mengurus nya " ucap papa Gerry.
Betran berdiri lebih dulu dan membantu istri nya,dia yakin kalau istri nya masih sangat lelah . Perjalanan mereka tidak lah sebentar hingga sampai dirumah sakit milik Daniel,dia akan mengusahakan segala nya untuk sang anak.
"Ya....Kalau begitu mama tutup kan Gerry pada mu,mama harap kamu bisa menjaga dan melindungi nya " ucap Mama Gerry, dia masih takut kalau Hana seperti yang diucapkan oleh sahabat nya tadi.
Hana hanya diam saja ,dia berjalan mengantar kan kedua orang tua Gerry didepan pintu kemudian dia masuk ke dalam mendekati Gerry.
Hana naik ke atas tempat tidur Gerry,untung tempat tidur pasien milik Gerry cukup besar karena kedua orang tua nya menempatkan nya di kamar VIP. Hana mengelus pipi Gerry dengan lembut,dia mencium nya beberapa kali hingga akhirnya dia ikut tertidur dan memeluk tubuh Gerry.
Mama Gerry melupakan tas nya yang ketinggalan di sofa ruangan Gerry,dia kembali berjalan menuju ruangan itu. Saat berada didepan ruangan Gerry,mama Gerry ingin melihat apa yang dilakukan oleh Hana saat berdua dengan anak nya.
Ingatan mengenai ucapan sahabat nya yang mengatakan kalau Hana juga menginginkan harta mereka makanya bersedia menikah dengan Gerry, dia jadi ingin melihat nya dengan jelas.
Perlahan mama nya Gerry membuka pintu,dia melihat Hana berbaring disamping Gerry dan memeluknya dengan erat membuat mama Gerry merasa bersalah dengan pikiran buruk nya mengenai Hana. Dia mengambil ponsel nya dan mengarahkan kamera nya pada kedua orang yang sedang tidur didepannya,dua kali jepretan kemudian dia pun keluar.
Mama Gerry tersenyum senang,kemudian dia kembali menuju parkiran dimana mobil berada.
Waktu berlalu,tiga hari ini Hana terus merawat tubuh Gerry . Memberikan pijatan juga ikut tidur bersama nya,dia juga sering berhubungan dengan Wenny. Wenny sering masuk kedalam ruangan Gerry,untuk menjenguk dan menanyakan keadaan Hana.
Wenny juga membawakan pakaian ganti untuk Hana,Hana akan memakai pakaian biasa jika malam hari . Kalau siang baru memakai pakaian seragam perawat nya,dia memberikan yang terbaik untuk Gerry.
"Jadi kau akan menikah besok?" tanya Wenny dengan wajah terkejut juga kesal nya.
Hana memberitahu mengenai pernikahan dadakan nya dengan Gerry yang akan di lakukan besok hari,mereka melakukannya pun di dalam ruangan rawat Gerry. Wenny merasa terkejut,karena tadi nya mereka berjanji akan menikah dihari yang sama.
"Kau bilang kita akan menikah bersama " ucap Wenny dengan kesal,membuat Hana tersenyum tipis.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
only.me0309
ehh...
2024-02-29
0
🇵🇸Kᵝ⃟ᴸ
hola otor, kmn nih otor nya, komenan readers ga dibacakah
2023-08-21
1
AR Althafunisa
mau tanya, kalau menikah tapi yang lelakinya masih koma begitu emang bisa ya? kalau cewenya yang koma masih bisa kalau cowo kan iajab kobulnya klo Islam. klo selain islam bukannya ada pengucapan janji lelakinya baru sah gtu. Aku bingung, dan untuk silsilah juga nih ku kira Damian itu benar pamannya Gerry, berarti kalau panggil paman berarti adiknya bapaknya Gerry, lah... ternyata si Damian ada ayahnya. Berarti yang adik akakbitu itu bapaknya Gerry dan Damian. Jadi jatuhnya Gerry dan Damian itu sepupuan, jadi kalau bpknya Gerry lebih tua dari bapaknya Damian berarti Damian yg panggil ke Gerry kakak sepupu. Bukan ponakan, hadeuhhh... 🤦
Tapi aku suka ceritanya walau ada hal-hal aneh yang ga masuk akal. yawelah... terima kasih ceritanya 🤗
2023-08-08
1