🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Disana ada kantin,cafe dan jajanan pinggir jalan. Jika ada yang ingin terlihat bersih,mereka bisa di kantin atau cafe . Tapi Gerry memilih untuk ke tempat jajanan pinggir jalan,dia ingin makan dengan sederhana karena dia memang suka dengan hal sederhana.
Tak lama Gerry menghentikan mobil nya di daerah jajanan pinggir jalan,kantin dan cafe agak jauh dari tempat jajanan pinggir jalan. Dia berpikir jika Hana juga menyukainya,karena selama seminggu mengawasi Hana . Dia tau kalau Hana menyukai jajanan murah dan pasti nya sehat,dia tidak perlu yang higienis dan tertutup.
Hana langsung turun dari mobil tanpa diminta oleh Gerry,Gerry juga sudah turun lebih dulu. Dia melihat Hana yang ingin mendekati gerobak sate,disana banyak macam-macam sate tapi kemudian dia berhenti membuat Gerry merasa bingung.
Terlihat Hana berjalan memutar mendekati Gerry, dia mendekatkan wajah nya pada Gerry membuat dada Gerry sesak.
"Hei....kau bawa uang kan? Nanti aku ganti " bisik Hana,dia tidak ingin orang lain mendengarnya karena dia lihat banyak sekali orang di dekat gerobak sate itu.
Hana menatap wajah Gerry yang memerah,lagi-lagi dia menyentuh kening Gerry. Kemudian mata nya menatap mata Gerry yang terlihat menghindari tatapan nya,Hana seperti tau apa yang dirasakan pria ini.
"Kau tidak berpikir aku akan mencium mu kan?" Tanya Hana dengan santai,seperti nya dia tau kalau Gerry menyukai nya makanya wajah nya memerah saat dia berdekatan dengan nya.
"Hhmmm....Aku akan mencium mu jika kau bisa bayarin aku sate itu,aku lapar" ucap Hana,dia ingin menggoda pria didepannya ini. Dia yakin jika pria didepannya ini tidak pernah dekat dengan wanita mana pun,maka nya sikap nya seperti itu pada nya.
"Ambil saja,aku akan bayar. Pesan dua ,tapi aku sate biasa jangan pake kacang " jawab Gerry yang masih berusaha menetralkan jantung nya.
Hana mengangguk dan berjalan mendekati gerobak,dia memesan dua sate juga jus yang berada disebelah nya. Kemudian dia berjalan mendekati meja dimana Gerry sudah duduk disana dengan ponsel nya,dia mengambil foto Hana yang berdiri saat memesan sate tadi.
Hana duduk dihadapan Gerry,mereka menunggu makanan dan minuman mereka datang. Hana hanya memperhatikan sekeliling nya, sedangkan Gerry berpura-pura sibuk dengan ponselnya padahal dia mencuri-curi pandang pada wajah Hana hingga makanan mereka tiba.
Hana terlihat tersenyum senang,dia sudah sangat lapar sekali. Kalau saja tadi dia ngak disuruh buang sampah,mungkin dia sudah makan dan tidur di jam seperti ini .
"Selamat makan" teriak Hana dengan semangat sebelum melahap makanan di depannya.
Tak lama jus pesanan Hana juga datang,Gerry langsung mengambil jus jeruk membuat Hana terkejut karena dia memesan jus apel untuk Gerry.
"Kenapa minum jus jeruk nya ? Kamu yang apel " tanya Hana dengan tatapan bingung.
"Baiklah...." jawab Gerry tanpa melihat tatapan mata Hana yang sudah hampir keluar.
"Hei....Kenapa kau meminum dua dua nya?" tanya Hana dengan kesal.
"Kenapa? Tapi kau bilang aku yang Apel,apa aku salah?" tanya Gerry dengan santai nya
"Hei.....Kenapa malah meminum jus apel nya juga?" Tanya Hana dengan kesal.
"Tapi kau bilang tadi suruh minum yang apel juga,gimana sih? Kok jadi aku yang disalahkan ?" tanya Gerry,dia sudah ingin tertawa melihat wajah Hana yang terbilang kesal tapi dia tahan.
Ada rasa senang dihati nya melihat Hana yang tidak menjaga penampilannya didepan dirinya,semua wanita yang mendekati nya pasti menjaga penampilan dan sikap nya. Dia tidak suka,tapi Hana menampilkan diri nya apa ada nya .
Hana mengambil gelas berisi jus jeruk,dia meminumnya dengan kesal. Gerry tersenyum,itu adalah minuman bekas nya juga. Dia merasa sudah berciuman secara ngak langsung,tapi Hana tidak perduli.
"Hhmmm....Kau sudah tau nama ku,sekarang aku ingin tau nama mu" ucap Hana disela makan sate nya.
Gerry diam saja,dari ucapan Hana berarti Hana tidak mengetahui siapa dirinya. Padahal banyak orang sudah mengenal dia,pewaris keluarga Betran.
"Hhmmm....Kau pasti dapat beasiswa disekolah itu kan? Sama,aku juga harus nya sekolah disana. Tapi Sandra tidak ingin satu sekolah dengan ku,mungkin dia takut kalah cantik dari aku " ucap Hana lagi karena Gerry diam saja,mata Gerry yang dari tadi menatap ke arah sate itu kini menatap wajah Hana dengan tatapan bingung.
"Jadi kenapa kau tidak sekolah ditempat kami?Harus nya kau bertahan,agar bisa menjadi yang terbaik. Kau pasti tau,kalau sekolah disana kau bisa masuk universitas di luar negeri" jelas Gerry,dia menjadi geram dengan Sandra karena menghambat cita-gita orang lain.
"Ngak masalah kok,aku bisa mencapai impian ku walaupun ngak sekolah di sana" jawab Hana dengan santai.
"Memang nya apa impian mu?" tanya Gerry dengan lembut,dia sudah sengaja makan agak lama agar bisa berlama-lama dengan Hana disana karena dia melihat makanan Hana sudah habis.
"Aku ingin jadi dokter,tapi aku juga ngak yakin apa aku bisa atau ngak " jawab Hana dengan menghela nafas nya dengan kasar,karena dia yakin ayah nya si Abraham itu akan menuruti apa yang diinginkan putri dan istri kesayangannya itu. Mereka pasti ingin menghancurkan Hana dengan tangan mereka dan Hana tau itu,makanya dia ingin melakukannya diam-diam.
"Kenapa kamu ngak semangat ?Kalau memang ingin menjadi dokter,harus berusaha dan dikejar dong" ucap Gerry dengan tenang.
"Orang seperti kita ngak mungkin bisa sampai ke jenjang dokter kan,apalagi kondisi keuangan kita ngak akan sanggup. Lagi pula,kalau ngak bisa jadi dokter ya jadi perawat juga ngak apa deh" jawab Hana dengan lembut.
"Orang seperti kita ?" gumam Gerry penuh tanda tanya,tapi masih didengar oleh Hana.
"Aku tau kalau kamu juga mendapatkan beasiswa,padahal kamu hanya seorang anak montir" ucap Hana dengan asal.
"Ah iya...Kok kamu tau sih kalau aku anak montir?" tanya Gerry,dia akan berbohong kali ini. Dia ingin dekat dengan Hana,karena dia yakin jika Hana tau siapa dia maka Hana akan menjauhi nya.
"Waktu di depan pagar,aku liat mobil mu bukan ini. Mobil mu mewah,pasti mobil itu merupakan mobil salah satu milik teman mu dan dia perbaiki sama ayah mu kan? Dan ini....pasti juga mobil pasien ayah mu juga,lain kali ngak usah naik mobil milik orang. Mending pake punya sendiri saja ,ngak usah malu " jelas Hana dengan tenang
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
zeus
Knp g sekalian anak juragan sapi?
2025-02-06
0
AYU TIME KARTIKA
😅anak montir
2024-11-26
0
Edah J
Cerita nya sampe sini makin bagusss kak author 👍👍👍
2024-08-19
0