⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
"Waktu di depan pagar,aku liat mobil mu bukan ini. Mobil mu mewah,pasti mobil itu merupakan mobil salah satu milik teman mu dan dia perbaiki sama ayah mu kan? Dan ini....pasti juga mobil pasien ayah mu juga,lain kali ngak usah naik mobil milik orang. Mending pake punya sendiri saja ,ngak usah malu " jelas Hana dengan tenang
Ucapan Hana membuat nya bingung,tapi kemudian dia tersenyum. Dia akan terus mendekati Hana dengan cara nya,dia yakin Hana akan menerima nya menjadi teman.
"Tapi aku ngak punya kendaraan,jadi pake mobil orang aja lah" ucap Gerry sambil menunduk,dia berpura-pura memasang wajah sedih nya.
"Ah....Maaf ya,kalau begitu kamu harus hati-hati bawa mobil yang bukan milik mu. Kasihan ayah mu kan kalau nanti ada apa-apa dengan mobil orang, pasti mahal ganti nya " jelas Hana dengan lembut,dia mengelus punggung tangan Gerry .
Hana termasuk berani,dia melakukan hal itu tanpa malu. Tapi Gerry yakin jika Hana melakukannya karena ingin menenangkan nya ,bukan mencari kesempatan untuk merayu nya.
Setelah makan,Gerry mengantarkan Hana kembali kerumah nya. Hati nya merasa senang hingga akhirnya dia lupa menanyakan nomor ponsel Hana,dia ingin sekali mengetahui nomor Hana agar bisa melanjutkan pertemanan mereka di telpon.
Gerry pulang dengan hati senang,wajah nya terlihat berseri-seri membuat sang mama menatap nya dengan penuh curiga . Wajah Hana terus berada di pikirannya,hingga dia tidak menyadari kalau mama nya sudah duduk didepannya.
"Eekkhm....seperti nya ada sesuatu yang menggembirakan ya?" tanya mama Gerry,Marriana Betran mama nya Gerry.
Gerry hanya mengangguk dan tersenyum,tatapan nya tak beralih dari foto wanita yang memakai seragam sekolah biasa di ponsel nya.
Marriana ikut melihat foto gadis cantik alami diponsel putra nya ,dia yakin gadis cantik itu yang sudah membuat hati sang putra berbunga-bunga.
"Siapa ini? Apa kekasih mu? Tapi seperti nya dia tidak satu sekolah dengan mu ya Gerr?" tanya Marry karena merasa penasaran dnegan foto gadis di ponsel putra nya.
"Hana....Aku suka pada nya ma,dia sekolah di SMA biasa di simpang Juanda. Aku semakin bersemangat jika mengingat nya,dia ingin menjadi dokter tapi mungkin karena dia seorang pembantu jadi dia memilih untuk jadi perawat saja " jelas Gerry tanpa sadar.
"Pembantu?" tanya Marry dengan bingung,dia tidak tau kalau putra nya ini bisa berteman dengan pembantu.
"Ah....Ma,hhmmm...anu" Ucap Gerry,dia takut nanti nya sang mama ngak akan menyukai nya. Dia terlihat bingung dan salah tingkah,Marry menyadari hal itu.
"Ngak apa-apa,yang penting dia wanita "jawab Marry sambil tersenyum.
"Ma....Gerry ingin menikah dengan nya nanti,bolehkah ?" tanya Gerry yang sudah mengalihkan pandangan nya pada sang mama,dia menatap wajah mama nya yang masih tersenyum.
"Kebahagiaan mu lebih penting,tapi kamu harus menyelesaikan tugas mu dulu. Seperti keinginan papa dan kakek mu,untuk masalah pernikahan. Kami ngak akan mengatur mu,tapi jika kau bisa membuat keinginan papa dan kakek maka akan lebih baik. Hana pasti akan hidup berkecukupan,bahkan berlebih . Kamu bisa memanjakannya, dengan kasih sayang juga uang mu. Karena wanita juga butuh uang,setelah menikah nanti. Kamu bisa suruh dia kuliah ambil kedokteran ,agar impian nya tercapai " jelas Marry dengan lembut sambil mengelus kepala Gerry .
"Terima kasih ma...." ucap Gerry sambil memeluk sang mama
"Wah....wah...cuma mama ni yang dipeluk ? Papa ngak?" tanya Betran yang sudah masuk dari tadi ,dia juga mendengar pembicaraan Gerry.
Gerry memang sangat terbuka pada kedua orang tua nya,tapi untuk memeluk kedua orang tua nya dia sangat malu dan tidak pernah melakukannya. Saat ini entah kenapa dia merasa ingin memeluk mama nya,karena mama nya menerima Hana yang merupakan seorang pembantu.
Gerry yang merasa malu langsung berlari menuju kamar nya,dia terkejut dengan permintaan papa nya. Tapi hati nya benar-benar senang,dia tidak ingin Hana menjadi milik orang lain. Apalagi saat mengingat pria yang ditempat sampah tadi,dia melihat dengan jelas tatapan mata pria itu yang menyukai Hana.
"Papa dengar semua nya?" tanya Marry.
"Ya....Hana,gadis yang bersekolah di simpang Juanda" jawab Betran dengan tenang.
"Papa akan mencari tau semua nya,papa ingin gadis itu menerima Gerry dengan tulus bukan karena harta kita. Untuk urusan siapa dia,papa ngak perduli. Yang penting Gerry menyukai nya dan dia pun begitu" ucap Betran lagi.
Senyuman tersemat dibibir Marry,begitu juga dengan Gerry yang menguping dibalik pintu kamar nya. Dia tidak menutup rapat pintu kamar nya, karena dia memang sangat tau bagaimana kedua orang tuanya. Mereka tidak pernah menyembunyi kan apa pun,saling berbagi dan saling mengerti.
Waktu berlalu dengan cepat,selama ini Gerry masih bertemu dengan Hana walaupun Hana tau nya mereka bertemu karena tidak sengaja padahal Gerry sudah menyiapkan nya lebih dulu.
Betran sudah mengetahui siapa Hana,anak yang tidak dianggap oleh Abraham. Entah apa yang terjadi dengan kehidupan Abraham ,tapi dia tidak perduli. Yang dia ingin kan hanya lah Hana,sebagai menantu keluarga nya. Calon nyonya Betran,pengganti istrinya nanti. Karena dia dan istrinya akan pergi jauh,menikmati bulan madu dimasa tua nya. Keluarga Betran akan diambil alih oleh pewaris mereka,Gerry Betran dan pasti nya istri Gerry yang akan menjadi nyonya Betran.
"Kau disini lagi ?" tanya Hana yang sering sekali bertemu dengan Gerry selama beberapa minggu ini,padahal dia hanya berjalan ke taman tempat mereka makan jajanan dulu.
"Ya....aku rindu dengan makanan disini" jawab Gerry dengan tenang.
"Betran...." ucap Gerry dengan lembut.
"Ah....Iya,maaf Kalau aku ngak pernah nanyain nama mu" jawab Hana dengan senyuman dibibir nya,senyuman yang membuat Gerry berbunga-bunga
"Besok aku akan pergi keluar negri,bisa kah kita berhubungan lebih jauh ?"ucap Gerry dengan mencoba untuk tenang,dia merasa jantung nya seperti mau lepas.
Seminggu yang lalu adalah hari kelulusan nya,saat itu dia juga bertemu dengan Hana di taman ini. Besok dia akan melanjutkan kuliah nya diluar negeri,dia ingin menjadikan Hana sebagai kekasih nya dan berhubungan jarak jauh.
Hana tidak menjawab,dia mengernyitkan dahi nya karena bingung dengan permintaan Gerry. Dia masih menatap mata Gerry yang juga menatap ke arah nya,dia tidak tau apa maksud ucapan Gerry.
Bersambung..
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
AYU TIME KARTIKA
lega ya Gerrr😀😀😀
2024-11-26
0
Edah J
Plongggg,,,,rasanya kalau keluarga Gerry nerima Hana 😘👍
2024-08-19
0
QueenNdep Charlotte N'Grant
unfaedah!!
2023-05-31
0