🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Gerry membuka pintu mobil nya dan keluar,dia melihat wanita yang selama ini dia rindukan. Dengan sedikit berlari ,Gerry mendekati Hana dan memeluknya dengan erat. Hana membalas pelukan Gerry,dia menghirup aroma tubuh Gerry yang dia rindukan.
Sedangkan Wenny menatap kedua nya dengan bingung,karena yang dia tau kalau Hana tidak memiliki kekasih . Wenny yakin pria yang memeluk Hana adalah kekasih Hana ,karena Hana tidak pernah mau di sentuh oleh siapa pun.
"Sayang....Kau kembali ?Kenapa ngak ngabarin aku?" tanya Hana dengan nada ketus.
"Aku ingin memberikan mu kejutan,aku merindukan mu" jawab Gerry sambil mengecup bibir Hana sekilas.
Cup
Wenny membulatkan mata nya,dia merasa kesal melihat pasangan didepan nya ini. Seolah-olah menganggap dirinya tidak ada disana,karena merasa kesal akhirnya Wenny berdehem agar mereka menyadari kehadiran Wenny disana.
"Eekkhm...."
Hana tersenyum malu-malu menatap sahabat nya itu,wajah nya juga sudah memerah. Dia masih sangat rindu dengan kekasih nya ini,walaupun dia belum mengetahui siapa sebenar nya Gerry dan siapa saja keluarga nya. Karena yang dia tau ,Gerry hanya lah seorang supir saja .
"Wenny....Ini Betran,kekasih ku" ucap Hana dengan tegas,membuat Wenny semakin melotot.
"Kekasih ? Sejak kapan ?" tanya Wenny,karena dia memang tidak mengetahui kalau Hana memiliki kekasih .
"Sudah setahun yang lalu,setelah jadian kami langsung berpisah. Pacaran jarak jauh " jelas Hana dengan lembut,Wenny hanya manggut-manggut saja.
"Oh ya....Wen,tolong kamu bawa motor Hana dulu kerumah mu ya. Aku ingin membawa Hana makan siang " ucap Gerry dengan santai,seolah dia sudah mengenal Wenny lama.
"Hah? Hanya Hana saja? Aku ngak diajak sekalian makan siang ni?" Tanya Wenny dengan nada merajuk,membuat Hana tersenyum tipis.
"Eekkhm....ini makan siang dengan penuh kerinduan,apa kamu mau jadi obat nyamuk?" jelas Gerry membuat Wenny menggelengkan kepala nya.
"Sebentar ya..." ucap Gerry,dia melepaskan tangannya dari pinggang Hana. Kemudian berjalan menuju mobil nya dan mengambil sesuatu dari dalam mobil nya,Hana dan Wenny hanya memperhatikan dari tempat nya.
Gerry membawa beberapa paperbag ,kemudian memberikan nya pada Wenny. Wenny tidak mengambilnya,dia hanya menatap ke arah Hana dan Gerry secara bergantian.
"Ambil lah,ini oleh-oleh dari sana " ucap Gerry dengan sopan.
"Untukku?" tanya Wenny seolah tak percaya dengan apa yang di dengar nya .
"Ya....Ucapan terima kasih ku karena sudah menjaga kekasih ku ini,bukan hanya untuk mu tapi untuk kedua orang tua mu " jawab Gerry .
Wenny membuka satu persatu paperbag yang cukup berat itu,dia melihat ada makanan yang masih perlu di olah kembali. Ada juga dress dan sepatu berhak sedang, dia melihat dress dengan ukuran yang seperti nya pas untuk tubuh nya. Ada juga gelang yang cukup unik,gelang itu harus di pesan lebih dulu karena cukup memiliki ukiran yang sulit tapi terlihat cantik dan unik.
"Maaf kalau ngak sesuai dengan mu,itu pilihan paman ku " ucap Gerry
"Unik,aku suka" jawab Wenny ,karena memang dia wanita yang suka barang-barang unik.
"Baiklah,karena sudah ada sogokan kalian boleh pergi tapi Na. Kamu harus mengambil motor mu ,jadi saat pulang nanti ngak bakalan ada pertanyaan bodoh dari Sandra dan ibu nya. Kalau ngak,mereka akan mempersulit mu nanti nya " Hana mengangguk,kemudian dua naik kedalam mobil milik Gerry.
Wenny menjalankan motor milik Hana lebih dulu,dia sudah mengenakan gelang yang berbentuk unik. Dia suka dengan gelang yang dipilih oleh paman nya Gerry,dia yakin jika paman itu membelikannya karena anak nya yang menginginkan hal itu .
Gerry melajukan mobil nya menuju restauran sederhana,dia tidak ingin nanti nya Hana curiga dengan kehadiran mama nya.
"Kita mau kemana?" tanya Hana,tangannya masih di genggam oleh tangan Gerry.
"Aku ingin mengenalkan mu dengan seseorang yang sangat penting di hidup ku setelah diri mu" jawab Gerry membuat Hana bingung, tapi dia hanya menganggukan kepala nya saja.
Tak lama mereka sampai didepan restauran biasa saja,terlihat gerry turun dan berjalan membuka pintu untuk Hana . Kemudian dia membuka jaket nya,memakaikan nya di bahu Hana agar tidak terlihat dengan jelas baju sekolah yang dia pakai .
Mama Gerry tersenyum dari jauh melihat Hana dan Gerry sudah berjalan masuk dan mendekati mereka,wajah nya sudah berbinar. Di sudut lain,papa Gerry sudah duduk dengan manis dengan menggunakan masker. Dia melihat kedatangan Hana yang terbilang sederhana dengan kaca mata nya ,padahal Betran tau kalau Hana tidak memiliki gangguan penglihatan .
Gerry masih menggenggam tangan Hana dengan lembut,Hana hanya mengikuti dari belakang saja. Dia tidak tau siapa yang akan dia temui,karena dari tadi Gerry hanya diam saja .
"Ma.....Sudah lama?" tanya Gerry membuat tubuh Hana merasa tegang,dia juga berhenti sebelum sampai di dekat mama nya Gerry.
"Baru sampai sayang,siapa ini?" Ucap mama Gerry,dia berpura-pura tidak tau didepan Hana.
"Ini kekasih ku ma,calon menantu mama. Nama nya Hana " ucap Gerry dengan tenang,sedangkan Hana membulatkan mata nya. Dia melotot menatap ke arah Gerry,karena Gerry tidak mengatakan lebih dulu pada nya agar dia bisa mempersiapkan diri nya.
"Ah....Halo Hana,saya mama nya Ger ekkhm Betran " ucap mama Gerry sambil berdiri dan memeluk tubuh Hana.
"I....iya tante,saya Hana " jawab Hana dengan gugup.
"Panggil mama saja,ayo duduk" ucap mama Gerry membuat Hana semakin merasa tidak nyaman.
"Jangan gugup sayang,aku sudah cerita kan semua nya pada mama . Kamu ngak usah khawatir dan takut,mama dan papa ku sudah menyetujui hubungan kita. Bahkan mereka ingin segera menikahkan kita jika kau sudah tamat sekolah " jelas Gerry dengan santai.
Gerry sudah menyiapkan segala nya,saat Hana lulus SMA. Dirinya sudah menjadi direktur utama perusahaan diluar negeri,dia akan membawa Hana setelah mereka menikah jika Hana mau tapi jika Hana tidak mau maka dia akan menyuruh orang untuk mengurus perusahaan disana dan dia akan mengurus perusahaan papa nya yang ada dikota ini.
Hana membulatkan mata nya,dia terkejut mendengar semua ucapan yang disampaikan oleh Gerry. Dia tidak menyangka jika diri nya di sambut baik oleh kedua orang tua Gerry,rasa nya masih belum percaya apalagi dia sudah melihat mama Gerry menganggukan kepala nya . Mama Gerry terus tersenyum menatap wajah Hana yang terkejut,dia tau kalau Hana adalah anak yang baik.
Bersambung
Jangan lupa lupa vote like dan komentarnya ya makasih ya 😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
lily
berarti setelah dapat ijasah langsung deh ijab sah haha
2024-12-26
0
AR Althafunisa
fix.. Wenny keq nya jodoh pamannya Gerry salut 🤣
2023-08-08
0
Arie Chrisdiana
tiap bab ceritanya jd panjang coz authornya sll mengulangi cerita yg dibagian akhir
2023-06-01
0