🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Menurut Hana,mungkin saat ini dia bisa belajar menjadi perawat dulu agar bisa menjadi dokter dikemudian hari nya. Dia akan mulai melamar besok dengan Wenny,dia akan belajar dengan baik dan menunjukan kalau dirinya bisa.
Sebulan berlalu,Gerry masih dengan keadaan yang sama. Dia hanya menggunakan infus dan selang oksigen di hidung nya,dia masing terbaring lemah. Kedua orang tua nya masih berada diluar negeri ,menemani Gerry . Setelah Gerry melakukan operasi kedua nya,baru mereka akan kembali ke kota nya dan mengupayakan yang terbaik untuk anak nya.
Sedangkan Hana ,menjalankan profesi nya sebagai perawat. Dia menikmati semua nya dengan baik,dia merasa senang bisa membantu sesama. Berkali-kali dia mendapatkan seorang ibu yang ingin menjodohkan diri nya dengan anak mereka,tapi berkali-kali juga dia menolaknya.
Begitu juga dengan Wenny,dia selalu bersama dengan Hana. Bahkan Hana memilih untuk keluar dari rumah sang papa karena memang dia tidak ingin lagi berurusan dengan papa nya juga Sandra dan Sisi,awalnya mereka ngak setuju tapi karena Hana sudah tak tahan lagi akhirnya Hana memilih untuk pergi saja.
Enam bulan berlalu,Hana sudah mahir merawat pasien . Banyak sekali dia mendapatkan pengalaman di rumah sakit ini,bahkan ada dokter yang menyukai nya dan ingin mengajak nya menikah tapi Hana belum berpikir kesana saat ini. Berbeda saat dia bersama dengan Gerry,dia tidak ingin berjauhan dari pria itu.
Gerry sudah melakukan operasi kedua dan semua nya berjalan lancar,tapi mereka masih menunggu hasil kedepannya. Kemungkinan jika Gerry tidak sadarkan diri juga ,maka mereka hanya bisa menunggu keajaiban untuk hidup. Kembali mama Gerry menangis dengan histeris,dia merasa benar-benar tidak sanggup kehilangan putra nya itu.
"Kita tunggu selama setahun,jika tidak ada perubahan maka kita akan membawa Gerry kembali. Biarkan dia dirawat dirumah sakit milik papa nya Damian" ucap Betran dengan tegas.
Selama Gerry kecelakaan,tak sekali pun kedua orang tua nya meninggalkan nya. Semua pekerjaan nya di perusahaan di kota diserahkan pada asisten nya,begitu juga perusahaan Gerry. Diserahkan pada Damian yang merupakan paman nya,Damian pun harus mengurus perusahaan keluarga nya karena sang ayah memilih menjadi dokter dan membuka rumah sakit yang cukup besar dikota nya.
Saat kejadian kecelakaan,Gerry sudah dinyatakan lulus dalam kuliah nya. Makanya dia ingin melamar Hana untuk menjadi istri nya tapi semuanya tidak berjalan lancar,saat ini dia masih dirawat di luar negeri.
Setahun berlalu,papa Gerry tidak bisa meninggalkan perusahaan lebih lama lagi. Seperti perkataan nya waktu itu,dia akan mengurus semua nya kembali ke kota nya. Akan lebih baik jika Gerry dirawat di rumah sakit adik nya sendiri,dia juga bisa bekerja dan melihat kondisi putra nya dari dekat.
Saat ini Gerry sudah dipindahkan ke rumah sakit milik papa nya Damian,Damian juga ikut mengantar nya. Dia begitu begitu dekat dengan keponakan nya itu,bahkan mereka sudah seperti kakak adik saja. Apalagi usia mereka hanya terpaut lima tahun saja,Damian juga merupakan anak tunggal sama seperti Gerry jadi mereka memiliki kesamaan.
"Aku ingin perawat pribadi untuk Gerry,tolong kau carikan " ucap Betran pada papa nya Damian.
"Saat ini hanya ada dua orang perawat yang berkompeten,mereka memang baru dua tahunan bekerja disini tapi untuk hasil kerja nya cukup memuaskan" Jawab papa Damian.
"Salah satu saja,aku tidak bisa membuat kedua nya menjaga putra ku. Takut nya nanti mereka berdua malah bergosip bukan nya merawat anak ku" ucap Betran dengan tegas.
"Baiklah kak,kau tunggu saja . Nanti aku tanya kan dulu pada mereka,terkadang mereka tidak ingin merawat satu pasien saja. Mereka senang membantu sesama,bahkan salah satu nya ingin aku jodohkan dengan Damian." jelas papa Damian membuat Damian terkejut.
"Pa....Aku ngak mau dijodohkan ,lagian ribet punya kekasih apalagi istri " ucap Damian dengan ketus.
Kedua orang tua Gerry tersenyum tipis,Damian memang sangat mirip dengan Gerry. Suka menyendiri dan jarang memiliki teman,kalau pun ada hanya sekedar nya saja. Wanita pun begitu,jika belum nyangkut dihati nya pasti dia tidak akan mau. Walaupun wanita itu cantik dan seksi,tapi jika belum ada rasa dihatinya. Mereka enggan melakukannya,tapi bila sudah mencintai satu wanita maka selamanya wanita itu adalah segala nya.
"Kamu sudah tua,mau sampai kapan kamu single? Papa juga butuh cucu,agar dapat menemani papa dan mama mu bermain saat libur" ucap Daniel,papa nya Damian.
"Ya....Benar,Kau hanya perlu membuat nya saja. Biar kami yang urus ,kau bisa membuat nya yang banyak " jawab mama Damian dengan senang.
Saat ini kedua orang tua Damian dan Gerry berada diruangan Daniel,mereka membicarakan mengenai kondisi Gerry kedepannya. Daniel meyakini jika Gerry akan bisa kembali sadar dan seperti dulu jika memang dia berniat untuk kembali,semua nya hanya dia yang bisa menjalani nya.
"Aku akan menikah nanti ,jika ada yang bisa meluluhkan hati ku" jawab Damian dengan ketus,kemudian dia berdiri dan berjalan keluar dari ruangan papa nya.
Mereka membahas mengenai Gerry ,tapi kenapa ujung-ujung nya malah membahas mengenai dirinya yang belum menikah. Membuat dirinya merasa kesal,Damian melangkah kan kaki nya ke atas gedung rumah sakit. Dia ingin menenangkan diri dilantai atas gedung ini,tempat Favorit nya jika dia berada disini.
Damian senang menatap gedung kecil dibawah sana,langit yang biru dan gelap penuh bintang jika malam hari. Merasakan hembusan angin yang menerpa wajah tampan nya, saat dia berdiri dipinggiran dinding pembatas disana.
Saat Damian berjalan menuju lantai atas dengan pemikiran tak tenang,dia merasa kasihan pada hidup Gerry. Karena sekilas dia mendengar kalau Gerry akan dinikahkan dengan keadaan nya yang belum sadar seperti saat ini,dia berpikir jika saat sadar Gerry tidak menyukai wanita itu. Lantas bagaimana nasib pernikahan mereka?
Damian menggelengkan kepalanya dengan cepat,entah kenapa dia malah berpikiran yang tidak-tidak. Damian sudah sampai dilantai atas gedung itu,terlihat langit sangat cerah. Sebentar lagi akan sore ,angin berhembus cukup kencang.
Damian berjalan ke pinggiran pembatas,dia merentangkan kedua tangannya dan menarik nafas nya dengan panjang. Hembusan angin menusuk kulitnya,nafas nya juga terasa lega. Dia memejamkan mata nya ,menikmati hembusan angin yang menerpa wajah tampan nya tapi tiba-tiba dia tubuhnya ditarik hingga terjatuh dan seseorang juga ikut jatuh di atas tubuh nya
"Aaaww.....sakit"
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
Dewi Ansyari
Pasti itu Weny deh teman Hana wah ternyata berjodoh dengan Damian 🤣🤣🤣🤣
2024-10-21
0
Edah J
Weny kah teman nya Hana?
2024-08-20
0
Kusii Yaati
pasti Damian di kira bunuh diri...😁
2023-11-18
0