🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Gerry sudah menyiapkan segala nya,saat Hana lulus SMA. Dirinya sudah menjadi direktur utama perusahaan diluar negeri,dia akan membawa Hana setelah mereka menikah jika Hana mau tapi jika Hana tidak mau maka dia akan menyuruh orang untuk mengurus perusahaan disana dan dia akan mengurus perusahaan papa nya yang ada dikota ini.
Hana membulatkan mata nya,dia terkejut mendengar semua ucapan yang disampaikan oleh Gerry. Dia tidak menyangka jika diri nya di sambut baik oleh kedua orang tua Gerry,rasa nya masih belum percaya apalagi dia sudah melihat mama Gerry menganggukan kepala nya . Mama Gerry terus tersenyum menatap wajah Hana yang terkejut,dia tau kalau Hana adalah anak yang baik.
"Sudah....Sudah....Hana jadi terkejut kamu buat,sekarang kita makan dulu ya. Ayo duduk sayang " ucap mama Gerry dengan senyuman tulus nya,dia menarik tangan Hana dan menyuruh nya duduk di samping nya.
Hana merasa tidak nyaman,dia menggunakan jaket Gerry sehingga tidak memperlihatkan baju seragam SMA nya. Dia melihat makanan yang sudah disediakan di depan nya,makanan yang begitu mewah. Mereka makan dengan santai sambil membicarakan mengenai hubungan Hana dan Gerry,Hana hanya menjawab seadanya saja karena dia masih tak percaya.
"Hhmm....Maaf tan eh mama, saya mau ke toilet dulu sebentar" ucap Hana dengan sopan,mama Gerry menganggukan kepalanya dan tersenyum .
Sedangkan Papa Gerry menatap dari jauh dengan kesal,dia ingin sekali bergabung dengan mereka disana tapi ucapan semua nya membuat nya kesal.
Senyuman mengembang di bibir papa Gerry,dia menatap ke arah Hana yang berdiri dan berjalan menuju toilet. Papa Gerry mencari kesempatan untuk mendekati Hana,dia akan berusaha mendekatkan diri dengan Hana agar bisa berbicara dengan Hana.
Hana membersihkan tangannya dan mencuci muka nya setelah dia membuang air kecil ,kemudian dia keluar dengan segera. Dia tidak ingin membuat Gerry dan mama nya menunggu nya,karena menurut nya diri nya ngak terlalu penting untuk ditunggu.
Bruuk
"Eh....Maaf dek,saya ngak sengaja. Kamu ngak apa-apa kan?" tanya papa Gerry,dia sengaja menabrak Hana agar dia bisa berbicara dengan Hana dan rencana nya berhasil.
"Ah....Ngak apa-apa pak" jawab Hana dengan sopan.
Hana memperhatikan wajah papa Gerry dengan teliti,kemudian dia tersenyum lembut dan menundukan kepala nya.
"Bapak Betran kan?" tanya Hana ,dia pernah bertemu dengan papa nya Gerry saat dia ke kantor papa nya.
Saat itu papa nya Gerry sedang ada kerja sama dengan Abraham,Hana disuruh mengantarkan berkas papa nya yang tertinggal dirumah . Makanya dia mengenal siapa papa nya Gerry,apalagi semua orang membicarakan nya karena anak nya yang tampan dan merupakan pewaris keluarga Betran.
Mereka begitu memuja keluarga itu,warisan yang akan di berikan untuk putra nya Betran tidak sedikit. Dari dua keluarga besar, sehingga pewaris nya selalu di kejar oleh kalangan atas dan selebriti.
Tak satu pun orang yang mengetahui wajah Gerry,mereka yang mengenal nya hanya dari kalangan atas saja . Mereka lah yang mengatakan kalau putra Betran sangat lah tampan,makanya mereka berlomba-lomba untuk mendekati keluarga Betran .
"Hah....Kamu kenal sama saya?" tanya Papa Betran,dia kesal karena ternyata dugaan Gerry dan istri nya benar.
Entah kenapa sekarang Betran merasa menyesal telah mengijinkan media untuk menampilkan wajah nya disetiap majalah bisnis juga di internet,sehingga dia tidak bisa dengan leluasa mendekati Hana.
"Saya hanya tau sedikit,itu pun saat Bapak datang ke kantor papa saya. Saat itu semua karyawan papa membicarakan mengenai Bapak dan anak bapak yang tampan " jelas Hana,karena memang dia tidak ingin berurusan dengan keluarga kalangan atas.
Hana tau kalau pria paruh baya didepannya ini bukan lah pria biasa,dia akan berusaha menjauhi pria ini karena dia tau kalau pria didepannya ini memiliki hubungan dengan sang papa. Dia tidak mau berhubungan lagi dengan papa nya itu nanti nya, apalagi sandra akan marah besar sampai dia berteman dengan pria kaya.
"Kamu anak nya pak Abraham?" tanya Betran seolah tidak mengenal Hana,Hana hanya menganggukan kepala nya saja dan tersenyum.
Semua orang mengenal nya,tapi Hana yang berpenampilan cantik karena jika bersama dengan keluarga besar nya . Dia harus terlihat cantik, sedangkan dirumah atau keluar sendiri. Sandra menyuruh Hana mengganti pakaian nya dengan pakaian biasa saja ,dia harus lebih cantik dari Hana apa pun cerita nya.
"Kau Hana atau Sandra? " tanya papa Gerry,dia menyelidiki semua nya dengan jelas . Bagaimana sikap Abraham pada Hana atau pun Sandra?
"Saya Hana pak" jawab Hana dengan sopan.
"Kamu sekolah di SMA biasa?" tanya Betran,seolah tak tau.
"Ya....Saya yang minta disana hhmm...Maaf pak,seperti nya saya harus segera pergi " jawab Hana sambil tersenyum,dia tidak ingin membuat Gerry dan mama nya menunggu lama.
"Ah...Ya,kamu mau pulang ?Biar saya antar saja,sekalian jalan" ucap Betran yang mencoba mendekati Hana.
"Saya datang bersama teman saya pak,tidak usah dan terima kasih atas tawaran nya " jawab Hana lagi.
"Hhmm....kalian masih makan ya?Kalau begitu saya boleh bergabung? " tanya Betran yang tidak patah semangat.
"Tapi pak..." jawab Hana dan langsung dipotong oleh Betran.
"Saya tidak hanya akan jadi pendengar saja,kamu tenang saja. Lagi pula saya lapar,tidak ada yang bisa saya ajak makan " potong Betran dengan cepat.
Mau tak mau Hana mengangguk,dia tidak tau kalau nanti nya Gerry dan mama nya akan marah. Tapi ngak mungkin juga dia menolak pria paruh baya yang sangat berpengaruh untuk papa nya itu,bisa-bisa Betran mengadukan nya pada sang papa.
"Baiklah..." Jawab Hana sambil menghela nafas nya,Betran tersenyum menatap Hana. Dia tau kalau Hana terpaksa menerima nya,tapi dia senang karena dia bisa lebih dekat .
"Hhmm....Kamu mau ngak jadi menantu saya? " tanya Betran,dia ingin memancing Hana .
"Menantu ?" tanya Hana sambil menatap ke arah Betran dengan bingung,mereka sedang berjalan menuju meja.
"Ya....Putra ku itu perlu dijodohkan ,agar tidak sibuk bekerja dan kuliah saja " jawab Betran sambil tersenyum,dia melihat kedua pasang mata menatap nya dari jauh. Siapa lagi kalau bukan istri dan anak nya,mereka terkejut melihat Hana berjalan bersama dengan nya.
"Maaf pak,saya sudah punya kekasih. Lagi pula saya yakin jika anak bapak ngak akan mau dengan wanita seperti saya " jawab Hana dengan sopan,dia tidak ingin menyinggung Betran.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
lily
omo
2024-12-26
1
Edah J
haha,,itu calon mertua lho Hana 😁
2024-08-20
0
suharwati jeni
keren hana
2023-05-08
2