🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
"Menantu ?" tanya Hana sambil menatap ke arah Betran dengan bingung,mereka sedang berjalan menuju meja.
"Ya....Putra ku itu perlu dijodohkan ,agar tidak sibuk bekerja dan kuliah saja " jawab Betran sambil tersenyum,dia melihat kedua pasang mata menatap nya dari jauh. Siapa lagi kalau bukan istri dan anak nya,mereka terkejut melihat Hana berjalan bersama dengan nya.
"Maaf pak,saya sudah punya kekasih. Lagi pula saya yakin jika anak bapak ngak akan mau dengan wanita seperti saya " jawab Hana dengan sopan,dia tidak ingin menyinggung Betran.
"Dia sangat tergila -gila pada mu,bahkan rela menjadi supir hanya untuk bisa bersama mu" jelas Betran,tapi hanya berani dia ucapkan dalam hati saja.
Betran tersenyum lembut,dia memikirkan bagaimana mencoba menggoda Hana . Walaupun saat ini dia tau kalau Hana tidak tergiur oleh harta,makanya dia mengatakan hal itu.
"Apa pekerjaan kekasih mu itu? Kau tau,hidup ini harus dijalani dengan baik. Semua perlu uang ,jadi kalau kekasih mu itu tidak bisa memberikan mu uang yang banyak. Untuk apa menikahi nya " jelas Betran dengan lantang.
"Ngak semua di ukur dengan uang pak,kita bisa hidup sederhana. Harta hanya lah titipan saja,jika kita mau berusaha maka kita bisa mendapatkan lebih dari yang ada " ucap Hana dengan bijak ,membuat Betran semakin menyukai nya.
"Kau memang pintar dan baik,harus nya anak ku yang mendapatkan istri seperti mu. Aku harap kau setia pada kekasih mu itu,atau begini saja....hhmm...kau berpacaran dengan nya,tapi menikah dengan anak ku. Bagaimana ?" ucap Betran,dia tidak ingin kalah. Dia ingin melihat kesungguhan Hana.
"Maaf pak,apa pun yang terjadi. Saya tetap bersama kekasih saya sampai akhir,kecuali dia tidak menginginkan saya lagi" jelas Hana dengan tegas.
Seketika Betran mengelus pucuk kepala Hana,dia merasa semakin sayang dengan wanita cantik yang berjalan disamping nya ini. Ada rasa senang ,karena Gerry bisa mendapatkan kekasih yang sempurna.
"Baiklah....kalau begitu,jika dia menyakiti mu. Kau bisa beritahu aku,aku akan menghajar pria itu untuk mu" jawab Betran dengan lembut,Hana menganggukan kepala nya.
Akhirnya mereka sampai didepan meja,kedua pasang mata itu masih menatap bingung pada Hana dan Betran. Mereka menunggu jawaban dari Hana karena Hana masih diam saja di tempat nya,makanya dia melihat wajah Hana.
"Ah....Maaf ma,saya membawa pak Betran bersama karena beliau tidak ada teman makan. Beliau adalah teman pa,ekhhm maksud saya papa nya Sandra" jawab Hana dengan gugup karena hampir menyebutkan kalau Abraham adalah papa nya,dia sudah menipu Gerry.
"Oh....Ngak apa-apa kok sayang,sekarang kamu duduk dan makan lah. Sebentar lagi dingin makanan nya " jelas mama Gerry dengan lembut dan sopan.
"Maaf kalau saya mengganggu,tadi saya bertemu dengan Hana di depan toilet. Lebih tepat nya saya menabrak nya dan saya meminta nya untuk mengajak saya makan bersama,karena dari tadi saya makan sendirian disana " jelas Betran sambil menunjuk ke arah sudut restauran itu.
Gerry dan mama nya mengangguk,begitu juga dengan Hana. Mereka menyadari kalau papa dan suami nya memang benar-benar bijaksana dalam mengambil kesempatan, makanya tidak ada yang bisa menaklukan kepintaran dari Betran.
Mereka makan dengan tenang,sesekali menanyakan bagaimana hubungan Hana dan Gerry kedepannya . Tapi Hana tidak menjawab sama sekali,Gerry hanya tersenyum saja. Dia merasa kesal dengan pertanyaan papa nya itu,walaupun papa nya menanyakannya sebagai orang luar tapi dia tidak suka.
"Nak....Jika kamu ngak serius dengan Hana,mendingan kamu pergi saja. Biar Hana menikah dengan putra saya,putra saya memiliki segala nya. Dia akan mendapatkan apa yang dia ingin kan,saya dan istri saya pasti akan sangat menyayangi Hana " jelas Betran sambil menatap ke arah Gerry dengan tajam,dia seolah berbicara dengan orang lain.
"Hah....aku mencintai Hana dan akan menikahinya setelah aku selesai kuliah dan mendapatkan perkerjaan,aku juga bisa membahagiakan Hana. Jadi anda jangan coba-coba untuk menjodohkan Hana dengan putra anda itu" jawab Gerry dengan tegas,dia merasa kalau sang papa sudah kelewatan.
Hana tersenyum,dia senang mendengar ucapan Gerry. Dia juga akan mencari pekerjaan,agar bisa membantu keuangan Geŕy kedepannya . Apalagi saat ini Gerry sudah memberikan uang pada nya untuk disimpan,untuk biaya pernikahan mereka. Begitu lah yang dikatakan oleh Gerry,walaupun Gerry mengatakan kalau uang itu bisa di belanjakan oleh Hana untuk keperluan nya.
Setelah selesai makan siang bersama,Gerry mengantar Hana kerumah Wenny. Dia tidak ingin nanti nya Hana mendapatkan amukan dari Sandra dan Sisi,Gerry tau bagaimana sikap Sandra pada orang yang tidak dia suka.
Waktu terus berjalan,Gerry sudah kembali ke luar negeri dan menjalankan kuliah sambil bekerja seperti dulu lagi. Hana pun larut dalam sekolah nya, apalagi saat ini dia akan ujian lulus-lulusan makanya dia harus banyak belajar.
Mereka masih berkomunikasi dengan baik,melakukan Video call saat malam hari sebelum tidur. Menyemangati masing-masing,agar dapat beraktifitas dengan baik.
Hari ini hari perpisahan sekolah Hana,Hana lulus dengan nilai yang baik. Dia juga mendapatkan beasiswa keluar negeri,tapi seperti biasa nya. Sandra dan Sisi selalu mempengaruhi Abraham agar tidak mengijinkan Hana kesana,sehingga Hana hanya bisa mengelus dada.
Hari ini Gerry akan kembali,dia akan memberikan kejutan pada Hana tapi ternyata semua nya tidak sesuai rencana nya. Mobil yang dikendarai ditabrak oleh truk saat akan berangkat ke bandara di kota nya ,supir truk diduga mengantuk dan tidak melihat mobil Gerry dari jauh.
Prank....
Tak sengaja Hana menjatuhkan gelas yang dipegang nya,tangan nya juga terkena serpihan gelas pecah itu. Dengan sedikit meringis dia menghisap jari nya yang sudah berdarah,entah kenapa perasaan nya merasa tidak enak.
"Kau bodoh ya?Megang gelas saja bisa jatuh seperti itu" bentak Sisi dengan kesal.
Hana hanya diam saja,dia membersihkan sisa pecahan itu . Kemudian dia akan segera berangkat ke sekolah nya,hari ini hari kelulusan nya. Dia sudah memberitahukan nya pada sang papa tapi Abraham dan Sisi akan menghadiri perpisahan di sekolah Sandra,karena hari nya sama.
Hana hanya sendirian nanti di hari perpisahan sekolah nya,tapi tidak masalah bagi nya karena dia sudah terbiasa sendiri dan disisihkan seperti ini. Dia akan tau kalau Abraham lebih memilih Sandra dan Sisi ,tapi dia tetap memberitahukan nya juga.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
Dewi Ansyari
Abraham sebagai Ayah benar2 deh minta di timbuk pake palu kepalanya agar sadar huff menyebalkan 😠😠😠
2024-10-21
0
Edah J
Gedek sama bapaknya Hana😏😠
2024-08-20
0
Juan Sastra
asal nantinya jangan menyusahkan hana saja abraham..jika sakit dan menua mintalah sama sandra dan sisi tuk merawatmu dan cebokin kamu..ggak akan lama lagi bakal strok itu abraham
2023-06-25
0