☘☘☘☘☘☘☘
Melihat tidak ada orang lagi disana,Damian pun keluar dari persembunyian nya. Dia berjalan menuju ruangan sang papa,dimana semua orang masih berkumpul dan menunggu kedua perawat yang berkompeten.
Didalam ruangan sudah ada Hana dan Wenny,kedua orang tua Gerry terkejut melihat Hana disana. Selama ini mereka melupakan Hana karena sibuk mengurus Gerry dirumah sakit diluar negeri,mereka menatap ke arah Hana dengan lembut tapi Hana memang tidak menyadari kalau mama nya Gerry adalah wanita yang pernah menemui nya waktu itu.
"Hana ,Wenny....Saya ingin menyampaikan tugas kalian berdua,mulai saat ini kalian bergantian merawat keponakan saya" jelas dokter Daniel dengan tegas.
Setelah kepergian Damian,mereka memutuskan untuk membiarkan kedua perawat itu untuk merawat dan mengurus Gerry selama berada dirumah sakit. Kemudian nanti,jika sudah sesuai perawat mana yang lebih baik merawat Gerry baru lah Gerry akan dibawa kerumah dan salah satu perawat yang terpilih ikut menjadi perawat mereka dirumah.
"Baik dok" jawab kedua nya.
Ceklek
Semua mata menatap ke arah pintu,mereka melihat Damian masuk dengan santai tapi mata nya menatap tajam pada Wenny. Dia tidak menyangka wanita biasa seperti Wenny berani menolak diri nya, padahal dia bisa dibilang sangat mempesona dan mampu membuat wanita lain tergila-gila pada nya.
"Pa....Aku mau dijodohkan dengan nya" ucap Damian dengan tegas sambil menunjuk ke arah Wenny.
Wenny mengernyitkan dahi nya,dia menatap ke arah pria yang dari tadi berdiri didepan pintu dan menunjuk ke arah nya. Dia memperhatikan pria itu kemudian mata nya membulat sempurna,dia merasa terkejut karena pria itu adalah pria yang dia temui di roof top rumah sakit.
Mendengar ucapan Damian,semua orang terkejut karena tadi nya dia tidak ingin menikah dengan wanita yang dijodohkan dengan papa nya. Senyuman dibibir mama nya Damian melebar,dia senang anak nya mau membuka hati nya .
"Kau yakin?" tanya pak Daniel sambil menatap wajah anak nya dengan tajam.
"Aku yakin " jawab Damian yang masih menatap ke arah Wenny.
"Tunggu dulu,ada apa ini? Siapa yang akan menikah ?" tanya Wenny dengan bingung.
"Kalian berdua" jawab Betran dengan tegas.
Hana juga Wenny melotot,mata mereka hampir keluar mendengar ucapan pria paruh baya yang dari tadi duduk di sofa ruangan itu.
Hana memperhatikan wajah Betran,dia semakin terkejut karena dia mengenal betul siapa pria paruh baya didepan nya itu.
"Pak Betran ? Kenapa anda disini?" tanya Hana dengan bingung.
Berita kecelakaan Gerry memang dirahasiakan karena Betran tidak ingin ada orang yang akan mengambil keuntungan dari berita tersebut,dia juga menyembunyikan wajah sang anak dari publik. Hanya sebagian yang tau siapa Gerry,itupun hanya dari kalangan bisnis saja.
"Hallo Hana,lama tidak bertemu. Bagaimana kabar mu?" sapa Betran dengan ramah.
"Saya baik pak,apa bapak sakit ?" ucap Hana sambil memperhatikan tubuh Betran dari atas hingga kebawah .
"Anak saya yang sakit,Gerry. Bagaimana kabar kekasih mu? Apa kalian sudah menikah?" tanya Betran dengan tenang,dia harus memainkan trik agar Hana mau menikah dengan Gerry seperti keinginan terakhir Gerry sebelum dia kecelakaan.
"Hhmm....Saya belum menikah,lagi pula kekasih saya masih diluar negeri. Jadi kami belum memutuskan kapan akan menikah " jawab Hana dengan gugup.
"Ha...ha...jangan berbohong Hana,Betran mu sudah menikah dengan wanita lain. Sekarang saya ingin kamu menjadi perawat anak ku sekaligus istri nya,lagi pula dulu saya juga sudah mengatakan pada mu kan" jelas Betran dengan tenang.
"Saya akan menjadi perawat anak bapak ,tapi untuk menjadi istri . Saya rasa saya ngak bisa " jawab Hana dengan pelan,dia masih memikirkan Betran yang belum ada kabar nya sama sekali.
"Betran sudah menikah dengan wanita pilihan orang tua nya,aku sudah mencari tau. Sekarang pikirkan masa depan mu,kami akan menyekolahkan mu lagi agar bisa menjadi dokter " jelas Betran ,dia ingin segera menikah kan Gerry dengan Hana.
"Tapi pak...." jawab Hana dan langsung di potong oleh mama nya Gerry.
"Kami akan melamar mu pada pak Abraham,beliau pasti akan menyukai anak kami. Lagi pula kamu ngak akan rugi,kami akan memberikan yang terbaik untuk mu nak" ucap mama Gerry dengan lembut.
Tatapan mama nya Gerry membuat Hana teringat akan Betran kekasih nya,dia mengaggukan kepalanya tanda setuju.
"Baiklah bu,saya hanya bisa pasrah saja. Tapi boleh saya minta satu hal" tanya Hana dan kedua orang tua Gerry mengangguk.
"Jika saat sadar nanti,anak anda ingin bercerai maka kami bisa bercerai . Jangan memaksanya untuk bersama ku" jelas Hana,dia yakin kalau pria kaya yang manja tidak akan mau dijodohkan begitu saja dengan wanita sederhana seperti nya.
"Baiklah....tapi aku yakin kalau anak ku akan mempertahankan pernikahannya ,karena memang dia ingin " jawab mama Gerry dengan tegas dan tersenyum lembut.
"Nah....Jadi tidak perlu dua perawat kan kak? " tanya Daniel menatap Betran dan Betran mengangguk.
"Satu urusan selesai,sekarang Wenny....Kamu akan menikah dengan putra ku ,nama nya Damian " jelas Daniel dengan tenang.
"Saya ngak mau pak,lagian pak Damian mungkin salah ngomong kan?" ucap Wenny dengan rasa khawatir,dia belum ingin menikah .
"Kita menikahkan mereka dihari yang sama saja,lagian mereka bukan lah saudara kandung " ucap mama Damian dengan senang.
"Tapi bu....Saya belum mau menikah,lagian saya yakin anak anda tidak suka dengan wanita miskin seperti saya " jawab Wenny, dia berharap semua nya hanya mimpi.
"Saya suka,saya akan menikahi mu . Tentukan hari nya pa " ucap Damian dengan tenang dan mengalihkan tatapan nya pada sang papa.
"Tunggu....tunggu,tapi ini pernikahan bukan mainan. Kenapa seenak nya mengatakan menikah saja? Aku ingin menikah sekali seumur hidup ku,bukan main-main seperti ini " bentak Wenny,saat ini dia sudah merasa sangat kesal .
"Kalau begitu, jadi kan pernikahan ini pertama dan terakhir dalam hidup mu " jawab Damian dengan tenang,dia sudah menemukan wanita yang bisa meluluhkan hati nya.
Walaupun baru bertemu beberapa jam yang lalu,tapi dia tau kalau Wenny berbeda dari wanita yang selama ini mengejar nya. Wenny bahkan menolaknya berkali-kali,tadi saat didepan para perawat dan saat ini dihadapan kedua orang tua nya. Membuat Damian semakin yakin dengan Wenny,dia akan membuat Wenny menerima pernikahan mereka walaupun dia belum menyukai wanita itu.
"Wen....Ngak apa juga kita menikah,mungkin memang sudah jalan nya seperti ini" jawab Hana dengan lembut,membuat Wenny menghela nafas nya dengan kasar.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Noh kekasihnya Hana nama Betran,Bapaknya Gerry juga namanya Betran..bingung kan aku jadinya? huaaa...
2024-10-04
0
Qaisaa Nazarudin
Apa gak salah thor kok Nama kekasih Hana dengan bapak nya Gerry namanya sama Betran? 🤔🤔🤔
2024-10-04
0
smileegirlss
han udh pasrah aja😭
2024-05-10
0